7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Evolusi Seven Soul



Aldi belum mengetahui informasi yang dibawa Carlos. Dia masih sibuk dengan petir ilahi yang menyambarnya.


Setiap sambaran membuat kulitnya berwarna merah karena kepanasan. Namun, dia dapat mengontrol energi untuk menyembuhkannya dengan cepat.


Cahaya putih menutupi Dunia Buatan. Hal itu menandakan bahwa pengakuan ilahi kepada Dunia Buatan telah selesai.


"Akhirnya Dunia Buatan dapat menarik petir ilahi. Aku dapat melakukan terobosan di Dunia Buatan mulai sekarang."


Aldi menyuruh Shen Haise untuk memasukkan semua prajurit kembali ke Dunia Buatan.


Ketika mereka semau kembali, hal pertama yang dilihatnya adalah Pohon Dunia dan Aldi yang berdiri dibawahnya.


Rocky, Lava, dan Burung Curik langsung meluncur ke bawah Pohon Dunia. Rocky menggunakan wujud aslinya membentangkan sayap.


Suara kicauan burung terdengar sangat keras. Aldi melompat keatas punggungnya.


"Sekarang Dunia Buatan sudah diakui oleh hukum ilahi. Artinya sekarang kalian akan menerima sambaran petir ketika menembus tingkatan."


Sambaran petir itu akan membantu memperbaiki kotoran ditubuh mereka. Sehingga, tubuhnya akan semakin kuat.


Di dunia Utama juga sudah ada yang menembus dengan sambaran petir. Namun, harus menggunakan teknik khusus seperti halnya Aldi.


Dunia Buatan tidak akan memerlukan teknik khusus, setiap tingkatannya akan mengalami sambaran petir yang menyakitkan.


Pergerakan waktu di Dunia Buatan juga meningkat menjadi 20 kali. Setelah pengakuan ilahi pondasi Dunia Buatan lebih kokoh.


Hingga akhirnya Aldi menyusun simbol untuk mempercepat gerakan waktu di Dunia Buatan. Hal itu sudah dipertimbangkan, dia membutuhkan pasukan kuat dalam waktu singkat.


Aldi mendapat peringatan dari Grock bahwa gerbang dunia iblis sudah terhubung ke Dunia Utama.


Artinya akan perang Ragnarok akan terulang lagi, bahkan para Dewa sudah mulai turun mencari dukungan.


Tidak berasa waktu di Dunia Utama sudah 6 bulan berlalu, sehingga 10 tahun berlalu di Dunia Buatan. Namun, kekuatan tubuh Aldi masih belum terbentuk sempurna untuk menerobos tingkatan.


Pasukan Seven Soul mencapai 300 ribu anggota inti dan orang paling lemah di tingkat Bumi. Aldi membuat gerbang menuju Dunia Buatan di Pulau Nemo.


Sekarang Seven Soul mempunyai 3 lapis anggota yaitu anggota luar, anggota dalam, dan anggota inti. Hanya mereka yang bergabung dengan anggota inti yang dapat masuk ke Dunia Buatan.


Rocky adalah makhluk yang mengalami pertumbuhan kekuatan yang signifikan. Dia sudah setara dengan pembudidaya tingkat Kelahiran tahap 1.


Muncul sebuah retakan dimensi di gerbang Dunia Rush All. Seorang pria keluar dari retakan itu, dia merupakan lelaki tua berambut putih.


"Shen Zero, sebentar lagi kita akan membalas."


Pria itu menyusun formasi penghubung antara Dunia Utama dan Dunia Rush All. Tidak ada satu orangpun yang mengetahui keberadaannya.


Disisi lain Kim Hoon selesai dengan jiwa Gurkha, dia telah berhasil menundukkan jiwa Gurkha.


"Akhirnya kau mau menurut juga," ucap Kim Hoon.


"Jika bukan karena ketrampilan khusus yang kau kembangkan, aku sudah menjadikan wadah jiwaku." Gurkha mengatakan itu dengan nada bercanda.


