7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Jendral Zhou Tumbang



Aldi masih terus mencari informasi tentang wilayah Sumatera Utara, Ras Elf sedang kehabisan makanan.


Dia belum mengetahui jenis bunga apa yang perlu di makan oleh para Ras Elf. Setelah rapat para petinggi Elf selesai, Ratu mengumumkan akan mencari solusi kekurangan makanan.


Ratu mengangkat sebuah bunga yang tidak asing baginya. Bunga itu sering tumbuh di sekitar Pohon Dunia.


Aldi tidak memotong bunga karena aroma harumnya bisa menutupi bau keringat setiap manusia yang berlatih di Dunia Buatan.


Jumlah bunga seperti itu ada miliaran di Dunia Buatan. Bahkan jika Aldi menghabiskan 100 ribu per hari, maka pertumbuhannya akan semakin banyak.


Bunga itu mempunyai karakteristik sedikit aneh. Setiap kali barangnya di patahkan, akan tumbuh dua batang bunga. Hingga batas mereka 16 cabang.


"Jadi kita kekurangan Bunga Dunia. Apakah ini merupakan akhir dari Ras Elf?." Seorang wanita tua bertanya dengan mata berkaca-kaca.


"Tenanglah, Nek. Aku yakin Ratu memiliki rencana untuk menyelesaikan masalah makanan," kata Cucunya.


Aldi menghilang dari penglihatan semua orang, dia mempunyai alat tukar yang bagus untuk kerajaan Elf.


Rutu Elf sedang berada di ruang kerja, dia berencana untuk meminta Bunga Dunia kepada Ras manusia atau Negara Achin.


Mereka berdua memiliki pohon dunia, tetapi Bunga Dunia ras manusia sering digunakan untuk meningkatkan kekuatan.


Sedangkan untuk Negara Achin tidak pernah ada yang tahu Pohon Dunia seperti apa yang mereka miliki.


Melihat dari langit, Negara Achin mempunyai Pohon Dunia yang lebih kecil dari milik Ras Manusia. Artinya Ras Elf mempunyai Pohon Dunia Terbesar.


Aldi masuk menggunakan teknik Langkah Hantu. Bahkan Ratu Elf tidak dapat mendeteksinya, sebelum wujudnya terlihat.


"Salam Ratu Elf," ucap Aldi sambil membungkukkan sedikit badannya dengan tangan tangan kiri di dadanya. Sikap itu sering dilakukan di kerajaan Elf untuk menghormati bangsawan.


Ratu Elf langsung berdiri mengarahkan panah kepada Aldi. "Siapa kau?" tanyanya.


"Aku tidak mempunyai niat buruk, tetapi aku punya sebuah solusi tentang masalah makanan kerajaan Elf." Aldi tersenyum manis kepada Ratu Elf.


Ratu Elf meletakkan panahnya, dia duduk kembali. "Duduklah dimanapun kau mau."


Dia tidak bodoh, orang didepannya mempunyai teknik mengerikan yang tidak bisa dideteksi. Membuat musuh sepertinya hanya bunuh diri secara perlahan.


"Terima kasih, Ratu." Aldi duduk di kursi kayu dekat dengan Ratu Elf. Tidak ada satu orangpun yang berani duduk di tempat itu.


Hal itu karena kursi kayu didekatnya milik mantan Raja Elf, atau ayah Ratu Elf. Namun, ketika perang Raja Elf tumbang di medan perang.


"Aku harap Raja Elf tidak marah dengan kelancangan ini," kata Aldi sambil tersenyum tipis melirik Ratu Elf. Dia sudah mengetahui bahwa bangku kursi itu merupakan kursi mantan Raja Elf.


"Langsung keintinya. Aku tidak suka manusia duduk disebelahku." Ratu Elf berkata membuang wajahnya.


"Sungguh tidak sopan. Walaupun aku hanya makhluk rendahan, tetapi kita mempunyai sejarah bahwa Leluhur Lena pernah tunduk dibawah kaki Adam." Sindiran Aldi membuat marah Ratu Elf.


"Maaf, aku tidak menduga manusia mudah tersinggung hanya karena perkataan sepele." Ratu Elf melotot karena marah.


Aldi menjelaskan bahwa dia dapat menyediakan makanan untuk para Elf. Namun, dia ingin semua tumbuhan yang memiliki energi roh.


Tanaman yang memiliki energi roh dapat membantu Dunia Buatan agar semakin stabil dan kuat. Hal itu akan berpengaruh kepada pertumbuhan energi.


Sedangkan untuk Elf tanaman seperti itu bisa dibuat untuk obat, atau untuk perhiasan rumah. Energi roh dapat membantu Ras Elf untuk menjadi lebih kuat.


"Berapa yang ingin kau tukarkan?" tanya Ratu Elf.


"10 Tanaman untuk 1 Bunga Dunia," jawab Aldi tenang.


"Tidak, tanaman roh juga sangat bermanfaat untuk para Elf."


"Semua tergantung kepadamu. Aku bisa memberikan banyak Bunga Roh, asalkan ada 10 tanaman setiap 1 Bunga Dunia." Aldi tidak ingin menurunkan penawaran.


"Apa kau bisa memberikan 10 ribu Bunga Dunia?" tanya Ratu Elf.


"Bahkan aku bisa memberikan 1 miliar Bunga Dunia kepada kalian. Hanya tanaman Roh yang dapat menukarkan mereka."


"Biarkan aku berdiskusi dengan para petinggi Kerajaan Elf. Akan keluar hasilnya sekitar 2 hari dari sekarang."


