7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Perang Pecah



Waktu berlalu perlahan, bisnis dengan Ras Peri berjalan lancar. Walaupun Aldi gagal memikat binatang Roh, dia tidak menyesal menjalin hubungan dengan Ras Peri.


Ras Peri menawarkan Daun Pohon Dunia, mereka tidak mengetahui manfaat sesungguhnya dari Daun itu.


Pohon Dunia milik Ras Peri sudah berusia jutaan tahun, ia sudah berevolusi 3 kali. Sama seperti milik Dunia Buatan.


Artinya pohon itu dapat menjatuhkan Daun emas yang dapat meningkatkan bakat setiap orang terpilih dari Seven Soul.


Zhou Ming sudah berlatih di Dunia Buatan cukup lama. Sekarang sudah hampir waktunya perjanjian perang melawan Negara Achin.


Aldi sudah menerima banyak peringatan dari Rena yang telah melihat secara langsung kekuatan Negara Achin.


Mereka mempunyai 10 pembudidaya tingkat Leluhur tahap 9. Bahkan ada 8 tingkat Kebangkitan, tetapi Aldi masih tersenyum.


Zhou Ming akan membuktikan bahwa Seven Soul bukan pasukan yang mudah digertak dengan kekuatan semu seperti mereka.


Shen Qiu akan membantu membantu dalam perang melawan Negara Achin, Kim bersaudara akan menghancurkan barisan belakang pasukan Negara Achin.


Zhou Ming masih di tingkat Kaisar tahap 9. Dalam waktu singkat dia telah berkembang sangat pesat. Jika tidak mempelajari strategi perang, dia seharusnya bisa mencapai tingkat Leluhur.


Hal itu karena dia sudah 80 hari berlatih, di Dunia Buatan setara dengan 6 setengah tahun Dunia Utama.


Shen Qiu ikut sesekali mengunjungi Dunia Buatan untuk pelatihan, dia sekarang berada di tingkat Kebangkitan tahap 1.


Kombinasi Kim bersaudara akan menjadi Pedang tajam menghancurkan barisan belakang. Teknik Kaki mereka akan sangat berguna dalam penyergapan.


Shen Er dan Shen Wu akan ikut dalam secara diam-diam, jika sesuatu yang tidak diinginkan terjadi.


Ketrampilan Shen Er dalam menyusun simbol tidak bisa diragukan. Bahkan Grock terkesan melihat perkembangan Shen Er.


Teknik Kaki Shen Er bahkan melebihi Kim bersaudara. Dia sudah meningkatkan langkah kakinya setara dengan Aldi.


Dalam ruang komando pasukan Seven Soul ada 3 orang yaitu Mahesa, Zhou Ming, dan Shen Qiu.


"Zhou Ming, apa rencana yang kau siapkan?" tanya Mahesa.


"Karena jumlah mereka sangat banyak kita akan menggunakan rencana memotong kepala angsa."


Memotong kepala angsa adalah taktik memisahkan pasukan utama dan pasukan depan milik musuh. Namun, Pemisah pasukan harus mempunyai kekuatan yang kuat.


Jika tidak, mereka akan langsung tewas terbunuh. Dengan taktik itu dia berencana mengurangi beban di pasukannya.


"Sayangnya aku tidak boleh ikut campur. Saranku jangan lakukan hal itu, Bos tidak memasang simbol artinya strategi itu cukup berbahaya," ucap Mahesa memberikan nasehat tentang strategi.


Keunggulan pasukan Seven Soul adalah langkah kaki. Jika Zhou Ming memanfaatkan keahlian itu, kemenangan pasti sudah di depan mata.


Menggunakan taktik memotong kepala angsan, akan menguras stamina sebagian pasukan. Hal itu tidak akan menguntungkan pasukan yang mempunyai ketrampilan kaki yang bagus.


"Jadi kita harus memanfaatkan terampilan kaki semua orang di pasukan Seven Soul?" tanya Zhou Ming.


