7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Gerbang



Kerja sama dengan masyarakat Rahasia Black Flame telah sepenuhnya dihapuskan. Carlos merupakan orang yang sudah bersusah payah membina kerjasama dengan Seven Soul.


Namun, Raja dan para petinggi lainnya memilih untuk menjadi musuh Seven Soul. Karena mereka dikalahkan, pasukan Black Flame terbagi menjadi dua pihak.


Pihak Raja dan pihak Carlos. Mereka berdua merupakan tokoh terkenal di masyarakat Rahasia Black Flame.


Raja merupakan orang yang dipilih, sedangkan Carlos merupakan orang yang menjadi kuat dengan usahanya. Hal itu yang membuat pola pikir mereka berbeda.


Retaknya hubungan Black Flame dan Seven Soul membuat Carlos mengalami kerugian besar. Dia dan pasukan pribadinya sudah mencoba pil ajaib milik Seven Soul.


"Apa aku harus menemui Shen Haise untuk menjelaskan segalanya," gumam Carlos.


"Ayah, aku setuju dengan ide itu. Lebih baik kita menemui Seven Soul untuk menjelaskan situasinya," ucap seorang perempuan disampinnya.


Pertempuran itu berumur 40 tahun, tetapi penampilannya masih sangat muda. Dia bernama Anisa atau sering disebut Ratu Api.


Kitika bertarung dia selalu menggunakan aura bertipe api, atau sering disebut sihir api oleh masyarakat Rahasia Black Flame.


Kemampuan ini hanya dapat tumbuh jika mempunyai bakat tertentu. Seperti Sikong Yu yang dapat mengeluarkan Api dari tubuhnya.


"Baiklah, kau akan ikut denganku. Semoga Shen Zero menyambut kita setelah perlakuan Black Flame tempo hari."


Aldi masih berusaha memecahkan misteri Inti Berlian, sudah satu bulan dia mencari Inti Berlian yang hilang.


"Mungkinkah benar, bahwa pasukan Hantu sudah menggunakannya." pikir Aldi mulai meragukan dugaannya.


Dia berjalan menuju puncak gunung, dia melihat batu yang memberikan informasi untuk mengumpulkan 20 Inti Berlian.


"Mungkinkah ..." Aldi langsung membawa 19 Inti Berlian didekat batu.


Sebuah cahaya berwarna ungu keluar dari semua Inti Berlian. Setiap Inti Berlian pecah dan diserap kedalam batu.


"Jadi seperti itu. Pasukan Hantu sudah menggabungkan satu Inti Berlian, mereka tidak ingin kehilangan Inti Berlian untuk kedua kalinya."


Grock yang berdiri disampingnya tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Sebuah batu dapat bergerak dengan sendirinya.


Dia lupa bahwa sebenarnya, tubuhnya juga terdiri dari beberapa batu unik yang saling terhubung.


Setelah semua Inti Berlian diserap, batu pesan mulai retak. Setiap retakan memancarkan cahaya ungu yang menyilaukan.


Aldi dam Grock tidak dibatasi dengan penglihatan, mereka menggunakan teknik khusus agar tidak melewatkan sedikitpun proses batu pesan pecah.


Dari dalam batu terlihat sebuah kepala golem kecil berwarna ungu. Tidak seperti golem biasanya, dia memiliki mata yang sempurna mirip manusia.


"Seperti dugaanku, itu akan menjadi sebuah Golem mirip denganmu, Grock," ucap Aldi.


Grock hanya menganggukkan kepalanya, menandakan persetujuan. Dia meragukan dugaan Aldi awalnya, tetapi setelah melihat secara langsung, mau tidak mau dia harus mempercayai.


Setelah batu pesan sepenuhnya hancur golem kecil melihat Aldi untuk pertama kalinya, dia tidak bisa melihat Grock karena menggunakan penampilan palsu.


