7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Pasukan Iblis Menunjukkan Diri



Arwan Singgih merasa sangat beruntung karena tidak memprovokasi Aldi. Kemampuan bersembunyi pasukan Seven Soul jauh melebihi pengetahuannya.


"Sungguh pasukan yang mengerikan," kata Arwan Singgih dengan senyum canggung.


Aldi membalas senyum. "Kamu terlalu memuji, masih banyak kekurangan pasukan Seven Soul."


Seorang prajurit Seven Soul mengirimkan telepati kepada Shen Yi. Dia melihat manusia yang memiliki energi hitam pekat.


Aldi berdiri sambil menyodorkan tangannya. Dia berencana mengundang Arwan Singgih dan Kevin Singgih bergabung dengan pasukan Seven Soul.


"Aku ingin mengundang kalian bergabung dengan Seven Soul. Namun kontrol pada diri kalian akan di batasi," kata Aldi sambil tersenyum ringan.


"Shen Zero, sejujurnya aku ingin bergabung dengan kalian. Namun musuhku sedang mengintai. Kekuatan mereka tidak bisa di kalahkan oleh manusia biasa."


"Apa maksudmu para pasukan Iblis yang datang di markas Burung Merak?" tanya Aldi pelan.


Arwan Singgih dan Kevin Singgih terkejut. Mereka tidak menduga bahwa informasi Aldi jauh lebih cepat.


"Apa maksudmu mereka sudah datang di wilayah Sulawesi?" tanya Arwan Singgih.


"Iya, mereka sedang mencari setiap orang Burung Merak. Lebih tepatnya mereka sedang mencari kalian berdua."


Aldi dengan santai meminum teh. Dia tidak merasakan tekanan yang lebih dari para prajurit iblis.


Pedang yang di temukan Aldi di peninggalan Adam sudah di teliti. Sehingga semua pasukan Seven Soul diatas tingkat Kebangkitan mempunyai senjata yang dapat melukai Iblis dengan parah.


Walaupun prajurit iblis mempunyai kekuatan tingkat Pemahaman, mereka akan sangat lemah dihadapan senjata penghancur iblis.


Satu serangan dapat membunuh 1 prajurit iblis tingkat Pemahaman. Senjata yang di diproduksi masalah mempunyai beberapa jenis.


Salah satunya adalah senjata semacam senapan namun mempunyai laras panjang. Aldi menyebutnya sebagai senapan runduk.


Senjata itu sangat efektif untuk membunuh manusia dalam jangkauan serang 10 kilometer. Ditambah dengan peluru khusus, senjata itu juga sangat mematikan bagi para Iblis.


Simbol yang di tulis dalam peluru membuat Iblis kesulitan mendeteksi arah serang dari peluru senapan runduk.


10 kilometer masih dalam jangkauan pendeteksi para Iblis. Namun dengan teknik khusus, pasukan Seven Soul tidak akan mudah di temukan.


Arwan Singgih sudah mengetahui hal ini akan terjadi cepat atau lambat. Dia merupakan manusia yang berhasil selamat 150 ribu tahun yang lalu.


Iblis sangat ingin tahu tempat yang membuatnya bisa hidup dengan kekuatan yang sangat lemah. Jika mereka bisa membuat para pengikut iblis menjadi abadi, dunia akan menjadi milik para Iblis.


"Apa kau akan melindungi Kevin jika aku bergabung dengan kalian?" tanya Arwan Singgih dengan nada putus asa.


Kekuatannya berada pada tingkat Pemahaman tahap 1. Namun melawan para Iblis sendirian bukan ide yang bagus.


"Tentu, semua pasukan Seven Soul siap melindungi rekan yang dipandang pantas untuk di bela." Aldi berkata dengan wajah serius.


Arwan Singgih tersenyum. Dia menyodorkan tangannya untuk berjabat tangan. "Mohon bantuannya, Bos!"


Aldi tidak mau menunggu lama, dia segera menjabat tangan Arwan Singgih. "Selamat Datang di Seven Soul."


