7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Penculikan Masal



Shen Haise keluar dari Dunia Bawah tanpa terluka, dia bertemu dengan Marmo yang sudah menunggunya di luar gerbang.


"Apa kamu tidak melihat pasukan yang sangat kuat memasuki Dunia Bawah secara paksa?" tanya Marmo dengan sedikit kekhawatiran.


Dia sudah menganggap Shen Haise sebagai kakaknya. Sebagai balas budi karena Shen Haise tidak membunuhnya.


"Mereka adalah saudaraku yang menyelamatkanku dari kejaran Astaroth. Sungguh sial aku bertemu dengannya sesaat setelah masuk kedalam Dunia Bawah."


Shen Haise sudah sedikit mempercayai Marmo, karena tidak memiliki niat jahat kepadanya. Aldi juga tidak melarang Seven Soul memiliki seorang iblis.


Marmo melebarkan matanya tidak percaya dengan perkataan Shen Haise. "Tidak mungkin, mereka adalah pendukung yang selama ini kamu sembunyikan!"


Tubuh Marmo gemetar hebat. Bukan tanpa alasan, ada jutaan manusia dengan energi aneh dalam tubuh mereka.


Tidak sampai disitu, Marmo memperkirakan mereka semua berada di tingkat Immortal Putih atau diatasnya.


"Terserah, kamu percaya atau tidak. Aku akan beristirahat. Sial, serangan Astaroth masih membekas di perutku!"


Para Iblis melakukan penculikan besar-besaran di wilayah manusia. Raja Qin Huang geram dengan tindakannya, sehingga mengerahkan pasukan khusus untuk menghalau para Iblis.


Karena Nur Andik belum bangkit, dia sedikit kesusahan mengerahkan pasukan dengan jumlah yang banyak.


Sampai akhirnya Raja Qin Huang terpikir Shen Zero dan pasukan Seven Soul yang mempunyai kekuatan setara dengan keluarga Nur.


"Shen Zero, aku ingin meminta bantuan pasukan Seven Soul," kata Raja Qin Huang tanpa basa basi. Karena dia mengetahui bahwa Aldi merupakan orang yang sibuk.


Aldi menjawab dengan tegas, "Aku tidak akan bergerak, jika saudaraku tidak terlibat dalam penculikan."


Bukan tanpa alasan, manusia di Dunia Maha Tinggi berbeda dengan Dunia Utama. Perbedaan jelasnya, setiap manusia dewasa di Dunia Maha Tinggi pernah membunuh manusia lainnya.


Karena Dunia Maha Tinggi adalah surga bagi para pembudidaya, maka mereka harus berjuang bertahan hidup.


Para Iblis tidak menculik para anak kecil, karena yang mereka membutuhkan adalah energi besar. Jadi hanya menculik para pembudidaya di atas tingkat Pemahaman.


Raja Qin Huang memahami perkataan Aldi, dia tidak bisa memaksakan kehendaknya sebagai raja manusia kepada Aldi.


"Baiklah, jika itu yang kamu mau. Apa ada saran untukku dan Kerajaan Manusia?" tanya Raja Qin Huang.


Dia melihat seberapa pintar Aldi dalam menyusun strategi perang. Banyak kejadian aneh dalam yang telah dilihatnya, semuanya berhubungan dengan seorang pria misterius.


Raja Qin Huang menebak bahwa pria misterius itu adalah Aldi alias Shen Zero.


Aldi tersenyum melihat Raja Qin Huang bersikap tenang setelah penolakannya. "Sangat sederhana. Tinggal halangi para iblis mengambil nyawa para manusia."


Aldi menjelaskan detail taktik terbaik yang bisa dilakukan kerajaan manusia. Jadi kerajaan manusia mengharuskan penduduknya untuk memiliki kartu identitas.


Setiap kartu akan dipasang simbol khusus yang dikeluarkan kerajaan. Kartu itu harus di tanda dengan dara rakyatnya.


