7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Penobatan



Kang Juun sudah mencapai tingkat Pemahaman tahap 1, seluruh penjaga mata angin juga setara dengannya.


Beberapa prajurit Shadow Blade juga akan masuk kedalam barusan pasukan Kang Juun.


"Kapten, sudah lama kita tidak bertemu," kata Purnomo menyapa Kang Juun yang berada di dalam kamp komando.


Walaupun masih ada waktu 2 hari, Kang Juun sudah merencanakan semua langkah yang perlu di ambil.


"Paman, sudah sangat lama. Terakhir aku melihatmu di markas besar wilayah Kalimantan." Kang Jung langsung menghampiri Purnomo.


Mereka berdua membicarakan banyak strategi yang dapat menghalangi prajurit iblis membuat keributan di pengobatan Aldi.


"Jangan terlalu gugup, pejuang sejati dapat mengontrol emosinya." Aldi menepuk pundak Kang Juun.


"Baik!" jawab Kang Juun dengan ekspresi serius. Namun dia masih belum mengontrol emosinya dengan baik.


Masih sewajarnya dia menjadi tidak terkendali karena ibunya menjadi korban. Berbeda dengan Kang Eun Jung yang sangat tenang.


Sebenarnya Kang Eun Jung juga sangat ingin membalas dendam. Namun seperti kata Aldi, emosi tidak akan menjadi jalan keluar seorang pejuang.


Aldi sedikit cemas dengan keselamatan mereka berdua, sehingga Bojong akan di tugaskan menjadi pelindung mereka dari bayang-bayang.


Bojong sudah berhasil menembus tingkat Penguasaan berkat pil obat khusus untuk peningkatan kekuatan.


Ras Raksasa mempunyai pertumbuhan kekuatan tubuh yang cepat, tetapi energi murni lebih lambat di serap.


Dua hari berlalu dengan cepat, semua orang sedang bersiap untuk menyambut Instruktur kehormatan kedua setelah Kaisar Kong.


Aldi menggunakan kereta kuda untuk menuju istana kerajaan Kanz. Jutaan orang sedang berkumpul di ibu kota Jayapura.


Shen Wu yang mencari informasi tentang keberadaan pasukan iblis menemukan sebuah pergerakan.


"Bos, pasukan iblis menyerang dari arah timur. Prajurit musuh berjumlah lebih dari 500 ribu prajurit dengan peralatan lengkap."


"Jangan membuat gerakan berlebih, serahkan semua pada Kang Juun," kata Aldi mengirimkan pesan telepati.


Kang Juun tidak ingin berdiam diri, dia memerintahkan pasukan untuk menyerang kearah timur.


100 ribu pasukan Seven Soul akan melawan 500 ribu pasukan iblis dengan peralatan lengkap.


Setelah cukup dekat, pasukan Seven Soul menembakkan senjata yang di sebut mortar. Senjata itu melemparkan sebuah bola dengan energi ledak yang sangat mengerikan.


Sekali tembak ada 50 prajurit iblis yang tewas di tempat. Pasukan Seven Soul hanya membawa 20 senjata mortar.


"Dengan jarak seperti itu, harusnya Kang Juun dapat menembak 5 kali peluru." Kim Hoon dan Kim William muncul di belakang Bojong yang sedang memperhatikan pertarungan.


"Anak itu masih terlalu muda untuk memimpin pasukan sebesar ini," kata Bojong melihat perang tanpa strategi khusus.


"Dahulu Shen Yi dan Mahesa juga seperti itu. Hanya waktu dan pengalaman yang akan menentukan pertumbuhannya," kata Kim Hoon pelan.


"Seperti katamu, aku tidak percaya pertumbuhan anak kecil di bawah pimpinan bos menjadi monster yang mengerikan."


Shen Yi telah berhasil menembus peringkat 16, artinya dia setara dengan tingkat Pemahaman tahap 8.


Sedangkan Mahesa masih berada di peringkat 16 Menengah atau setara dengan tingkat Pemahaman tahap 2.


Umur mereka berdua masih belum menyentuh 20 tahun, tetapi tidak hanya kekuatan bahkan pengalaman mereka sangat banyak.


Shen San dan Nezha mendampingi pengobatan Aldi di istana Kerajaan, awalnya mereka menolak. Namun setelah beberapa kata manis dari Aldi, akhirnya mereka setuju.


Sampai di Istana Kerajaan Kanz, Aldi turun dengan menggunakan baju berwana biru muda dengan corak emas.


"Salam, Raja terhormat." Aldi memberikan salam dengan sedikit membungkukkan badan.


Proses pengobatan berjalan lancar. Disisi lain, bentrok antara pasukan Seven Soul dan pasukan Iblis hampir mencapai puncak.


Seperti biasa, Seven Soul tidak mengalami korban jiwa. Namun banyak prajurit yang tidak dapat melanjutkan perang.


Hanya tersisa 1000 orang untuk mengalahkan 10 ribu prajurit yang tersisa dari pasukan iblis.


Kang Juun tidak pernah memberikan perintah kepada pasukannya, dia hanya menyerang setiap musuh yang menghampirinya.


Tanpa di sadari, pasukan di bawahnya sudah sangat kelelahan. Tidak termasuk beberapa orang Shadow Blade yang sedang menyusup di dalam pasukan.


"Menarik, jadi seperti ini pasukan Seven Soul," kata Diablo yang melihat perang dari dalam bola ajaib.


Ball adalah julukan iblis bertubuh tinggi besar, bermata satu menyala, iblis jahat ini memiliki tempat tinggal di kedalaman laut dan danau yang gelap.


