
"Aldi kenapa tubuhmu bisa sangat kuat?" kata Li Sogun.
"Aku mempunyai metode untuk mempercepat penguatan tubuh," jawab Aldi.
"Mungkinkah..?" Li Wuxin melihat Shie.
"Dia menolak karena belum bisa sepenuhnya mengontrol kekuatannya, jujur jika kalian bertarung, kamu bisa mati," jawab Aldi menjelaskan dengan ekspresi serius.
Kemudian Shie mencoba bertarung dengan orang terkuat di pasukan Harimau Putih. Petarung terkuat itu adalah Li Wulong dia merupakan pemimpin pasukan sekaligus kakak dari Li Wuxin.
Li Wulong mempunyai kekuatan tenaga dalam tingkat jingga atas. Dia menjadi pemimpin pasukan ketika berumur 15 tahun membuatnya sangat di hormati oleh pasukannya.
Shie dan Li Wulong berdiri di tempat pertarungan. Shie merupakan orang pertama yang bergerak dengan memasang kuda-kuda khasnya. Li Wulong melihat itu langsung melakukan serangan kearah puter.
Shie tersenyum melihat serangan yang sangat cepat membuatnya merasa tidak perlu menyembunyikan kekuatannya.
“En” Shie berkata dengan pelan.
Aura yang sangat mengerikan datang darinya. Banyak pasukan Harimau Putih ketakutan sehingga mereka terjatuh.
Serangan Li Wulong mengenai perutnya tapi bukannya kesakitan tapi dia tersenyum. Tangan Li Wulong yang menyerang tiba-tiba gemetar mati rasa.
Tanpa memberi kesempatan Shie melangkahkan kakinya dengan pelan dan memukul Li Wulong. Li Wulong telah menjadi pasukan khusus selama 10 tahun jadi ia dapat menghindari dengan mudah.
Pertarungan sengit dimulai Li Wulong menggunakan serangan tangan dan kakinya sedangkan Shie mengunakan tangannya. Setelah sekian lama mereka bertukar pukulan.
Pukulan Harimau Putih
Li Wulong menggunakan ketrampilan khusus pasukan Harimau Putih.
Shie tidak tinggal diam karena dia merasa bahwa kekuatannya masih dibawah Li Wulong.
Cakar Raja Naga
Sebuah tangan berwana ungu muda keluar dari telapak tangannya menghantam teknik ketrampilan Li Wulong.
“Duar,” lantai mulai bergetar.
Shie masih tersenyum ringan dengan keadaanya yang kurang baik sedangkan Li Wulong dengan wajah yang serius.
“Kakak Li Wulong, sebaiknya kamu mengeluarkan semua yang kamu punya,” kata Shie.
Aura Li Wulong mulai menyebar berwana jingga pekat itu setara dengan jingga tahap akhir.
Tiba-tiba senyum keluar dari Li Wulong dan menjawab, “Baiklah, mari keluarkan semua.”
Gerbang pertama – Tarian Raja Naga
Shie bergerak terlebih dahulu menyerang dengan pukulan meninggalkan siluet seperti tarian.
Teknik Puncak – Pembelahan Langit
Serangan kombinasi pukulan dan tendangan Li Wulong mengenai Shie dengan sangat buruk tapi Shie tetap mengunakan pukulan tanpa merubah garis serangannya. Keadaan Li Wulong penuh dengan luka lebih baik dari Shie yang sudah penuh dengan bekas serangan di sekujur tubuhnya.
Sekian lama mereka saling bertukar serangan Shie berkata, “Buka.”
Tekanan udara di sekitar arena berubah mengarah ke Li Wulong membuatnya sangat berat bergerak. Shie menekuk satu kakinya mengisyaratkan dia tidak dapat berdiri dengan sempurna.
“Yeah, Komandan menang! ”
Banyak orang bersorak dengan kemenangan komandan Li Wulong. Tapi kenyataan berbeda Li Wulong tidak bergerak sama sekali setelah beberapa saat.
“Shie, apa kamu harus menggunakannya.” Aldi berkata dengan ekspresi aneh.
Shie menjawab, “Apa aku terlalu berlebihan? aku percaya karena ada kamu disini."
Banyak orang mengalihkan pandangannya ke Aldi. Jelas bahwa mereka melihat Li Wulong masih berdiri di sana tanpa bergerak.
Setelah beberapa saat Li Wulong masih tidak bergerak menanggapi perkataan Aldi. Tiba-tiba Li Wulong terjatuh dengan tubuh kaku.
“Apa yang terjadi?” Li Sogun bertanya dengan bingung.
Aldi menjawab dengan perkataan tenang, "Tenanglah, Paman. Kakak Li Wulong masih hidup."
Mereka menduga bahwa teknik yang di keluarkan Shie berlebihan sesuai dengan perkataan Aldi, bahkan ini cenderung sangat kejam. Melihat kekuatan Shie yang sangat kuat membuat semua orang semakin bingung.
