
Setelah berhasil menyempurnakan tubuh Tahta Raja, Aldi kembali ke wilayah Mutiara Hitam. Kekuatan miliknya sudah cukup untuk mengatasi para prajurit iblis.
Untuk menerobos tingkat 17 dia membutuhkan kekuatan tubuh yang lebih. Tahta Raja masih sangat awal untuk melakukan terobosan besar.
Walaupun Aldi memiliki tubuh abadi, dia tidak ingin mengurangi keindahan tubuh Tahta Raja. Menurut ingatan Chu Feng, orang yang berhasil memiliki tubuh Tahta Raja akan selalu di perlakuan dengan baik oleh setiap penguasa Dunia.
Namun di Dunia Utama tidak ada yang bisa melihat ke istimewa tubuh Tahta Raja yang telah di sempurnakan Aldi. Bahkan kesempurnaan tubuhnya lebih baik dari orang yang ada di dalam ingatan Chu Feng.
"Aku tidak boleh berpuasa diri, walaupun tubuh Tahta Raja memiliki keistimewaan. Tidak mungkin Raju, sang pemilik tubuh Tahta Raja bisa mati."
Aldi mengingat adegan dimana Raju mati tanpa menyisakan Jiwa, bahkan tubuh Tahta Rajanya berhasil di hancurkan oleh Triliun orang yang mengepung.
Aldi tidak memiliki persahabatan dengan Raju, tetapi dia sedikit simpati dengan kemalangan yang di deritanya.
Walaupun kuat, Raju selalu memprovokasi orang dengan kekuasaan besar. Hingga akhirnya mereka semua bergandengan tangan untuk menghapuskan Raju.
Crane akan tetap menjaga pohon dunia, ia memiliki 6 ada yang tersebar disetiap sudut Dunia Buatan.
Evolusi besar-besaran pohon dunia membuat kecepatan tumbuh para tanaman roh sangat mengerikan.
Bahkan dengan mata telanjang dapat melihat pergerakan batang yang semakin membesar dari tanaman roh.
Para tanaman roh memiliki kecepatan 100 ribu kali, ditambah dengan 30 kali kecepatan waktu di Dunia Buatan.
Hanya dalam beberapa hari bunga Jade Vane sangat melimpah bahkan bisa membuat minuman konsentrasi kelas S untuk semua anggota Inti.
Shen Si, Shen Er dan Shen Qiu akan bekerja sama, untuk menciptakan peralatan yang dapat memproduksi minuman konsentrasi kelas S.
Nezha dan Shen San akan mengikuti Aldi ke wilayah Mutiara Hitam. Walaupun kekuatannya cukup, Aldi tidak ingin mengambil resiko terlalu besar.
"Shen San, mungkin ini pertama kalinya kamu ikut denganku. Santai saja, aku ingin kau menjadi orang terkuat untuk melindungi para saudara kita di Seven Soul."
Aldi menepuk pundak Shen San yang sedikit memegang. Dia melihat Shen San sangat gugup karena pertama kalinya bepergian dengan Aldi.
Shen San merupakan orang pemalu, tapi tekadnya untuk menjadi kuat jauh melebihi 7 Anak Ajaib lainnya.
Mereka bertiga menuju salah satu kota bernama Jayapura yang terkenal karena kompetisi pertarung di seluruh wilayah Mutiara Hitam.
Aldi memberi peta wilayah Mutiara Hitam di sebuah toko. Dia sangat terkejut melihat peta yang sangat lengkap.
Setiap daratan sudah di kelilingi oleh lautan, artinya semua wilayah Mutiara Hitam sudah di jelajah oleh seseorang.
Terdapat 2 daerah utama di Wilayah Mutiara Hitam yaitu daerah Timur dan Barat. Daerah Timur terkenal dengan kekuatan fisiknya sedangkan barat terkenal dengan kemampuan ekonominya.
Daerah Barat di pimpin oleh Kerajaan Kanz sedangkan daerah timur di pimpin oleh kerajaan Hanz.
Dahulu kala ada sebuah kerajaan besar yang memimpin seluruh wilayah Mutiara Hitam. Namun Raja mereka meninggal dengan keadaan aneh.
Hingga akhirnya kedua putranya memperebutkan wilayah kekuasaan dengan menggunakan pedang. Perbatasan wilayah Mutiara Hitam di putuskan oleh seorang dewi yang turun mendambakan kedua belah pihak.
Namun konflik saudara masih berlanjut hingga sekarang. Kerajaan Kanz dipimpin oleh seorang raja yang sangat bijaksana.
Dengan kebijakannya dia berhasil membawa rakyatnya menuju kemakmuran yang terlihat sekarang.
Setelah membaca semua buku di dalam perpustakaan kota Jayapura, Aldi menggelengkan kepala.
"Sungguh ironis, saudara kandung harus berperang untuk sebuah kekuasaan semata."
Aldi melihat Nezha dan Shen San yang sedang berlatih tanding menggunakan tangan kosong. Mereka tidak memancarkan energi tambahan disetiap gerakan.
Jika Nezha menggunakan energinya, Shen San akan kalah dalam beberapa gerakan ringan.
