
Aldi masih sibuk membuka gerbang Neraka untuk mencuri energi kemarin dan jiwa gentayangan. Dalam sekejap kekuatan Seven Soul telah meningkat pesat.
Setiap kali merasa tidak kuat menyerap lagi, pasukan Seven Soul akan masuk Dunia Buatan untuk menstabilkan kekuatan.
Setelah beberapa kali mengulang, akhirnya Aldi sudah bisa membuka Gerbang selebar dua meter.
Semua Anggota inti Seven Soul masuk dalam ruang bawah tanah yang sudah dipersiapkan. Shen Er dan tim sudah menutup semua dindingnya dengan simbol misterius.
Aldi juga melapisinya dengan simbol penipu langit dan neraka supaya Raja Neraka tidak mudah menemukannya.
Tidak berasa satu tahun telah berlalu, sebagian besar pasukan Seven Soul telah berhasil menerobos tingkat Immortal Perang.
Bahkan anggota baru seperti Arifin sudah berhasil menerobos tingkat Dewa Abadi. Tidak terbayangkan dalam satu tahun dia dapat melakukan hal tersebut.
"Baiklah, semua orang masuk ke Dunia Buatan. Aku ingin kalian mengendalikan kekuatan baru itu," kata Aldi menghadap semua pasukan yang masih duduk.
"Baik," kata semua anggota Seven Soul secara serentak.
Tidak ada yang mau menunda, mereka masuk kedalam Dunia Buatan untuk menstabilkan kekuatan supaya dapat digunakan dalam perang.
Pasukan Dominik yang telah kalah membuat Kerajaan Kincir Angin tidka bisa gegabah. Mereka harus memikirkan strategi terbaik untuk melawan Kerajaan Bima Sakti.
"Tuan, bagaimana keadaan Dominik?" tanya Doran yang tidak tega melihat tubuh Dominik semakin menyusut.
Pukulan Bojong mengandung racun yang dapat menyebar ke seluruh tubuh, untuk menyembuhkannya membutuhkan teknik khusus.
Rama dapat mempertahankan hidup Dominik dengan mengandalkan kekuatannya. Jika Rama berhenti, ada kemungkinan Dominik akan langsung mati.
"Keadaannya semakin buru, bagaimana keputusan Nyonya Lintang?" tanya Rama dengan ekspresi serius.
Nyonya Lintang adalah seorang tabib yang dapat menyembuhkan segala penyakit, bisa dibilang dia adalah manusia yang dapat menyaingi langit.
Keluarganya sangat kuat, bahkan suaminya pernah menjatuhkan seorang utusan Langit dengan kekuatannya sendiri.
"Dia akan datang kesini dalam 2 hari, jadi tolong selamatkan Dominik."
"Tenanglah, aku tidak akan membiarkan putra sahabatku mati dengan mudah!" kata Rama dengan ekspresi menyeramkan penuh dendam.
Dia akan balas dendam ketika mempunyai kesempatan. Namun kekuatan musuhnya sangat misterius, Rama merasa bahwa kekuatan yang ditunjukkan Seven Soul hanya puncak dari gunung es.
Abraham yang berkeliaran ke seluruh Galaksi telah mendapatkan sebagian kekuatan yang dia inginkan. Sekarang dia berada di tingkat Immortal Perang tahap 8.
"Aku harus segera mendapatkan energi kematian lebih banyak!" kata Abraham sambil mengepalkan tangan. Dia merasa bahwa musuhnya sudah mulai kuat.
Akhirnya dia memutuskan untuk kembali ke Galaksi Andromeda untuk membuat kekacauan. Karena kekuatannya semakin cepat bertambah jika energi kematian sangat pekat.
Keluarga Ling juga sudah mendapatkan bantuan dari Neraka. Pria berambut hitam dengan para yang tampan serta rambut lurus adalah Asta Sang Penjaga Neraka.
