
Kekuatan Lansia Yang tidak mempan. Namun, Aldi memberikan perintah agar berpura-pura sedikit kesakitan.
Hal itu dilakukan agar mereka tidak curiga dengan penyamaran kekuatan. Aldi menyamar sebagai pembudidaya tingkat Raja tahap 9 sedangkan Leo dan Shen Haise menjadi tingkat Raja tahap 8.
Dia melakukan itu bukan karena takut dengan Leluhur Rush All yang berada pada tingkat Pemahaman, tetapi untuk membuat musuh pasukan Seven Soul.
Seorang pemimpin yang baik, bukan menghancurkan musuh mereka sampai ke akarnya. Namun, mengontrol musuhnya agar tidak melebihi kekuatannya.
Sebelumnya Aldi telah memotong semua masalah sampai keakarnya, setelah mempunyai banyak pasukan Seven Soul. Dia mengerti betapa pentingnya seorang lawan yang seimbang.
Jiwa seorang Kaisar, Cyrus mempengaruhi pikirannya untuk mengembangkan pasukan dengan benar.
"Shen Zero, kita disini bukan untuk saling menindas. Juga janji tentang Inti Berlian belum kau penuhi," ucap Lansia Yang.
Aldi ternyum dan berkata, "Sangat susah untuk menemukan Inti Berlian. Bahkan jika aku menemukan benda itu, tidak akan aku serahkan langsung. Seven Soul juga membutuhkan kekuatan."
Alasan Aldi masuk akal, jadi Lansia Yang dan Lansia Yin tidak mempersulit. Berbeda dengan Sun Hyeon yang sudah tersulut amarah sejak tatapan Aldi membuatnya merinding.
"Tidak bisa, kau sudah berjanji waktu itu. Setelah menemukan inti berlian, kau harus segera menyerahkannya!" ucap Sun Hyeon dengan nada tinggi.
"Ketua Sun, sungguh sensitif. Aku hanya bercanda, tetapi anda menanggapi terlalu serius." Aldi mengeluarkan Inti Berlian yang palsu.
Shen Haise dan Leo tidak mengetahui bahwa benda di depannya merupakan tiruan dari Inti Berlian. Mereka berdua langsung bertanya kepada Aldi.
"Mungkinkah itu inti berlian yang asli?" tanya Leo.
"Inti Berlian asli?" tanya Shen Haise.
Mereka merupakan Roh Dunia yang dapat merasakan kehadiran jiwa. Dalam inti berlian terdapat jiwa yang hidup.
"Tenanglah, itu benda palsu, aku memberikan simbol manipulasi. Jadi mereka tidak akan bisa membedakan."
"Seperti yang diharapkan dari Shen Zero." Ketika tangan Sun Hyeon meraih Inti Berlian, Aldi langsung menarik benda itu.
"Bukankah terlalu mudah jika aku mememberikan tanpa ada kompensasi di pihakku?" kata Aldi dengan senyum di bibirnya.
Sun Hyeon yang masih marah langsung menyerang Aldi dengan kekuatan penuh. Hingga Aldi menabrak dinding.
Dinding ruangan khusus restoran ini dilengkapi oleh simbol pertahanan, bahkan tingkat Raja tidak akan bisa merobohkan.
Restoran ini merupakan maha karya dari Shen Er, dia yang telah merancang semua bahan dan simbol pada restoran.
"Bukankah ini sedikit kasar." Aldi berdiri sambil membersihkan bajunya dari kotaran.
"Kau yang memulai perkelahian!" Sun Hyeon langsung mengambil Inti Berlian, dia memindahkan kedalam cincin penyimpanan.
Aldi tersenyum, dia berpindah dengan cepat. Secara tiba-tiba dia didepan Sun Hyeon dan menamparnga cukup keras. Hingga membuat Sun Hyeon tersungkur ke tanah.
