
Aldi sudah mengetahui tempat dimana ayahnya di penjara. Namun keamanan penjara tidak dapat di tembus dengan kekuatannya sekarang.
Pemimpin penjara keluarga Nur adalah seorang pembudidaya tingkat Immortal Jingga tahap 8. Jadi Aldi harus menerobos tingkat 21 sebelum menyelamatkan ayahnya.
Walaupun Nur Andi dianggap sebagai pengkhianat, tidak ada orang yang berani membunuhnya tanpa kesalahan yang berat.
Bahkan jika Aldi menggunakan pasukan Seven Soul, kesempatannya berhasil membawa Nur Andi sangat tipis.
"Sepertinya aku harus menunggu lebih lama." Aldi kembali ke Dunia Buatan untuk berfokus meningkatkan kekuatan.
Keberhasilan Raja Mulawarman merebut wilayah Earl Amanda, membuat berita beredar luas dengan cepat.
Pasalnya Earl Amanda memiliki Nur Arif yang melindunginya dari belakang layar. Namun masih dapat dikalahkan kekuatan baru seperti Baron Mulawarman.
Nama Raja Mulawarman adalah pemberian orang tuanya, ketika mendapat gelar bangsawan namanya berubah menjadi Baron.
Masyarakat luas mengenalnya sebagai Baron Mulawarman.
"Lee Yoon, bagaimana keadaan perusahaan Danau Putih?" tanya Raja Mulawarman dengan santai sambil duduk di kursi kerjanya.
"Berjalan lancar, tetapi aku membutuhkan bantuan untuk memasarkan seluruh produk awal kita. Para bandit sangat menyukai produk kita," kata Lee Yoon sambil menyeruput teh di kerja tamu.
Kebiasaan meminum teh menjadi hidangan wajib yang harus di lakukan setiap anggota Seven Soul. Bukan tanpa alasan, teh produksi Shen Si dapat menstabilkan kekuatan jiwa.
Mereka berdua berdiskusi pengembangan Perusahaan dan Kerajaan. Lee Yoon akan berfokus di ibukota kerajaan milik Raja Mulawarman.
Sedangkan Raja Mulawarman akan berfokus untuk mengembangkan pasukan yang sangat setia dan kuat.
Akhirnya ibukota Kekuasaan Raja Mulawarman diberi nama Danau Putih. Karena di keliling oleh sebuah danau yang sangat indah.
Shen Haise yang berada di wilayah kekuasaannya sedang bermeditasi di atas gunung. "Sangat sunyi, kapan akan ada perang. Aku sudah lama tidak merasakan darahku mendidih karena berperang!"
Perkataan Shen Haise mendapat balasan dari Marmo yang selalu mengikutinya. "Wanita Gila, kamu Gila akan perang. Mengapa tidak ikut peperangan antara Lucifer dan Astaroth?" katanya melirik Shen Haise.
"Aku akan ikut jika mereka naik ke permukaan. Aku belum memiliki akses untuk menginjakkan kaki di dunia bawah."
Berbeda dengan Dewa yang memiliki daratan tinggi yang sangat terlarang untuk Dewa biasa. Iblis mempunyai Dunia Bawah yang sangat misterius.
Dunia itu merupakan tempat tinggal para monster dan Iblis yang bersembunyi dari kejaran para Dewa dan manusia.
Bukan tanpa alasan, mereka merupakan senjata yang dibuat untuk menghadapi organisasi Odin jika datang kembali ke dimensi Dunia Maha Tinggi.
Ratusan juta mahluk tingkat Immortal sedang menunggu perintah Lucifer untuk menyerang. Jika bukan karena Astaroth memberontak, pasukan di dunia bawah lebih dari 1 miliar monster.
Sebagian monster merupakan pengikut setia Astaroth, jadi mereka meninggalkan dunia Bawah untuk melayani Astaroth.
Di sebuah istana, Astaroth sedang duduk dengan 7 jendral pasukannya.