Hal itu dilakukan supaya kartu penduduknya tidak mudah hilang. Kemudian jika kartu penduduk itu padam, artinya orang tersebut sudah tewas.


Dengan adanya kartu penduduk, Kerajaan Manusia memiliki potensi penyebaran iblis dengan tepat. Sehingga dapat menempatkan para pasukan yang kompeten.


Tidak lupa sebagai seorang pebisnis, Aldi menawarkan barang yang dapat mengintai seluruh wilayah Manusia.


Dia melakukan itu untuk membantu manusia tetap hidup disaat para Iblis sedang bergejolak karena rumor kebangkitan Beelzebub dan kawan-kawannya.


"Berapa yang harus aku bayar?" tanya Raja Qin Huang.


"Aku tidak ingin uang, melainkan barang antik atau tumbuhan roh yang dapat ditanam!" jawab Aldi dengan tenang.


Dia berjalan menuju kursi dan meja batu yang terdapat sebuah teko berisi teh khusus. Kemudian dia menuangkan 2 cangkir teh.


Aldi memberikan isyarat untuk duduk di kursi sambil menikmati teh yang manis.


"Aku tidak mempunyai orang yang bisa aku percaya sepenuhnya. Apa pendapatmu tentang hal tersebut?" tanya Raja Qin Huang.


"Sangat sederhana, kamu sendiri bisa menjalankan barang yang aku tawarkan. Satu lagi, lebih baik segeralah cari orang terpercaya atau kamu akan menyesal di kemudian hari."


Wilayah manusia lebih luas dengan Dunia Utama, jadi membutuhkan beberapa ratus ribu alat pengintai.


Shen Qiu sudah menyiapkan alat pengintai. Dia bermaksud untuk menyebar alat tersebut di seluruh Dunia Maha Tinggi.


Perbincangan antara Raja Qin Huang dan Aldi berjalan tenang dan santai. Tidak ada nada suara yang tinggi atau bentakan.


"Qin Huang, apa kamu ingin mengetahui kebenaran tentang keluarga Qin?" tanya Aldi.


Raja Qin Huang langsung gemetar. Dia tidak pernah menyangka bahwa Aldi alias Shen Zero bisa mengetahui kebenaran keluarganya.


Dia mengetahui bahwa Aldi tidak akan bertanya padanya jika informasi yang dikatakan hanya sebatas rahasia keluarga.


"Kamu harus kehilangan semua yang kamu punya termasuk kursi Raja dan kekuatanmu!" kata Aldi dengan ekspresi Serius.


Bukan tanpa alasan, Aldi sudah memeriksa tubuh Qin Huang dan Raja Qin Huang. Mereka mempunyai jiwa yang terpecah, artinya mereka adalah satu orang yang sama.


Qin Huang adalah tubuh utama dari Raja Qin Huang. Jadi semua pencapaian Raja Qin Huang harus diserahkan kepada Qin Huang, anggota inti Seven Soul.


Setelah mendengar perkataan Aldi, Raja Qin Huang melebarkan matanya. Dia merasa perkataan Aldi terlalu berlebihan.


Melihat Raja Qin Huang tidak percaya, Aldi tidak ingin memaksakan kehendaknya. Apapun pilihannya, Qin Huang adalah anggota Seven Soul.


Setelah Aldi memberikan detail sarannya, Raja Qin Huang kembali ke istana. Dia mencoba menerapkan sistem baru di kerajaan.


Perusahaan Danau Putih akan menjadi pemasok utama kartu penduduk dan mereka juga akan mengendalikannya.


Sehingga Raja Qin Huang hanya akan menerima informasi yang sederhana dan mudah dimengerti.


Semua anggota pengintai adalah orang terpercaya Seven Soul, jadi informasi tidak akan bocor dengan mudah.


Karena Raja Qin Huang mempercayai Shen Zero dan pasukannya, dia menyerahkan semua pengintaian kepadanya.