Lansia Yan dan Yin tidak terima dengan perlakuan Aldi yang menambah Sun Hyeon yang tidak siap. Mereka melancarkan serangan ke arah Aldi, tetapi Leo dan Shen Haise membelokkan serangan dengan mudah.
Serangan itu membuat dinding restoran hancur.
"Jika Shen Er melihat kelakuan kalian, dia akan memburumu bahkan sampai ke ujung dunia." Shen Haise melihat dinding yang hancur.
Mereka sedang berada di lantai paling atas. Hancur ya dinding lantai atas membuat melanggar langsung keluar dari restoran.
Semua pelanggan restoran merupakan pembudidaya. Mereka keluar bukan karena takut, tetapi ingin menonton pertandingan antara master.
Lantai atas terkenal tidak bisa di sewa jika bukan tamu terhormat. Orang paling lemah yang dapat menyewa lantai atas merupakan pembudidaya tingkat Langit.
Aldi sengaja memancing kemarahan Sun Hyeon untuk melatih pasukan Seven Soul. Jika dia berhasil mengalahkan pemimpin Rush All. Maka para pelindung tidak akan tinggal diam, mereka akan berusaha membalas.
Namun, Aldi tidak bisa gegabah. Walaupun Rocky sudah mencapai tingkat Pengakuan, tetapi dia masih terlalu muda untuk bertarung dengan monster tua.
Perkembangan Rocky jauh diluar imajinasi Aldi, dia masih tidak mengerti kenapa makhluk sepertinya bisa turun ke dunia manusia biasa.
Sun Hyeon tidak terima tamparan Aldi dapat membuatnya tersungkur. Dia mengeluarkan Aura tingkat Leluhur yang mengerikan, bahkan membuat para penonton kesakitan.
"Sial, siapa orang itu. Kita tidak membuatnya rugi, tapi dia menyerang kita."
"Apa kau bodoh. Dia Sun Hyeon, Sang Pemimpin Rush All yang agung. Rumor mengakatan kekuatannya setara dengan tingkat Leluhur."
"Siapa lawannya?"
"Bodoh, dia adalah pemimpin Seven Soul yang misterius, Shen Zero. Wanita itu adalah Ratu Perang, Shen Haise, dan Kucing besar berwarna oranye adalah pemimpin para Jendral Seven Soul."
Mereka juga menebak, siapa yang akan menjadi pemenang pertandingan ulanh antara Shen Zero dan Sun Hyeon.
"Shen Zero!" Lonjakan kekuatan membuat lantai atas restoran roboh. Hingga membuat mereka bertarung di udara.
Pukulan Sun Hyeon di hindari Aldi dengan sangat mudah. Namun, Aldi tidak bisa terus menghindar, dia sudah menyiapkan sedikit trik agar Sun Hyeon lebih percaya diri.
"Pukulan Pembelah Gunung." Sun Hyeon menyerang dengan teknik andalan Rush All. Teknik itu menghancurkan seluruh bangunan.
Aldi berpura-pura terkena serangan, dia memuntahkan seteguk darah segar. Kekuatan seperti itu tidak akan menggores tubuh Aldi.
"Sepertinya kau bertambah kuat, Sun Hyeon." Aldi menatap tajam kearahnya.
"Shen Zero, hari ini merupakan pemakaman Seven Soul." Sun Hyeon berkata dengan penuh kesombongan.
Aldi tersenyum melihat kesombongan Sun Hyeon, dia merasa berhasil menipu pemimpin Rush All dengan baik.
"Pukulan Pembelah Gunung." Aldi meniru teknik andalan dari Rush All. Bahkan jauh lebih sempurna daripada Sun Hyeon.
Pukulan itu membuat Sun Hyeon terjatuh ke tanah, hingga membuat pakaiannya sangat kotor.
Lansia Yin dan Yang terkejut melihat Aldi menggunakan teknik andalan Rush All dengan sempurna.
"Siapa sebenarnya bocah bernama Shen Zero itu? " kata Lansia Yang.
