7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Hadiah Terakhir Kakek Nui



Wajah kakek Nui sangat pucat, energi kehidupannya tinggal seutas benang. Hanya perlu beberapa saat sebelum energi kehidupannya terputus..


Aldi sangat tegas melihat kondisi kakek Nui. Bukan karena tidak ingin menangis, tetapi kekuatan ketujuh jiwanya susah mengalami hal seperti ini berulang kali.


Sehingga membuatnya sangat tegas. Berbeda dengan Shie yang sudah menganggap kakek Nui sebagai kakeknya sendiri.


Kebersamaan dengan kakek Nui berasa sangat singkat. Air matanya tidak bisa berhenti keluar dan wajahnya yang memerah.


Jika anggota Seven Soul melihat kejadian ini, mereka tidak akan percaya dengan matanya. Seorang Jendral Tertawa, Shie menangis seperti anak kecil di hadapan seseorang.


Alex tidak jauh berbeda, dimasa kecilnya kakek Nui selalu membelanya dihadapan ayah dan ibunya. Hasilnya sekarang Alex menjadi orang yang sukses mendidik anak dan cucunya.


Walaupun bukan orang kaya, tetapi mereka menjunjung tinggi rasa kasih sayang dan kehormatan sesama manusia.


Ali Linda yang hadir terlihat tegar, sama seperti Aldi. Karena dia belum terlalu lama bersama Kakek Nui.


Disi lain semua orang yang bergabung dengan Seven Soul mengikuti ujian yang sangat ketat. Jutaan bakat terpendam telah ditemukan.


Zelda yang akan menjadi penanggung jawab ujian anggota baru di Dunia Utama. Dia juga menjadi jawaban seberapa kuat setelah menjadi anggota inti.


Berita tentang anggota inti Seven Soul menunjukkan diri tersebar di internet. Bahkan banyak orang merekam kejadian langka tersebut untuk menjualnya di Internet.


Penampilan Zelda di publik mematahkan tuduhan rumor yang mengatakan bahwa anggota inti dibunuh oleh pemimpin Seven Soul, Mahesa.


Zelda membawa 1000 anggota inti lainnya yang merupakan anggota yang terkenal sebelum Blood Axe dihancurkan.


Beberapa orang yang memiliki umur di atas 100 tahun mengenal mereka dengan baik. Karena ujian pendaftaran Seven Soul disiarkan secara langsung, banyak orang tua memuji Seven Soul.


Mereka sangat menyesal tidak bergabung dengan Seven Soul.


Penampilan Zelda dan para anggota lainnya tidak berubah sama sekali. Bahkan mereka cenderung lebih cantik dan tampan dibandingkan sebelumnya karena aura yang mereka pancarkan.


Zelda berani menunjukkan diri karena, dia sudah tidak memiliki orang tua atau kerabat sedarah di Dunia Utama.


Prajurit lainnya yang mengikuti Zelda tidak jauh berbeda. Tidak ada satupun orang yang memiliki orang tua, bahkan keturunan di Dunia Utama.


Suara bising terdengar ketika Zelda dan anggota lainnya keluar dari balkon istana kerajaan Java.


"Diam!" kata Zelda tegas. Suaranya menggema hingga terdengar puluhan kilometer jauhnya. Semua orang terdiam setelah mendengar perkataannya.


Ada ratusan juta orang mendaftar menjadi anggota Seven Soul. Namun Aldi tidak ingin merekrut orang yang tidak memiliki potensi, dia hanya membutuhkan anak yang mempunyai potensi.


Potensi berbeda dengan bakat seseorang. Jika potensi seseorang sangat baik, maka bakatnya akan mulai terlihat setelah latihan keras.


"Kalian sudah menandatangani pernyataan hidup dan mati. Jadi kami tidak akan menanggung akibatnya jika kalian mati dalam ujian. Jaga diri kalian baik-baik!" kata Zelda menggunakan pengeras suara.


Ratusan juga orang berdiri berdesakan. Jika mereka tidak mempunyai ketahanan tubuh yang baik, maka dapat dipastikan mereka meninggal di dalam ujian.


Namun kekhawatiran Zelda tidak akan pernah terjadi karena setiap orang yang mendaftar memiliki kekuatan fisik yang luar biasa.


Minuman konsentrasi telah mengubah hidup mereka. Jadi bertahan dalam kondisi apapun mereka siap.


Pintu gerbang menuju tempat ujian telah dibuka. Semua peserta harus bertahan dalam situasi apapun selama 14 hari di dalam hutan.


Tidak hanya berdiam diri, mereka harus mencari makanan dan berburu monster yang sudah di rancang menggunakan kekuatan simbol.


Monster itu akan menjatuhkan sebuah pil yang dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan maupun menghilangkan lapar.


Akan ada triliun monster yang ada di hutan, hampir 1 sepertiga wilayah kerajaan Java di gunakan untuk melaksanakan ujian penerimaan anggota baru Seven Soul.


Aji Linggajaya tidak keberatan dengan permintaan wilayahnya. Dia sudah mendapatkan keuntungan yang besar akibat mengadakan penerimaan anggota baru.


Tidak hanya pemasukan kerajaan meningkat, keamanan wilayahnya otomatis meningkat pesat karena banyak orang kuat.


Pendaftaran anggota di wilayah Dewa, Leo mendapati banyak penyusup dari kerajaan lain. Namun tidak sedikit juga yang berada di pihak netral.


Shen Haise dengan dominasinya di daratan tengah dapat menarik pembudidaya kuat untuk bergabung dengan pasukannya.


Lee Yoon tidak jauh berbeda dengan mereka. Namun dia mengincar orang yang cerdas dalam bisnis dan politik dibanding kekuatan.


