7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Abraham Datang



Henry tersenyum bukan karena lawannya menjadi lebih kuat, tetapi dia melihat adanya usaha keras untuk mencapai tubuh sekuat itu.


Delta bukan seorang yang punya bakat berlebih seperti Aldi dan teman-temannya. Sama seperti Henry, dia berusaha dengan tubuh yang biasa saja sampai mencapai titik itu.


Namun Henry sedikit berbeda, dia memiliki tubuh istimewa yang bisa di gunakan setelah latihan super keras. Di punggungnya akan keluar sebuah pelindung yang dapat menghalau pukulan seorang Maha Segalanya tahap 4.


Namun untuk menggunakannya, Henry harus dipukul terus menerus. Setelah terluka parah, Secara otomatis tubuhnya akan merespon.


Karena adanya simbol penyelamat, Henry tidak akan bisa menggunakan kemampuannya. Bahkan saat latihan tidak ada yang bisa memaksanya menggunakan kemampuan tersebut.


Hanya Aldi yang pernah menunjukkan seberapa kuat tubuh Henry dengan mengajarnya hingga nafasnya hampir tidak keluar.


Karena Aldi adalah seorang dokter yang bisa menyembuhkan, jadi tidak perlu baginya untuk takut Henry akan mati karena latihan.


Kali ini Henry memiliki kesempatan tersebut, dia juga sudah memperbarui syarat untuk mengaktifkannya.


"Sekarang tidka mungkin bagimu menahan pedangku!" kata Delta dengan sombong. Dia telah berhasil membangkitkan kekuatan pusaka Galaksi Mata Hitam.


Henry sudah kehilangan senyumnya, dia menjawab, "Majulah!."


Aura di sekitarnya berubah dari hitam menjadi ungu tua. Henry sedang mengedarkan teknik Prinsip Jiwa untuk mengedarkan energi jiwa penggunanya


Sebuah aura transparan terbentuk di punggungnya dan tinjunya. Bentuknya hampir sama seperti seekor kura-kura, tetapi memiliki duri di sudutnya.


Delta menyerang bertubi-tubi, tetapi Henry hanya berdiam diri bersembunyi di belakang aura transparan.


Tidak mau berhenti, Delta menggunakan kekuatan terbaiknya untuk menghancurkan pertahanan musuhnya. Namun semua usahanya tidak membuahkan hasil.


Menggunakan pusaka Galaksi Mata Hitam dengan waktu yang lama akan sangat membebani tubuh penggunanya. Jadi Delta harus segera menyelesaikannya.


Pusaka Galaksi Mata Hitam mengeluarkan sebuah cahaya setinggi 10 meter. Kemudian dia menghantamkannya ke punggung musuhnya yang berlindung di belakang aura transparan.


Ledakan sangat besar membuat beberapa prajurit terhempas angin.


Henry memuntahkan darah dari mulutnya, dia belum bisa menerima serangan. "Sudah aku duga kamu adalah orang yang sangat kuat," kata Henry.


Akhirnya Henry terjatuh tak sadarkan diri, bisa dibilang ini adalah kekalahan sebenarnya yang pertama kali dia alami. Namun bibirnya masih tersenyum tipis.


Seorang pria dari langit langsung menyerang Henry yang tak sadarkan diri, dia adalah Abraham. Tepat sebelum Abraham melukai Henry lebih lanjut, Sikong Yu menolongnya.


"Hai, bukankah menyerang orang yang sedang tak sadarkan diri itu sedikit terhina?" kata Sikong Yu sambil menggunakan penjara api.


Bahkan Aldi akan kesusahan ketika berada dalam penjara api. Bukan berarti tidak bisa keluar, tetapi butuh energi yang cukup besar untuk menerobosnya.


Dengan kekuatan Abraham sekarang, dia tidak mempunyai kesempatan untuk menerobos penjara api. Karena kekuatannya masih setara Immortal Perang tahap 8, sedangkan Sikong Yu berada pada Immortal Perang tahap 9.


