
Setelah Bishamoten kembali, Aldi yang berdiri tegap memuntahkan darah dari mulutnya.
Walaupun dia mempunyai kekuatan tubuh yang menyamai Dewa Maha Tinggi, kekuatan sebenarnya hanya Dewa Abadi.
Jika Malphas tidak lengah, Aldi akan mengalami kecelakaan yang lebih parah. Namun dia sudah menyiapkan rencana lain untuk menghadapi situasi tersebut.
Rocky, Bima, dan Lava yang berubah wujud menjadi manusia membantu Aldi yang hampir jatuh.
"Terima kasih semua yang telah berjuang, aku Shen Zero mengumumkan hari kemenangan manusia untuk pertama kalinya!" kata Aldi sambil mengangkat tangan kanan yang mengepal.
Suara teriakan semua anggota Seven Soul menggema di seluruh wilayah Mutiara Hitam. Banyak orang yang menangis karena dia sudah melakukan yang terbaik untuk membalaskan kematian kedua orang tuanya.
Bahkan ada yang kehilangan kekasihnya saat penyerangan musuhnya. Semua dilakukan hanya untuk mengusir mereka.
Mereka tahu bahwa para dewa dan Iblis tidak akan sepenuhnya mati. Namun perasaan senang karena berhasil melindungi orang lain membuat semuanya rasa lelah hilang.
Membutuhkan waktu yang lama sebelum simbol di Dunia Utama melemah kembali. Setidaknya butuh 150 ribu tahun lagi.
Ketika itu, manusia harus lebih siap menghadapi penyerangan Dewa dan Iblis di kemudian hari.
Seven Soul kehilangan 70% dari total pasukannya. Hanya bersisa 15 juta dari 50 juta orang yang berperang.
Walaupun mereka semua bisa dibangkitkan, membutuhkan waktu yang lebih lama dari perkiraan sebelumnya.
Emosi senang, marah, sedih bercampur menjadi satu. Aldi tidak menghentikan hal tersebut, karena perasaan itu akan membantu mereka menjadi lebih kuat.
Aldi belum mengetahui kekuatan di atas Dewa Maha Tinggi. Dia pernah mendengar bahwa Adam yang merupakan Dewa Maha Tinggi merupakan orang yang sangat lemah.
"Sudahlah, lupakan. Sekarang bukan waktunya mengkhawatirkan masalah dimasa depan," gumam Aldi yang berada di tengah euforia kemenangan.
Semua orang yang berhasil selamat keluar dari persembunyian, beberapa pasukan Seven Soul yang masih bisa bertugas akan mengambil tugas kali ini.
Perasaan takut manusia tidak dapat dihilangkan. Beberapa orang membunuh orang lainnya karena tekanan di hatinya.
Perasaan emosi yang berlebihan membuat situasi sangat kacau. Sedangkan pasukan Seven Soul yang bertugas sangat sedikit.
Namun tidak sedikit pula orang yang mempunyai jiwa besar untuk menghentikan keributan. Mereka membantu pasukan Seven Soul untuk menyelamatkan manusia.
Setelah berjalannya waktu manusia yang berhasil hidup normal hanya 8 miliar orang. 3,5 miliar lainnya tidak dapat menyesuaikan dirinya terhadap perubahan dunia.
Orang yang tidak dapat menyesuaikan dirinya biasanya tidak pernah hidup susah. Sekarang semua gedung hancur, tidak ada fasilitas yang mendukung perkembangan.
Namun beberapa orang yang berjiwa pemimpin memimpin sebuah koloni untuk membangun kehidupan yang lebih baik.
Ketika perubahan dunai, semua pasukan Seven Soul menghilang dari sorotan mata semua orang. Mereka menulis dalam buku sejarah, pasukan yang telah menyelamatkan mereka.
Seven Soul, Shen Zero dan anggota lainnya di sebut sebagai pahlawan dunia. Para sejarawan membuat ilustrasi mereka menggunakan batu yang masih tersisa.
Bahkan mereka menciptakan patung untuk mengucapkan syukur pada Shen Zero dan pasukannya.
Tidak sedikit juga organisasi yang membenci tindakan Seven Soul yang hanya menyelamatkan sebagian orang.
Orang yang tergabung dalam organisasi itu para orang yang telah selamat, tetapi keluarga mereka tidak diselamatkan.
Mereka menolak pemerintahan yang dibuat sesama manusia serta berbuat jahat dimana saja.
50 tahun waktu Dunia Utama berlalu sangat cepat. Seluruh pasukan yang berada di Dunia Buatan sudah bangkit kembali, tetapi kekuatan mereka masih sangat lemah.
Membutuhkan beberapa waktu tambahan sebelum semua orang berhasil memulihkan jiwanya. Aldi adalah seorang spesialis jiwa, yang dapat menyembuhkan jiwa lebih cepat.
Setidaknya butuh 100 juta tahun untuk menyembuhkan luka pada jiwa. Namun Aldi mempunyai teknik Prinsip Jiwa yang menguatkan jiwa.
50 juta orang telah menerima segel penyerahan. Mereka semua mengembangkan teknik prinsip jiwa.
"Aku berharap kalian dapat sembuh dengan cepat!" kata Aldi lantang di atas istana Dunia Buatan.
Istana berdiri tegap di bawah pohon dunia yang telah berevolusi menjadi kelas 4. Tujuan dibangun ya untuk menjadi simbol kemenangan pertama manusia Dunia Utama.
Anggota luar dan dalam pasukan Seven Soul telah bubar. Mereka memutuskan untuk menghadapi dunia yang baru, setelah Seven Soul menghilang.
Namun ada beberapa juta orang yang selalu berlatih untuk menyambut kebangkitan Seven Soul di Dunia Utama.