"Apa kalian sudah menemukan tempat Beelzebub dan lainnya di penjara?" tanya Astaroth kepada setiap iblis yang ada.
"Aku sudah informasi di seluruh penjara iblis. Namun tidak ada yang melihat serpihan jiwa Beelzebub dan lainnya."
"Pengintai yang kita sebar juga belum menemukan petunjuk keberadaan mereka. Aku curiga serpihan Jiwa Beelzebub dan lainnya di kurung Lucifer secara pribadi."
"Tidak mungkin, aku tahu kepribadiannya lebih dari siapapun. Pasti Jiwa Beelzebub dan lainnya di sembunyikan orang lain," kata Astaroth dengan wajah serius.
Diskusi mereka tentang keberadaan Beelzebub dan lainnya berakhir tanpa hasil. Tidak ada yang mengetahui informasi yang akurat tentangnya.
Seorang kakek tua datang di tengah pertemuan mereka semua, dia adalah Hantu Tua yang mengetahui semua informasi di dunia Maha Tinggi.
"Aku mengetahui keberadaan Beelzebub dan teman-temannya. Namun aku mempunyai satu syarat," katanya pelan.
"Hantu Tua, apa kamu pikir aku bodoh. Semua perkataan yang kamu lepaskan hanyalah omong kosong!" benak Astaroth dengan nada tinggi.
Dia bersikap berlebihan karena ramalan Hantu Tua sangat akurat. Salah satu ramalannya adalah Astaroth akan mengkhianati Lucifer.
Setelah perdebatan ringan, Hantu Tua menyebutkan keberadaan yang tidak di ketahui seluruh iblis yang hadir.
"Neraka, jurang tidak berdasar. Kalian dapat menemukan Jiwa Beelzebub dan lainnya di sana," Kata Hantu Tua dengan ekspresi serius.
Neraka sangat misterius dan tempat Jurang tidak berdasar selalu di hindari bahkan oleh Raja Lucifer. Alasan Lucifer membuang serpihan jiwa Beelzebub di sana karena tidak membutuhkan kekuatan sepertinya.
"Tidak mungkin, Lucifer tidak bisa ke sana karena kondisi tubuhnya!" kata Astaroth dengan ekspresi serius.
"Aku sudah mengatakannya, sekarang aku tinggal menyebutkan permintaanku. Hentikan pertarungan Lucifer melawan Shen Zero!" kata Hantu Tua sambil memegang jenggotnya.
Setelah mengatakan itu, dia menghilang dari hadapan semua orang.
"Shen Zero?" ucap Astaroth kebingungan.
Alasan Hantu Tua menghentikan pertarungan mereka bukan karena perintah langit, tetapi karena perintah neraka.
Jika Aldi mengunjungi Lucifer di Neraka. Maka misteri neraka akan dia bongkar, hal itulah yang membuat sang neraka sedikit cemas.
Ia telah melihat kemampuan Aldi dalam mengacau waktu dan ruang. Jika dibiarkan maka semua penghuni Dunia Maha Tinggi akan dalam bahaya.
Leo yang berada di wilayah Dewa merekrut banyak orang untuk dijadikan prajurit luar. Sedangkan prajurit kepercayaan tetap para anggota inti Seven Soul.
"Purnomo, jangan terlalu keras bekerja. Kita fokus saja mengembangkan kekuatan anggota inti." Leo menepuk pundak Purnomo.
"Bos meminta kita untuk merekrut pasukan, artinya Seven Soul membutuhkan bakat yang lebih. Jadi lebih baik kita mencari bakat yang sempurna," kata Purnomo santai.
Diskusi singkat mereka menghasilkan kesepakatan untuk mengembangkan Dewa biasa untuk dijadikan bibit unggul pasukan Seven Soul.
Walaupun semua prajurit merupakan keturunan Dewa, mereka tidak berhubungan dengan Dewa yang sesungguhnya.
Jadi masih ada ruang untuk para dewa memilih keinginan mereka. Namun ketika sudah menjadi prajurit istana Dewa, semua keinginan harus di tinggalkan.