Kesalahan terbesar Sikong Yu adalah memasukkan Delta kedalam Penjara Api. Abraham yang melihat Delta terluka langsung menusuknya dengan tangan kanan dan menyerapnya.


Dalam sekejap kekuatan Abraham sama seperti Sikong Yu, sekarang pertarungan mereka akan setara. Namun Abraham memilih untuk kabur daripada bertarung.


Aldi yang merasakan kedatangan Abraham langsung menuju tempat kejadian. Dia sudah mendapatkan serpihan warisan Moris, jadi melawan Abraham akan sangat mudah.


Sayangnya kecepatan Aldi terbatas, dia sampai setelah Abraham berhasil lolos dari penjara Api milik Sikong Yu.


"Maaf, Bos. Orang bernama Abraham itu jauh lebih kuat daripada yang aku bayangkan," kata Sikong Yu merasa bersalah.


"Sudahlah, aku sudah tahu dia adalah orang yang sangat merepotkan. Tapi tidak aku sanga dia bertambah kuat secepat ini!" kata Aldi sambil mengerutkan keningnya.


Awalnya dia tidak ingin menggunakan senjata pemusnahan masa, tetapi keadaan memaksanya untuk menggunakan senjata. Hal itu dikarenakan para musuh utama mereka semakin bertambah kuat.


Salah satunya adalah Abraham yang berhasil menerobos tingkat Immortal Perang dengan sangat cepat. Padahal dia memulai dari tingkat paling rendah.


Shen Qiu dengan pasukannya menghancurkan pasukan Galaksi Mata Hitam menggunakan senjata Nuklir tingkat rendah.


Dia menjatuhkan 20 bom nuklir tingkat rendah untuk menghadapi pasukan Galaksi Mata Hitam. Tidak sampai disitu, dia juga menggunakan mortir dan tank untuk melakukan pembantaian masal.


Alpha yang melihat pasukannya semakin merosot mengerutkan kening, dia berkata, "Mengapa Delta belum kembali?."


Kalung yang dapat mengetahui kehidupan adiknya pecah. Artinya Delta sudah tidak dapat diselamatkan.


Setelah menerima laporan, dia menganggap bahwa Delta dibunuh oleh Sikong Yu. Namun kenyataannya sedikit berbeda, Abraham adalah pembunuh sebenarnya.


Seorang pria menerobos masuk kedalam ruang kerja Alpha, dia adalah Abraham yang sudah menyerap banyak energi jiwa untuk meningkatkan kekuatannya.


"Siapa kau?" tanya Alpha membuka matanya lebar.


"Orang yang membunuh adikmu, aku berniat menjadikanmu makanan sepertinya," jawab Abraham dengan suara serak.


Tubuhnya sudah melewati batas pertumbuhan, tetapi teknik yang menguasai tubuhnya tidak ingin berhenti menjadi lebih kuat.


Jika dia terus melakukan penyerapan tanpa kendali penuh, Tubuh Abraham akan meledak. Bahkan bisa melukai seorang Maha Segalanya tahap 9.


Anehnya Abraham tidak memperdulikan kekuatan tubuh, instingnya hanya menyerang orang dan menyerapnya.


Karena merasa bisa menang melawan Alpha, Abraham langsung menyerangnya dengan kedua tangannya yang tampak seperti pedang.


Tubuh Abraham sudah tidak seperti manusia, dia dapat merubah tubuhnya seperti yang diinginkan. Bahkan tangannya bisa berubah menjadi tameng besar.


Walaupun Alpha kuat, dia tidak mempunyai Pusaka Galaksi Mata Hitam. Jadi melawan Abraham adalah pertarungan kematian.


Semua pasukan Galaksi Mata Hitam yang berada di sekitar ruang kerja Alpha langsung menyerang Abraham. Namun tindakannya bukan membantu Alpha, tetapi memperkuat Abraham.