Grock sebagai penjaga Dunia Alternatif selalu memantau perkembangan pasukan anggota luar. Sedangkan Dunia Rush All pimpin oleh mantan presiden direktur Sie & Lee, Nurdin.
Keegoisan manusia membuat dunia menjadi kacau. Perang terjadi dimana-mana, tujuan mereka tidak lain hanya untuk wilayah dan makanan.
Pertumbuhan manusia menjadi sangat cepat, tetapi makanan di Dunia Utama masih sangat terbatas. Beberapa orang jenius belum berhasil menemukan makanan pengganti untuk menunda lapar.
Serangan Dewa dan Iblis telah menghapuskan para hewan dan tumbuhan yang ada di seluruh hutan. Hanya tersisa rumput yang terbakar.
Namun sebelum Seven Soul menghilang, Aldi menyiapkan simbol khusus untuk melahirkan mikro organisme yang membentuk sebuah hewan dan tumbuhan yang bisa dimakan.
Tidak terkecuali hewan buas untuk menyumbangkan ekosistem Dunia Utama.
Dalam 50 tahun terakhir pembentukan itu berhasil membuat banyak jenis hewan dan pertumbuhan tanaman yang bisa dimakan.
Namun keputusan Aldi sebenarnya akan berdampak sangat buruk ketika Dunia Utama sudah berjalan lebih dari 100 juta tahun.
Akan keluar hewan yang sel tubuhnya lebih dari hewan sebelumnya, itu merupakan tanda awal gerbang monster keluar.
Aldi sudah memprediksi hal tersebut. Sehingga dia meninggalkan sebuah simbol besar untuk mengelilingi Dunia Utama.
Simbol itu bisa bergerak dengan sendirinya, tetapi membutuhkan waktu 100 juta tahun untuk melapisi seluruh Dunia Utama.
Aldi dan Shie menginjakkan kakinya di sebuah gunung Dunia Utama. "Sudah lama tidak melihat dunia kesayangan kita," kata Aldi melihat Shie.
"Yah, bagaimana kabar kakek?" tanya Shie.
"Aku sudah menugaskan beberapa anggota dalam untuk melindunginya. Seharusnya kakek masih bisa bertahan beberapa puluh tahun." Aldi menjawabnya dengan wajah yang lesu.
Dengan kekuatannya sekarang, dia mampu membuat kakeknya hidup lebih lama. Namun kakek Nui menolak penawaran Aldi sebelumnya.
Hal itu dikarenakan luka di hati kakek Nui tidak dapat diobati oleh umur yang panjang. Penyesalan seumur hidupnya adalah ketika meninggalkan keluarganya untuk bekerja di negara.
Akibat keputusannya, dia kehilangan istrinya dan seluruh keluarganya.
Ketika itu identitasnya bocor kepada musuh, akhirnya seluruh keluarganya di buru oleh pasukan musuh.
Sebagai gantinya kepala negara memberikan hadiah pembebasan kontrak kepadanya. Sehingga dia menjadi prajurit bebas dan diberikan kebebasan berburu oleh negara.
Tepat pada hari itu, Kakek Nui bertemu dengan Aldi yang mempunyai tekad mempertahankan hidup. Hingga akhirnya dia termotivasi untuk terus hidup untuk melihat pertumbuhan Aldi.
Tidak berasa kasih sayangnya kepada Aldi sudah mencapai titik yang sangat tinggi, hingga kakek Nui menganggap Aldi sebagai cucunya sendiri.
"Sudah lama aku tidak melihat bocah itu," kata kakek Nui yang duduk di sebuah kursi goyang. Dia sudah tidak dapat menggerakkan kakinya dengan benar.
Namun dia bertekad sebelum meninggal harus bertemu dengan Aldi. Dia mendapatkan surat secara berkala darinya.
Keadaan Aldi sudah membaik setelah beberapa tahun, jadi hari ini dia akan bertumpu dengannya. Pakaian jas dan jam tangan mahal pada waktu kejayaan Dunia Utama dia pakai.
Hal itu dilakukan hanya untuk menyambut dua cucunya yang akan pulang ke rumah setelah lebih dari 50 tahun tidak bertemu.
Seorang pria misterius mendatangi kakek Nui, mereka adalah organisasi anti Seven Soul yang dibentuk setelah perang Ragnarok.
Tanpa pikir panjang, dia melepaskan serangan kepada kakek Nui yang duduk. Namun di gagalkan pria muda berbaju biru muda, dia adalah Aldi.
Shie yang berdiri dibelakang langsung menampar kepala pria yang mencoba menyerang kakek Nui. Dia belum terbiasa dengan kekuatannya untuk menghadapi pembudidaya tingkat biru.
Hingga akhirnya pria itu mati di tempat tanpa perlawanan. Shie yang melihat pria yang tersungkur tidak bernyawa mengeratkan kening.
Dia merasa sudah mengurangi kekuatannya sampai tingkat paling bawah. Namun masih dapat menumbangkan seorang pembunuh bayaran.
Aldi menepuk pundaknya dan berkata, "Sungguh sangat mengesankan."
Kakek Nui sudah biasa melihat pemandangan seperti itu di medan perang. Jadi dia tidak terkejut sama sekali.
Rumah di desa Kebonsari menjadi saksi pertemuan cucu dan kakek yang sudah puluhan tahun tidak bertemu.
Emosi bahagia tertuang diantara mereka bertiga, Aldi memeluk kakek Nui dengan penuh perasaan rindu.
Tidak mau kalah Shie memeluk kakek Nui dengan lembut, dia tidak mau mengulangi kesalahan seperti pembunuh bayaran tadi.