7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Kerjasama Iblis dan Dewa



Leo langsung pingsan setelah Aldi datang. Seorang Dewa Sejati menerima pukulan Dewa Abadi, ditambah dengan kondisi tubuhnya, Leo terluka sangat parah.


Aldi mengeratkan kening ketika melihat Thor. "Kenapa Dewa Abadi tahap 6 sudah mulai berdatangan," pikirnya kebingungan.


"Siapa lagi yang sok menjadi pahlawan?" kata Thor dengan nada percaya diri.


"Shen Zero, anggota biasa dari Pasukan Seven Soul!" jawab Aldi dengan tegas.


Jawaban Aldi membuat Thor sedikit penasaran dengan kemampuan lawannya. Sehingga dia melancarkan serangan yang lebih kuat untuk melihat kekuatan musuh.


Namun semua serangan Thor dapat di tangkis dengan mudah. Walaupun Aldi hanya seorang Dewa Abadi tahap 1, pengalaman bertarungnya sangat melimpah.


Jika Thor tidak mengeluarkan seluruh kemampuannya, dia tidak akan pernah bisa menang.


"Menarik, sepertinya kamu lebih kuat dari kucing oranye tadi," kata Thor tanpa melihat kekuatan musuhnya.


Bukan karena dia tidak bisa melihat tingkat kekuatan musuh. Namun dia tidak ingin melihatnya, dia memilih untuk menganalisis kekuatan dari pertarungan.


"Tidak ada yang lebih kuat atau yang lebih lemah. Semua saudara Seven Soul mempunyai kelebihannya masing-masing."


Aldi menggelengkan kepala serta mengarahkan pedangnya ke arah Thor. Pedangnya merupakan perubahan kedua dari pedang pembunuh dewa dan iblis.


"Teknik Pedang Pembelahan Lautan." Aldi mengayunkan pedangnya untuk mencipta serangan jarak jauh yang berbentuk sabit.


Thor mempunyai kebanggaan tentang kekuatan tubuhnya. Dia menerima seluruh serangan Aldi dengan serangan palu.


Dia tidak pernah menyadari bahwa tindakannya adalah musibah yang tertunda untuknya.


Tidak sampai disitu, Aldi melanjutkan tekniknya berkelanjutan. Semua serangan diterima Thor tanpa memperhatikan kondisi tubuhnya.


Tidak seperti pedang sebelumnya, pembaruan kedua tidak akan secara langsung mencegah kesembuhan luka musuhnya.


Melainkan menggerogoti seluruh tubuh dan kekuatannya. Racun di dalam pedangnya lebih ganas dari Racun Kaisar Kong.


Pertarungan tampak terlihat seimbang antara keduanya. Pertukaran serangan dengan cepat di lancarkan, Aldi dan Thor tidak ada yang mau mengalah.


Dua orang pria datang menuju pulau Nemo karena sinyal yang dikirim Thor sebelum pertarungan melawan Aldi.


Mereka adalah Dewa Abadi yang telah dibangkitkan bersamanya.


Pria dengan baju putih membawa panah dengan rambut berwarna kuning, dia adalah Apollo Dewa Matahari.


Setiap anak panah ya dapat menghancurkan seluruh area ledakannya. Dalam sejarah dia tidak pernah kalah jarak jauh.


Bahkan Thor menjadi samsak tembak untuknya ketika masih berada di akademi Dewa.


Sedangkan pria dengan tubuh besar kekar tanpa baju, ditambah dengan simbol aneh berwana merah di tubuh adalah Heracles Dewa Keteguhan.


Sejak kecil dia tidak pernah kalah dalam pertarungan jarak dekat. Dia adalah salah satu orang yang dapat mengangkat palu Thor yang terkenal karena beratnya.


"Sungguh kehormatan bisa dikunjungi oleh para Dewa terkenal di alam semesta," kata Aldi dengan tenang.


Namun sebenarnya dia sangat terkejut Dewa Abadi tingkat 7 datang dihadapannya. Tidak hanya satu Dewa melainkan 2 sekaligus.


Tidak sampai disitu, 3 pria datang lagi di arah berlawanan. Salah satu pria itu adalah Beelzebub yang kabur ketika melawan Posaidon.


Mereka berhasil dibangkitkan Beelzebub dalam waktu singkat.


Pria dengan sayap hitam di punggungnya serta membawa sebuah panah misterius, adalah Azazel Dewa pelindung Neraka sebelum Beelzebub.


Setiap serangan panahnya akan menyebarkan racun yang tidak akan pernah bisa dipadamkan. Dia pernah melawan Apollo dan berakhir kekalahan, tetapi lawannya mengalami luka permanen.


Pria dengan tombak di tangan kanan dan kirinya serta telinga aneh di atas kepalanya, dia adalah Anubis Iblis Kematian yang sangat di takuti oleh para Dewa Sejati.


Kedua tombaknya dapat mencabut nyawa dewa dan manusia hanya dengan ayunan sederhana. Tidak sampai situ, jiwanya akan langsung dilempar kedalam neraka khusus.


Setiap jiwa yang masuk kedalam neraka khusus akan sangat susah dibebaskan. Jika bukan seorang yang berpengaruh, maka kerajaan Dewa dan Manusia tidak akan membebaskan orang tersebut.


Yang terakhir adalah pria tampan dengan memakai baju berwana putih dengan garis merah serta rambut putih, Dia adalah Satan pangeran kerajaan. iblis.


Kekuatannya sangat tidak masuk akal, dalam perang sebelumnya dia berhasil membunuh Adam yang merupakan manusia pertama.


Padahal kekuatannya jauh di bawah Adam. Namun tekadnya bertarung sangat tinggi, hingga membuat lawannya kehabisan tenaga.


