
Setelah menjelaskan dimana tempat Dmatri mendapatkan telur. Akhirnya juru lelang mengumumkan harga awal telur misterius itu dimulai dari 1000 koin emas.
Aldi adalah orang pertama yang menawar lagi. Kali ini persaingan harga sangat ketat, dalam sekejap telur itu sudah mencapai 10000 koin emas.
"12000 koin emas!" kata Aldi sambil mengangkat nomor kursinya.
Abimanyu yang mendengar kekayaan Aldi dari Andre Silva dan Sugeneg, tidak percaya dengan jumlah uang yang dikeluarkan.
Sebelumnya untuk membeli pulau Nemo, ia siap mengeluarkan 195 ribu koin emas. Jumlah itu sangat fantastis bagi Abimanyu.
"Anak Muda, aku dari Pasukan Hollow menginginkan telur itu, lebih baik kau memberiku wajah." ucap seorang lelaki tua berjanggut panjang.
"Paman, pelelangan merupakan tempat mengadu kekayaan bukan untuk menunjukkan kekuatan pasukan Hollow."
Pasukan Hollow merupakan anak cabang dari masyarakat Semi Rahasia, Hiden Rush. Mereka bergerak dibidang pertambangan.
Hiden Rush merupakan masyarakat Semi Rahasia tingkat tinggi, mereka setara dengan Blood Axe. Mereka juga berasal dari wilayah Tengah.
Wilayah Timur tidak mempunyai masyarakat Semi Rahasia tingkat tinggi, makanya Red Cape yang hanya tingkat rendah sangat dipuji.
Abimanyu yang mengenal orang itu langsung memperingatkan Aldi. "Lansia itu bernama Leonal, ia merupakan pemegang semua tambang di wilayah Tengah."
Aldi sudah mengetahui semua orang yang hadir di pelelangan ini. Saat ini teknologi internet sudah sangat berkembang, jadi mencari informasi sangatlah mudah.
"Baiklah, jika itu maumu maka aku tidak akan sungkan ... 20000 emas," ucap Leonal.
Aldi adalah salah satu orang yang tidak mau melepaskan telur misterius ini dengan harga murah. Ia menawar 30 ribu emas.
"Aku tidak ingin ketinggalan kesenangan ini, 40 ribu emas," kata seorang pria muda sambil mengangkat nomor pelelangannya.
Pria muda itu merupakan tuan muda dari masyarakat Semi Rahasia tingkat tinggi, Soul Crash.
Ia adalah salah satu jenius di tempatnya, dengan umurnya yang masih 30 tahun sudah mencapai tingkat Setengah Langit.
Blood Axe juga hadir dalam pelelangan sayangnya mereka tidak mengenal Aldi. Mereka hanya menerima perintah untuk tidak membuat kekacauan di wilayah Shen Zero.
"Aku juga melihat kegunaan telur itu, 45 ribu emas," seorang wanita dari Blood Axe, dia benama Albina.
Persaingan keempat orang itu mencapai harga 100 ribu koin emas. Sedangkan tamu yang lain hanya memandang hara telur semakin melambung.
Aldi tidak akan melepaskan telur itu dengan mudah, ia menawar 150 ribu koin emas. Saat perkataan itu keluar semua orang memandang Aldi.
Mereka mulai berdiskusi siapa sebenarnya anak muda yang menawar sebuah telur dengan harga 150 ribu emas.
Karena harga pulau Nemo sangat murah, Aldi masih memiliki susah uang yang cukup banyak.
Ketika tawaran Aldi dilayangkan semua orang diam, tidak ada yang ingin menaikkan harga telur misterius itu.
Aldi terus tersenyum ketika menawar dengan harga tinggi. Menerutnya 150 ribu emas merupakan harga yang murah untuk Telur Roc.
Berbeda dengan pemikiran Aldi, semua orang yang hadir mencibirnya. Hanya sebuah telur orang itu menghabiskan 150 ribu emas.
Albina merasa lega ketika Aldi mendapatkan telur itu. 3 masyarakat Semi Rahasia sedang bersangin dengan satu barang. Jika dia kalah maka nama Blood Axe akan terpengaruh.
Pelelangan dilanjutkan dengan mengeluarkan barang ketiga yang menurut Aldi sangat biasa, tapi masih banyak orang yang menawar.
Sampai akhir pelelangan, Aldi hanya menawar 2 jenis barang. Ia merasa sedikit aneh dengan penjualan telur, karena hari pertama adalah pelelangan aset kenapa telur di jual di hari pertama.
Setelah berpikir beberapa saat, ia tidak mempedulikan hal sepele seperti itu lagi.
Malam telah tiba, Aldi dan teman-temannya menginap di hotel paling dekat tempat pelelangan.
Aldi memberi perintah Shen Yi untuk mencari informasi keadaan sekitar, Mahesha juga diminta untuk mencari melalui internet.
Mahesha mempunyai bakat menjadi seorang programer handal, ia sangat mengusai komputer sampai tingkat mendetail.
Dengan kemampuan matanya, ia dapat mengikuti pergerakan tulisan yang cepat dilayar monitornya, sehingga dapat menangkap setiap informasi yang terkandung.
Aldi mengeluarkan Shen Haise untuk mengawasi mereka berdua, walaupun kekuatan mereka setara tingkat 6.
Mungkin di wilayah Timur tingkat Bumi sangat dipandang tinggi, sayangnya di pelelangan dihadiri banyak masyarakat Semi Rahasia yang mempunyai kekuatan yang tidak terduga.
