7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Penaklukan Dunia Bawah



Kehidupan Aldi yang tenang sekarang tidak ada lagi, ia mempunyai banyak musuh. Ras Tangan Emas yang makan leluhurnya dia rampok, sekarang Tang Xiu yang merupakan jenius di Kediri.


Aldi juga mempertimbangkan tentang Naga Langit dan Elang Pemburu. meraka adalah pasukan khusus yang di pegang keluarga Ye dan Tang.


Tang Xiu merupakan anggota keluarga Tang, ia mempunyai kekuatan sekarang tanpa bantuan keluarganya.


Ada kemungkinan bahwa keluarganya membantu dari bayang-bayang.


Sikong Yu setuju kerja sama dengan Negara Kediri, mereka menulis kontrak tentang pembagian wewenang.


Keluarga Ye sangat lemah dibandingkan dengan Harimau Putih dan Elang Pemburu. Anggota mereka hanya memiliki seorang tingkat Hijau sebagai pelindung.


Aldi akan melatih mereka untuk mendapatkan dukungan mereka.


"Leo, bagaimana anak itu," tanya Aldi melihat kucing oren yang mengawasi dari kejauhan.


"Bos, kau sudah datang ... kau bisa melihatnya anak itu di sedang dipukuli," jawab Leo tanpa ekspresi.


Nama anak itu adalah Mahesa. Dia tidak memiliki tempat tinggal, bahkan keluarganya sudah meninggal saat dia masih kecil. Dia tidak mengetahui kerabatnya, sejak kecil ia tinggal di panti asuhan.


Kisah hidupnya hampir sama seperti Shie, bedanya dia tau siapa orang tuanya.


Panti asuhan tempat dia tinggal sudah ditutup karena kurangnya biaya operasional.


Aldi memindai bakatnya dengan Mata Langit. Dia menggelengkan kepalanya. Ia berkata, "Anak yang malang."


Mahesa tidak mempunyai bakat beladiri, bahkan aura keberuntungannya sangat tipis.


"Bagaimana, Bos?" tanya Leo.


Aldi berkata, "Aku tidak peduli dengan bakat, yang penting kesetiaan mutlak."


Leo melompat ke pundak Aldi. Mereka menghampiri Mahesa yang sedang dipukuli.


"Hai, anak-anak tidak baik berkelahi," kata Aldi, ia tidak sadar bahwa dirinya juga masih anak-anak.


"Jangan ikut campur, Paman. Dia mencuri makan malam milikku," kata seorang anak kecil sambil menunjuk Mahesa .


"Sudah ... sudah aku akan memberi kalian uang, belilah makan malam," kata Aldi.


Aldi memberi mereka 1 koin emas, itu merupakan uang yang banyak bagi mereka. 1 koin emas bisa buat makan satu minggu.


Aldi menghampiri Mahesa . "Apa yang kau pikirkan tentangku?" tanya Aldi sambil tersenyum.


"Paman, sangat baik hati," jawab Mahesa sambil mengusap darah di dahinya.


Aldi terkejut dia masih dipanggil paman. Ia berkata, "Jangan memanggilku paman, aku masih anak berumur 15 tahun."


Mahesa terkejut mendengar bahwa pria didepannya mengaku anak berumur 15 tahun.


"Baiklah, lupakan. Mari menuju bisnis sesungguhnya, aku memberimu kesempatan ikut denganku untuk merubah hidupmu," tanya Aldi.


"Baik," jawab Mahesa singkat.


Aldi tidak bisa berkata-kata lagi, anak ini terlalu polos atau dia merasa sangat putus asa.


"Saat ikut denganku kau tidak akan bisa kembali, bahkan kematian menunggumu," kata Aldi pelan mendramatisir keadaan.


Mahesa menggelengkan kepala. "Aku sudah memutuskan, seberat apapun kondisinya aku setuju. Aku merasa bahwa kesetiaan merupakan kunci ikut denganmu," katanya dengan senyum manis.


Aldi tercengang mendengar perkataannya. Dia tidak mengatakan kondisinya, tentang persyaratan minimum untuk ikut dengannya. Tapi, Mahesa menebak dengan benar.


"Bagaimana kau bisa sangat yakin?" tanya Aldi yang tidak kehilangan senyumnya.


Mahesa menunjuk matanya. "Mataku dapat melihat sesuatu yang spesial dari orang lain. Aku tidak bisa melihat apapun darimu, padahal setiap mahluk hidup mempunyai aura. Jika tebakanku benar, kau menyembunyikan kekuatanmu yang sebenarnya sampai ke titik tertinggi."


Penjelasan Mahesa membuat Aldi terkejut sekali lagi. Dia memang menyembunyikan kekuatannya dengan teknik misterius.


Walaupun mata spesial Mahesa terbatas, itu sangat membantu perkembangan masa depannya.


Mahesa anak berumur 13 tahun, ia mempunyai tubuh yang kokoh. Latihan setiap hari dapat membuat tubuhnya membaik.


"Aku juga tau, bakat ku di bidang beladiri sangat minum," kata Mahesa bermuka murung.


Aldi tidak bisa menahan tawanya, ketika mendengar Mahesa tidak mempunyai bakat. Ia menunjuk mata Mahesa , dan berkata, "Mata itu merupakan senjata terbaikmu."


Ketika Mahesa belum mengembangkan beladiri, dia sudah bisa menggunakan Mata Spesialnya. Jika, mata itu dapat dikembangkan, maka akan menjadi senjata mematikan.