Entah apa yang membuat Gurkha sekarang sangat mematuhi perintah Kim Hoon.


"Aku tidak ingin mengatakan ini sebelum kau mengakui kekuatan. Sebenarnya bos akan menghancurkan jiwamu, jika aku tidak dapat mengatasi kekuatanmu."


"Aku tidak menyangka Gurkha menjadi anak buah seorang anak kecil. Bos terlalu melebihkan kekuatannya!"


Sebuah simbol berbentuk rantai keluar dari jiwa Kim Hoon dan mengikat Gurkha. Simbol itu semakin ketat hingga membuat Gurkha tidak dapat melakukan apapun.


Suhu di rantai semakin panas, hal itu sangat menyiksa Gurkha. Teriakan kesakitan Gurkha tidak terbendung.


"Aku pikir kau disini yang memandang tinggi dirimu." pecahan jiwa Aldi keluar dari Segel.


"Bos, tolong lepaskan Gurkha. Dia sudah mengakui aku sebagai tuannya."


"Kerja bagus, tetapi cepat kembali dan tutup ketinggalan mu. Sekarang kau menjadi pria paling lemah diantara pasukan Seven Soul."


Jiwa Aldi memudar dan melepas rantai jiwa Gurkha. "Siapa monster kecil itu. Aku yang sangat Ahli di bidang formasi tidak dapat melepas rantai formasi itu."


"Dia ada bos yang ingin membunuhmu."


Perkataan itu seperti sambaran petir. Jiwa Gurkha sekarang mengerti kenapa Kim Hoon memiliki teknik pengembangan yang misterius.


"Mungkin kau akan mengenal seseorang jika kita kembali ke Pulai Nemo," ucap Kim Hoon pelan.


"Siapa?" tanya Gurkha.


Namun, Kim Hoon tidak menjawab pertanyaan itu. Dia terus berlari menuju pulau Nemo. Dia meminta Lee Yoen menjemputnya menggunakan pesawat pribadi.


Kekayaan Lee Yoen sudah tidak akan terlewati oleh siapapun di tiga wilayah. Hal itu karena Sie Angel sudah menyerahkan semua urusan perusahaan.


Sie Angel sekarang berfokus pada kekuatan keluarganya, semua keluarga Sie merupakan anggota inti pasukan Seven Soul.


Pria itu adalah Kim William. Namun, dia tidak menunjukkan identitasnya sebenarnya.


"Dimana Lee Yoen?" tanya Kim Hoon dengan nada sopan.


"Dia sedang sibuk, aku akan menjadi perwakilannya." Kim William tersenyum, dia menahan air mata yang ingin keluar dari kedua matanya.


Mereka berdua berbicara tentang perkembangan Seven Soul. Kim Hoon selalu memperlakukan lawan bicaranya dengan sopan.


Hal itu karena kebiasaanya sebagai agen pencari informasi, sehingga dia dituntut untuk tidak terlihat mencolok.


Strateginya adalah bersikap ramah kepada orang yang sopan kepadanya.


Setelah mendarat di Pulau Nemo, mereka langsung menuju pusat komando. Ada kucing oranye yang sedang tidur di atas meja.


Dia adalah Leo yang sedang istirahat dari latihannya. Aldi memerintahkan Leo untuk membuat tubuh rohnya berkembang sebelum diberikan tubuh seperti Shen Haise.


Shen Haise sudah tidak terikat oleh Dunia Roh, jadi dia dapat bebas bergerak kemanapun dia pergi. Sedangkan Leo akan kesakitan setiap beberapa tahun sekali karena Rohnya masih terhubung dengan Dunia Roh.


Leo hanya bisa menerima penderitaan itu, dia sudah tidak bisa masuk Dunia Roh karena tuan yang dilayani membuangnya.


Kim Hoon membangunkan Leo. Mata kucing oranye itu bersinar warna biru tua. Itu adalah efek dari pemberkatan Burung Curik kepadanya.