"Ayo, sudah waktunya pasukan Shen Wu memberikan informasi." Aldi menuju sebuah gunung yang sudah disepakati.
Namun dia merasakan ada seseorang yang sedang membuntutinya. Nezha dan Shen San juga menyadari, tetapi Aldi menyuruh mereka untuk mengabaikan.
Aldi mengirimkan telepati kepada Shen Wu untuk menyingkirkan orang di belakangnya. Alasan kenapa Aldi tidak menyerang yang membuntutinya supaya musuh salah paham.
Setelah rekan mereka terbunuh, pasti akan langsung menuduh Aldi dan teman-temannya sebagai pembunuh.
Namun jika ada orang lain yang membunuh rekannya, Aldi akan lebih mudah untuk bergerak.
"Siapa mereka?" tanya Aldi.
"Mereka adalah organisasi Black Devil yang terkenal sebagai markas para pembunuh bayaran." Shen Wu mudah mengetahuinya karena ada tato di punggung mayat.
"Menarik, Black Devil memiliki teknik kaki yang cukup baik."
Aldi memberikan perintah kepada Shen Wu untuk memimpin 100 ribu pasukan pengintai. Dia segera mencari dalang dari energi jahat yang menghantui di setiap sisi wilayah Mutiara Hitam.
Dia juga memberikan peta yang barusan dibeli kepada Shen Liu untuk di teliti keaslian peta tersebut.
Shen Yi masih berfokus untuk menerobos peringkat 16, Aldi tidak ingin mengganggu. Jika Shen Yi berhasil menerobos peringkat 16.
Maka Seven Soul akan menambah petarung tingkat Pemahaman semakin banyak.
Sedangkan para penjaga arah mata angin masih belum bisa keluar karena kekuatan mereka masih terlalu lemah.
Aldi masih kedalam kota untuk mendaftar kompetensi kota Jayapura. Namun dia ditolak oleh petugas karena dianggap terlalu lemah.
Tubuh Aldi memang sangat kuat, namun tidak dapat terdeteksi oleh bola khusus untuk mengukur kekuatan seseorang.
Nezha dan Shen San berhasil lolos pada seleksi pertama. Mereka mempunyai kekuatan 10 ribu poin.
Nezha tidak percaya melihat Shen San yang setara dengannya. "Manusia zaman sekarang harusnya tidak memiliki kekuatan seperti itu." pikirnya kebingungan.
Aldi hanya tersenyum pahit melihat bola pengukur menunjukkan angka 0.
"Sangat disayangkan." Aldi menghela nafas karena tidak lolos seleksi pertama.
Nezha dan Shen San diperintahkan untuk tetap melanjutkan kompetisi. Aldi berencana membuat mereka menjadi juara.
Namun tanpa energi jiwa, mereka bukan tanding para jendral yang sudah mengembangkan tubuhnya sampai ke tingkat puncak.
Tidak ada larangan untuk menggunakan energi. Namun Aldi ingin melihat semua teknik beladiri setiap petarung di wilayah Mutiara Hitam.
Babak pengisihan akan segera dimulai, Aldi mencari tempat duduk untuk melihat kompetisi.
Nezha yang memiliki tubuh bertinggi 175 centimeter akan melawan seorang manusia setinggi 210 centimeter dengan tubuh berotot.
"Kawan, sepertinya kau mengenal petarung kecil di arena?" tanya seorang pria berambut putih di sebelah Aldi.
"Iya, dia adalah rekan perjalananku." Aldi melirik pria disebelah dan tersenyum tipis.
"Sebaliknya segera suruh temanmu untuk menyerah. Lawannya adalah Rodriger yang terkenal sangat ganas."
"Tidak perlu khawatir dengan Nezha. Dia pemuda yang kuat."
Seorang pelayan menghampiri mereka. "Tuan, apa kalian ingin bertaruh untuk pertandingan ini?" tanya pelayan dengan sopan.
"Baiklah, aku bertaruh 1000 gram emas untuk kemenangan Nezha." Aldi menaruh taruhan tanpa ragu.
"Pertandingan mempunyai perbandingan 7 : 1 untuk Rodriger, tetapi kau masih mempercayai temanmu, sungguh setia kawan."
Pria berambut putih memberikan tahuran 1000 gram emas untuk kemenangan Rodriger.
Setelah semua orang menaruh taruhan. 150 gram emas untuk kemenangan Rodriger dan 5000 gram emas untuk kemenangan Nezha.
Di arena pertarungan Nezha sedikit kesal melihat taruhan kepada dirinya sangat rendah.
Ketika gong pertanda pertarungan di mulai, Nezha menentang Rodriger dengan kuat. Hingga membuat tubuhnya keluar dari arena pertarungan.
Seketika semua penonton terkejut melihat Rodriger tidak sadarkan diri hanya dengan satu kali tendangan.
"Nezha terlalu bersemangat, dia tidak memberikan lawannya kesempatan." Aldi menggelengkan kepalanya.
Pria berambut putih langsung memanggil pelayannya. "Segera selidiki pria di sebelah dan para temannya."
Walaupun sudah menggunakan teknik khusus, Aldi masih dapat mendengar dengan sangat jelas.