
Mereka adalah Jendral Neraka yang sangat kuat. Mereka mempunyai julukan Albin, Adolf, Armand, Damar, Clarissa.
Albin adalah pria tegap bertinggi 2,1 meter. Wajahnya yang mengerikan membuat semua wanita menjauhinya. Sampai sekarang dia tidak pernah mendekati maupun didekati seorang wanita.
Dia juga sangat pendiam, bahkan Raja Neraka harus aktif berbicara jika ingin mendengar suara merdunya.
Setiap kali mengeluarkan suara, energi kematian dengan cepat berkumpul disekitarnya. Banyak utusan Neraka yang mati karena mendengar suaranya.
Sepanjang sejarah hanya Raja Neraka dan Jendral Neraka yang pernah mendengar suaranya. Bahkan Chu Feng yang terkenal menakutkan belum pernah mendengarnya.
Tidak ada yang tahu Chu Feng akan mati atau tidak jika mendengar suara mematikan dari Albin.
Kekuatannya juga menyerupai Raja Neraka, dia bisa bertanah dari serangannya. Namun kemenangan masih dipegang Raja Neraka.
Albin mempunyai kekuatan tingkat Maha Segalanya tahap 8, dengan tubuh yang hampir setara dengan Raja Neraka.
Sayangnya wawasannya kurang luas, jadi kekuatannya tidak bisa dikeluarkan dengan maksimal.
Adolf adalah pria yang sangat kejam. Dia selalu menyiksa musuhnya sebelum membunuh.
Matanya di tutup oleh sebuah kain, tidak ada yang pernah melihat matanya kecuali Raja Neraka. Bahkan Albin yang tertua diantara mereka tidak pernah melihatnya.
Keistimewaan Adolf adalah pendengarannya, dia dapat mendengar suara detak jantung musuhnya. Bahkan jika lebih fokus, dia bisa mendengar aliran darah musuhnya.
Persepsinya tentang lingkungan juga sangat baik. Dia adalah orang yang paling lemah jika disuruh melawan Albin karena suaranya bisa melukai pendengarannya.
Kekuatannya setara dengan Maha Segalanya tahap 6, tetapi bisa bertarung dengan seorang Maha Segalanya tahap 7.
"Asta, kamu terlihat sangat menyedihkan," kata Adolf yang tidak membuka penutup matanya.
Dalam hati Asta berkata, "Kamu tidak bisa melihat, Bodoh!"
"Ayolah, aku hanya bercanda. Mengapa kamu marah," kata Adolf sambil tersenyum lebar.
"Sudahlah, raja ingin kita menyelesaikan tugas dengan cepat. Sangat jarang beliau menugaskan kita berlima," kata wanita cantik yang sangat menggoda. Dia adalah Clarissa.
Dengan parasnya yang cantik dan menawan membuat semua pria jatuh cinta padanya. Namun semua pria yang mendekatinya selalu menjadi santapannya.
Kemampuan Clarissa hampir sama seperti Seven Soul yang menyerap jiwa. Namun dia hanya menyerap energi untuk membuat dirinya menjadi lebih kuat.
Senyumnya bisa membuat pria langsung tersihir, ketrampilan istimewanya adalah racun yang dapat menyebabkan ilusi berlebihan.
Tubuhnya dapat memancarkan sebuah gas yang tidak terlihat. Namun gas itu dapat dirasakan jika menggunakan teknik khusus.
Clarissa sangat lemah jika melawan Adolf yang sangat peka terhadap lingkungan. Apalagi melawan Albin yang tidak memiliki gairah duniawi.
Kekuatannya setara dengan Maha Segalanya tahap 6. Namun masih memiliki kesempatan menang melawan seorang Maha Segalanya tahap 7.
Armand hanya menganggukkan kepala mengisyaratkan persetujuan. Dia sangat ahli dalam pertempuran jarak karena kedua tangannya di ikat ke tubuhnya menggunakan kain khusus.