Aldi mengulurkan tangannya, ia berkata, "Bergabunglah denganku."


"Baik," jawab Mahesa sambil menjabat tangan Aldi.


Mahesa yang mendengar seekor kucing berwarna oranye bisa berbicara, sangat terkejut. Ia melompat mundur dengan mata melotot.


"Jangan mudah terkejut dengan hal biasa seperti ini," kata Aldi dengan senyum ringan.


Setelah mereka sampai rumah Aldi memberikan kunci sekunder kepada Leo. Kunci memungkinkan seseorang dapat memasuki Dunia Buatan.


Disana ada formasi pelatihan yang dapat meningkatkan kesetiaan seseorang. Aldi memerintahkan Leo untuk secara teratur mengirim orang kesana.


Sayangnya formasi itu hanya dapat menampung 5 orang dalam sekali jalan.


Walaupun di Dunia Buatan tidak memiliki aura yang tebal, waktu disana 10 kali lebih cepat dari dunia ini.


Tempat itu juga cocok untuk pengembangan teknik beladiri. Sekarang Dunia itu hanya mempunyai diameter 100 meter, dengan bertumbuhnya kekuatan Aldi itu akan secara perlahan membesar.


Shie juga ikut dengan pasukan itu, ia ingin melatih tekniknya agar lebih efisien.


Di rumah Aldi sendirian. Ia kemudian teringat Pemburu Hadiah yang membuat masalah dengan keluarga Li.


Aldi sudah menempelkan simbol pelacak waktu pukulannya mengalahkan ketua mereka.


Ia mempunyai rencana untuk membuat organisasi itu berada pada naungannya.


"Kim Hoon, apa yang kau ketahui tentang Organisasi Bawah?" tanya Aldi melalui telepati.


"Kediri mempunyai 5 Organisasi Bawah, mereka mempunyai pendukung masyarakat Semi Rahasia, kecuali 2 Organisasi yang dibentuk oleh masyarakat bawah," jawab Kim Hoon.


Lee Yoon juga termasuk anggota Organisasi Bawah tanah, Blade Armor. Mereka mempunyai dukungan Zero Wing.


Kim Hoon juga menjelaskan bahwa hubungan Blade Armor dan Zero Wing sedang tidak baik.


Blade Armor ingin di tinggalkan karena tidak mempunyai prospek yang menjanjikan.


Organisasi yang lainnya adalah Pemburu Hadiah. Mereka hanya mempunyai pembudidaya tingkat Biru yang menjadi pelindung.


"Aku memiliki ide untuk menaklukkan 2 Organisasi yang tidak memiliki pendukung masyarakat Semi Rahasia," kata Aldi.


Kim Hoon tersenyum mendengar perkataan itu, akhirnya Bos bergerak.


"Kim Hoon segera jadwalkan pertemuan ku dengan Blade Armor dan Pemburu Hadiah," kata Aldi tegas.


Waktu berlalu, Aldi ingin memasuki Sekolah Atas. Aldi dan Shie mendaftar di Sekolah Atas Kota Bandar.


Sekolah Atas mempunyai 3 ujian yang harus mereka selesaikan dalam 5 tahun.


Bisnis Aldi di bidang pariwisata juga sudah berjalan. Sekarang pemasukannya sangat besar, bahkan dia tidak tau ingin mengembangkan bisnis apa lagi.


Aldi memanggil Dino untuk berkonsultasi tentang Bisnis tambahan. Dino mengusulkan untuk membangun pusat perbelanjaan, Aldi menyetujuinya.


Pusat perbelanjaan hanya menghabiskan 2500 emas, Aldi ingin proyek yang lebih besar.


Dino mengusulkan tentang membangun rumah susun yang mewah.


Aldi terkejut mendengar ide itu, Dino yang tidak mempunyai latar belakang, bisa mempunyai ide yang brilian.


Bisnis perumahan adalah salah satu investasi yang menjanjikan. Semua urusan akan dilimpahkan ke Dino, sedangkan Aldi hanya menyuplai dana seberapapun besarnya.


Aldi menghubungi Alex melalui telepon. "Pandai, bagaimana keadaan bisnismu?" tanya Aldi.


"Bocah gak ada akhlak, saudaramu sedang banyak sekali urusan, malah yang kau tanya keadaan bisnis," ucap Alex.


"Haha, bercanda ... jangan terlalu serius, bagaimana keadaanmu?" tanya Aldi.


Alex menjawab, "Banyak sekali yang harus aku urus, Bisnis kita sekarang sudah berkembang sangat besar. 1000 karyawan telah bergabung dengan kita. Dana kita juga masih berputar dengan sehat."


"Aku berniat membuka lahan bisnis baru, apakah kau punya ide?" tanya Aldi.


"Berapa uang yang dapat kau keluarkan?," tanya Alex balik.


"Aku mempunyai uang yang tidak terpakai sekitar 30.000 emas," kata Aldi.


Semua orang itu sudah dikurangi dengan modal yang diinginkan Dino dan biaya tidak terduga.


"Bocah kaya sialan!" umpat Alex dengan nada tinggi.


Aldi tidak merasa tersinggung dengan perkataan itu, Ia tertawa terbahak-bahak.


Alex mempunyai ide tentang pengembangan infrastruktur Telekomunikasi. Ia menjelaskan hal penting tidak seperti pertama kali Alex mempresentasikan bisnisnya.


Aldi setuju dengan pengembangan infrastruktur Telekomunikasi. Modal akan ditransfer secara bertahap dalam kurun waktu 10 tahun.