Setiap kali dia mengeluarkan tanduk di kepalanya, setiap teknik bisa dia tiru. Bahkan dapat menggunakannya lebih baik dari sebelumnya.


"Bukankah ini berlebihan. Ada 2 Dewa Abadi tahap 7 lagi!" pikir Aldi kebingungan.


"Sebuah kehormatan bisa melihat pangeran Satan di Dunia Utama begitu cepat," kata Heracles dengan nada sopan.


Pasalnya dia pernah bertarung dengan pangeran Satan, tetapi berakhir dengan kekalahan telak. Bahkan Heracles tidak bisa mendaratkan pukulan berat padanya.


"Sangat jarang melihatmu bersikap sopan, Heracles. Mungkinkah kau merasa rendah setelah aku kalahkan?" kata Satan melirik Heracles.


"Tentu tidak, aku sangat percaya diri kali ini bisa menang. Namun ada hama yang menghalangi rencana awal kita," jawab Heracles menunjuk Aldi yang terpental setelah terkena serangan Thor.


Mereka berdiskusi untuk bekerjasama melenyapkan hama yang dimaksud Heracles. Seven Soul dalam keadaan terdesak, Aldi mengeratkan kening ketika melihat 5 Dewa Abadi menyerangnya bersamaan.


Satan masih berdiri di tempatnya, dia mengamati pertarungan Aldi melawan 5 orang dengan kekuatan tingkat Dewa Abadi.


"Bukankah ini bukan tindakan terpuji. Seorang Dewa bekerjasama dengan Iblis?" kata Aldi yang terpental setelah terkena ledakan panah Apollo.


Tubuh Tahta Raja tidak akan mudah untuk dikalahkan. Bahkan jika serangan beruntun dilancarkan musuhnya.


Pemandangan satu orang melawan 5 Dewa Abadi tidak pernah terjadi dalam sejarah. Pasalnya seorang dengan kekuatan Dewa Abadi mempunyai harga diri yang tinggi.


Aldi terpental kemana-mana, dia dengan sengaja melempar dirinya kearah yang berlawanan dengan yang lainnya.


Bukan tanpa sebab, dia menerima serangan pada Dewa dan Iblis untuk memberi makan tubuh Tahta Rajanya.


Azazel merasakan ada yang salah dari pergerakan Aldi yang selalu menghindar dari arah Pulau Nemo.


Serangan panah mengarah ke pulau Nemo, tetapi menabrak sebuah dinding tidak terlihat. Bahkan panahnya langsung hancur setelah menabrak dinding.


"Jadi itu adalah markas Seven Soul yang dikabarkan." Azazel keluar dari pertarungan untuk melihat dinding tidak terlihat.


Satan masih berdiri ditempatnya untuk melihat setiap teknik yang digunakan Aldi. Namun dia masih terlalu bingung, karena energi Aldi sedikit berbeda dengan miliknya.


"Jalankan rencana selanjutnya!" kata Aldi menggunakan telepati kepada Mahesa.


Terdapat 10 juta orang dengan senjata laser pembunuh dewa iblis di bibir pantai Pulau Nemo.


Ketika Mahesa memberikan perintah untuk menembak, setiap laser segera keluar dari laras senapan.


Target mereka adalah Azazel, iblis yang paling dekat dari bibir pantai.


Azazel tidak merasakan gelombang energi kearahnya sebelum menembus kubah pelindung Seven Soul.


Setelah dia menyadarinya, serangan sudah mendarat di tubuh Azazel. Seketika tubuhnya hancur, tetapi masih bisa kembali dengan teknik khususnya.


Tembakan laser menyerang Jiwa, jadi Azazel mengalami luka yang sangat parah, sangat susah untuk menyembuhkannya.


Serangan laser untuk kedua kalinya di terima Azazel, dia segera mundur dari kubah pelindung Pulau Nemo.


Merasakan energi Azazel yang melemah, semua orang menghentikan serangan mereka untuk melihat kearahnya.


"Apa yang terjadi?" tanya Heracles yang kebingungan melihat Azazel kehabisan energi dalam waktu singkat.


Dengan kondisinya sekarang Heracles dapat membunuhnya dengan satu serangan. Namun dia masih menunggu waktu yang tepat.


Satan masih berdiri ditempatnya, membuat Heracles tidak bisa mengambil keputusan secara gegabah.


Serangan selanjutnya di arahkan kepada 4 orang lainnya. Aldi sudah memberikan tanpa ke setiap tubuh Dewa dan Iblis yang menyerang.


Artinya serangan laser tidak akan pernah meleset dari targetnya. Sangat kecil kemungkinan serangan laser akan bertabrakan.


Namun Aldi tidak ingin meremehkan pengalaman para Dea dan Iblis Abadi. Dia merasa satu serangan tidak cukup, hingga akhirnya Aldi memberikan perintah untuk menembak 10 kali.


Walaupun tidak bisa membunuh para Dewa Abadi, setidaknya dapat menurunkan kekuatan mereka.


Ketika tembakan ke 6 Satan tersenyum lebar. Dia berlari menuju tengah pertempuran dan mengangkat tangannya.


Sebuah kubah pelindung keluar disekitarnya, seluruh peluru laser berhenti. Perlahan menguap dengan cepat.


"Sepertinya sudah waktunya kita kembali. Aku Satan akan menantang lagi setelah berhasil menemukan kelemahan serangan aneh milikmu."


Dia membawa 3 Iblis abadi dengan sayap hitamnya. Tidak mau ketinggalan Heracles yang masih memiliki kekuatan membantu Dewa lainnya untuk pergi.


Di perjalanan Satan mengatakan sesuatu yang membuat Dewa Abadi lainnya sangat terkejut.


"Mengesankan bocah bernama Shen Zero lebih mengerikan dari Andi pangeran kerajaan manusia."