Ball dikatakan merupakan sosok iblis yang sangat kuat. Saking kuatnya, orang yang hanya bertatapan mata dengannya bisa langsung mati.


"Baiklah suruh prajurit mundur, Seven Soul lebih kuat dari perkiraan kita!" perintah Diablo untuk mundur.


Ketika pasukan iblis mundur, Kang Juun masih mengejar mereka sampai ke perbatasan daerah.


Tidak ada prajurit yang berhasil mengikutinya, pasukan Shadow Blade menghilang dari pandangan Kang Juun untuk bersembunyi.


Tanpa di duga Diablo menampakkan dirinya di depan Kang Juun. Dia ingin merusak mental dengan teknik khususnya.


Tubuh Kang Juun bergetar hebat karena ketakutan dan teknik khususnya mulai menyebar ke seluruh tubuh Kang Jung.


4 orang pelindung Kang Juun keluar langsung menyerang Diablo. Mereka adalah Bojong, Kim Hoon, Kim William, dan Purnomo.


Teknik khusus Diablo segera dibatalkan karena tubuhnya terluka.


"Diablo, sudah lama kita tida bertemu," kata Bojong dengan tenang. Aldi sudah memberitahu tentang kekuatan asli Diablo. Bahkan jika melawan ya sekarang, Bojong akan kalah.


"Bojong, aku tidak menyangka kau salah satu pasukan Seven Soul. Perang kali ini akan menarik." Diablo terkejut karena tidak dapat melihat kekuatan ke empat orang di depannya.


"Sial, mungkinkah mereka lebih kuat dariku?" pikir Diablo sedikit menyesal menunjukkan diri.


Bojong dan lainnya diperintahkan untuk tidak melawan Diablo, karena kekuatannya di atas mereka semua.


Namun tidak boleh ada yang kabur jika Diablo memaksakan keberuntungan. Walaupun kekuatan mereka bertempat tidak sepadan dengan musuhnya.


Teknik petarung misterius para prajurit Seven Soul tidak dapat dipahami musuh dengan baik. Sebaliknya Diablo sudah di selidiki dari ingatan Bojong dan ras Raksasa.


Jika Diablo mati sekarang, iblis akan mengirim pasukan yang jauh lebih kuat. Seven Soul masih belum siap untuk menghalau mereka.


Pasukan Dewa juga masih sangat lemah, Aldi tidak ingin membuat keseimbangan perang rusak.


Aldi berjanji bahwa Bojong akan memiliki kesempatan untuk duel melawan Diablo suatu hari nanti.


"Aku berharap bentrok ini selesai samapi disini. Bos telah memberikan perintah untuk mundur," kata Bojong melirik keempat temannya.


Diablo bukan orang bodoh, dia merasa ada yang salah dengan kekuatan musuhnya. Jadi dia membutuhkan untuk menghilang dengan cepat. Dia takut kesempatannya hanya satu kali.


"Kita akan bertemu lagi," kata Diablo yang menggema.


Purnomo membawa tubuh Kang Juun ke kamp pasukan Seven Soul. Adiknya, Kang Eun Jun segera berlari ke arah tubuh kakaknya yang kaku.


"Tenanglah, dia hanya terkena serangan khusus. Dengan pil penyembuhan, dia akan segera bangun dari koma." Purnomo memberikan pengertian kepada Kang Eun Jung yang menangis di depan tubuh kakaknya.


Bojong dan Kim bersaudara tidak ikut kedalam kamp, mereka adalah pasukan tambahan yang di tugaskan untuk tetap di bayang-bayang.


"Sungguh bocah bodoh sok kuat," umpat Kim William. Dia sudah merasakan aura Diablo yang sangat kuat.


Jika dia adalah manusia sebelumnya yang belum masuk Seven Soul, partai Kim William akan berlari sekuat tenaga.


"Jangan berkata seperti itu, dia adalah salah satu penjaga arah mata angin Seven Soul," kata Aldi yang berdiri di belakang mereka.


Kim William melompat karena kaget. Kata kasar hampir saja keluar dari mulutnya, tetapi terbendung karena melihat wajah Aldi.


"Bos, penampilan Kang Juun kali ini sangat buruk. Jika terus seperti itu, musuh dapat membunuh prajurit kita dengan mudah." Kim Hoon memberi pendapatnya tentang pertempuran.


"Tenanglah, Shen Qiu sudah menyiapkan kejutan yang mengejutkan." Aldi memberikan pengertian kepada Kim Hoon dan Bojong yang meragukan kemampuan Kang Juun.


Aldi menghampiri Kang Juun yang baru sadar. "Apa ini yang ingin kamu tunjukkan setelah tekad yang membara, kemarin?" kata Aldi dengan ekspresi serius nampak seperti orang marah.


"Maaf, Bos. Aku tidak bisa mengontrol emosiku karena menyerang ibuku."


"Aku tidak butuh permintaan maaf. Lihat sekeliling lebih dari 99 ribu orang terluka parah karena kecerobohan yang kamu lakukan."


Aldi memarahi Kang Juun sampai Kang Eun Jung tidak dapat membela kakaknya. Semua perkataan Aldi merupakan kebenaran.


"Ceramah bos merupakan hal yang paling tidak aku suka. Setiap perkataannya selalu merujuk pada fakta di medan perang," kata Kim William yang mendengar.


Hari berlalu semua pasukan Seven Soul telah sembuh, tetapi Aldi tidak mengijinkan Kang Juun menggunakan pil penyembuhan.


Dia haru bertanggung jawab atas kesalahannya dalam medan perang. Namun Kang Juun tidak di izinkan istirahat karena penyerapan energi murni ketiga penjaga arah mata angin akan terhambat.