Dia bertarung menggunakan giginya yang sangat tajam. Giginya mengandung sebuah racun yang dapat membunuh musuhnya dalam waktu singkat.
Tidak ada yang tahu jenis racun yang dikeluarkan dari giginya. Bahkan Raja Neraka masih belum memahaminya.
Namun Chu Feng akan sangat terkejut ketika melihatnya, dia adalah anak didiknya yang memilih menjadi seorang Utusan Neraka.
Kekuatan yang dia miliki sebenarnya bukan di giginya, tetapi kedua tangannya yang telah diberikan segel khusus.
Chu Feng adalah orang yang menyelamatkan Armand dari kematian. Dengan menyegel kedua tangannya, kekuatannya akan bertambah kuat.
Jika kain khusus yang mengikatnya dilepas, Armand dapat melawan Raja Neraka sendirian. Namun setelah menang, dia akan mati dan tidak bisa masuk kedalam Roda Reinkarnasi.
Alasannya melayani Raja Neraka karena tidak ada orang yang menerimanya kecuali Raja Neraka. Dia menganggap bahwa Raja Neraka adalah orang baik seperti Chu Feng.
Ketika kedua tangannya di ikat oleh kain khusus, kekuatannya hanya setara Maha Segalanya tahap 5. Namun tidak ada yang berani meremehkannya karena pernah melawan Raja Neraka dengan satu tangannya. Setelah itu kekuatannya jatuh dan butuh waktu lama untuk menyembuhkannya.
Damar adalah pria yang mempunyai penyakit aneh, dia hampir tidak pernah bangun dari tidurnya.
Keistimewaan yang dia miliki adalah sebuah area khusus yang melindungi sekeliling tubuhnya. Setiap serangan akan di belokkan dengan sempurna.
Raja Neraka sangat kebingungan ketika melawannya, tetapi setiap kemampuan pasti memiliki kelemahan.
Dengan mengandalkan pemikirannya, Raja Neraka dapat melukai Damar hanya dengan sentuhan jarinya.
Anehnya dia masih tetap hidup walaupun sedang tidur. Sebuah karpet yang dia duduki selalu berjalan sesuai keinginannya.
Damar pernah sekali turun dari karpet tersebut, saat itu ketika Raja Neraka berhasil menyerangnya dengan pukulan ringan.
Setelah Raja Neraka menyerang, Damar membutuhkan waktu lebih dari 1 juta tahun untuk menyembuhkan lukanya.
Bisa dibilang dia adalah seorang pembudidaya tingkat putih dengan kemampuan aneh. Semua Jendral tidak pernah melihatnya protes atau apapun.
Bahkan mereka tidak pernah mengajaknya bicara. Karena Damar tidak akan bisa menjawab karena sedang tertidur. Namun alam bawah sadarnya merespon dengan tindakan.
"Clarissa segera sembuhkan Asta, aku merindukan air hangat di Neraka," kata Adolf dengan santai. Untungnya dia tidak bisa melihatnya, jika dia melihat air yang dimaksud adalah magma super panas, dia akan sangat kecewa.
"Aku tahu itu, jangan banyak bicara segera buka gerbang Neraka untuk menyuruh para jiwa mengurus masalah sepele!" kata Clarissa dengan nada tinggi.
"Ayolah, sebagai seorang wanita cantik, tidak seharusnya kamu marah," kata Adolf sambil tertawa kecil. Dia sangat suka menggoda Clarissa ketika bertemu dengannya.
"Terserah!" kata Clarissa.
Armand hanya tersenyum melihat pertengkaran mereka berdua. Dia ingin bergabung dengan pembicaraan, tetapi tidak memiliki kesempatan berbicara.
Setelah gerbang Neraka dibuka dengan sempurna, miliaran Jiwa Penasaran keluar. Mereka langsung mengepung Kerajaan Bima Sakti setelah mendengar perintah Adolf.