Seiring berjalannya waktu, banyak prajurit yang telah dia serap. Bahkan Alpha tidak bisa menggores tubuh musuhnya.


Tendangan keras menghantam Alpha hingga terbang puluhan kilometer. Dia memuntahkan seteguk darah segar dan memegang dadanya.


Dalam sekejap tangan Abraham sudah menusuk perutnya dari belakang. "Terima kasih makanannya!" kata Abraham sambil tersenyum jahat.


Jiwa dan raga Alpha di serap hingga kering. Sekarang Abraham hampir setara Maha Segalanya tahap 2.


Dia masih belum berani menghadapi pasukan Seven Soul secara langsung. Akhirnya Abraham memutuskan untuk mencari para pembudidaya kuat di Galaksi Kincir Angin.


Karena kesadarannya sudah tidak ada, Abraham tidak tahu bahwa Galaksi Kincir Angin adalah kampung halamannya.


Pasukan Galaksi Mata Hitam yang tidak memiliki pemimpin susah tidak memiliki semangat bertarung. Sebagian besar mereka menyerah, sehingga Seven Soul tidak diijinkan menyerang.


Setidaknya ada 20 miliar jiwa telah dimasukkan kedalam labu khusus untuk dijadikan energi jiwa oleh pasukan Seven Soul.


Mereka tidka ingin membuang sedikitpun kesempatan untuk menjadi lebih kuat.


Pertarungan di sisi barat sudah selesai dengan sangat mudah. Keberadaan Abraham menjadi kunci utama kemenangan Seven Soul. Semua petinggi Galaksi Mata Hitam telah di bunuh Abraham, jadi Seven Soul hanya kebagian prajurit kecil.


Aldi merasakan Abraham sedang menuju pasukan Kincir Angin, dia memerintahkan Zhu Que dan kawan-kawan untuk mundur sesaat.


Karena dia ingin melihat Abraham menghancurkan pasukannya sendiri.


Tanpa berpikir panjang, semua pasukan Seven Soul mundur beberapa kilometer untuk menonton pertarungan Abraham yang tampak seperti orang gila.


Dia menyerang secara membabi buta di markas pasukan Galaksi Kincir Angin. Namun dengan teknologi yang dimiliki oleh Galaksi Kincir Angin, mereka berhasil meringkus Abraham tanpa membunuhnya.


Mereka semua tidak tahu, tindakan itu akan menjadi bumerang mematikan untuk mereka. Abraham dimasukkan kedalam ruang khusus yang terapat simbol pemurnian Jiwa.


Namun Abraham tidak dikendalikan Jiwa penasaran seperti Zhu Tian. Dia dikendalikan tekniknya yang sudah membangunkan kesadaran. Jadi Abraham tidak akan terluka sedikitpun.


"Segera lancarkan serangan. aku ingin melihat semua prajurit Kerajaan Bima Sakti terbunuh malam ini!" kata Doran sambil mengepalkan tangannya.


"Baiklah. Tapi sebelum itu, tenangkan dirimu. Sebagai seorang pemimpin seharusnya kamu tidak membawa perasaan duniawi."


Abraham adalah guru atau bisa dibilang sebagai ayah angkat Doran. Jadi ketika melihat kondisinya seperti itu, tekadnya untuk membalas dendam menjadi sangat kuat.


Setelah mendengar perkataan Rama, Doran mulai menghela nafas panjang. Dia adalah pemimpin, tidak seharusnya termakan oleh perasaan pribadi. Itulah hal yang diajarkan Abraham kepadanya.


Miliaran pasukan menghantam pertahanan pasukan Kerajaan Bima Sakti yang hanya berjumlah ratusan juta orang.


Tidak ada perasaan takut sedikitpun, pasukan Kerajaan Bima Sakti menyerang tanpa ragu. Mereka seperti sudah yakin bahwa kemenangan akan berpihak kepada Kerajaan Bima Sakti.