Benda kecil itu melesat dengan kecepatan tinggi. Aldi sedikit terkejut dengan hal itu, kecepatan yang diperlihatkan golem kecil setara dengan Burung Curik.


Golem kecil menuju kepelukan Aldi, dengan reflek Aldi memegangnya di gendongan. Semua berlian di tubuh golem kecil mulai rontok.


Sehingga membuat golem kecil itu tampak seperti bayi manusia. Aldi bingung dengan perubahan itu, dia tidak pernah melihat manusia tercipta dari sebuah batu.


"Jadi cerita itu benar, ada manusia yang diciptakan dari batu." Walaupun menurutnya menciptakan manusia dari sebuah batu, sangat tidak efektif.


Sebuah asap keluar dari bongkahan batu pesan, ia membentuk sebuah wajah. "Anak Muda, tolong rawat anakku."


"Siapa anda?" tanya Aldi dengan sopan. Dia tidak mau mencari musuh yang tidak penting.


"Aku Bima, atau sering disebut Raja Maya."


"Jadi anak ini?" Aldi mengangkat bayi diperlukannya.


"Aku membuatnya untuk membantu manusia ketika perang Ragnarok kembali. Namun, sepertinya perang Ragnarok sudah terlewatkan."


Aldi menjelaskan bahwa perang Ragnarok akan terulang setiap 150 ribu tahun. Sedangkan kematian Raja Maya sudah lebih dari 500 ribu tahun.


Akhirnya Raja Maya meminta agar Aldi merawat bayi yang telah dibuatnya. Sayangnya ibu dari bayi itu sudah meninggal di perang Ragnarok, sebelum Raja Maya menuju Dunia Maha Tinggi.


"Baiklah, aku akan merawatnya hingga bertemu denganmu dikemudian hari." Aldi memberikan janji.


"Aku tidak berharap lebih. Tapi semoga hari itu akan terjadi." Asap Raja Maya mulai menghilang.


Aldi menutup badan bayi dengan manipulasi energi yang membentuk pakaian. Setelah sekian lama berpikir, akhirnya Aldi memberinya nama seperti ayahnya, Bima.


Sejak keluar dari batu pesan Bima sudah mengedarkan teknik beladiri. Artinya Aldi tidak akan mencampuri tekniknya.


Sebenarnya dia dapat menggunakan Dunia Buatan untuk menuju Palau Nemo dengan cepat, tetapi pesawat jet terbarunya membutuhkan percobaan.


Carlos sampai di Pulau Nemo dengan membawa 10 pengawal tingkat Setengah Leluhur dan Anisa yang merupakan tingkat Raja.


"Setelah apa yang terjadi, kau masih mempunyai muka untuk muncul?" Seekor kucing mencibir dari atas pohon.


"Leo, kita tidak ingin mencari masalah. Ada yang harus aku luruskan tentang permasalahan tempo hari," ucap Carlos.


"Lakukan sesukamu. Aku sedang libur hari ini, jadi jangan mencariku." Leo pergi meninggalkan mereka. Dia sedikit depresi karena kekuatan tubuhnya tidak berkembang sebagaimana mestinya.


Leo sempat berpikir bahwa tingkat Raja merupakan tingkat tertinggi yang dapat dicapai. Dia meminta hari libur jaga kepada Shen Haise.


"Tidak perlu mencari, aku sudah datang." Shen Haise secara tiba-tiba muncul didepan mereka.


Semua orang terkejut, bahkan Carlos tidak mengetahui kehadiran Shen Haise.


"Aku ingin menjelaskan kejadian sebenarnya." Carlos mengatakan kebenarannya.


Diskusi antara Shen Haise dan Carlos memakan waktu yang cukup banyak, akhirnya Shen Haise menyiapkan kamar untuk menginap mereka.


Hari kedua penjelasan masalah, akhirnya Shen Haise dapat memahami situatu masyarakat Rahasia Black Flame.


