7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Kehancuran



Shen Haise memukul Desi hingga tidak berbentuk. Dia menusukkan pedangnya berkali-kali, tetapi Desi tidak berhenti berlari ke arah Raja Langi.


Sampai akhirnya dengan usaha keras Desa berhasil sampai di sebelah Raja Langit yang telah terlempar karena ledakan energi.


"Raja, ambil semua kekuatanku. Tunjukkan kekuatanmu yang sebenarnya!" teriak Desi bermaksud mengorbankan dirinya untuk menjadikan Raja Langit lebih kuat.


Raja Langit tidak tinggal diam dia langsung menusuk Desi dari belakang untuk menyerap seluruh kekuatannya.


Desi yang berubah menjadi nenek tua dengan rambut putih tersenyum puas dengan kematian yang menurutnya sangat bermanfaat.


Disisi lain, Aldi tidak menghentikan pacaran energi jahat yang menyelimuti dirinya. Ingatan Moris menjadi utuh, sekarang semua warisannya sudah ada dalam kepala Aldi.


Tanpa merubah ekspresinya, Aldi menyerang dengan pedang energi yang telah dia buat menggunakan energi jahat.


Semua orang melihat Aldi ketakutan, bahkan anggota Seven Soul tidak pernah merasakan pacaran kemarahan darinya sebelumnya.


Seketika Aldi kehilangan aura yang menakutkan tersebut, dia langsung menerjang Raja Langit yang baru saja mendapatkan kekuatan baru.


Ayunan pedang energi membuat ruang dan waktu bergeser. Aldi telah menunjukkan kekuatan sebenarnya dari warisan Moris.


Raja Langit yang telah menempatkan kekuatan tambahan tidak dapat menghindari serangan. Walaupun mereka berdua berada tmdi tingkat yang sama, pengalaman Moris dalam bertarung membuat Aldi berada di atas langit.


Setelah serangan pedangnya berhasil mengenai tubuh Raja Langit, Aldi melepas aura pedangnya dan berganti menggunakan tangan kosong.


Sebagai ketrampilan andalannya, dia menggunakan teknik yang merupakan warisan Moris yang sering disebut Pencak Silat pembaruan.


Serangan Pencak Silat tidak berfokus kepada serangan tangan ataupun serangan kaki, semua gerakan bebas dilakukan selama serangan dapat melukai musuhnya.


Walaupun terlihat tidak ada aturan, teknik tersebut selalu mengedepankan keindahan serangan dan kecepatan gerakan.


Raja Langit hanya bisa menerima serangan tanpa sedikitpun membalas serangan. Akhirnya dia memutuskan untuk menggunakan kemampuan khusus yang diwarisinya dari raja sebelumnya.


"Zirah Langit!" teriak Raja Langit menggunakan ketrampilan terbaiknya untuk bertahan. Sebuah sinar berwarna kuning melindungi seluruh tubuhnya tanpa kecuali.


"Ayo kita lihat, siapa yang bisa bertahan sampai akhir. Zirah Langit milikku atau serangan aneh milikmu!" kata Raja Langit sambil mengangkat sudut bibirnya.


Aldi tidak membalas perkataannya, dia langsung membungkus tubuhnya dengan aura ungu gelap yang sangat mengerikan.


"Zirah Tubuh Tanpa Tanding!" kata Aldi menggunakan kemampuan auranya. Walaupun sebenarnya dengan tubuh tanpa tanding, dia bisa mengalahkan Raja Langit.


Namun perasaan ingin membunuhnya sampai tidak menyisakan sedikitpun Jiwa membuatnya harus mengeluarkan seluruh kemampuannya.


Kitty yang berada dalam tubuh Aldi hanya bisa menggelengkan kepala. "Bocah bodoh itu selalu membuat kejutan. Aku tidak menyangka di saat terakhir dia berhasil menguasai warisan Moris dengan sempurna."


Walaupun Kitty belum memulihkan semua ingatannya, dia merasa bahwa Moris adalah orang yang lebih kuat dari Nara. Alasan Moris selalu membuat pertarungan seimbang supaya dunia tidak jatuh kedalam kegelapan.


Belum ada bukti tentang hipotesisnya, tetapi menurut pandangan Kitty itu adalah kebenaran yang disembunyikan Moris.


Sedangkan Nara adalah orang yang kuat, tetapi tidak memikirkan hal selain kebaikan. Dia menganggap bahwa menjadi baik adalah pilihan satu-satunya dalam hidup.


