
Kompetisi kerajaan berjalan selama 7 hari. Shen San dan Nezha berhasil lolos sampai ke perempat final.
Mereka selalu menang menggunakan satu serangan. Bahkan juara bertahan dari 3 tahun terakhir dipukul mundur dengan satu serangan oleh Nezha.
Shen San juga mengalahkan juara kedua tahun lalu. Hanya tersisa 2 orang misterius yang tidak ada yang tahu asal usulnya.
Namun Aldi telah mengetahui identitas aslinya. Mereka adalah iblis yang menyamar menggunakan benda khusus.
Jika tidak menggunakan Mata Dunia, tidak mungkin untuk melihat penyamaran mereka. Bahkan Nezha dan Shen San tidak mengetahuinya.
Aldi menyuruh Nezha dan Shen San untuk mengerahkan semua kemampuan mereka.
"Jangan biarkan mereka hidup," ucap Aldi melalui telepati.
Nezha yang baru pertama kali mendengar telepati Aldi sedikit terkejut. Pasalnya orang yabg bisa menggunakan telepati hanya para Dewa Sejati.
Shen San akan melawan pria muda dengan mata satu serta menggunakan pakaian berwana merah tua.
Namanya adalah Tenma, kekuatan khususnya adalah mengendalikan ruangan disekitar. Tenma dapat memotong lawannya tanpa membunuh.
Artinya selama lawannya di dalam ruang disekitarnya, dia dapat memotong tanpa membunuh.
Hanya ada rasa sakit yang terus terasa. Sepanjang kompetisi tahun ini, dia tidak pernah membuat lawannya hidup.
Bahkan tubuh lawannya hancur seperti butiran balok yang terpotong rapi.
Pertarungan Shen San dan Tenma akan segera di mulai. Aldi memberikan sebuah batu khusus untuk persiapan. Dia tidak ingin Shen San mengalami kecelakaan yang tidak diperlukan.
"Bocah, aku tahu kamu kuat. Namun aku sarankan engkau menyerah sekarang, sebelum terlambat," ucap Tenma sedikit sombong.
Aldi tersenyum setelah mendengar Tenma mengeluarkan suaranya. Dia percaya Shen San dapat mengatasi orang yang tidak mengetahui kelebihan lawannya.
Shen San dapat memprediksi tingkat kekuatan lawan dari hembusan nafas dan suara yang di keluarkan.
Jika lawannya hanya diam, maka sangat sulit untuk menebak ketrampilan dari musuhnya. Itulah rahasia mengapa dia dapat mengalahkan lawan sebelumnya.
Teknik itu khusus diajarkan Aldi kepada Shen San yang memiliki penglihatan dan pengedengaran yang sangat istimewa.
Tenma sedikit marah melihat Shen San tidak menanggapi perkataannya. Setelah wasit memukul Gong.
Dia langsung menggunakan serangan telapak tangan yang sangat kuat. Bahkan sampai menghancurkan ubin di arena pertandingan.
Shen San membelokkan serangan itu, dia menatap tajam kearah Tenma. "0.2 detik, pernapasan stabil. Perkataan kekuatan tingkat Pemahaman. Konsentrasi energi sangat padat."
Dia bergumam sendiri, hanya Aldi yang mengerti kenapa Shen San melakukan itu. Perhitungan yang tepat membuatnya bisa menggunakan serangan dan pertahanan yang sempurna.
"Tiga Tarian Kaisar," kata Shen San lirih. Dia menggunakan teknik khusus yang diajarkan Aldi melalui pikiran.
Bahkan Shen San tidak di ijinkan untuk menulis atau mengajarkan kepada orang lain.
Pertama, Tarian Pembuka. Shen San memukul dengan tarian yang sangat indah, semua udara menjadi hangat.
Kedua, Pukulan Kura Hitam. Energi sekitar menjadi sangat padat, bahkan membuat Tenma harus mundur karena pukulan.
Walaupun pukulannya tidak berhasil mengenai Tenma, energinya berhasil mendorong sampai ke ujung arena pertandingan.
"Menarik, gunakan semua kekuatanmu. Aku ingin melihat seberapa kuat orang yang bisa membuat bos jatuh hati padamu."
Tenma berteriak keras hingga membuat semua orang bertanya, siapa bos orang sekuat Tenma.
"Room!" Tenma menggunakan teknik andalanya untuk menghalau serangan selanjutnya. Sebuah kubah keluar di sekitar tubuhnya.
Jika lawan telah masuk kedalam kubah, makan Tenma akan mengendalikan ruang disekitarnya. Walaupun tidak mutlak tapi dapat mengendalikan orang yang lebih lemah darinya.
"Terian ketiga, Ledakan Aura." Shen San membuka kedua tangannya kedepan. Semua udara dan energi berkumpul kedepan tangannya, hingga membuat ledakan yang sangat besar.
Ledakan itu membuat pelindung arena pertandingan pecah. Jika bukan karena Aldi menyusun simbol kedua, semua penonton akan terluka parah.
Serangan Shen San dapat menghancurkan daerah sekitar. Jika bukan karena Aldi memberitahu Shen San untuk mengeluarkan semua kemampuannya, dia tidak akan pernah menggunakannya.
Debu tebal menutupi tempat berdirinya Tenma. Shen San melepas kuda-kudanya. Dia sudah memastikan bahwa lawannya kalah.
Ketika semua debu sudah menghilang, Tenma tidak dapat di temukan. Bahkan wasit kebingungan dengan kejadian itu.
Hingga akhirnya wasit memutuskan Shen San menuju final.
