7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Bentrokan Awal



Setelah mendengar perkataan Aldi, Hantu Tua merasa bahwa dia sangat kecil dibandingkan dengan alam yang dikatakan.


"Sebaiknya aku segera pergi. Jika ini berlanjut aku merasakan sesuatu yang akan membahayakan hidupku."


Hantu Tua tidak menunggu jawaban Aldi, dia langsung terbang menuju hutan di sebelah utara kota.


Lee Yoon di dalam ruang kerja memikirkan cara supaya keluarga Nur tidak bergerak walaupun mereka sedang berperang.


Dia teringat strategi menangkap harimau dengan lubang kelinci. Strategi itu merupakan salah satu taktik yang di tulis Aldi untuk mengalahkan lawan yang lebih kuat.


Strategi itu berfokus untuk membagi kekuatan musuh menjadi dua, yaitu yang kuat dan yang lemah.


Pemilik strategi menggunakan lubang kelinci untuk menyembunyikan identitas asli. Padahal orang yang memprovokasi kekuatan besar hanya satu organisasi.


Namun untuk memprovokasi keluarga Nur terlalu beresiko. Hal itu hampir membuat Lee Yoon menyerah menggunakan strategi tersebut.


Kemudian berita tentang Raja Mulawarman berhasil menjadi Baron terdengar sampai ke telinganya.


"Bagus, wilayah Raja Mulawarman akan menjadi pengalih kekuatan yang menyerbu wilayah Nur Arif untuk menyelamatkan Earl Amanda."


Lee Yoon segera berdiri, dia langsung menghubungi Aldi menggunakan telepati. Dia meminta bantuan pasukan Seven Soul untuk menghadang pasukan Nur Bayu.


Aldi yang sedang melihat pertarungan bawah tanah. Menyetujui rencana Lee Yoon l, dia menyuruh Mahesa untuk mengerahkan 100 ribu pasukan Maha Dewa untuk menghalangi Nur Bayu jika ikut campur.


Raja Mulawarman yang menerima pesan langsung menjalankan rencana. 30 ribu prajurit anggota inti tingkat Maha Dewa telah bersiap menyerang wilayah Nur Arif.


Raja Mulawarman melayangkan surat tantangan perebutan wilayah secara paksa dengan dalih penegakan keadilan.


Penduduk kekuasaan Nur Arif sangat tidak puas dengan kinerja Earl Amanda, akhirnya mereka mendukung tindakan Raja Mulawarman.


Bangsawan tetangga juga tidak ikut campur, mereka merasa bahwa kekuatan di belakang Nur Arif sangat kuat.


Perebutan wilayah akan dilakukan di hutan dekat kota Earl Amanda.


Nur Arif yang menerima surat dari Raja Mulawarman langsung membuangnya. "Berani sekali Baron sepertinya menantang!" kata Nur Arif dengan nada sombong.


Dia pergi menuju ruangan jendral. 10 jendral memberi hormat kepada Nur Arif yang berjalan menuju kursi paling tengah.


"Baron Mulawarman sangat lanang, dia mencoba menantang kerjaan hanya dengan 30 ribu pasukan. Aku ingin mereka musnah, kerahkan semua kekuatan kita," kata Nur Arif tegas.


Earl Amanda berdiri di pintu masuk, dia menuju kursinya di sebelah Nur Arif. Namun tidak ada satu orangpun yang memberinya hormat.


Sebuah kalung transparan nampak di leher Earl Amanda. Kalung itu merupakan sebuah pengekangan jiwa, warisan dari Leluhur keluarga Nur.


Karena ada sebuah binatang buas di dalam tubuh setiap keturunan keluarga Nur. Makanya Leluhur keluarga Nur membuat kalung khusus untuk menekan kekuatan mereka.


Selain menekan kekuatan binatang buas, kaling itu juga memperkuat tubuh penggunanya. Jika Aldi melihat kalung itu, dia akan sangat terkejut karena kalung itu menyerupai Mahkota Raja.


Namun jika di pakai manusia biasa atau selain keluarga Nur, kalung itu akan memiliki efek sebaliknya.


Earl Amanda lebih memilih mati daripada menjadi budak Nur Arif, tetapi seluruh keluarganya dalam penjara bawah tanah.


Semua orang sedang berjuang sekuat tenaga untuk terus hidup. Mereka percaya bahwa keajaiban akan datang membantu mereka.


Melihat semangat keluarganya yang tidak ingin mati. Earl Amanda menahan diri sampai keajaiban datang.


Ketika berita Raja Mulawarman ingin menyerang, perasaan Earl Amanda sangat senang. Tidak pernah ada dalam pikirannya ada seseorang sebodoh Raja Mulawarman.


Namun entah kenapa dia sangat ingin menemui Raja Mulawarman untuk mengucapkan terima kasih.


30 ribu pasukan Seven Soul berbaris di perbatasan wilayah. Raja Mulawarman yang menggunakan baju besi berwarna silver menatap pasukan musuh.


Pengamat yang mendengar berita tentang penyerangan Raja Mulawarman segera merapat untuk mencari berita.


Aldi tidak menonton perang. Dia masih mengamati pertandingan bawah tanah dengan harapan mendapat bibit unggul.


Seven Soul sedang membutuhkan anggota yang bisa menjadi pilar di masa depan. Lawannya bukan pasukan sederhana.


Nur Arif yang melihat pasukan musuh datang segera menggunakan formasi pengeras suara untuk mengancam Raja Mulawarman.


"Baron Mulawarman, apa kamu bodoh. Prajurit kecil seperti itu mencoba menantang ku," kata Nur Arif dengan formasi pengeras suara.