Aldi yang mengeluarkan Zirah langsung melemparkan dirinya kearah Raja Langit yang bertahan. Dia ingin mengadu kekuatan tubuhnya dengan Raja Langit.


Tanpa diduga, Aldi berhasil menerangkan Raja Langit yang menggunakan Zirah warisan Langit.


"Sialan, masih belum cukup!" teriak Raja Langit menuju pasukannya untuk menyerap semua kekuatan mereka.


Anehnya semua pasukan Langit memberikan dirinya secara suka rela untuk diserap Raja Langit.


Aldi tersenyum, "Teknik terlarang : Gerbang pertama Prinsip Jiwa!." Energi jiwa miliknya keluar dengan sangat padat. Anehnya tidak ada orang yang merasakannya kecuali targetnya.


Raja Langit tanpa sadar gemetar melihat wajah Aldi yang tanpa ekspresi. "Sialan, siapa kamu sebenarnya!" teriak Raja Langit kesal.


Dia sebenarnya tidak ingin mengganggu keberadaan super kuat sepertinya. Tetapi entah kenapa semenjak Axel menemuinya, dia selalu ingin membunuh Aldi.


"Kamu tidak perlu tahu. Sekarang sudah waktunya mengakhiri hidupmu!" kata Aldi tanpa ekspresi.


Raja Langit mengeratkan giginya. "Sombong!" katanya dengan nada tinggi.


Pertarungan keduanya membuat semua pasukan Langit ketakutan, mereka tidak bisa bertarung dengan baik. Berbeda dengan Seven Soul yang tidak perduli dengan aura musuh, tujuan mereka adalah melindungi Dunia Maha Tinggi apapun yang terjadi.


"Shen Qui, akhirnya kamu datang. Kita membutuhkan pemusnahan masa supaya musuh tidak bertambah kuat," kata Zelda yang mendatangi Shen Qui yang baru sampai.


Shen Qui tersenyum manis. "Tenanglah, semua senjata sudah dipersiapkan dengan baik. Kita tinggal menunggu perintah dari Bos atau Ratu."


Tanpa sebab yang jelas, semua anggota Seven Soul memanggil Shen Haise dengan sebutan Ratu. Bahkan para petinggi seperti Shie dan Leo melakukan hal yang sama.


Dari awal hingga sekarang, Shen Haise adalah anggota pertama Seven Soul setelah Shie yang merupakan teman masa kecil Aldi.


Sudah sewajarnya mereka menganggap Shen Haise sebagai Ratu Seven Soul.


Leo datang menemui mereka berdua dengan wujudnya sebagai seekor kucing oranye. "Pertarungan ini sungguh tidak menyenangkan. Aku tidak melihat adanya orang kuat di kelompok pasukan Langit!" katanya.


"Maniak pertarungan sepertimu tidak akan pernah bisa merasakan indahnya pertarungan dengan jumlah," kata Shen San memberikan tanggapan.


Tiga orang yang ada langsung menatapnya dengan tajam. "Bukankah kamu yang merupakan Maniak pertarungan!" kata semua orang dalam hati.


"Sejak kapan Shen San menjadi orang yang cerdas. Aku harus waspada, bisa saja posisiku akan tergeser," kata Mahesa yang menghampiri mereka menggunakan sebuah pedang terbang.


"Jangan membuatku tertawa, aku dari kecil adalah seorang jenius dalam menyusun strategi. Buktinya sekarang aku menjadi orang yang kuat!" kata Shen San dengan penuh percaya diri.


Semua orang yang bisa menggelengkan kepala. Jika mereka berdebat dengan Shen San, maka Dunia Maha Tinggi akan hancur karena mengobrol terlalu lama.


Shen Qui merentangkan tangannya, dia mengucapkan sebuah mantra aneh untuk membuka ruang penyimpanan senjata. Berbeda dengan sebelumnya, dia tidak mengucapkan mantra apapun.


"Shen Qui, segera hancurkan pasukan musuh. Aku sudah selesai di sini," kata Shen Haise yang baru saja menghancurkan 1 miliar pasukan Immortal Kapten sendirian.


Hal itu dilakukan supaya Aldi memiliki ruang terbuka untuk berduel dengan Raja Langit. Sedangkan untuk pemusnahan prajurit Langit, biarkan para anggota inti yang menyelesaikannya.


Dengan adanya senjata Nuklir Raksasa tingkat 2, seorang Maha Segalanya tahap 5 akan langsung musnah jika terkena ledakannya.