Sedangkan Aldi akan berfokus memecahkan misteri telur yang ia curigai sebagai telur burung Roc yang misterius.
Aldi membuat simbol penyembunyian, ia memilih berjaga-jaga agar tidak ada orang yang melihat pergerakannya.
Ia menyentuhkan energi kedalaman telur itu, seketika energinya hilang dimakan telur.
Aldi membawa kedalam Dunia Buatan. Sekali lagi ia menyuntikkan energinya kedalam telur, seketika energinya tersedot.
Ia adalah monster tua yang bisa mengontrol energi dengan sangat sempurna, jadi saat telur menyedot energinya, Aldi langsung memutusnya.
Telur itu tidak dapat menyerap energi dengan sendirinya, artinya ia membutuhkan Aldi untuk menyalurkan energi murni melewati cangkang telur.
Aldi menyusun simbol pengumpulan energi untuk makanan telur. Setelah selesai ia menyuntikkan energi murni dengan bantuan simbol pengumuman akan sangat mudah baginya.
Beberapa jam telah berlalu tapi tidak ada reaksi, telur itu masih terus menyedot energi murni sampai Aldi kelelahan.
"Gila, telur ini memiliki napsu makan yang sangat tinggi."
Aldi mempunyai kekuatan tingkat 9 yang setara dengan pembudidaya tingkat Setengah Raja. Tapi, ia tidak bisa membuat telur didepannya kenyang.
Ia berpikir untuk menggunakan Simbol Stikmata, dengan energi yang tersisa Aldi dapat menembus tingkat 10 Puncak.
Tetapi kondisi tubuhnya masih sangat lemah untuk menerobos ke tingkat 10. Akhirnya ia memutuskan untuk memberi energi murni itu kepada telur.
Aldi memasang simbol Stikmata pada telur untuk menyalurkannya kedalam telur. Dalam waktu singkat telur itu retak.
"Bagus lanjutkan, Nak!"
Satu hari telah berlalu sangat cepat, energi asimbol Stikmata habis tidak tersisa. Sedangkan Telur itu masih berdiri dengan beberapa retakan, tidak menandakan akan menetas.
"Napsu yang gila, Nak. Aku akan mendapatkan makanan yang lebih besar!" Aldi begumam sendiri.
Tanpa diduga telur itu bergerak, mengisyaratkan bahwa dia menyukai makan malam yang baru saja Aldi sajikan.
"Baiklah, aku telah memberimu tempat tinggal yang nyaman. Dibawah pohon dunia ini mengandung energi yang murni, sebaiknya kau cepat tubuh sehingga dapat menyerap energi sendiri."
Hari kedua pelelangan sangat membosankan Aldi tidak menemukan barang yang membuatnya tertarik untuk menawar.
Sampai akhirnya 10 botol minuman konsentrasi kelas D dikeluarkan. Semua orang yang melihat tulisan kelas D di kemasan langsung kegirangan ingin membeli.
Banyak orang yang hadir sudah merasakan efek positif dari minuman konsentrasi kelas E yang dijual dipasar.
Sekarang Ada minuman konsentrasi kelas D yang pastinya dapat meningkatkan konsentrasi lebih tinggi dari kelas C.
Harga penawaran awal adalah 50 emas, tapi dalam sekejam mata harga melambung menjadi 1000 emas setiap botol.
"Apa orang ini gila," ucap Aldi pelan.
Bahkan 3 perwakilan dari masyarakat Semi Rahasia wilayah Tengah berebut untuk mendapatkannya.
Akhirnya rata-rata penjualan botol minuman kelas D adalah 10 ribu emas.
"Sial sudah habis, seharusnya aku habis-habisan di botol kesepuluh."
Banyak orang menyesal telah menunggu cukup lama untuk mengambil botol minuman konsentrasi kelas D.
Hingga akhir pelelangan Aldi merasa sangat bosan, ia tidak menemukan satupun barang yang membuatnya tertarik.
Saat Aldi ingin mengambil uang yang didapat dari penjualan minuman kelas D, seseorang menghampirinya.
Pria itu adalah juru lelang, Park Gyuri. "Anak Muda, kau yang menjadi penjual minuman kelas D ini?" ucapnya dengan sopan.
"Benar, Paman."
"Aku ingin bertanya apa kau bisa membeli minuman konsentrasi kelas D secara bertahap. Kami siap untuk melelangnya."
"Paman, sebenarnya aku dapat mengeluarkan minuman konsentrasi kelas C yang legendaris. sayangnya aku hanya dapat mengambil 3 botol setiap bulan, jadi aku tidak menjualnya ..."
"Tapi kalau minuman konsentrasi kelas D aku dapat menjual 100 botol setiap bulan."
Saat mendengar minuman konsentrasi kelas C Park Gyuri sangat terkejut. Ia sudah merasakan minuman konsentrasi kelas D yang kemarin baru saja dibeli oleh orang suruhannya.
Efek yang ditimbulkan bukan hanya meningkatkan kinerja otak tapi juga meningkatkan pemahaman tentang beladiri.
Mereka berdua akhirnya sepakat untuk melelang 100 botol minuman konsentrasi kelas D dan 2 botol kelas C.
Dengan menghitung secara kasar, Aldi dapat meraup keuntungan 200 ribu emas setiap bulannya tanpa harus bangun dari kasurnya.
Minuman konsentrasi kelas D dan C tidak tersedia dipasar sampai tahun kedua perusahaan Sie & Lee berjalan.
Aldi memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan kehebatan minuman konsentrasi kelas D dan kelas C.