7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Kehancuran



Penonton melihat kejadian itu. Shen Zero dapat melenyapkan jiwa dan raga seseorang, membuat mereka bergidik ketakutan.


Aldi tersenyum karena mendapatkan banyak informasi tentang Rush All. Dia berencana untuk merebut dunia Rush All untuk kepentingan Seven Soul.


Namun semua orang berpikir lain. mereka berpikir bahwa Shen Zero menikmati pembunuhan bahkan sampai menghilangkan jiwa dan raga seseorang.


Rumor beredar aneh, Shen Zero dikabarkan memiliki sifat yang ganas ketika bertarung. Namun itu tidak mempengaruhi reputasinya yang telah berkembang di kalangan rakyat kecil.


Setelah kemenangan Shen Zero, semua pembudidaya lokal segera mendaftar menjadi anggota Seven Soul.


Peningkatan pendaftar membuat panitia seleksi kewalahan. Aldi susah memutuskan hanya bisa menerima 10 ribu orang setiap gelombang.


Akan ada 2 gelombang setiap tahunnya. Angka itu merupakan jumlah maksimal yang dapat diterima, artinya bisa kurang tergantung kualitas pendaftar.


43 budak yang melayani Aldi sekarang sudah menjadi pembudidaya tingkat Leluhur. Mereka sangat bersyukur dapat bertemu Aldi setelah sekian lama menjadi seorang budak yang di kurung.


Dengan kekuatan Leluhur mereka bisa mengitari seluruh wilayah tanpa takut akan penindasan dan penghinaan.


Walaupun bakat mereka biasa, tetapi Aldi bisa membuat mereka menjadi seorang jenius beladiri dengan teknik khusus. Bahkan sekarang potensi mereka hampir menyerupai 7 Anak Ajaib.


"Mahesa, segera lakukan misi untuk meratakan Rush All. Aku akan melihat perkembangan pasukan Seven Soul."


Aldi memberi perintah kepada Mahesa yang berada di ruang kendala Dunia Buatan.


"Baik, Bos. Aku sudah menyiapkan semua rencana penyerangan Rush All yang telah lama kita rencanakan. Dengan kekuatan Seven Soul sekarang menghadapi Rush All sangat mudah."


Mahesa masih menjadi pemimpin pasukan Seven Soul, sedangkan Aldi dan para petinggi lainnya hanya akan menonton pertarungan.


Shie masih dalam pelatihan tertutup, dia tidak akan bergabung dalam pertempuran melawan Rush All.


Hanya sebagian Ras Serigala dan Ras Raksasa yang akan ikut. Aldi tidak ingin semua kekuatan Seven Soul terungkap.


"Jangan lupa biarkan pasukan Rostov, Pasukan Ye Mo, dan pasukan Silvia ikut perang. Mereka sudah terlalu lama berlatih di Dunia Buatan."


Ketiga pasukan sudah puluhan tahun mengasingkan diri dalam pelatihan di Dunia Buatan. Aldi telah memberikan teknik istimewa untuk meningkatkan kekuatannya dengan cepat.


Rata-rata kekuatan mereka merupakan tingkat Raja. Bahkan Silvia berhasil menembus tingkat Leluhur tahap 1.


Awal mula pasukan Ye Mo dan Silvia sedikit meremehkan anggota luar. Namun setelah melihat anggota Dalam mereka terkejut.


Akhirnya hanya sebagian yang berhasil menjadi anggota inti. Aldi hanya memberi perintah kepada para anggota inti. Sedangkan untuk anggota dalam dan luar akan mengurus pasukan kecil Rush All.


Misi kali ini merupakan pembantaian sampai ke akarnya, tetapi Aldi ingin semua dilakukan dengan mempertaruhkan nyawa mereka.


Dia mengatakan tidak memasang simbol kepada anggota inti, tetapi sebenarnya Aldi masih tidak tega melihat pasukannya mati sia-sia.


Aldi menyerahkan semua kepemimpinan kepada Mahesa, dia akan pergi ke wilayah Sumatera untuk menemui Ras Peri.