Tidak ada perlakuan khusus mereka berdua. Untuk permulaan mereka akan menjadi anggota luar.


Aldi menyembunyikan Arwan dan Kevin Singgih di Pulau Nemo. Mereka menggunakan gerbang Dunia Rush All, kemudian dilanjutkan dengan mengendarai pesawat khusus.


100 iblis telah menunjukkan darinya di Negara Utara dan Negara Tengah. Mereka membunuh banyak prajurit yang melawan.


Pasukan Seven Soul siap untuk melawan dengan senapan khusus. Dalam sekejap 100 prajurit iblis dapat dilumpuhkan.


Walaupun mereka merupakan prajurit iblis peringkat paling rendah, mereka masih setara dengan pembudidaya beladiri tingkat Pemahaman tahap 1.


Aldi memberi perintah untuk memasang alat khusus yang bisa merekam gambar setiap waktu. Serta menampilkannya di sebuah layar besar.


Di dunia lain disebut sebagai Closed-Circuit Television atau biasa disingkat CCTV.


Jutaan kamera telah di pasang di wilayah Sulawesi. Sedangakan seluruh pasukan Seven Soul berfokus untuk meningkatkan kekuatan di Dunia Buatan.


Hanya meninggalkan Sie Angle sebagai pengurus bisnis, dan Aldi sebagai pengamat pergerakan lawan.


Anggota dalam Seven Soul masih menjalankan tugasnya seperti biasa. Sedangkan anggota luar akan segera melakukan tes kenaikan.


Leo akan menjadi penanggung jawab tes kenaikan tingkat, karena adanya Arwan Singgih dan Kevin Singgih yang sangat kuat.


Kenaikan peringkat direncanakan setelah Leo berhasil menerobos tingkat Pemahaman.


Kekuatan Aldi sudah tertinggal dibandingkan dengan yang lain. Namun dia tidak ingin tergesa-gesa dalam meningkatkan kekuatannya.


Tubun Yin Yang tidak terbatas. Jadi kekuatan tubuhnya sudah bisa mengimbangi para pembudidaya tingkat Pemahaman.


Aldi melihat pasukan Iblis yang dikirim semakin banyak, dia melihat ada 10 ribu prajurit iblis yang siap menyerbu pemukiman warga.


Simbol itu sangat efektif untuk melawan para Iblis. Ia dapat bertahan hingga 1 bulan lamanya. Dengan kekuatan iblis saat ini, mereka tidak akan bisa menerobos simbol dengan paksa.


"Aku berharap mereka segera menembus tingkat Penguasaan," kata Aldi sambil melihat layar di depan matanya yang berjumlah ratusan.


Setelah satu bulan hilangnya anggota inti pasukan Seven Soul, para organisasi kecil mulai mengganggu anggota luar dan dalam.


Namun semua dapat di gagalkan karena adanya Arwan dan Kevin sebagai anggota dalam Seven Soul.


"Kakek, apa kita harus Seven Soul memang selemah ini?" tanya Kevin Singgih dengan pelan. Namun dia masih mendapat tatapan sinis dari semua orang yang ada di dalam ruangan.


Walaupun mereka lemah, tidak ada yang boleh menghina pasukan Seven Soul seperti yang dilakukan Kevin Singgih.


"Jaga mulutmu, kita sudah berjanji akan bergabung dengan Seven Soul dan mengabdikan diri menjadi anggota merek."


Arwan Singgih juga sangat terkejut dengan kemampuan bertahan Seven Soul yang snagta rapuh. Dia merasa bahwa kekuatannya meruapakn pondasi seluruh pasukan.


Leo datang menghampiri Kevin Singgih.


"Sebaiknya kamu segera keluar dari Seven Soul sebelum terlambat," ucapnya dengan nada penuh permusuhan.


Dia tidak sangat marah karena pasukan yang telah di didik dari awal di hina oleh orang baru seperti Kevin.


