
Aldi mulai mendatangi Zhu Tian yang berteriak di gua hukuman. Dia tidak pernah mengizinkan Jiwa Penasaran masuk kedalam Dunia Buatan, jadi harusnya Roro tidak bisa masuk.
"Zhu Tian, apa yang kamu lakukan. Aku tidak bisa diganggu sekarang!" kata Aldi dengan nada sedikit kasan.
Zhu Tian yang mendengar perkataan Aldi langsung menangis, dia berlari keluar Dunia Buatan untuk menemui Roro.
Sebelum Zhu Tian sampai di makam Roro, Aldi menyuruh Sano Aji menuangkan Roro dan membawanya ke Markas Seven Soul.
Ketika Zhu Tian sampai di makam orang tuanya, dia tidak bisa menemukan keberadaan Roro yang dianggap sebagai ibunya.
Dia menganggap bahwa ibunya telah mati karena energi jiwanya telah terkuras habis.
Disisi lain, Roro telah dipenjara dalam simbol khusus. Aldi mendatanginya dengan tatapan permusuhan.
"Apa yang kamu inginkan?" tanya Aldi dengan tatapan tajam.
Roro tertawa keras, merasa sudah mengantongi kartu as yang tidak bisa dipatahkan. Jadi kepercayaan dirinya sangat tinggi.
"Naif, aku sudah mengambil semua ingatan Zhu Tian. Jadi aku tidak akan berhenti sebelum membalas dendam!"
"Menarik, kamu menantang orang yang salah."
Aldi menggerakkan tangan hayalan untuk menyiksa Roro. Jiwa adalah salah satu keahlian semua pasukan Seven Soul yang mengembangkan teknik Prinsip Jiwa.
Jadi Jiwa Penasaran hanyalah sebuah entitas yang sangat mudah untuk dihancurkan. Namun Aldi tidak ingin menghancurkannya langsung.
Kemampuan melihat semua isi otaknya sangat bermanfaat. Jadi Aldi menyiksanya untuk melihat cara mengembangkan teknik tersebut.
Kalau Roro bisa melihat tanpa menyakiti, Aldi harus menyiksa sampai jiwanya bergetar. Setelah jiwanya bergetar Aldi akan merampas semua ingatan dalam jiwa Roro.
Namun Roro tidak akan mati, dia akan padam selama beberapa hari.
Aldi tidak mengetahui bahwa Jiwa Roro abadi selama tidak dimakan. Ketika melihat teknik yang dikembangkan, dia mengerutkan kening.
"Teknik Celah Hidup!" kata Aldi terkejut dengan informasi yang dia dapatkan.
Sekarang dia mengetahui 3 keturunan Raja Langit, Hira, Hida, dan Roro. Komposisi yang sangat baik, artinya perang Langit dan Neraka akan segera terjadi.
Aldi merasa tempat peperangan akan terjadi di Kerajaan Bima Sakti. "Sepertinya dunia mulai bergeser ke pembersihan."
Chu Feng selalu menganggap dunia adalah sesuatu tempat yang memiliki 5 fase hidup yaitu awal, pengembangan, perdamaian, kekacauan, dan pembersihan.
Ketika berada di fase kekacauan, dunia akan di kembali ke awal untuk melakukan peradaban manusia.
Karen Chu Feng tidak terikat dengan 5 fase, dia hanya melihat semua orang mati untuk mendapatkan kekuatan yang absolut.
Setelah menyerap semua ingatan Roro, dia pergi ke markas untuk menemui Mahesa. Dia ingin melihat apakah Organisasi Perompak Galaksi akan melakukan serangan.
"Mahesa bagaimana respon organisasi Perompak Galaksi?" tanya Aldi.
"Seperti yang diduga. Mereka menyerang balik pasukan Kerajaan Bima Sakti untuk merebut wilayah."
"Baiklah, buat pertarungan menjadi singkat. Aku harus berbicara kepada semua anggota Seven Soul," kata Aldi sambil berjalan keluar pintu.
"Biak, Bos!"
"Ah ... jangan panggil Zhu Tian," lanjutnya dengan suara pelan.
Aldi tidak ingin melihat wajah Zhu Tian. Setiap kali Zhu Tian muncul dihadapannya, dia sangat berbeda dengan Aldi biasanya.
Artinya jika Zhu Tian tidak ada, maka Aldi akan bisa berfokus melindungi keluarganya.
Setelah menunggu beberapa tahun di Dunia Buatan, Aldi keluar dari gua hukuman untuk melihat pasukan yang berkumpul.
"Saudaraku, perang besar sedang dirancang oleh Langit dan Neraka. Kita hanya memiliki dua jalan, melawan atau diam ..."
Aldi berhenti sejenak untuk mendengar jawaban semua anggota inti. Namun tidak ada satupun orang yang menjawab perkataannya.
Mereka sadar lawannya sekarang bukan sekedar Dewa atau Iblis. Melainkan kekuatan terbesar di Galaksi alam semesta, Langit dan Neraka.
Mereka juga sudah mengetahui 5 fase, jadi mereka tahu bahwa dunia sedang berada di fase pembersihan.
Hanya ada dua jalan yang bisa mereka lewati, yang pertama adalah kabur ke Dunia Buatan yang absolut tapi meninggalkan semua orang dunia.
