7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Park Hansol Kembali



Wilayah Tengah mulai kembali stabil. Hiden Rush merupakan masyarakat Semi Rahasia yang paling dirugikan.


Mereka kehilangan leluhur yang melindungi mereka. Untungnya, Blood Axe tidak melancarkan serangan balik.


Shen Zero adalah alasan kenapa Blood Axe tidak menyerang balik. Mereka menyadari seberapa kuat Shen Zero yang pernah disinggung.


Zelda juga menyusun semua orang Blood Axe untuk bersembunyi untuk sementara. Dia tidak tahu kapan Shen Zero akan membalas dendam.


Kekuatan yang ditunjukan Shen Zero membuat semua pasukan wilayah Tengah merevisi ulang kekuatan wilayah Timur. Mereka menyebut wilayah Timur sebagai sarang naga.


Angin yang berhembus di pulau Nemo sangat menyegarkan. Suasana di sana juga sangat menenangkan.


Aldi memandang langit gelap yang penuh dengan bintang. Mengenang semua hal yang telah dilakukan di kehidupan barunya.


Kakek Nui diajak untuk tinggal di pulau Nemo, sehingga dia dapat menikmati sisa umurnya yang seharusnya tidak lebih dari 20 tahun.


"Aldi, apa yang kau lakukan di luar," kata Kakek Nui yang melihat Aldi di dekat pantai.


"Hanya memandang langit yang tampak menawan serta bintang yang sangat menggoda." Pandangan Aldi melihat kearah luasnya langit malam.


"Ketika aku muda, tepatnya ketika saat masih menjadi pasukan khusus, aku tidak pernah melihat indahnya malam. Semua hanya ada hutan tanpa batas."


"Hidup ini sangat singkat," kata Aldi pelan.


Kakek Nui menceritakan kisah hidupnya yang pernah bertemu makhluk yang sangat menyeramkan.


Meraka bisa membuat tubuhnya mengembang sampai dua kali lipat. Makhluk itu mempunyai gigi taring uang sangat mengerikan.


Ketika itu Kakek Nui sedang berlari dari kejaran musuh, jadi dia tidak terlalu memperhatikan detail kecil penampilannya.


Aldi menebak bahwa makhluk itu adalah ras serigala, tempat asal Park Hansol dan Park Jimin dilahirkan.


Kakek Nui juga memberi tahu tempat kejadian itu secara detail, sehingga Aldi dapat memeriksanya sendiri.


Setelah menerima informasi dari Kakek Nui, Aldi menuju tempat yang dimaksud bersama Shie dan Leo.


Karena Kim Hoon sedang sibuk dengan pelatihannya, maka tidak diajak untuk melihat tempat para rasul serigala.


Tempat itu merupakan hutan yang lebat. Disepanjang jalan terdapat batu biasa yang terletak disebelah pepohonan.


Menandakan bahwa pohon itu punya pemilik. Penempatan batu dibawah pohon merupakan tradisi suku Dragneel.


Rumor mengatakan bahwa Ras Serigala dan Ras Dragneel mempunyai hubungan yang kurang baik. Mereka saling menyakiti untuk mendapat wilayah kekuasaan.


Sayangnya setiap manusia yang melewati wilayah mereka akan menghilang. Saksi mata tentang rumor ini belum dipastikan kebenarannya.


"Aldi, aku merasa ada keberadaan yang sedang menatap kita," tanya Shie.


Aldi tidak menjawab melalui lisan, tetapi menjawab lewat telepati, "Kita sedang diawasi, jangan membuat pergerakan yang berlebihan."


Mereka menyusuri jalan setapak didepan. Menurut keterangan Kakek Nui, jalan ini mengarah ke sebuah air terjun.


"Air terjun yang indah," ucap Aldi.


Suara air yang jatuh membuat suasana semakin mencekam, Aldi dan Shie sedang diawasi oleh sebuah makhluk yang tidak diketahui.