Kekuatannya setara dengan Immortal Perang tahap 9. Dia bisa melawan Maha Segalanya tahap 1 atau 2 karena kekuatan tubuhnya.
Semua mahluk Neraka mempunyai kekuatan tubuh yang sangat hebat, bahkan para Utusan Langit tidak dapat menandinginya.
Hal itu dikarenakan para penghuni Neraka selalu melatih tubuhnya di suhu yang sangat panas. Bahkan air minum tidak ada. Hanya ada pil yang dapat menggantikan haus dan lapar.
Merasakan adanya Asta yang naik ke permukaan, Raja Langit menyuruh Zahru untuk membantu Organisasi Perompak Galaksi.
Dia adalah pria berambut putih dengan pakaian serba putih dengan aksen hijau muda.
Kekuatannya setara Maha Segalanya tahap 1, tetapi kekuatan tubuhnya hanya setara dengan Immortal Perang tahap 9.
Jika Zahru dan Asta bertarung, seluruh Kerajaan Bima Sakti akan runtuh. Namun Seven Soul tidak akan membiarkan mereka bertarung seenaknya.
Simbol raksasa telah dipasang. Setiap kali orang yang bukan anggota Seven Soul bertarung, kekuatan mereka akan dibatasi.
Aldi telah berhasil membawa sebagian besar anggota Seven Soul mencapai Immortal Perang. Sekarang waktunya dia istirahat dan menstabilkan Batu Neraka.
Akan ada bencana besar ketika 7 Batu Yuanshi di gabung dengan 1 Batu Neraka. Jadi Aldi memilih untuk mengembangkan dirinya di gua hukuman.
Perbedaan waktu di Dunia Buatan juga sangat tinggi, sehingga Aldi lebih cepat untuk menstabilkan kekuatan.
Organisasi Perompak Galaksi telah membuat pergerakan untuk menyerang sebagian kekuasaan Kerajaan Bima Sakti.
Bandi telah menyiapkan 100 ribu prajurit untuk mengepung perbatasan Kerajaan. Dia ingin membalas perlakuan Seven Soul tempo hari.
"Rafael bagaimana persiapannya?" tanya Bandi melihat Rafael yang sudah bersantai duduk di kursi batu.
Dia tahu bahwa Zahru adalah Utusan Langit yang sangat kuat, tidak akan ada mahluk di Kerajaan Bima Sakti yang bisa mengalahkannya.
Berbeda dengan pemikiran Bandi, dia melihat potensi yang sangat mengerikan dari pendukung Kerajaan Bima Sakti.
Pendukung yang dia maksud adalah pasukan Seven Soul yang sangat misterius. Bahkan para pengintai yang dia kirim tidak pernah bisa kembali dengan selamat.
Setidaknya ada ribuan Immortal Kapten dan satu Immortal Jendral telah dikirim untuk mencari informasi. Namun hasilnya nihil, tidak ada yang berhasil membawa informasi.
"Baiklah, segera ikuti Tuan Zahru. Aku tidak akan ikut karena Si Peramal itu akan datang."
Bandi menepuk pundak Rafael menandakan dia sangat percaya dengannya.
Pergerakan pasukan Organisasi Perompak Galaksi terbagi menjadi 5 kelompok. 20 ribu prajurit tingkat Immortal Leluhur dikirim untuk menjadi pasukan pembuka.
Kerajaan Bima Sakti mengirim pasukan terbaiknya untuk menghalau pasukan yang menyerang.
Tepat ketika kedua pasukan berhadapan dua orang dengan api di sekitar tubuhnya terjun. Satu orang menggunakan semua roda yang mengeluarkan api.
Sedangkan satunya mengeluarkan aura yang tampak seperti seekor burung. Mereka adalah Sikong Yu dan Nezha.
"Sangat menyenangkan, aku merasakan ada orang yang sangat kuat dibelakang sana!" kata Nezha penuh nada provokasi. Dia telah berhasil mengendalikan energi kematian dari Neraka.
