7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Petugas Keamanan



Shen Wu masuk ke dalam Dunia Buatan untuk memberitahu Alice dan Nur Andi tentang kedatangan Andreas.


"Baiklah, aku akan menemuinya di markas rahasia," kata Alice sedikit enggan meninggalkan tempatnya.


Aldi dalam masa krisis penerobosan, jika terjadi kecelakaan Alice bisa membantunya.


"Aku yakin Aldi tidak akan mudah kalah dengan hukuman ilahi," kata Nur Andi melihat Alice yang tampak khawatir.


Akhirnya mereka berdua menemui Andreas, meninggalkan keamanan Aldi kepada Rocky Sang Penjaga Dunia Buatan.


"Ayah, sudah lama tidak berjumpa," kata Alice memeluk Andreas.


Dia masih belum mengetahui bahwa perbedaan waktu Dunia Buatan dan Kerajaan Bima Sakti sangat jauh.


Andreas mengerutkan kening, dia baru beberapa bulan tidak melihat Alice. Namun dia merasa bahwa Alice tidak melihatnya ratusan tahun.


Nur Andi mengirimkan telepati kepada Alice perihal perbedaan waktu Dunia Buatan. Karena itu adalah rahasia Seven Soul, jadi mereka tidak boleh menyebarkannya.


"Haha, sejak kapan anakku menjadi seorang wanita yang manja?" kata Andreas sambil tertawa ringan.


"Sejak dia menemukan suaminya," sahut Josua sambil tersenyum. Sekali lagi, Josua sangat terkejut melihat kekuatan Nur Andi yang sangat misterius.


Ternyata tidak hanya Shen Wu, tetapi setelah masuk Seven Soul kekuatan mereka berubah. Bahkan Alice yang lebih darinya memancarkan aura yang kuat.


Dia merasa tidak bisa menang melawan Alice atau Nur Andi dalam pertarungan sebenarnya.


"Istana sedang dalam keadaan genting, aku ingin meminta bantuan Seven Soul. Apa kalian bisa membantu?" tanya Andreas.


Nur Andi menjawab, "Sebenarnya aku tidak mempunyai kuasa untuk menggerakkan pasukan Seven Soul, tetapi akan aku kenalkan seseorang yang dapat membantu."


Mahesa muncul untuk menyapa rombongan Andreas. Setelah menerima informasi bahwa Andreas datang mengunjungi markas besar, dia langsung menuju tempat lokasi.


Bukan tanpa alasan, Mahesa sudah mengetahui keberadaan Organisasi Perompak Galaksi di kota Bekasi. Jadi Mahesa dan Seven Soul ingin ikut campur dalam peperangan untuk menguji kekuatan.


"Salam, Kakek Buyut. Aku Mahesa yang bertugas sebagai pemimpin Seven Soul. Jadi jika ada masalah bisa mendiskusikannya denganku," kata Mahesa sambil membungkukkan sedikit badannya.


"Pasti kamu sudah tahu tentang Organisasi Perompak Galaksi dan Keluarga Ling. Apa kamu bisa membantu?" tanya Andreas sambil tersenyum.


Josua hanya bisa tersenyum kecut, dia tidak menyangka pasukan Seven Soul adalah sarang para monster mengerikan.


"Tentu, Seven Soul ingin ikut dalam kesenangan perang. Biarkan perwakilan kami mengunjungi istana esok hari," kata Mahesa dengan senyum manis dengan nada penuh sopan santun.


"Baiklah, aku akan menunggu kunjungan perwakilan kalian. Apa kamu punya urusan lain, jika tidak aku ingin membicarakan sesuatu berdua denganmu?" tanya Andreas degan ekspresi serius.


"Aku sebenarnya orang yang sibuk, tapi anda adalah orang yang sangat istimewa. Jadi biarkan aku menjamu anda secara pribadi," kata Mahesa menunjuk sebuah ruangan khusus.


Mereka berdua berjalan kedalam ruangan yang telah disusun simbol khusus untuk memblokir segala penyadapan.


Tujuan sebenarnya Andreas meminta waktu Mahesa adalah untuk meminta bantuan Seven Soul sebagai penjaga keamanan kerajaan.


Dia tahu bahwa pasukan Seven Soul sangat ahli dalam bersembunyi, dia ingin penduduk Kerajaan Bima Sakti tidak menjadi korban.


Mahesa masih memikirkan hal tersebut, karena Aldi memberikan perintah untuk menjadi lebih kuat sebelum keluar dari Dunia Buatan.


Mahesa pun masih belum bisa menggerakkan pasukan Seven Soul dalam jumlah besar. Akhirnya pilihannya jatuh kepada Zelda yang akan menjadi petugas keamanan Kerajaan Bima Sakti.


Andreas dan rombongan kembali ke istana dengan hati gembira. Mereka mendapatkan pasukan tambahan untuk melawan musuh.


"Josua bagaimana perkembangan keluarga Ling?" tanya Andreas dengan ekspresi khawatir. Hari sudah malam, tapi perwakilan Seven Soul belum datang.


"Mereka berkembang di Kota Purwokerto, ada kemungkinan mereka menemukan sebuah pintu rahasia menuju Dunia lain seperti Seven Soul."


Seorang wanita canting menyela pembicara mereka berdua, "Keluarga Ling menerima bantuan dari Pasukan Neraka, kita tidak bisa bertindak gegabah."


Dia adalah Zelda, penampilannya kini sangat berbeda dari sebelumnya. Rambutnya di potong pendek sebahu, serta di kuncir belakang.


Pakaiannya berubah menjadi ungu tua dengan aksen berwarna kuning emas. Serta satu pedang di gantung di pinggangnya.


