7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Kaisar Kong



Kompetisi dimenangkan oleh Nezha, semua orang memuji pertarungannya di babak final. Hal itu membuat semua semua warga kota Jayapura mengenalnya. Shen San juga tidak kalah tenar.


Namun orang yang memiliki penglihatan yang tajam sangat tertarik dengan pria yang menghentikan serangan mereka berdua.


Organisasi besar mulai mencari informasi tentang Aldi. Kerajaan Hanz tidak bisa tinggal diam, mereka mengirim perwakilan untuk mengundang Aldi.


Namun langsung di tolak karena Aldi mengetahui bahwa Diablo adalah iblis di balik mereka semua.


Aldi sangat terkejut menerima pasukan Rahasia di bawah pimpinan Diablo. Menurut pengintai, mereka mempunyai 20 juta pasukan dengan rata-rata tingkat Raja.


Jumlah anggota tidak akan mempengaruhi Seven Soul. Karena mereka mengembangkan elit diantara manusia elit.


Anggota inti memiliki kekuatan rata-rata tingkat Kebangkitan. Bahkan beberapa telah berhasil menerobos tingkat Pemahaman.


Jika perang pecah antara Diablo dan Aldi, wilayah Mutiara Hitam akan menjadi medan pertempuran yang sangat mengerikan.


Negara Achin juga sedang bergerak menyusun pasukan malaikat bersayap putih. Mereka telah berhasil membawa 13 juta prajurit.


Perang antara ketika ras akan segera pecah. Aldi tidak ingin menunda, dia butuh veteran perang untuk menjadi komandan pasukan.


Seven Soul telah berkembang menjadi 12 juta anggota inti. Shen Yi dan Mahesa akan kesusahan memimpin pasukan.


Bahkan Zhou Ming hanya bisa memimpin 500 ribu pasukan. Kemampuan akan berkurang jika melebihi jumlah itu.


Shen Yi dapat memimpin 10 juta pasukan di bawah kepemimpinannya, tetapi jika di biarkan kemampuan sebenarnya akan mulai berkarat.


Aldi ingin Shen Yi menjadi pria yang memiliki kepribadian yang paling kuat diantara mereka. Namun keadaan memaksanya untuk memimpin banyak pasukan.


Kim Hoon dan Kim William mendapat berita tentang tempat tinggal Kaisar Kong. Mereka sedang mencintai tempat yang di duga menjadi peristirahatan Kaisar Kong.


Ada seorang pria tua dengan rambut panjang serta menggunakan kursi roda. Dia tidak bisa berjalan karena kakinya lumpuh total.


Tubuhnya sangat kurus hingga tulang rusaknya akan terlihat jika dia melepas bajunya.


"Apa kau yakin Kaisar Kong tinggal disini?" tanya Kim William sedikit tidak percaya dengan rumor yang beredar.


Pria tua itu menatap Kim William dan Kim Hoon yang sedang bersembunyi. "Siapa kalian?" katanya dengan pelan.


Kim Hoon tidak percaya teknik sembunyi yang telah di banggakan dapat dipatahkan dengan mudah. Hanya tiga orang yang berhasil menemukannya sejauh ini yaitu Aldi, Shen Haise, dan Rocky.


"Senior, kita tidak memiliki niat jahat. Aku dan kakakku sedang mencari seseorang yang memiliki julukan Kaisar Kong."


Kim Hoon tidak mau memprovokasi orang yang duduk di kursi roda. Jiwa Gurkha merasakan tekanan yang sama ketika melawan Albert Ens.


Kim William masih tidak mengerti kenapa adiknya bisa bersikap sangat sopan. Namun dia bukan orang bodoh, pasti Jiwa misterius di dalam tubuh adiknya memberikan informasi penting.


"Aku adalah Kaisar Kong. Apa yang ingin engkau sampaikan anak muda?" tanya Kaisar Kong kepada Kim Hoon yang membungkukkan badan di depannya.


"Bos kami ingin berbicara dengan anda secara pribadi. Dia ingin merekrut anda bergabung dengan Seven Soul."


Kim Hoon tidak berani berbohong di depan Kaisar Kong. Bahkan Jiwa Gurkha sedikit ketakutan.


"Manusia zaman sekarang sangat tidak sopan. Inci mengundang seseorang tapi hanya mengutus seorang prajurit lemah."


Kaisar Kong menyindir Kim bersaudara karena dia dapat melihat bahwa orang di depannya hanya seorang pembudidaya tingkat Raja.


Teknik manipulasi energi yang di ajarkan Aldi tidak akan mudah di lihat oleh orang lain. Bahkan Kaisar Kong yang sudah hidup beberapa ribu tahun tidak menyadarinya.


Kim William mengeratkan keningnya, dia sedikit marah karena sindiran dari Kaisar Kong.


"Panggil bos yang kau maksud kemari!" kata Kaisar Kong dengan nada tinggi.


Udara dingin dengan bulan yang cerah menyinari halaman rumah tempat tinggal Kaisar Kong.


"Tidak perlu menunggu, aku sudah disini." Aldi sudah tiba, tidak ada yang tahu sejak kapan dia duduk di kursi sambil menyeduh teh.