Seorang prajurit Dewa harus berfokus untuk melindungi kedaulatan istana Dewa.
Karena berita tentang Baron Leo yang sangat kuat menyebar. Banyak prajurit mendaftar untuk menjadi prajuritnya.
Bangsawan tetangga yang merasa tersaingi menyelundupkan seorang pengintai kedalam pasukan Baron Leo.
Namun di setiap sudut ada mata anggota Seven Soul. Jadi semua penyusup dapat ditemukan dengan mudah.
Aldi mendapatkan informasi bahwa penjaga penjara sedang mendapat liburan. Jadi ada kesempatan untuk menyusup kedalam penjara.
Dia mengerahkan 10 juta prajurit tingkat Immortal untuk mengepung penjara bawah tanah di wilayah tengah.
Penjara itu adalah tempat dimana Nur Andi menghabiskan waktunya, nama penjara itu adalah Nusa Kambangan.
Karena pemimpin sipir sedang mengambil liburan. Penjagaan penjara sedikit longgar.
Aldi yang sudah sampai di penjara segera menyusup kedalamnya. Ada ratusan ribu orang sedang di penjara.
Karena teknik kakinya sangat misterius, tidak ada yang menyadarinya. Sampai akhirnya seorang sipir menyadari kejanggalan di penjara paling bawah.
"Kenapa semua penjaga tertidur?" kata seorang jendral sipir.
Aldi yang merasakan keberadaannya langsung bersembunyi dengan sempurna.
Namun jendral sipir tidak bodoh, dia menyalakan formasi pengintai di seluruh penjara. Sehingga keberadaan Aldi terungkap.
"Siapa kau?" tanya jendral sipir melihat Aldi.
"Aku merupakan anggota keluarga Nur yang diberi misi untuk memberikan sebuah barang kepada Nur Andi."
Aldi sangat tenang, ekspresi tidak dapat ditebak. Bahkan jendral sipir sedikit mempercayainya.
Jendral sipir tersebut mengeluarkan sebuah bola. "Letakkan tangan di bola pendeteksi!"
Bola tersebut dapat mengenali energi keluarga Nur, jadi sipir penjaga akan mengetahui kebenarannya.
Aldi sudah mempersiapkan ini sejak lama, dia memanipulasi kita energinya supaya sama seperti keluarga Nur.
Kemudian meletakkan tangannya di atas bola pendeteksi. Cahaya putih menyilaukan dengan 9 bintang keluar.
Sipir penjara langsung memberi hormat kepadanya. "Maafkan aku tidak mengenali anda, Tuan Muda!" kata sipir penjaga sambil membungkukkan badan.
Aldi tidak memberikan tanggapan yang berlebihan, dia sudah biasa di hormati seperti itu. Namun hal yang membuatnya bingung adalah sikapnya yang berubah drastis.
Kemudian Aldi membuka pintu penjara Nur Andi perlahan. Hanya anggota utama dalam keluarga Nur yang dapat membuka pintunya.
Pemimpin sipir yang merasa ada sesuatu yang aneh di penjara langsung kembali untuk melihat rekannya.
Walaupun sipir itu memiliki kekuatan Immortal Kuning, pasukan Seven Soul tidak mudah dikalahkan.
Ketika hampir mencapai penjara, sipir tersebut di hadang 100 prajurit tingkat Immortal Putih. Mereka adalah anggota inti Seven Soul.
Tanpa berpikir panjang pemimpin sipir penjara Nusa langsung mengirim pesan kepada keluarga Nur bahwa penjara sedang dikepung orang tidak dikenal.
"Siapa kalian?" tanya sipir penjara.
"Kim bersaudara, kami dari Seven Soul. Betapa tidak sopan bertanya tanpa memperkenalkan dirimu," kata Kim Hoon dengan senyum tipis.
"Kris, pemimpin sipir penjara Nusa. Kalian telah merusak ketenangan penjara, jangan berharap bisa kabur!"