Sedangkan untuk pasukan keamanan, Raja Qin Huang yang akan menjadi pemegang keputusan.


Seiring berjalannya waktu, penculikan pembudidaya manusia semakin banyak. Raja Qin Huang mengandalkan Shen Zero dan pasukannya untuk pengintaian.


Setelah mendengar nasehat Aldi, Raja Qin Huang mencari pasukan terpercaya. Dia berusaha meyakinkan mereka supaya tidak berkhianat.


"Bagaimana informasi dari Pasukan pengintai?" tanya Raja Qin Huang kepada salah satu orang terpercayanya.


"Semua sudah di tulis dalam laporan. Para Iblis bergerak di wilayah Barat daratan tengah."


Raja Qin Huang membaca informasi yang dikirimkan tim pengintai. Dia sangat terkejut ketika membacanya.


Setiap informasi di tulis dengan detail. Bahkan gambar wajah target digambar dengan sangat sempurna.


Dia belum mengetahui teknologi yang dinamakan foto. Jadi ketika pertama kali melihatnya, Raja Qin Huang sangat terkejut.


"Segera sebarkan gambar dan perintahkan pasukan pertahanan. Kita tidak boleh membiarkan iblis menculik rakyat manusia."


Ratusan ribu prajurit telah dikerahkan untuk operasi pertama. Pasukannya tidak hanya terdiri dari kerajaan, melainkan juga dari kerajaan Nur.


Karena Nur Andik belum bangkit, Raja Qin Huang dapat memberikan perintah kepada pasukan dengan sangat leluasa.


Salah seorang Leluhur Nur mengerutkan kening ketika melihat tindakan Raja Qin Huang yang sangat efektif.


"Mengapa Qin Huang menjadi lebih pintar daripada sebelumnya?" kata Nur Ivan.


Biasanya dia tiada melihat perkembangan kerajaan karena ada Nur Adik yang mengurus semuanya. Karena Nur Andik belum bangkit, dia harus mengurus pasukan keluarga Nur.


"Tuan, ada seseorang yang mendukung Qin Huang dari belakang. Aku menduga bahwa mereka adalah pasukan yang memusnahkan Nur Andik," kata seorang prajurit bertangan satu. Dia adalah Nur Wahyu.


"Maksudnya dibalik pembunuhan Nur Andik adalah Qin Huang?" kata Nur Ivan dengan nada tinggi.


"Maafkan aku, Tuan. Itu hanya dugaan semata, karena pergerakan besar Iblis juga terjadi setelah pasukan misterius menyerbu Dunia Bawah."


Nur Ivan sekarang sudah mencurigai keterlibatan Raja Qin Huang. Dia langsung mengerahkan pengintai disekitarnya.


Namun Raja Qin Huang adalah Immortal Hijau tahap 2, dia tidak mudah untuk di intai.


Setelah penerapan sistem penduduk baru, pergerakan Iblis berhasil ditekan dengan baik. Raja Qin Huang sangat puas dengan kinerja pasukan pribadinya.


Seven Soul masih berada di Dunia Buatan. Bahkan Leo dan Shen Haise di tarik karena mereka tidak ingin terlibat untuk sementara waktu.


Pergerakan Iblis memicu kecurigaan Zeus dan pasukan Dewa lainnya. Sebelumnya Zeus telah mengerahkan pasukan Immortal untuk mencari keberadaan pasukan misterius, tetapi hasilnya nihil.


"Mungkinkah pasukan misterius itu berencana membuat seluruh Dunia Maha Tinggi berperang?" kata Zeus memandang semua petinggi kerajaan Dewa.


"Kemungkinan besar seperti itu, Tuan. Satu lagi yang membuatku curiga, Baron Leo dan seluruh pasukan intinya menghilang."


Informasi yang mereka dapatkan adalah Leo dan Pasukan Inti sedang melakukan penelitian di sebuah tempat rahasia.


Namun tidka pernah ditemukan keberadaannya selama seminggu terakhir.