Namun Kaisar Kong terkejut hingga mengarahkan energi pedangnya kearah Aldi. Dia tidak percaya ada orang yang berhasil lolos dari kontrol ruangnya.


Secara reflek, Kaisar Kong mengeluarkan energi berbentuk pedang menyerang Aldi dengan tekanan sangat kuat.


Aldi tidak bergerak sedikitpun. Energi yang dilepaskan Kaisar Kong memudar dengan sendirinya.


"Menarik, penguasaan Jiwa Pedang." Aldi dengan santai meminum teh yang baru saja di seduh.


Sekali lagi Kaisar Kong terkejut dengan pengetahuan lawan bicaranya. Dia tersenyum bahwa ada manusia yang masih memiliki pengetahuan yang luas.


"Apa tujuan datang menemui aku yang sudah tidak mempunyai kesempatan hidup?" tanya Kaisar Kong sambil terbang ke kursi depan Aldi.


"Aku yakin Kim Hoon sudah memberitahu maksud kedatanganku." Aldi menuangkan teh kedalam cangkir di depan Kaisar Kong.


Kaisar Kong menghela nafas panjang. "Sepertinya engkau terlalu memandang tinggi diriku yang telah sekarat ini."


"Serangan iblis ular. Racun pembakar tubuh. Mahkota Raja ular." Aldi mengucapkan beberapa kata aneh yang tidak dapat di pahami Kim Hoon dan Kim William.


Namun Gurkha di dalam tubuh Kim Hoon mengetahui 1 dari 3 kata Aldi yaitu Racun pembakar tubuh.


Dia telah melawan seseorang yang mempunyai kemampuan khusus seperti yang dikatakan Aldi. Orang yang dimaksud adalah salah satu petinggi dari Ras iblis.


Kaisar Kong menatap Aldi dengan penuh arti. Dia tidak menyangka bahwa masih ada orang yang mengetahui sejarah yang telah diukirnya.


Ketika itu, Kaisar Kong melawan 3 iblis kuat. Pertarungan sengit antara Kaisar Kong melawan 3 iblis.


Hingga akhirnya Kaisar Kong terkena tiga serangan mematikan dari ketiga lawannya. Namun Kaisar Kong berhasil memberikan luka yang parah kepada mereka bertiga.


Kala itu Kaisar Kong masih berada di tingkat Dewa Semu. Dia dapat melawan para Iblis dan bergandengan tangan dengan para Dewa.


Namun di akhirnya para Dewa berkhianat, Kaisar Kong diberikan sebuah ramuan yang dapat mempercepat efek dari ketiga racun di tubuhnya.


Hubris adalah dewa yang merencanakan pengkhianat kepada Kaisar Kong. Dia merasa terancam dengan kekuatan Kaisar Kong yang sangat memukau.


Kaisar Kong menghela nafas panjang untuk kesekian kalinya. "Walaupun engkau mengetahui penyakit yang aku alami. Apa yang bisa kamu perbuat?" tanya Kaisar Kong serius.


"Anda terlalu meremehkan pasukan Seven Soul. Tidak mungkin aku berani datang tanpa membawa persiapan yang matang."


Aldi menyerahkan sebuah kotak berisi pil yang memancarkan cahaya berwana hijau. Pil itu dapat membantu menekan racun di tubuh Kaisar Kong.


Walaupun tidak dapat menyembuhkan secara sempurna, setidaknya Kaisar Kong dapat hidup selama beberapa ratus tahun dengan kebugaran tubuh yang baik.


"Apa kamu yakin memberikan barang berharga seperti itu?" tanya Kaisar Kong menunjuk kotak yang berisi pil penyembuhan.


"Pasukan Seven Soul siap mencarikan obat yang tepat untuk menyembuhkan lukamu. Namun kami masih membutuhkan waktu, jika anda bergabung dengan kami ada kesempatan untuk membalas dendam keluargamu."


Perkataan Aldi menyentuh hati Kaisar Kong. Keluarga Kaisar Kong telah di bunuh oleh Dewa Hubris, karena di anggap sebagai pengkhianat Dewa.


Bahkan satupun keturunan Kaisar Kong tidak tersisa. Hanya ada Kaisar Kong yang mempunyai tubuh khusus milik Leluhurnya, Enyalius.


"Aku lupa memberitahu. Jika anda memakan pil penyembuhan, maka jiwa dan ragamu milik Seven Soul."


Aldi menjelaskan semua peraturan yang harus di patuhi oleh setiap anggota Seven Soul tidak terkecuali Aldi.


Diskusi panjang antara Aldi dan Kaisar Kong membuahkan hasil yang sangat memuaskan bagi pasukan Seven Soul.


Kaisar Kong bersedia bergabung dengan syarat, Seven Soul memihak manusia. Dia telah mengalami pengkhianat dari dewa dan perang melawan iblis.


Aldi tidak keberatan dengan syarat yang di tentukan. Dia dari awal sudah tidak ingin berpihak pada dewa maupun iblis.


Prioritas utamanya adalah keluarga dan teman terdekatnya. Jika ada yang berani menyentuh orang disekitarnya, Aldi tidak akan segan memberikan segalanya.