Jika bukan karena Aldi yang mengundang mereka. Leo akan membunuh mereka di tempat.


Aura tingkat Pemahaman tidak sengaja bocor. Hal itu membuat Kevin Singgih ketakutan, hingga dia terjatuh karena kakinya bergetar.


Bahkan Arwan Singgih merasa sedikit ketakutan dengan aura yang bocor dari Leo. Dia tidak mengetahui bahwa kucing oranye seperti Leo mempunyai kekuatan yang mengerikan.


Kekuatan Leo yang sudah menembus tingkat Pemahaman jauh lebih mengerikan daripada Arwan Singgih.


"Ketua, mohon maafkan cucuk saya. Ini hanya kesalahan." Arwan meminta maaf untuk Kevin Singgih yang sudah pingsan.


"Lupakan. Jika bukan Bos yang mengundang kalian. Aku sudah membunuh kalian berdua!" ucap Leo dengan tegas.


Tidak sadar bulu kuduk Arwan Singgih berdiri. Dia merinding mendengar ancaman Leo yang menusuk hatinya.


Simbol pengurung para Iblis akan segera hancur. Aldi berdiri dari kursinya untuk menyambut para Iblis yang berhasil keluar.


Di sebuah gunung tempat para Iblis di kurung. Aldi berjalan dengan pedang berwarna putih dengan corak berwarna biru muda.


Suara sertakan terdengar. 10 ribu iblis telah berhasil keluar. Aldi berdiri didepan mereka seorang diri sambil membawa pedang.


"Tamu terhormat, bolehkah aku berbicara dengan pemimpin kalian?" tanya Aldi dengan suara keras. Dia berdiri 5 kilometer di depan pasukan Iblis.


Seorang iblis dengan dua tanduk menghampiri Aldi tanpa membawa senjata.


"Aku Eric, pemimpin pasukan iblis yang akan membunuh para manusia di wilayah Sulawesi," ucapnya dengan nada sombong.


"Shen Zero, pemimpin Seven Soul. Aku berharap —" sebelum Aldi menyelesaikan perkataannya. Eric melancarkan serangannya.


Seketika Aldi menghindar dengan langkah hantu. Gunung di belakang Aldi langsung menghilang.


Serangan Eric sangat kuat untuk pembudidaya tingkat Pemahaman tahap 1. Akhirnya Aldi dapat mengkonformasi bahwa Eric memiliki kekuatan tingkat Pemahaman tahap 3.


Aldi tersenyum. "Sepertinya kita tidak bisa berdiskusi dengan tenang."


"Hanya orang lemah yang mengandalkan mulutnya untuk menang dalam perang."


Aldi mengangkat tangan kanannya. "Serang!" ucapnya dengan nada lantang.


1 juta peluru menghantam semua pasukan iblis. Bahkan Eric terkena beberapa peluru yang dapat membahayakan nyawanya.


10 prajurit Iblis tinggal 3 ribu hanya dengan satu kali serangan.


"Serang," teriak Aldi dengan nada lantang.


Satu juta peluru sekali lagi menghantam semua prajurit Iblis, hingga menyianyiakan Eric yang tergeletak di tanah.


Dia sudah tidak mempunyai harapan untuk bertahan hidup. Hingga akhirnya menggunakan teknik meledakkan diri.


Aldi sudah berpengalaman seperti kejadian Calista. Dia sudah menyiapkan simbol pindung yang dapat menghalau ledakan.


Sebuah ledakan besar terjadi. Hal itu membuat sekitar wilayah ledakan mengalami gempa bumi.


Dengan kekuatan Aldi sekarang, dia tidak mampu menghilangkan efek samping dari ledakan besar yang disebabkan Eric.


Semua penduduk yang mengalami kerugian akan di bantu oleh pasukan Seven Soul dan para pedagang kaya.


Setelah satu minggu mereka sudah melupakan kejadian gempa bumi yang menggetarkan seluruh wilayah Negara Utara.