Atau melawan dengan resiko nyawanya akan hilang. Mereka tahu bahwa teknik serpihan jiwa tidak akan bisa menolongnya.
"Baiklah, biarkan aku memutuskan pergerakan kita selanjutnya. Aku ingin kita melawannya, karena kampung halaman kita akan terancam hilang dari Dunia!"
Aldi melemparkan semua perkataan manis untuk membulatkan tekad pasukan Seven Soul. Dia tahu bahwa resiko melawan Langit Dan Neraka sangat besar.
Jadi dia memutuskan untuk melawan, karena bersembunyi di Dunia Buatan bukan jalan terbaik untuk pasukan Seven Soul yang sudah menjadi kuat.
Ada kemungkinan mereka akan bosan karena kekuatannya terlalu tinggi di Dunia yang baru. Keberadaan mereka akan merusak sistem baru yang diciptakan Langit dan Neraka.
Setelah Aldi mengatakan keputusannya, semua anggota inti Seven Soul berteriak penuh dengan semangat.
Mereka bukan orang bodoh, keputusan Aldi akan membawa Seven Soul menuju kehancuran. Namun jika tidak melawan mereka akan menjadi seorang pengecut yang sebenarnya.
"Sekarang kekuatan kita masih belum cukup untuk melancarkan serangan penuh. Ada 710 juta anggota inti, aku ingin kalian setara Immortal Perang atau diatasnya!" kata Aldi dengan penuh semangat.
Setelah menyelesaikan perkataannya, anggota inti lainnya menyambutnya dengan suara terapkan yang menggelar.
Zhu Tian berada di belakang pasukan musuh. Dia sekarang mengerti kenapa Aldi tidak ingin menolong ibunya.
Beban yang dia emban jauh lebih dari menolong satu manusia di dunia.
Sano Yuji juga memberikan sebuah pesan melalui selembaran kertas yang mengatakan Jiwa Penasaran bukanlah ibunya.
Alasan Roro mengerti karena kekuatannya dapat melihat ingatan seseorang. Sano Yuji juga mengatakan bahwa Roro berada di ape Jawa bawah tanah markas besar Seven Soul.
Semua tindakannya sesuai perintah Aldi, semua keputusan sekarang ada di tangan Zhu Tian. Aldi maupun Seven Soul tidak akan ikut campur.
Disisi lain Andreas sedang pusing karena Keluarga Ling menekannya dengan perdagangan teknologi yang lebih maju.
Organisasi Perompak Galaksi menghancurkan barusan pembatas.
"Kemana Seven Soul pergi?" tanya Andreas kepada Josua yang berdiri di depannya.
"Semua pasukan Seven Soul telah menarik diri. Ada kejadian yang mengharuskan mereka untuk mundur sementara," jawab Josua.
Segera perintahkan pasukan untuk mundur, kita tidak bisa melawan mereka degan kedua tangan yang terluka.
Maksudnya Kerajaan Bima Sakti tidak bisa melawan dua pasukan dengan kekuatannya sendiri. Seven Soul harus mendukungnya untuk melawan.
Serangan dilancarkan para musuhnya dengan ganas, prajurit Kerajaan Bima Sakti mulai menurut, mereka tidak bisa melawan.
Keluarga Ling yang awalnya menyerang dengan ekonomi mulai menyelundupkan pengintai untuk mengumpulkan informasi.
"Kapan kita akan menyerang!" kata Revi yang mulai tidak sabar untuk bertarung.
"Seharusnya tidak lama lagi. Kerajaan Bima Sakti telah kehilangan dukungan mereka, sekarang waktunya menebar benih untuk perang!" kata Ling Yu dengan senyum di bibirnya.
Pergerakan Galaksi Kincir Angin juga sudah terlihat, mereka mulai mengirim pasukan untuk mengepung Kerajaan Bima Sakti.
"Dimana Dominik dan Opik?" tanya Doran, dia adalah Raja Kincir Angin yang baru menggantikan Abraham.
"Mereka sedang diperbudak pada dimensi lain. Semua orang sedang mencari, butuh beberapa waktu untuk menemukan mereka!"
Serangan pertama dilancarkan Organisasi Perompak Galaksi kepada istana Kerajaan Bima Sakti.
Andreas melawan sekuat tenaga, tetapi kekuatannya tidak sebanding dengan lawannya. Hingga akhirnya dia tidak bisa melawan karena kehabisan energi.
Seorang wanita cantik datang menghantam orang yang mengacungkan senjatanya ke Andreas.
"Maaf aku terlambat," kata Zelda dengan ekspresi serius.
Tidak sampai disitu, puluhan misil kecil menghantam pasukan Organisasi Perompak Galaksi.
Dalam sekejap, sepertiga pasukannya penyerang telah menghilang dari dunia, butuh waktu lama untuk menghidupkan mereka.
Karena Seven Soul juga mengetahui teknik serpihan jiwa, mereka menggunakan simbol pengurungan supaya jiwa yang mati tidak keluar.
Setelah pembantaian, Seven Soul akan menyerap semua jiwa yang terdapat di medan perang untuk meningkatkan kekuatan.
"Teknik Iblis?" kata Revi terkejut. Dia menduga Seven Soul adalah Iblis yang menyamar sebagai manusia.
Peperangan berlanjut singkat karena Organisasi Perompak Galaksi tidak menggunakan kekuatan penuhnya.