"Kau masih belum mengerti. Cobalah melakukan apa yang seharusnya dilakukan oleh seorang pemimpin."


"Tapi ..."


"Apa bos salah memilih orang," ucap Mahesa lirih. Dia segera keluar dari ruang komando meninggalkan Shen Qiu dan Zhou Ming.


Shen Qiu memegang pundak Zhou Ming. "Jangan terlalu terbebani. Lakukan yang bisa kau lakukan, pasukan Seven Soul bukan orang bodoh yang mengorbankan nyawa tanpa arti."


Shen Qiu merupakan perempuan yang sangat manis. Ketika tersenyum, membuat hati Zhou Ming langsung dingin.


Ucapan Mahesa membuat Zhou Ming terlalu berpikir keras, hingga membuatnya sedikit marah. Namun adanya Shen Qiu dapat meredakan emosi Zhou Ming.


Sudah sewwjarnya seorang pemimpin di kritik, tetapi pengalaman Zhou Ming masih terlalu dangkal untuk memimpin anggota inti.


Hampir semua petinggi Seven Soul menolak Zhou Ming menjadi pemimpin melawan Negara Achin. Hanya Aldi dan Shie yang setuju.


Namun semua keputusan berada di tangan Aldi, sehingga mereka tidak bisa mengeluh. Jika Aldi memberikan kuasa, seperti wilayah Dewata dan tiga wilayah untuk dikelola, maka Mahesa akan mempertimbangkan pendapat petinggi Seven Soul.


Aldi mempunyai pandangan sendiri terhadap kemampuan Zhou Ming dalam memutuskan. Dia berencana membuatnya merasakan perang yang asli, bukan sekedar permainan anak-anak.


Berita tentang penolakan seluruh petinggi terdengar sampai ke telinga Zhou Ming. Hal itu yang memicunya belajar strategi perang sangat keras.


Aldi tidak melarang untuk mengkritik seluruh kebijakan, tetapi semua ditentukan olehnya. Dengan adanya berita buruk tentang Zhou Ming, dapat membuatnya menjadi manusia lebih baik.


Akhirnya hari pertempuran melawan Negara Achin telah tiba.


"Kapten Yoo, semua sudah siap. Tinggal menunggu perintah." seorang prajurit melaporkan.


Negara Achin membawa 1 juta prajurit dalam perang. Namun, kekuatan kecil tidak akan dihitung karena Seven Soul mengerahkan anggota inti.


Walau jumlah mereka kecil, tetapi semua orang berada pada tingkat Setengah Leluhur atau lebih.


Zhou Ming hanya membawa 20 ribu prajurit. Semua itu adalah orang yang berhasil diyakinkan olehnya. Pasukan Ye Mo, Rostov, Silvia tidak dihitung dalam kepemimpinan.


Mereka akan bergerak secara mandiri, karena menurut mereka Zhou Ming masih terlalu dini memimpin pasukan Seven Soul.


Shie hanya menonton perang, dia akan turun tangan jika banyak tingkat Kebangkitan datang. Kekuatannya sekarang berada di tingkat 14 Puncak atau setara dengan Aldi.


Bakat yang berlebih membuatnya tumbuh sangat cepat, bahkan Sikong Yu tidak dapat menandinginya.


Kekuatannya akan meningkat sangat cepat, tetapi setelah menginjak tahap 15 pertumbuhan akan berkurang.


Karena mulai tingkat 15 dia harus memahami kekuatan alam bukan hanya kekuatan tubuh. Pengalaman Aldi tentang kekuatan alam tidak tertandingi.


Zhou Ming berdiri dengan 20 ribu prajurit di hadapan pasukan Negara Achin. Tidak ada yang takut untuk menghadapi jutaan prajurit Negara Achin.


Mereka yang bersedia mengikuti petunjuk Zhou Ming untuk mengasah kemampuan tarung. Pengalaman hidup dan mati akan menjadi jalan terbaik mengasah mental mereka.