Aldi yang berada di rumah kakek Nui menutup matanya untuk menahan air mata. Walaupun kekuatan jiwanya membantunya mengatakan hatinya.


Kehilangan orang yang tersayang masih sangat menyakitkan hati.


Tanpa menunggu Aldi mengambil sebuah kotak hitam di dalam laci. Sebuah simbol aneh menghalangi penglihatan mata dunia Aldi.


Bahkan persepsi jiwanya tidak dapat mendeteksi kota aneh tersebut. "Kotak apa ini?" pikir Aldi kebingungan.


Dia tidak pernah menyangka ada kotak misterius didalam rumah kakek Nui. Bahkan kotak itu lolos dari persepsi Aldi yang sangat kuat.


Kemudian dia menyerahkan kotak kepada Kakek Nui.


"Aldi, kotak ini merupakan warisan dari keluargaku. Aku ingin kamu mengambil kota yang tidak pernah bisa dibuka ini," kata Kakek Nui lirih.


Kotak tersebut merupakan warisan turun temurun dari Leluhur kakek Nui. Kotak itu di berikan mahluk asing yang mendarat di Dunia Utama ketika itu.


Penampilannya sama seperti manusia biasa, tetapi mereka mempunyai telinga yang panjang runcing, serta tangan kirinya seperti cambuk.


Orang itu membawa panah di punggungnya serta sebuah pedang tipis di pinggulnya.


"Kamu adalah orang yang aku tunjuk mewarisi kotak ini. Menurut Leluhurku, siapapun yang berhasil membukanya akan mendapatkan keberuntungan dunia dan isinya," kata Kakek Nui.


Hadiah yang diberikan Kakek Nui membuat Aldi tidak bisa menahan air matanya. Karena dia tahu energi kehidupan Kakek Nui sudah tidak bisa dipertahankan.


Bahkan jika Aldi mempunyai cara, kakek Nui menolak. Jika memaksanya bangkit, pasti Kakek Nui akan sangat marah dengan Aldi.


Tangan keriput kakek Nui yang memegang tangan Aldi mulai melemah. Energi kehidupan kakek Nui sudah putus sepenuhnya.


Wajah kakek Nui tersenyum melihat Aldi. Namun Aldi tidak bisa menyembunyikan raut wajahnya yang sangat sedih.


Mukanya memerah dengan ingus yang tidak bisa dia tahan. Air mata mengalir deras sambil menggenggam erat tangan kakek Nui.


Shie yang duduk di sebelahnya menangis tanpa henti sejak awal. Tidak kuasa dia menahan suaranya, "Tidak!"


Mendengar berita kakek Nui yang meninggal, semua anggota inti Seven Soul menuju rumah kakek Nui. Mereka meninggalkan semua pekerjaannya untuk mengunjungi melihat pemakaman kakek Nui.


Bahkan mereka yang sedang dalam keadaan krisis untuk menerobos membatalkan niatnya untuk menghadiri pemakaman kakek Nui.


Tidak sampai disitu, para pemimpin kerajaan di seluruh Dunia yang mengenal Aldi langsung terbang menuju Desa Kebonsari.


Amanat terakhir kakek Nui untuk membakar jasanya. Hal itu sudah turun temurun sejak dari jaman Leluhurnya.


Sebuah susunan kayu bakar yang sangat megah di susun dibawah jasat kakek Nui yang sudah disucikan.


Aldi memegang obor di tangan kanannya. "Hari ini merupakan pertama kalinya aku kehilangan orang yang paling aku sayangi. Tolong biarkan aku bersikap egois kali ini, berikan energi kalian untuk mengantar jiwa kakek Nui menuju gerbang reinkarnasi."


Tanpa berpikir panjang semua orang menyalurkan sedikit energinya membungkus tumbukan kayu yang menopang jasat Kakek Nui.


Aldi memandang Shie, kemudian dia mengambil tangan kirinya untuk memegang obor bersamanya.


Setelah api menyentuh kayu bakar, sebuah simbol keluar dari bawah. Simbol itu merupakan simbol reinkarnasi yang melancarkan jiwa seseorang untuk mati ke alam selanjutnya.


Api membakar jasat Kakek Nui sampai habis. Awan yang awalnya cerah menjadi mendung seperti sedang sedih karena kepergian kakek Nui.


Hujan mulai turun deras, namun jasat kakek Nui sudah meter akar habis. Kemudian di tiup angin kencang.


Tidak menyisakan sedikitpun debu yang tersisa dari jasat kakek Nui. Aldi melihat hingga seluruh debu hanyut oleh air yang turun.


Shie tidak meninggalkan Aldi. Bahkan semua anggota inti Seven Soul berdiri tegap tidak bergerak maupun bersuara.


Setelah hujan reda, Aldi berbalik kearah semua orang.


"Terima kasih, sekarang lanjutkan tugas kalian semua," kata Aldi tegas.


Lebih dari 70 juta orang menghilang seperti di tiup debu. Beberapa pengamat yang mengetahui identitas Aldi sangat terkejut.


Mereka adalah organisasi anti Seven Soul yang menyamar sebagai anggota inti untuk melihat pemakaman kakek Nui.


Setelah melihat para pengintai, Aldi berbalik melihat langit yang mengeluarkan pelangi indah.


Shie di sebelahnya masih berdiri tegap, sedangkan Alex sudah pergi setelah hujan turun.


"Sebelum waktu mengenal awal, takdir sudah di tentukan oleh sang pencipta. Kita hanyalah kunang-kunang yang mencari tempat terbaik untuk padam."


Aldi bergumam sambil memandang pelangi.