Ketika dalam perjalanan, mereka bertemu dengan pasukan Galaksi Mata Hitam. Tanpa sengaja para Jiwa Penasaran memakan semua prajuritnya.
Galaksi Mata Hitam kehilangan 100 juta pasukannya dalam satu malam. Hingga akhirnya mereka menarik semua pasukan ke dekat kota Tuban.
Berita tentang kehancuran Galaksi Mata Hitam telah di dengan Galaksi Kincir Angin dan Galaksi Cerutu. Mereka mewaspadai kelompok misterius yang melepaskan miliaran Jiwa Penasaran.
Setelah mengikuti para Jiwa Penasaran, semua orang menyimpulkan bahwa tujuannya adalah Kerajaan Bima Sakti.
Zelda dan sebagian pasukan Seven Soul masih berjaga di Kerajaan. Ketika dia mendengar bahwa Jiwa Penasaran menyerang Kerajaan, semua pasukan Seven Soul langsung bersemangat.
"Jangan sialan Jiwa Penasaran yang menyerang. Aku akan memanggil beberapa pasukan tambahan!" kata Zelda memberikan semangat.
Tanpa menunggu lama, Zelda menghubungi Aldi melalui telepati. Sehingga 700 juta pasukan Seven Soul langsung menuju Kerajaan Bima Sakti untuk menyerap para Jiwa Penasaran.
Shen Er dengan semangat membuat sebuah simbol pengurungan dan penyerapan untuk menyambut para Jiwa Penasaran.
Gerbang Neraka yang dibuka Aldi tidak sebaik serangan Jiwa Penasaran yang mencapai miliaran.
Jadi lebih baik menyerap para Jiwa Penasaran yang menyerang untuk menjadi lebih kuat. Tidak lupa Aldi membuat gerbang Dunia Buatan di dekat istana Kerajaan Bima Sakti.
Dia melakukan hal tersebut supaya mobilitas pasukan Seven Soul lebih mudah. Mereka bisa langsung mempertahankan wilayah ketika Kerajaan Bima Sakti diserang.
Tepat saat Jiwa Penasaran masuk kedalam wilayah istana Kerajaan Bima Sakti, sebuah kubah transparan muncul di langit.
Shen Er telah berhasil menciptakan simbol khusus supaya penyerapan anggota Seven Soul semakin cepat. Jadi Jiwa Penasaran cepat untuk dimurnikan.
Adolf terkejut melihat sebuah kubah yang muncul di langit, dia tidak menyangka simbol yang hanya ada di Neraka muncul di permukaan.
Simbol seperti itu sangat umum di Neraka, karena para pembudidaya Neraka membutuhkan penyerapan energi kematian lebih cepat.
"Menarik, seperti yang diharapkan dari pasukan yang dapat mengancam kekuasaan Raja!" kata Adolf memandang kubah transparan.
Dia masih belum mengetahui bahwa pasukan Seven Soul bisa menyerap Jiwa Penasaran dengan sangat baik.
Ketika para prajurit Seven Soul duduk di tanah, dia mulai mengerutkan kening. "Apa yang terjadi?" katanya kebingungan.
"Mereka menyerap jiwa dengan sangat baik. Sungguh kekuatan yang mengerikan," kata Armand memberikan tanggapannya.
Di sisi lain, Aldi merasakan kekuatan yang sangat mengerikan sedang memandang pasukan Seven Soul.
Dia memandang mereka dengan senyum manis dan berkata, "Terima kasih hadiah yang kalian berikan sangat bermanfaat!"
Semua Jendral Neraka langsung terkejut ketika ada seseorang yang dapat melihat mereka dari jarak yang sangat jauh.
Tidak hanya itu, mereka tidak menyangka ada seseorang yang kekuatannya tidak dapat dideteksi. Keterkejutannya semakin menggila setelah melihat kekuatan semua pasukan Seven Soul tidak dapat dilihat.
"Jadi ini yang dimaksud Raja, mereka sangat misterius!" kata Adolf sambil tertawa keras.