Setiap kali dia istirahat maka kekuatan rohnya akan semakin meningkat. Sekarang dia sudah tingkat Raja tahap 3, tetapi kekuatan tubuh rohnya belum mampu menerima Simbol buatan Aldi.


"Kim Hoon, akhirnya kau kembali. Aku pikir kau sudah tenggelam di samudra." Perkataan Leo sangat menyayat hati, tetapi Kim Hoon sadar dengan keegoisannya.


Dia juga telah melewatkan masa krisis pasukan Seven Soul. Bahkan membuat Aldi terluka parah karena perang.


Leo menatap Kim Hoon dengan mata birunya yang sangat misterius.


Gurkha merinding melihat tatapan tajam Leo. Dia merasa bahwa ada kebencian mendalam kepadanya.


Setelah beberapa saat Leo menutup matanya dan berkata, "Masuk Dunia Buatan. Bos menunggumu di Pohon Dunia."


Kim Hoon menuju gerbang Dunia Buatan. Sekali lagi Gurkha terkejut melihat formasi gerbang penghubung.


"Siapa yang membuat gerbang dunia ini?" tanya Gurkha.


"Siapa lagi kalau bukan Bos." Jawaban singkat Kim Hoon membuat Gurkha semakin merinding membayangkan sosok bos Kim Hoon.


Setiap langkah Kim Hoon membuat Gurkha mengagumi keindahan Dunia Buatan. Dia tidak pernah melihat kekuatan energi murni yang sangat tebal digabung dengan teknologi modern.


Banyak manusia yang berlatih dengan teknik yang sangat kuat. Mereka mengembangkan teknik yang baru yang diciptakan Aldi.


"Akhirnya kau kembali, Kim Hoon." Seorang pria menunggangi burung raksasa berbicara.


"Maaf terlambat Bos," ucap Kim Hoon penuh sopan.


Gurkha terkejut lagi melihat Burung raksasa di depannya. Dia tidak pernah melihat burung sebesar itu.


Shen Haise juga keluar dari tempat persembunyiannya. "Sudah lama tidak melihatmu Gurkha."


Mata Gurkha melotot melihat Shen Haise, dia terkejut karena Roh Asura yang terkenal muncul dihadapannya.


"Bagaimana kau bisa melihatku?" tanya Gurkha kebingungan.


Shen Haise menunjuk matanya dengan senyum manis di bibirnya. Dia telah menerima berkah dari Burung Curik seperti Leo.


Ditambah teknik pengelihatan yang diajarkan Aldi, membuat keistimewaan Api Biru meningkat tajam.


"Kim Hoon, apa kau sudah berbicara dengan kakakmu?" tanya Aldi sambil tersenyum tipis.


"Aku belum melihatnya." Kim Hoon menjawab dengan penuh antusias.


"Kim William, sampai kapan kau bersembunyi," ucap Aldi pelan.


Kim William keluar dari balik pohon. Gurkha dan Kim Hoon tidak pernah menyangka ada sosok yang menguping pembicaraan mereka.


"Bos, terima kasih." Air mata Kim William tidak dapat dibendung lagi.


Dia langsung menuju Kim William dan memeluk Adik tersayangnya. Air matanya tidak bisa berhenti mengalir.


Kim Hoon tidak pernah membayangkan bahwa pria yang menemaninya di penerbangan merupakan kakak kandungnya.


Aldi meninggalkan mereka berdua. "Haise, bagaimana keadaan Ras Raksasa?"


"Semua sesuai rencana, kekuatan mereka meningkat pesat. Jika kita menyerbu sekarang peluang kemenangan kita sangat tinggi."


Aldi sudah mendengar pria tua yang menyusun ulang gerbang penghubung tiga wilayah dan Dunia Rush All.


"Persiapkan Pasukan, kita akan menyambut Rush All!" ucap Aldi tegas.