Aldi menghilang seperti bedu yang tertutup angin. Dia meninggalkan Ratu Elf untuk memikirkan kelangsungan hidup rakyatnya.


Karena pil misterius, Kapten Yonimaru semakin ganas, dia menghabisi semua Ras Manusia hanya dengan satu serangan.


Melihat banyak prajuritnya yang tumbang, Jendral Zhou segera menghadang Yonimaru. Sayangnya Aldi tidak berada para tempat kejadian.


Jika dia mengetahui pil iblis yang dimakan Yonimaru, pastinya Aldi akan turun tangan. Carlos yang menyaksikan Yonimaru membantah ras manusia, tidak mempunyai sarana untuk menghubungi Aldi.


Satu orang dapat menghancurkan satu kompi pasukan. Itu merupakan kata yang cocok untuk sosok Yonimaru saat ini.


"Yonimaru, aku tidak menyangka kau menjadi sekuat ini." Zhou Yang memegang tombak ditangan kirinya serta mengarahkan mata tombak kepada Yonimaru.


"Zhou Yang, sudah lama aku ingin bertarung denganmu. Namun, belum mendapat kesempatan. Hari ini akan menjadi akhir dari hidupmu."


Yonimaru berkata penuh percaya diri, dia mengetahui bahwa pil iblis yang dimakan dapat mengalahkan Zhou Yang.


Pertarungan tidak dapat terhindarkan, tetapi terlihat Zhou Yang terdesak karena kekuatan Yonimaru sudah ditingkatkan.


"Teknik Tombak Seribu Perubahan." Zhou Yang mengeluarkan teknik terpaiknya untuk menghadapi Yonimaru. Teknik itu diwariskan dari Leluhur mereka Zhou Sang Tombak Naga.


Tubuh Zhou Yang memancarkan aura berbentuk naga dibelakangnya. Setiap garis serang tombak menjadi sayatan berwana biru.


Dia berhasil melukai Yonimaru, tetapi tidak membahayakan nyawanya. Sedangkan tubuh Zhou Yang sudah pada batasnya.


"Zhou Yang, ternyata kau tidak seperti rumor yang beredar. Kekuatan tombakmu hanyalah omong kosong." Penghinaan Yonimaru membuat ketenangan Zhou Yang goyah.


Teknik tombak merupakan kebanggaan keluarganya dihina, hal itu membuatnya marah bahkan sampai mengutuk Yonimaru.


"Dendam ini tidak akan pernah padam!" geram Zhou Yang.


Yonimaru tidak memperdulikan kutukan itu, dia motong kepala Zhou Yang dengan kapak besar di tangan kanannya.


Zhou Ming, anak Zhou Yang melihat kejadian itu menjadi kehilangan akalnya. Dia menerjang Yonimaru tanpa memperdulikan keselamatan.


Hanya serangan ringan dapat melemparnya hingga tidak sadarkan diri. Para prajurit membantu Zhou Ming untuk mundur.


Ras Orc tidak membiarkan Manusia kabur, mereka mengejar sampai perbatasan kedua dari Wilayah Sumatera Selatan.


Akhirnya Yonimaru berhasil merebut kembali wilayah Kerajaan Orc. Dia segera melapor ke Raja tentang kemenangan itu.


Carlos tidak mempunyai perasaan khusus tentang kalahnya Ras manusia. Dia menganggap bahwa kesalahan pertama ada di pihak manusia.


Aldi yang duduk disebuah pohon besar melihat Ratu Elf mendatanginya. "Kami bersedia menukar 50 ribu Pohon Dunia dengan 500 ribu tanaman Roh," ucapnya.


Aldi berdiri diatas barang pohon besar dan berkata, "Baiklah, kapan kau akan menyiapkan tanaman Roh?"


"Aku bisa menyiapkan dalam waktu 1 tahun."


"Terlalu lama, aku ingin dalam 3 bulan semua tanaman roh tersedia. Aku juga menerima pembayaran secara berkala."


"Tapi–" sebelum Ratu Elf menyelesaikan perkataannya.


Aldi melanjutkan, "Aku dapat memberikan 10 ribu Bunga Dunia di awal pembayaran."


"Sepakat!" Tanpa berpikir panjang, Ratu Elf segera menyetujui.


Aldi menjulurkan tangan kanan, kemudian membuka telapak tangannya. Bunga Dunia muncul disekitar pohon besar.


"Hitunglah terlebih dahulu, jika kurang aku akan menambahkan." Aldi sudah menghitung dengan jumlah 10 ribu Bunga Dunia tanpa sisa. Hal itu untuk melihat kejujuran ras Elf.


Ratu Elf dan para pengawal melihat Aldi melakukan hal ajaib seperti itu, membuat mereka terkejut sampai ternganga.


Teknik seperti itu hanya dapat dilakukan oleh Rune Master, atau sering disebut para pembuat simbol terkenal.


Aldi menghilang seperti debu yang tertiup angin. "Aku akan mengunjungi kalian satu bulan dari sekarang. Segera kumpulkan sebanyak mungkin Tanaman Roh."


Kata itu bergema di hutan Para Elf. Bahkan para prajurit mendengar kata itu.


"Pria yang mengerikan," ucap seorang pengawal.


"Itulah alasan kenapa dalam pertemuan bersikeras menyetujui permintaan konyolnya. Aku hanya tidak ingin bermusuhan dengan manusia Gila sepertinya." Ratu Elf berwajah serius.