"Dia merupakan bos dari Seven Soul. Meniru teknik bodoh seperti itu merupakan makanan ringan," jawab Shen Haise yang berhasil menahan Lansia Yang sendirian.
Pertarungan berlanjut, Sun Hyeon mengeluarkan aura lebih besar. Dia memaksa mengeluarkan kekuatan cadangan yang telah dipersiapkan untuk pertarungan hidup dan mati.
"Shen Zero!" ucapnya sambil mengeratkan giginya.
Aldi tersenyum lebar, dia berniat memprovokasi Sun Hyeon lebih parah. Karena tujuannya bukan pertandingan sederhana seperti satu lawan satu ini.
"Teknik Rahasia Penghancur Bumi." Sun Hyeon memukul kearah Aldi dengan aura yang meledak. Kekuatannya sekarang setara dengan tingkat Leluhur tahap 8.
Aldi tidak menggunakan teknik khusus dia menggerakkan kedua tangannya membentuk energi sebuah lingkaran Yin dan Yang.
Teknik itu bernama Pembelokan Energi, setiap serangan dapat dibelokkan dengan sempurna. Dengan syarat kekuatan lawan tidak boleh melebihi kekuatan pengguna terlalu jauh.
Ketika aura Sun Hyeon sampai di lingkaran teknik pembelokan energi, Aldi memegang tangan Sun Hyeon yang penuh aura dengan mudah.
Kemudian dia membantingnya kesebelah kanan kakinya, sehingga membuat pukulan Sun Hyeon menghantam tanah.
Tidak memberikan kesempatan Sun Hyeon bangkit, Aldi menyerang dengan teknik Jari Dewa. Kali ini berbeda ketika melawan Aries, Aldi mengeluarkan sebuah lingkaran dibawah kakinya.
"Teknik Jari Dewa 64 titik." Aldi menggunakan serangan langsung tanpa pembukaan. Walaupun tidak efektif melawan pembudidaya tingkat Leluhur, tetapi ditangan Aldi semua dapat dimanfaatkan.
Aldi memanipulasi energinya menjadi racun kemudian menyuntikkan semuanya kedalam tubuh Sun Hyeon.
Dalam sekejap Sun Hyeon tidak bisa bergerak, bahkan berkata sedikitpun tidak bisa. Teknik sederhana jika di tangan orang yang berpengalaman akan menjadi senjata mematikan.
Sun Hyeon tidak bergerak bukan karena dia sedang terkena efek racun melainkan tidak sadarkan diri. Kemampuan jari Dewa dapat membunuh manusia yang terlatih, tetapi tidak untuk pembudidaya tingkat tinggi.
Jadi Sun Hyeon hanya pingsan sementara waktu dengan tubuh kaku. Hal itu membuat Lansia Yang dan Yin terkejut.
Serangan singkat Shen Zero dapat membalikkan keadaan. Kemampuan bertarung Shen Zero tidak dapat mereka remehkan.
Ketika Lansia Yang dan Yin menuju tubuh Sun Hyeon yang kaku. Shen Haise dan Leo masih menghadang.
Mereka bertarung seimbang karena Lansia Yang dan Yin tidak mengeluarkan kekuatan penuh.
"Minggir atau aku akan membunuhmu!" ucap Lansia Yang dengan muka marah.
Shen Haise Minggir karena perintah Aldi menggunakan telepati.
Aldi merasakan kehadiran yang sangat kuat disekitarnya. Jika tebakan ya benar dia merupakan pembudidaya tingkat Penguasaan atau lebih tinggi.
Penonton bersorak atas kemenangan Shen Zero. Mereka bersuara bulat mendukung Shen Zero keluar sebagai pemenang.
Hal itu karena perilaku Sun Hyeon tidak bermoral. Dia terkenal karena pembunuhan yang tidak ada hentinya.
Sedangkan Shen Zero merupakan pria yang mendukung pertumbuhan rakyat kecil. Bahkan mengembangkan teknologi untuk rakyat yang tidak mengembangkan teknik beladiri.