Leo ditugaskan untuk mencari informasi di sekitar.


"Bos, yang sedang mengawasi kita seorang manusia. Namun, ada yang aneh di bawah mereka ada sebuah sisik menyerupai ular."


Aldi dapat menebak bahwa mereka adalah Ras Dragneel yang sedang bermusuhan dengan Ras Serigala.


Seorang pria dari Ras Dragneel menghampiri Aldi dan Shie. "Siapa kalian?"


"Kami hanya pejalan kaki yang kebetulan lewat daerah ini." Aldi menjawab dengan senyum tipis.


"Tangkap mereka!" pria itu memberi perintah kepada anak buahnya.


10 orang menyerang Aldi dan Shie secara bersamaan. Kekuatan mereka hanya ditingkat Hitam Menengah.


Shie mengatasi semua musuh dengan sangat mudah. Pria yang menyuruh anak buahnya menyerang, ditangkap.


"Aku yakin kalian bukan manusia. Siapa kalian?" tanya Aldi pelan.


"Kami dari Ras Dragneel. Jangan mencoba memprovokasi, jika kau tidak ingin menyesal."


Aldi menanyakan semua informasi yang dibutuhkan. Ras Dragneel sebenarnya tidak bermusuhan dengan Ras Serigala, tetapi berteman cukup baik.


"Pertanyaan terakhir, siapa pemimpin kalian?" tanya Aldi.


Ketika mendengar kata kaisar, Aldi dan Shie langsung menebak bahwa pemimpin mereka seorang yang memiliki kekuatan Kaisar.


"Leo, selidiki Natsu Dragneel. Dia pemimpin para Ras Dragneel, juga selidiki pemimpin Ras Serigala. Aku ingin mengetahui semua informasi tentang mereka." Aldi berbicara dengan Leo melalui telepati.


Para pasukan Ras Dragneel dilepaskan. Aldi segera pergi dari wilayah, untuk sekarang dia tidak mau mengambil resiko.


Pulau Nemo sedang dalam pembangunan. Aldi mempunyai rencana untuk membuat kamp untuk melatih pasukan baru.


Pasukan Kilij sudah mencapai 15 ribu orang. Perkembangan ini sangat cepat. Paling lemah diantara mereka ada di tingkat Coklat tahap awal.


Pasukan ini akan dikhususkan untuk para calon penerima segel. ketulusan dari Aldi. Jadi setelah mendapat segel dari pasukan Shadow Blade atau Rostov mereka akan dikirim ke pulau Nemo untuk pelatihan khusus.


Pulau Nemo akan menjadi pusat misi pasukan Nemo yang akan dibentuk. Aldi memberi perintah kepadanya Shen Yi dan anggotanya untuk menyebarkan informasi.


Pelatihan ini akan dilatih oleh kakek Nui yang memiliki kekuatan tingkat Hitam Puncak. Sebagai seorang prajurit khusus dia mempunyai banyak pengalaman.


Hanya dalam satu bulan informasi disebarkan 10 ribu orang telah masuk kamp pelatihan yang telah direncanakan.


"Perhatian semuanya, aku akan menjadi instruktur resmi kalian," kata Kakek Nui tegas.


Saat kakek Nui mengucapkan kalimatnya, dia melepas kekuatan tingkat hitam. Peserta kamp pelatihan yang paling kuat hanya mempunyai kekuatan tingkat Biru.


Persyaratan utama untuk bergabung di pelatihan ini adalah tidak mengungkapkan sedikitpun apa yang mereka lihat, rasa, dan dengar.


Kedua, orang yang mengikuti kamp harus memiliki tekad yang kuat. Suasana di pulau sangat nyaman, jadi seharusnya peserta kamp akan cepat berkembang.


Dengan adanya pelatihan khusus ini Aldi berharap mendapatkan bibit pasukan yang sangat menjanjikan dan berpengalaman.