Tanaman roh yang telah dijanjikan sudah mencapai gelombang terkahir. Kebutuhan pangan Ras Peri sudah kembali stabil untuk beberapa puluh tahun.


Namun, Aldi tidak ingin melepaskan kerja sama dengan Ras Peri. Dia telah menemukan banyak manfaat ketika bekerja sama dengan Ras Peri.


Tanaman Roh hanya sebagian manfaat yang dia temukan, manfaat lainnya merupakan pengakuan para binatang roh.


Pengakuan binatang roh dapat membantu menstabilkan kekuatan dalam tubuh manusia, ia juga dapat menstabilkan energi murni secara tidak sadar. Hampir seperti burung Curik, tetapi jauh lebih rendah.


Aldi berencana untuk membawa binatang roh yang ingin ikut bersamanya. Walaupun kesempatan berhasil sangat kecil, dia lebih baik mencoba.


Setelah sampai di Kerajaan Peri, Aldi melihat Jendral Qin atau bisa disebut Lena sedang berbincang dengan Ratu.


"Apa dia akan datang hari ini?" tanya Lena.


Dia penasaran orang yang dapat memberikan banyak Bunga Dunia dengan imbalan yang sangat kecil.


"Benar, Leluhur." Ratu Peri berkata dengan penuh sopan satun.


"Rena, jangan terlalu percaya dengan manusia. Bisa jadi dia hanya memanfaatkan kita," ucap Lena.


Rena merupakan keturunan langsung dari Lena, artinya dia merupakan kerabat kandung Sang Leluhur Peri, Lena.


Ratu Peri tidak pernah menyebutkan nama, karena alasan khusus. Alasannya adalah karena dia merupakan keturunan asli dari Leluhur Peri.


Jika ada yang mengetahui, maka dia akan diburu oleh manusia serakah. Darah keturunan Leluhur Peri dapat meningkatkan penyerapan energi.


Artinya siapapun yang berhasil meminum darah peri, maka orang tersebut akan lebih cepat menerobos ke tingkat yang lebih tinggi.


Seperti halnya darah Lena hampir dikuras habis oleh Adam saat itu. Untungnya, Adam masih memiliki sifat manusianya.


Darahnya belum sepenuhnya kembali, bahkan sekarang dia masih harus memulihkan darah. Sebelum meningkatkan kekuatan.


Aldi segera muncul dari udara tipis. Dia tersenyum dan berkata, "Seperti janjiku. Aku datang tepat waktu."


Lena melebarkan mata karena tidak percaya dengan apa yang dilihat. Orang yang menyelamatkan Ras Peri merupakan bocah usil yang selalu mengganggunya.


"Sudah lama tidak bertemu, Lena." Aldi melirik Lena yang sedang menatap kearahnya.


"Apa kalian saling kenal?" tanya Rena sedikit bingung. Jika Aldi merupakan kenalan Lena, sudah tidak diragukan kekuatannya sangat kuat.


Lena merupakan monster tua yang sudah hidup jutaan tahun. Bahkan manusia tidak akan bisa mencapai umur itu.


Karena pengetahuan Rena terbatas, dia tidak mengetahui keberadaan para Dewa yang di dominasi para manusia.


"Bisa dibilang kita merupakan kenalan baik." Aldi menjawab dengan senyum tipis di bibirnya.


Lena tersenyum kecut karena perkataan Aldi. "Jadi ini yang kau tertawakan?"


Aldi tertawa. "Jangan terlalu sensitif. Aku hanya membantu ras peri, tidak ada maksud khusus."


Lena menyempatkan mata, dia sudah mengetahui beberapa trik licik yang dilakukan Aldi. "Jangan harap aku percaya!" Lena membuang wajah.


Transaksi antara Rena dan Aldi dilakukan dengan lancar. Mereka saling menukar tumbuhan roh dan Bunga Dunia.