Beberapa orang kuat menyadari seberapa mengerikan serangan Shen San. Bahkan Nezha kaget dengan serangan terakhir.
"mengerikan!" seorang lelaki tua memberikan komentarnya dari atas panggung penonton. Dia adalah salah satu ketua Kerajaan Kanz.
Selanjutnya Nezha melawan Tara, mereka memiliki kemampuan khusus yang sama yaitu pengendalian api merah.
Jika musuhnya memiliki kekuatan tubuh yang bagus, mereka akan selamat. Sedangkan jika tidak, mereka akan mati dengan kobaran api di sekujut tubuhnya.
"Aku tahu kamu kuat, sebaiknya keluarkan semua di awal. Aku harus segera melapor kepada bos tentang kejadian tidak terduga ini."
Tara melemparkan senyuman manis. Dia merupakan perempuan berambut pendek dengan paras yang cantik.
"Aku tidak tahu apa masalahmu dengan bos, tapi aku harus mengerjakan tugas secepatnya. Sebenarnya aku sedikit lapar."
Nezha sedikit tidak perduli dengan lawannya. Dia mempunyai kemampuan khusus untuk memprediksi kekuatan lawannya.
Dalam sekali lihat Nezha dapat menentukan bahwa lawannya setara dengan tingkat Pemahaman tahap 7.
Tidak seperti Shen San yang menggunakan tangan kosong, Nezha mengeluarkan senjata khusus yang telah di buat Aldi yaitu Roda Api.
Nezha memiliki dua roda Api yang di pegang di kedua tangannya.
Lawannya menjentikkan jari untuk mengeluarkan Api yang sangat panas. Namun api itu tidak dapat membuat Nezha ketakutan.
"Roda Api : Penghancur Langit." Nezha menggunakan salah satu teknik yang dapat mengalahkan anak dari Raja Naga Laut.
Apinya tidak sebesar Tara, tetapi jauh lebih panas dari lawannya. Bahkan membuat semua api disekitarnya tertarik.
Tara mengeluarkan semua energinya untuk mempertahankan apinya. Namun lawannya adalah Nezha sang pengendali api sejati.
Nezha tersenyum tipis. "Sudah waktunya mengakhirinya!"
Ledakan serangan Nezha jauh lebih besar dari Shen San. Tubuh Tara tidak terlihat sama persis seperti Shen San.
Penonton terkejut dua kejadian sama persis. Mereka memprotes panitia karena telah mengatur pertandingan.
Setiap kali taruhan yang lebih rendah selalu keluar sebagai pemenang. Panitia kompetisi kerajaan terkesan mengatur pertandingan.
Aldi merupakan orang yang meraup untung paling besar. Dia mendapatkan 7 kwintal emas dari tahunan yang di menangkan.
Khalid hanya menggelengkan kepala melihat Aldi menebak setiap pertandingan dengan ketepatan seratus persen.
Uang sebanyak itu bisa digunakan untuk membangun sebuah istana kecil.
Aldi tidak ingin merugikan panitia kerajaan, dia menaruh taruhan sedikit lebih rendah dari hasil taruhan
Dengan strateginya itu, dia berhasil memojokkan kerajaan Kanz hingga di tuduh telah mengatur hasil pertandingan.
"Segera jalankan rencana selanjutnya," ucap Aldi kepada Shen Wu yang sedang berdiri di sebuah pohon.
Shen Wu segera menghilang seperti debu yang tertiup angin kencang. Tidak ada yang mengetahui kemana dia pergi.
Shen San dan Nezha akan bertemu di final. Aldi menyuruh mereka mengeluarkan semua yang di punya.
Mereka berdua sudah menggunakan segel yang kuat. Jika salah satu dari mereka terluka parah, akan langsung di pindahkan ke Dunia Buatan.
Pertarungan mereka akan di selenggarakan erok hari. Beberapa petinggi kerajaan akan menghadiri pertemuan.
Aldi menyuruh Shen Wu untuk mencari segala keburukan yang telah dilakukan petinggi kerajaan Kanz.
100 ribu orang pengintai telah di perintahkan dengan Shen Wu sebagai komandan. Malam terlewatkan tanpa ada yang mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
"Kalian berdua, anggap saja ini latihan tading. Nezha jangan meremehkan Shen San, walaupun dia masih muda kekuatannya tidak dapat diremehkan."
Aldi memberikan nasehat kepada mereka berdua yang sedang duduk di ruang tunggu. Dia menggunakan telepati dari tempat duduk penonton.
Ketika Shen San keluar dari lorong untuk menuju arena pertandingan, suara teriakan penonton sangat keras.
Terutama para gadis manis yang mengagumi ketampanan Shen San.
Sedangkan ketika Nezha keluar, para wanita cantik bersorak paling keras. Mereka tersihir oleh ketampanan Nezha.
Sebelumnya mereka tidak memperhatikan keduanya karena teknik khusus yang mereka terapkan.
Sekarang Aldi telah memerintahkan untuk menggunakan seluruh kemampuan mereka. Shen San adalah orang yang paling bersemangat.
Tidak pernah baginya kalah kecuali 3 orang yaitu Aldi, Shie, dan Rocky. Bahkan Sikong Yu tidak dapat mengimbangi pemikiran Shen San.
Shie bisa menang karena kekuatan tubuhnya yang sangat mengerikan. Tubuh naga lebih cocok untuk melawan Shen San daripada tubuh pheonix.
Shie hanya menang tipis dari Shen San. Sedangkan Aldi dan Rocky dapat mengalahkannya tanpa mengeluarkan keringat.
Bukan karena kekuatan. Teknik mereka berdua sangat misterius bagi Shen San yang masih sangat muda.