Dunia Maha Tinggi tidak menggunakan teknologi sama sekali, jadi inilah kenapa Aldi ingin membuat sebuah kerajaan penuh dengan ilmu pengetahuan dan teknologi.


Raja Mulawarman tidak membalas perkataan Nur Arif, dia hanya tersenyum kemudian mengacungkan pedangnya.


"Serang!" teriak Raja Mulawarman lantang.


Namun Aldi memberikan nasehat untuk tidak terlalu mencolok. Karena organisasi rahasia lainnya sedang mengintai pasukan Raja Mulawarman.


Nur Arif menyuruh pasukannya memblokir serangan musuh. Berbeda dengan Raja Mulawarman yang berdiri di depan para prajuritnya.


Tebasan pedang Raja Mulawarman membuat udara di sekitar pedangnya memanas. Pedang itu merupakan salah satu karya Lava.


Serangannya sangat efektif, setiap pergerakannya merupakan langkah terbaik untuk menyerang dan bertahan.


Perbedaan seni pedang satu lawan satu dengan perang melawan banyak orang terletak pada langkah kaki dan pergerakan lengannya.


Jika pertarungan satu lawan satu, seni pedang hanya memfokuskan titip senangnya ke satu orang. Jadi lengannya akan cenderung mengayunkan ke arah atas atau bawah.


Sedangkan pertarungan melawan banyak orang harus menggunakan langkah besar untuk memantapkan pijakan.


Lengannya cenderung mengayun mengarah horizontal atau ke arah samping.


100 ribu pasukan yang menghadang Raja Mulawarman mulai berkurang dengan cepat. Tidak hanya Raja Mulawarman yang sangat terampil menggunakan pedang.


Prajurit lainnya terampil dengan senjata mereka masing-masing.


"Siapa sebenarnya Mulawarman ini. Dia berhasil menekan ratusan ribu pasukan!" ucap salah seorang pengamat.


"Dia merupakan Baron baru yang mendapatkan gelar dari para utusan Dewa."


Diskusi panas antara pengamat sangat terkejut dengan penampilan Raja Mulawarman dan seluruh pasukannya.


Nur Arif yang melihat pasukannya dikalahkan dengan mudah segera menyuruh jendral perangnya turun tangan.


Setelah salah satu jendral keluar dari gerbang wilayahnya. Shen Wu datang untuk menyerang, hanya sekali serang jendral tersebut terbunuh.


Jendral lainnya tidak ingin menuju medan perang. Bukan karena mereka takut, tetapi lawannya terlalu kuat.


Sifat bawaan manusia adalah lebih baik mempertahankan nyawa daripada setia tetapi harus mati.


Nur Arif melihat Jendral yang tidak ingin menuju medan perang, menyuruh semua prajurit dalam kerajaan untuk menghentikan Raja Mulawarman.


Walaupun prajurit mereka banyak, tetapi kekuatannya jauh di bawah 100 ribu orang yang pertama menghadang.


Tidak sedikit pasukan yang melarikan diri karena takut. Bukan tanpa alasan, musuh mereka seperti monster yang siap menerjang segala rintangan.


Nur Arif kehabisan akal, dia menghubungi ayahnya menggunakan teknik khusus keluarga Nur. Dia ingin meminta bantuan sebanyak mungkin pasukan Dewa Sejati.


Nur Bayu yang menerima pesan langsung memerintahkan 250 ribu prajurit tingkat Dewa Sejati untuk membantu anaknya.


Namun di tengah jalan ada pasukan yang menggunakan baju berwarna ungu dengan lambang di dadanya.


Pakaian itu merupakan alat perang yang di buat khusus oleh Shen Qiu untuk perang skala kecil atau menengah.


Shen San dan Shen Yi memimpin pasukan untuk menghancurkan bala bantuan yang di kirim Nur Bayu.


Tidak butuh banyak usaha untuk mengalahkan pasukan tingkat Dewa. Karena semua prajurit Seven Soul sudah berada di tingkat Maha Dewa.


Nur Arif yang semakin panik menghubungi ayahnya berkali-kali, hingga membuat Nur Bayu marah besar.


Suara pintu roboh terdengar di ruangan Nur Arif. Raja Mulawarman dan 10 prajuritnya datang menghampiri Nur Arif.


"Jangan pernah berani membunuhku atau kalian akan menyesal!" kata Nur Arif dengan nada tinggi.


Raja Mulawarman hanya tersenyum, dia tidak per ha meremehkan lawannya. Sehingga menyuruh prajurit dibelakangnya untuk melempar Nur Arif ke penjara.


Dia melakukan itu untuk bahan negosiasi dengan keluarga Nur kedepannya. Aldi juga diuntungkan dengan keputusan Raja Mulawarman.


Di sisi lain 250 ribu orang telah tergeletak di tanah tanpa nyawa. Serta ada selembaran kertas dengan tulisan Seven Soul.


Nur Bayu yang melihat pasukannya tergeletak di tanah sangat geram. "Sialan!"


Berita tentang kekalahan Nur Arif tersebar ke seluruh penjuru wilayah manusia. Namun hanya segelintir orang yang mengetahui kejadian pembantaian pasukan Nur Bayu.


Berita itu sampai ke telinga Bishamoten. "Jadi mereka sudah sampai disini. Menarik, aku akan membuat mereka membayar kejadian tempo hari!"


Zeus dan petinggi juga mendengar keberadaan Seven Soul. Mereka sekarang mulai mempertimbangkan ancaman Seven Soul.


Sedangkan manusia dan Iblis tidak memiliki prajurit yang hidup, jadi informasi mereka sedikit terlambat dibandingkan dengan para Dewa.