Lena yang melihat banyak Bunga Dunia terkejut. Dia berpikir, "Darimana bocah nakal ini mendapat banyak Bunga Dunia?"


Tanpa disangka Aldi menjawab pikiran Lena. "Aku mempunyai Pohon Dunia, tetapi Bunga Dunia kurang mempunyai manfaat pagi pasukan."


Bunga Dunia dapat dimanfaatkan menjadi pil yang manfaatnya puluhan kali lipat dibanding memakannya secara langsung.


Mendengar Aldi mempunyai pohon dunia membuat Lena dan Rena membuka mulutnya karena terkejut. Mereka tidak menduga bahwa Aldi memiliki Pohon Dunia.


Tanggapan mereka sungguh berlebihan ketika mendengar kebenaran itu. Bagaimana jika Aldi memberi tahu bahwa dia mempunyai 7 Pohon Dunia.


"Dimana kau menemukan Pohon Dunia?" tanya Lena karena penasaran dengan Pohon Dunia lainnya di Dunia Utama.


Walaupun dia merupakan tingkat Dewa Sejati, pengetahuan tentang dunia luar jauh dibawah para dewa lainnya.


"Aku menanamnya dari kecil sampai berbunga." Aldi menjawab dengan singkat.


"Bohong, pohon dunia tidak mungkin ditanam oleh manusia. Lingkungan yang dibutuhkan untuk menumbuhkan Pohon Dunia jauh lebih tinggi dari Dunia biasa," kata Lena menyombongkan diri.


"Terserah mau percaya atau tidak. Sebenarnya aku mempunyai sesuatu yang mungkin dapat memperpanjang kerjasama kita."


Aldi mengeluarkan sebuah karung kecil berisi sebuah biji.


"Ini merupakan produk Seven Soul yang mungkin akan segera di jual di pasar," Lanjut Aldi sambil memperlihatkan biji.


Aldi telah meneliti Bunga Dunia. Akhirnya dengan bantuan Shen Si yang memiliki kecerdasan di bidang modifikasi genetika.


Mereka berhasil membuat sebuah makanan kering dari Bunga Dunia tanpa mengurangi nutrisi dan energi murni di dalamnya.


Bahkan mereka mencampurkan sesuatu yang dapat meningkatkan manfaat dari Bunga Dunia. Akhirnya mereka berhasil menciptakan biji yang dapat dimakan setelah di masak terlebih dahulu.


Biji itu mirip dengan beras yang dimakan para manusia, tetapi memiliki kandungan yang sangat bermanfaat bagi pembudidaya.


Energi murni yang terkandung dalam biji dapat merangsang pertumbuhan tubuh manusia. Namun, mereka belum menguji kepada Ras Peri.


Aldi menjelaskan bagaimana cara memakan biji yang diberi nama Beras Energi. Sampai akhirnya tercipta sebuah nasi yang dapat dimakan Ras Peri.


Lena dan Rena menyendok nasi yang terbuat dari Bunga Dunia. Mereka terkejut, ternyata nasi itu juga dapat mengembalikan energi Ras Peri.


Artinya nasi itu dapat menggantikan fungsi dari Bunga Dunia. Bahkan Rena yang kelelahan karena belum makan Bunga Dunia beberapa hari energinya langsung terisi penuh.


"Tidak mungkin!" ucap Lena tidak percaya.


"Inilah keagungan akal manusia," jawab Aldi dengan senyum di bibirnya.


Lena tidak bisa berkata apapun. Kemampuan Aldi dan pasukannya membuat sesuatu yang mustahil tidak perlu diragukan.


Setelah simbolnya yang dapat mengalahkan Lena, bahkan membelokkan serangan Dewa Sejati. Sebenarnya Lena sudah mengakuinya, dia bahkan sudah berpikir untuk melayani Aldi.


Namun ingatan buruk selalu menghantui Lena untuk berjalan maju, dia tidak bisa lupa kejadian yang dilakukan Adam kepadanya dan Ras Peri.


Dengan kehadiran Aldi, membuat kebencian terhadap manusia semakin berkurang.