Jika mati di perang ini, berarti mereka tidak layak untuk melayani Aldi lebih lanjut. Semua sumber daya telah diberikan, hanya menjadi kuat adalah balas budi terbaik mereka.


"Zhou Ming, kapan kita menyerang?" tanya Purnomo.


Dia merupakan salah satu 43 budak yang telah melayani Aldi. Kekuatannya merupakan yang paling kuat diantara budak lainnya. Dia di tingkat Leluhur tahap 7.


Ke 43 budak yang telah diasuh Aldi ikut dalam pasukan Zhou Ming. Bukan karena mereka ingin mati, tetapi ingin mengalami pengalaman hidup dan mati.


Dengan harapan pemahaman mereka akan meningkat tajam setelah keluar dari perang melawan Negara Achin.


Zhou Ming menghentakkan tombaknya ke tahan. Suara ledakan terdengar sangat keras. "Serang!"


Semua prajurit dibawah kepemimpinan Zhou Ming menyerang dengan kecepatan tinggi. Semua prajurit Negara Achin merinding karena aura musuh sangat kuat.


Setiap ayunan tombak Zhou Ming dapat membunuh pasukan dibawah tingkat Langit. Untuk pasukan tingkat Raja hanya butuh 3 ayunan tombak.


Purnomo dengan pedang kecilnya memotong leher setiap musuhnya dengan sangat halus. Setiap orang di bawah tingkat Leluhur langsung tewas ditempat.


Yang lebih mengerikan adalah Shen Qiu, dia menembak sebuah cahaya energi yang dapat memusnahkan 10 Setengah Leluhur dengan sekali serang.


Alat perang terpasang ditubuhnya seperti sebuah robot perang. Dia mempunyai sayap pendorong arah bisa terbang tanpa mengeluarkan energi tambahan.


Dalam waktu singkat 200 ribu pasukan menghilang tanpa peringatan. Melihat kejadian itu kapten Yoo melebarkan matanya tidak percaya.


"Siapa sebenarnya Zhou Ming?" tanya Kapten Yoo.


"Aku yakin mereka merupakan pasukan dari gurunya yang misterius. Kemampuannya jauh melebihi prediksi Raja." Seorang prajurit menjawab dengan menundukkan kepala.


Dia tidak memiliki informasi tentang Zhou Ming, jadi hanya bisa menjawab dengan sebuah alasan yang masuk akal.


Seiring berjalannya waktu stamina pasukan Zhou Ming sudah hampir habis. Namun dengan pil penyembuhan stamina, mereka dapat bertarung 3 bulan tanpa berhenti.


Namun energi mereka tidak sepenuhnya terisi, hal itu mempengaruhi kualitas kekuatan mereka. Semakin lama, pembasmian semakin melambat.


Untuk mengalahkan tingkat Langit Zhou Ming butuh 3 ayunan tombak, sedangkan tingkat Raja dia membutuhkan 9 ayunan tombak.


Korban di pihak Negara Achin semakin bertambah. Kapten Yoo semakin panik melihat 300 ribu prajurit, tidak bisa menumbangkan satu orangpun dari musuhnya.


"Apa mereka manusia. Aku yakin mereka monster." Kapten Yoo semakin cemas melihat semua pasukan musuh tersenyum dengan giginya terlihat.


Orang yang tersenyum dengan giginya terlihat menandakan bahwa orang tersebut sedang menikmati susasan.


Pasukan musuh sedang menikmati perang sedangkan pasukannya merenggut ketakutan. Aura penindasan musuh jauh lebih mengerikan dari yang diperkirakan.


Aldi berangkat menuju ke Negara Achin untuk menemui Raja Negara. Dia ingin mengajukan tawaran bisnis, biji energi.


Dengan adanya barang tawar menawar memungkinkan untuk mengehentikan perang secara halus.


Walaupun dia percaya bahwa Zhou Ming dapat memenangkan perang dengan mudah.