Andreas dan Josua terkejut, mereka langsung mengeluarkan senjata karena merasa perlu melakukannya.


Andreas memejamkan mata serta menghela nafas panjang. "Aku kira kamu musuh yang menyusup," katanya sambil memasukkan pedang ke sarungnya.


Setelah beberapa hari menyusun strategi untuk menghadapi gempuran dari musuhnya, Zelda telah menyiapkan 10 ribu prajurit Seven Soul yang siap menjadi pemimpin Divisi.


Setiap Divisi akan di latih oleh satu anggota inti Seven Soul. Mereka akan menerima pelatihan khusus supaya siap dalam medan pertempuran.


Setiap Divisi memiliki 15 ribu prajurit. Anggota inti Seven Soul sudah memiliki banyak pengalaman dalam menjalankan misi khusus. Jadi sangat mudah untuknya memimpin 15 ribu prajurit.


"Josua, semua Divisi telah selesai dilatih. Mereka siap menjalankan misi penyerapan," kata Zelda melihat Josua yang melihat laporan.


"Baiklah, jalankan rencana. Rebut sebagian wilayah Kota Bekasi!"


3 Divisi bergerak secara diam-diam untuk menyergap para pasukan musuh yang berjaga diperbatasan. Dengan tekad tinggi mereka siap berperang untuk keamanan Kerajaan Bima Sakti.


Andreas yang melihat 3 Divisi yang bergerak dengan kompak membuatnya merasa rendah karena tidak bisa menciptakan pasukan seperti itu.


Seven Soul telah memberikan banyak pil untuk pertumbuhan prajurit. Jadi semua orang menganggap para anggota inti adalah orang dermawan sebenarnya.


Mereka tidak tahu bahwa pil tersebut adalah pil kelas atas yang sangat langka di Kerajaan Bima Sakti, tapi sangat umum di dalam Dunia Buatan.


Kerjasama Shen Er, Shen Si, dan Shen Qiu telah menciptakan mesin penghasil pil secara otomatis.


Jadi para anggota inti hanya berfokus pada pengembangan kekuatan tanpa memikirkan meramu pil untuk kebugaran maupun kesembuhan tubuh.


3 Divisi pasukan langsung menebar menjadi 3 juta pleton. Setiap pleton memiliki seorang komandan yang memimpin 50 orang bawahan.


Anggota inti Seven Soul hanya memantau dan membantu jika diperlukan. Semua hal merepotkan akan di lakukan pasukan Kerajaan Bima Sakti.


Dinding pembatas langsung di hancurkan secara diam-diam, prajurit Kerajaan Bima Sakti menyerang setiap prajurit yang melawan.


"Sepertinya tidak terlalu susah," kata Zelda melihat dinding perbatasan hancur dengan sangat cepat.


"Jangan mudah senang, aku yakin Organisasi Perompak Galaksi memiliki rencana lain," kata Josua memberikan tanggapan.


"Tidak, mereka tidak ingin membuat masalah dengan Kerajaan Bima Sakti untuk sementara. Jadi tebakanku mereka akan menyerahkan sebagian wilayah untuk menghindari konflik," kata Zelda dengan senyum manis di bibirnya.


Dia sudah mengetahui detail pasukan Organisasi Perompak Galaksi yang ada di Kerajaan Bima Sakti. Beberapa dari Pasukan mereka masih di dalam pesawat dimensi, jadi sangat susah menentukan kekuatannya.


Pilihan terbaik adalah tidak memprovokasi mereka dengan tindakan yang tidak wajar.


Mahesa juga memberikan catatan tambahan bahwa pemimpin mereka adalah seorang Immortal Perang yang sangat kuat.


Di sisi lain Zhu Tian sedang berada di pantai sebelah selatan Kerajaan Bima Sakti. Dia menempatkan makam kedua orang tuanya di sana.


Walaupun itu hanya sebuah batu yang di tancapkan tanpa jasat atau abu orang tuanya. Zhu Tian menganggap bahwa orang tuanya selalu melihatnya dari langit.


Ketika Zhu Tian duduk di depan makam. Suara aneh masuk kedalam telinganya.


"Zhu Tian, aku selalu mengawasi. Sayangnya ragaku sudah tidak ada," katanya dengan suara perempuan.


Zhu Tian langsung melebarkan matanya ketika mendengar suara aneh tersebut. Suaranya persis seperti ibunya, dia langsung menengok kanan kiri untuk memastikan tidak ada orang.


"Ibu?" kata Zhu Tian.


"Apa kamu mendengar, Nak?" kata Ibunya dengan suara lirih.


"Iya, aku mendengarnya, Bu." Zhu Tian meneteskan air matanya karena sangat bahagia. Dia merasa bahwa orang tua yang dia rindukan masih ada kesempatan untuk dibangkitkan.


Zhu Tian ingat bahwa Aldi mempunyai ketrampilan untuk membuat sebuah tubuh buatan. Dia ingin membawa jiwa ibunya untuk mendapat tubuh buatan.


Namun jiwa yang ditemukan Zhu Tian bukanlah ibunya, melainkan sebuah jiwa kuat yang memiliki ketrampilan khusus untuk melihat masa lalu korbannya.


Dia sering disebut Roro. Tidak ada yang tahu nama aslinya hanya sebutan yang selalu melekat di hati masyarakat.


Roro adalah penjaga Galaksi Andromeda yang telah dikalahkan oleh Andreas. Jadi dia ingin membalas dendam dengan memanfaatkan kemampuan khususnya untuk melawan Andreas.


Siapa sangka dia menemukan orang yang dekat dengan Andreas dan memiliki dukungan yang kuat. Untungnya informasi rahasia Seven Soul disimpan dalam jiwa, jadi Roro tidak bisa melihat.