"Sebagai kompensasi aku mempunyai informasi tentang gerbang dunia lain. Menurut para ahli, gerbang itu menuju wilayah Sumatera." Carlos berkata dengan sopan.


"Menarik," seorang pria muncul dibelakang mereka. Pria itu merupakan Aldi yang baru sampai.


Untuk kesekian kalinya Carlos terkejut dengan munculnya seseorang secara tiba-tiba. Aldi menggendong seorang anak dengan pakaian berwarna ungu dengan corak berwarna emas.


"Shen Zero, akhirnya aku menemuimu," ucap Carlos pelan.


"Paman, jangan bersikap sopan. Kedua pihak tidak mengalami korban jiwa, hal ini bisa dibilang sebagai latih tanding."


Carlos memberikan detail informasi tentang gerbang menuju pulau Sumatera. Gerbang itu terletak di wilayah Barat.


Banyak manusia yang meneliti, tetapi semua meninggal setelah melewati gua diluar. Hanya Leluhur Black Flame yang pernah masuk dan kembali dengan selamat.


Penjelasan itu didukung dengan buku dari Leluhur yang selamat. Sebuah gambaran tangan diperlihatkan Carlos untuk meyakinkan mereka.


"Baiklah, jadi kapan kita akan berangkat melihat gua yang kau maksud?" tanya Aldi.


"Aku mempunyai banyak waktu luang. Jadi selama anda siap, maka aku akan memimpin jalannya."


"Baiklah, beriaku waktu 3 hari untuk menyiapkan beberapa bahan."


Aldi menitipkan Bima kepada Rocky. Lava akhirnya mau keluar dari gunung berapinya untuk bermain dengan Bima.


Melihat mereka berdua yang riang gembira membuat Aldi ikut senang. "Rocky, aku menitipkan mereka padamu."


"Tenanglah Ayah, aku akan menjaga mereka seperti adikku," ucap Rocky dengan tangan didadanya.


Rocky memanggil Aldi dengan sebutan Ayah. Hal itu karena Rocky tidak ingin memanggil orang tuanya dengan sebutan Bos.


Sejak Rocky lahir hingga tumbuh dewasa hanya Aldi yang memperhatikan dan memberikan semua kebutuhannya.


Aldi dan Carlos menuju gua yang dimaksud, sedangkan Anisa dan para pasukannya tinggal di Pulau Nemo untuk berlatih.


Beberapa Anggota Inti menemani mereka berlatih, walaupun hanya Shen Haise dan Shie yang menemani 10 Setengah Leluhur pelatih.


Anisa yang melihat ketrampilan Shie dan Shen Haise merasa kagum dengan mereka. Bahkan diumur yang masih remaja mereka jauh lebih kuat darinya.


Sikong Yu melihat pertarungan, dia baru saja kembali menjenguk keluarga Sikong. Dia melihat Shie melawan 3 orang dan Shen Haise melawan 7 orang sekaligus.


"Bukankah ini berlebihan?" kata Sikong Yu yang muncul disamping kanan Anisa.


Reflek Anisa langsung menyerang Sikong Yu, tetapi dihentikan dengan satu tangan kirinya. "Wanita sungguh sangat kejam. Aku hanya menyapa anggota baru."


"Apa maksudmu anggota baru?" tanya Anisa.


"Kau akan mengetahuinya dimasa depan. Jangan terlalu dipikirkan," ucap Sikong Yu sambil tersenyum.


Mereka melihat pertandingan Shie dan Shen Haise. Banyak juga Anggota Luar dan Anggota Dalam yang menyaksikan pertandingan.


Disisi lain, Aldi dan Carlos tiba di tempat yang dimaksud. "Jadi ini gua gerbang menuju wilayah Sumatera," kata Aldi pelan.


Dia melihat kedalam gua menggunkan Mata Langit. Aldi tidak melihat jebakan didalamnya, tetapi ada yang aneh dengan udara disekitar gua.


"Jadi sebuah racun yang menghalangi gerbang."