Jadi diperbolehkan untuk membantu pasukan Zelda yang sibuk dengan Keluarga Ling yang menyerang dari arah sebaliknya.
"Menarik, seorang Utusan Langit turun untuk menghapuskan manusia!" kata Sikong Yu.
Walaupun berbicara pelan, suara mereka dapat di dengar oleh Zahru.
"Ternyata kalian yang membuat Raja Langit memberikan perintah merepotkan ini!" kata Zahru memandang Sikong Yu dan Nezha dengan tatapan meremehkan.
Nezha dan Sikong Yu saling memandang, kemudian mereka tertawa keras dengan lelucon yang dikatakan Zahru.
"Kamu salah, kami tidak hanya berdua!" kata Sikong Yu.
Tepat ketika dia menyelesaikan perkataannya, sebuah misil besar langsung menghantam pasukan musuh.
Anehnya semua jiwa prajurit yang seharusnya keluar dari tubuh, tidak terlihat. Zahru sebagai utusan Langit tahu betul tentang jiwa, tetapi siapa sangka Simbol Raksasa yang dipasang Shen Er dapat menyerap jiwa secara langsung.
Zahru yang kebingungan langsung di serang Nezha yang haus akan pertarungan.
Walaupun kekuatan Nezha jauh dibawah Zahru, ketrampilan bertarungnya tidak bisa dianggap remeh. Semua serangannya dapat melukai jiwa Zahru.
Nezha memuntahkan seteguk darah setelah bertukar pukulan beberapa kali, dia tidak bisa mengalahkan Zahru sendirian.
"Seperti yang diharapkan dari Utusan Langit!" kata Nezha sambil memegang dadanya.
Sikong Yu sudah mempersiapkan serangan tanpa dirasakan Zahru. Dia menembakkan semua panah dengan aura api berwarna merah.
Serangannya menghantam Zahru tepat sasaran. Namun kekuatan Maha Segalanya tidak dapat diremehkan, serangan Sikong Yu tidak dapat memberikan dampak yang besar.
Zahru langsung menyerang Sikong Yu yang menembakkan panah, dia menyerang dengan pukulannya.
Tepat ketika pukulan Zahru akan menghantam Sikong Yu, Sebuah panah api lainnya menyerangnya.
Ketika Zahru melihat, ada seorang wanita cantik dengan panah api yang dibawa. Dia adalah Zhu Que sang penjaga arah mata angin selatan.
Dengan terpaksa Zahru menghentikan serangannya. "Sial, sejak kapan banyak Immortal Perang disini!" kata Zahru kesal.
Seharusnya tugas menyingkirkan para Immortal Perang adalah tugas Hira dan Hida. Namun sekarang Zahru menemukan 3 Immortal Perang.
Serangan dadakan dari Zhou Ming mengejutkan Zahru yang sedang menggerutu karena pekerjaan Hida dan Hida.
"Jangan melamun, Kawan!" kata Zhou Ming sambil menusukkan tombaknya.
Seorang Maha Segalanya selalu bisa merasakan orang disekitarnya, tetapi dia tidak dapat merasakan sedikitpun kehadiran Zhou Ming. Hingga akhirnya bajunya terkoyak karena tidak dapat menghindar dengan sempurna.
Kang Juun mengayunkan pedangnya dari kejauhan. Aura pedang menghantam Zahru yang baru mengelak. Akhirnya Zahru terkena serangan telak.
Tidak berhenti sampai disitu, Henry mengayunkan kapak besarnya menghantam Zahru yang kehilangan keseimbangan.
Ledakan besar tercipta ketika senjata Henry mengenai lawannya. Senjata itu adalah senjata yang sangat berat, hanya sebagian orang yang bisa mengangkatnya.
"Sialan kau Hida!" teriak Zahru yang sedikit mengeluarkan darah dari mulutnya.