Disebuah gua yang gelap, hanya terdengar suara air yang menetes. Seorang pria tua dengan ekspresi merah berkata, "Sial, Shen Zero aku akan balas dendam. Pecahan jiwaku hanya ini yang tersisa, untungnya aku mendapatkan pria dengan kekuatan tingkat Setengah Raja tahap 8."


Pria tua itu sudah mati, Park Hansol merupakan pengendali tubuhnya sekarang. Rencana awalnya adalah mengaktifkan batu pengumpulan yang berada dibawah markas Blood Axe.


Park Hansol pergi kearah markas Blood Axe. "Tunggu Shen Zero!"


Disisi lain Zelda merasakan firasat buruk. Dia selalu berpikir tentang perkataan Shen Zero tentang lambang di dahinya.


Zelda pergi menemukan seseorang yang ahli dalam formasi, walaupun dia sebenarnya bisa menggunakan formasi cukup baik. Namun, dia tidak bisa mendeteksi adanya formasi tersembunyi.


Zelda menemui kakek tua yang berada di wilayah Barat. Kebetulan kakek yang dimaksud mengunjunginya di markas Blood Axe.


Kebetulan kakek yang dihadapan Zelda adalah Park Hansol.


"Kakek Ron, apa benar lambang di dahi ku terdapat formasi tersembunyi?" tanya Zelda cemas.


"Siapa yang mengatakan itu?" Pria tua itu bertanya balik.


"Shen Zero." jawab Zelda dengan tegas.


"Biarkan aku memeriksa lambang itu." kata Park Hansol dengan senyum lebar.


Dengan tipuan sederhana Park Hansol, dia berhasil membuat langkah pertama yaitu membuka hak penggunaan batu pengumpulan.


Kunci penggunaan batu di letakkan dalam lambang leluhur agar formasi itu aman. Bahkan kelima pendiri lainnya tidak tahu tentang kebenaran ini.


Zelda mengenal pria tua itu sejak kecil, dia dan ayahnya sering mengunjungi kakek itu. Namun, sekarang tubuh itu dimiliki Park Hansol.


Park Hansol tidak bisa mengunjungi batu pengumpulan secara langsung, dia membutuhkan persiapan yang lebih mayang untuk mendapatkan hasil yang maksimal.


Pantai pulau Nemo merupakan salah satu keindahan yang ada di dunia. Langit malam serta bintang yang bersinar menerangi langit, membuatnya merasakan betapa kecilnya manusia dibandingkan dengan besarnya alam semesta.


Shen Yi menghampirinya, "Bos, kami mendapat informasi dari senior Kim Hoon tentang keadaan terkini Blood Axe."


"Ada apa?" tanya Aldi.


"Ada seorang pria tua yang mendatangi Zelda, pria tua itu sangat aneh setelah menyentuh dahi Zelda. Dia juga memasang sebuah formasi khusus yang berfungsi untuk menara formasi. Kekuatan pria tua itu sekitar tingkat Setengah Raja tahap 9."


Aldi terkejut mendengar informasi itu, dia sangat yakin bahwa pria tua itu adalah Park Hansol.


"Perintahkan semua pasukan untuk bersiap perang melawan Blood Axe, kita tidak mempunyai waktu, suruh semua pasukan masuk ke Dunia Buatan!" perintah Aldi dengan ekspresi serius.


Kekuatannya sekarang tidak mungkin menghadapi pembudidaya tingkat Setengah Raja tahap 9. Kesempatan yang dia punya hanya menyerang Park Hansol ketika tubuh dan jiwa belum menyatu sempurna.


Aldi terbang menuju wilayah Tengah menggunakan pesawat pribadinya. Dia memberitahu Ye Mo dan Silvia Horizon untuk bersiap perang antar wilayah.


Aldi merasa jika Park Hansol berhasil menyerap semua kekuatan anggota Blood Axe, dia akan menghancurkan kerabat Shen Zero.