Sebelum melepaskan serangan Nuklir Raksasa tingkat 2, Shen Er memasang sebuah simbol raksasa supaya semua jiwa tidak dapat keluar.


Semua pasukan musuh yang menyadari ancaman dari Nuklir Raksasa langsung berpencar melarikan diri. Namun ada Shen Si yang menyebarkan racun pelumpuh supaya mereka tidak dapat bergerak.


"Semua pasukan mundur sejauh mungkin. Jangan biarkan kalian terkena ledakan Nuklir Raksasa," kata Shen Qui memberikan peringatan.


Semua anggota Seven Soul mengetahui seberapa hebat senjata ciptaan Shen Qui, jadi tidak ada yang mau meremehkannya. Mereka semua langsung berlari ke segala arah kecuali medan pertempuran Aldi dan Raja Langit.


Raja Mulawarman yang memimpin pasukan depan langsung menyuruh pasukannya mundur. Kaisar Kong juga melakukan hal yang sama.


Kepala Nuklir Raksasa keluar, 200 miliar pasukan Langit tidak bisa keluar dari jangkauan serangan, beberapa masih ada yang bersikeras melepaskan diri dari racun Shen Si.


Namun ada beberapa pasukan yang berdiam diri menerima takdirnya.


Pasukan yang tidak terkena racun mencoba membantu rekan-rekannya untuk keluar dari jangkauan serangan Nuklir Raksasa.


Setelah mereka masuk kedalam jangkauan serangan untuk menolong rekannya, Nuklir Raksasa bergerak sangat cepat.


Ledakan sangat besar membuat ruang dan waktu di luar angkasa bergetar bahkan bintang- bintang hancur berkeping-keping.


Dunia Maha Tinggi bergeser dari tempat awalnya karena gelombang ledakan yang sangat besar. Tidak ada satupun orang yang berhasil selamat dari ledakan.


Sekarang hanya beberapa ratus juta pasukan Langit yang berhasil selamat. Mereka semua melempar pedangnya dan menyerah.


Namun pasukan Seven Soul tidak pernah menganggap musuh sebagai manusia. Jadi tanpa belas kasih semua pasukan Langit di hancurkan tanpa menyisakan apapun.


"Ledakan yang mengerikan, aku tidak bisa gegabah dalam melenyapkan Seven Soul. Axel Si Peramal, aku berjanji akan membunuhmu!" kata Raja Neraka yang telah memperhatikan pembantaian yang dilakukan Seven Soul kepada Pasukan Langit.


Jika Raja Neraka melakukan hal yang sama, maka nasibnya tidak akan berbeda jauh dengan Raja Lang yang dipukul tanpa bisa membalas.


"Raja, jangan terlalu takut. Mereka mempunyai banyak orang tersayang di Dunia Utama. Bagaimana jika kita menyerangnya dengan jumlah kecil untuk membuat kerusakan?" tanya Adolf yang mempunyai kecerdasan di atas rata-rata.


Albin yang pendiam memberikan tanggapannya," Aku tidak suka dengan cara aneh yang kamu lakukan, tetapi kali ini aku setuju denganmu!"


Damar yang mengendarai sebuah karpet dan masih tertidur tidak memberikan tanggapan. Dia hanya akan bertarung jika Raja Neraka menyuruhnya.


Raja Neraka mempertimbangkan saran mereka untuk menyerang Dunia Utama dengan pasukan kecil. Tiba-tiba dia Merasakan kehadiran yang sangat kuat sedang memandang mereka bertempat.


"Siapa kamu?" tanya Raja Neraka memandang seorang pria dengan dua pedang di belakang punggungnya dan seorang wanita cantik disebelahnya.


Mereka berdua adalah Nur Andi dan Alice yang sangat menyukai Dunia Utama karena bayinya lahir di sana.


"Kamu tidak perlu tahu siapa kami. Yang perlu kamu ketahui adalah konsekuensi yang akan kamu terima jika menargetkan Dunia Utama!" kata Nur Andi sambil tersenyum.


Raja Neraka tertawa keras. "Kamu pikir mengancam adalah pilihan yang tepat. Dengan kekuatan kalian berdua tidak akan bisa mengalahkan kita semua!"


Seekor burung besar muncul dari gerbang Dunia, dia adalah Rocky yang menggunakan wujud aslinya. Ketika merentangkan sayap, Rocky memiliki panjang 15 kilometer. Bisa dibayangkan berapa besar Rocky dengan wujud aslinya.