Aldi tidak membuang waktu untuk menjelaskan dia langsung menuju tubuh Li Wulong yang kaku serta memberikan sebuah pil penyembuh. Kemudian mengatur formasi penyembuhan tak terlihat di sekitar tubuh Li Wulong.
“Biarkan dia disini 10 menit,” kata Aldi.
Mendengar perkataan itu membuat Li Sogun merasa khawatir keselamatan anaknya.
Shie berdiri meyakinkan semua orang bahwa Aldi adalah orang yang dapat diandalkan.
Tidak berasa 1 menit telah berlalu tanpa sedikitpun suara dari para pasukan Harimau Putih dan Li Sogun.
“Uhugh,” Li Wulong bangun dari pingsannya mengeluarkan seteguk darah dari mulutnya.
Tanpa pikir panjang Li Sogun menghampirinya. Aldi mencoba membantu untuk duduk.
Li Wulong berkata, “Sepertinya aku kalah”
“Iya,” jawab Aldi dengan singkat.
Li Wuxin menceritakan semua yang terjadi kepada kakaknya. Hal itu membuatnya bingung ketika dia menyerang tidak berasa apapun. Ketika dia selesai menyerang tiba-tiba tekanan udara mendatanginya untuk menekan sampai pingsan.
Shie masih menyembuhkan tubuhnya yang terluka parah tanpa dibantu Aldi. Shie sudah terbiasa dipukuli Aldi sangat buruk tapi dia tidak pernah mengeluh.
"Shie, apa kamu tertarik untuk menjadi pelatih pasukan Harimau Putih?" tanya Li Sougun melihat Shie sudah berdiri tegap seperti tidak terjadi sesuatu.
"Paman, aku bukan mentor yang berpengalaman, jika kamu mencari mentor maka Aldi adalah pilihan yang tepat, karena dia selain saudara juga sebagai guruku," jawab Shie dengan melepas topinya dan tersenyum.
Kenyataan yang dibeberkan Shie membuat semua pasukan Harimau Putih bahkan kepala keluarga Li tercengang. Petarung terkuat Harimau Putih bertarung dengan Shie dan dikalahkan tapi ternyata dia adalah murid Aldi. Mereka menebak nebak seberapa kuat Aldi jika menggunakan tenaga dalamnya.
Li Sogun bertanya, “Aldi, apa yang kamu pikirkan tentang pasukan Harimau Putih?”
Tanpa menyembunyikan sesuatu Aldi menjawab dengan lantang, “Mereka mempunyai mental yang kuat tapi sangat disayangkan ... mereka lemah.”
Jawaban Aldi membuat semua pasukan Harimau Putih merasa kesal, tapi mereka tidak bisa berbuat apapun karena itu kenyataan.
“Jadi maukah kamu menjadi pelatih kami?” kata Li Wulong langsung membalas pernyataan Aldi dengan cepat.
Kepala keluarga Li Sogun menyodorkan kartu berwarna hitam untuk menunjukkan ketulusan mereka merekrut Aldi.
Kartu hitam adalah hak istimewa negara yang setara dengan satu tingkat dibawah jendral besar. Mereka yang mempunyai kartu hitam kemiliteran akan di perlakukan sangat baik. Aldi tahu itu karena banyak buku tentang negara yang telah ia baca.
“Baiklah, tapi aku tidak ingin dikenal sebagai Aldi tapi sebagai, Shen Zero,” kata Aldi dengan pelan menganggukkan kepala.
“Baiklah,” kata Li Sogun.
Mendengar jawaban Aldi membuat semua pasukan Harimau Putih merasa senang. Dalam 6 bulan lagi akan ada kompetisi antar pasukan mereka berharap dapat meningkatkan ketrampilan bertarung.
“Latihan yang akan aku terapkan sangat keras dan tidak mengistimewakan kalian dari keluarga Li atau bukan tapi hasil latihan yang menentukan,” kata Aldi dengan tegas.
“Siap, Pelatih” jawab serentak pasukan Harimau Putih.
Walau Aldi belum secara resmi tapi semua orang di pasukan Harimau Putih sudah menghormatinya.
Aldi dan Shie akhirnya menginap di kediaman keluarga Li. Mereka mendapatkan informasi banyak tentang negara Kediri, Seperti pasukan khusus negara Kediri terbagi menjadi 3 kelompok besar yaitu Harimau Putih, Naga Langit, Elang Pemburu. Harimau Putih merupakan pasukan khusus yang diketahui publik untuk misi di pimpin keluarga Li, Naga Langit bertugas untuk melindungi anggota keluarga kerajaan dipimpin keluarga Ye, Elang Pemburu pasukan khusus untuk mengumpulkan informasi dipimpin oleh keluarga Tang.