
Aldi mempersiapkan dana yang akan dikorbankan untuk melawan Zero Wing.
Perang kali ini hanya melibatkan uang tanpa kekerasan.
Zero Wing tidak mengetahui kebenaran Shen Zero yang telah memukul mundur Black Mamba.
Tang Xiu juga tidak ingin ketinggalan iya akan berdiri disisi Negara Kediri.
Lee Yoon juga akan berdiri disisi Aldi karena ia merasa berhutang budi padanya.
"Paman, apa pendapatmu tentang melenyapkan Organisasi Zero Wing?" tanya Aldi kepada Sikong Ren yang sekarang menjadi Kepala Keluarga.
"Mereka organisasi yang besar, aku tidak mempunyai kepastian menang melawannya," jawab Sikong Ren ragu.
"Raja Kediri, akan menjadi komando penyerangan perekonomian Zero Wing, khususnya di Kediri," kata Aldi pelan.
Akhirnya Sikong Ren setuju untuk berdiri di sampingnya.
Aldi berencana untuk menekannya di bidang logistik, perkebunan, dan teknologi. Ia mengumpulkan dana 100 ribu emas.
Sistem Perang kali ini adalah saling membanting harga, dan mencari konsumen terbanyak.
Setelah satu minggu pendapatan bisnis Zero Wing di Negara Kediri berkurang 50%. Banyak orang telah berpindah untuk menggunakan produknya dibanding milik Zero Wing.
Aldi juga membakar banyak uang untuk membuat Zero Wing rugi, ia melakukan itu agar mendapatkan lahan usaha yang lebih besar.
Menyingkirkan Zero Wing dari Negara Kediri merupakan salah satu langkahnya.
Para pemimpin bisnis Zero Wing mulai bingung dengan keadaannya sekarang. Mereka mendapat tekanan disegala sisi bisnisnya.
"Ketua, kita tidak bisa bertahan seperti ini terus," kata seorang Pria berpakaian rapi.
"Cepat hubungi kantor pusat, kita membutuhkan dana tambahan," perintah Ketua bisnis Zero Wing.
Raja Kediri juga mempersulit mereka dalam perijinan operasi.
Banyak orang menuntut untuk ganti rugi karena Zero Wing telah melanggar kontrak.
Setelah satu bulan, hampir semua bisnis Zero Wing tidak dapat beroperasi.
Perang harga masih berlanjut, Aldi juga sudah kehabisan dana tidak dapat berbuat terlalu banyak.
Tapi, ia sudah mendapat banyak keuntungan dari perang ini. Dia mendapat lahan yang cukup besar untuk pengembangan usahanya serta mendapat banyak hak paten untuk jalur khusus.
Markas pusat Zero Wing tidak menanggapi permintaan bantuan dari cabang Kediri.
"Ketua, kita sudah tidak bisa beroperasi, bahkan Bank tidak mau meminjamkan uang," kata Bendahara Zero Wing cabang Kediri.
"Kita tidak bisa bertahan, jual semua aset. Kita akan kabur!" perintah Ketua tegas.
Setelah satu minggu semua aset Zero Wing telah dijual.
Raja Kediri mulai bergerak dia menangkap Ketua Zero Wing cabang Kediri. Sedangkan untuk kekayaan asetnya di ambil Negara.
Aldi sudah mendapatkan untung banyak dari perang ini, ia mendapatkan 15 lahan kosong, 10 bangunan, dan 5 jalur khusus.
Semua bangunan yang ia dapatkan sangat potensial. Setelah sedikit renovasi bangunan itu akan menjadi bisnis yang dikelola Dino.
Dino sekarang menjadi manager bisnisnya, Aldi tidak memperdulikan keuntungannya. Dia hanya ingin uang ketika dibutuhkan serta informasi yang dapat dikumpulkan.
Setelah berhasil mengusir Zero Wing dari Kediri, Ye Mo mendatangi Aldi di rumahnya.
"Shen Zero, apa pendapatan tentang Dadly Blade?" tanya Ye Mo.
Aldi menjawab, "Aku tidak mempunyai kesan buruk terhadap mereka."
Agung Sutjipto merupakan pemimpin Dadly Blade. Kakuatannya hanya pada tingkat Langit, membuat Dadly Blade hanya masyarakat Semi Rahasia tingkat menengah. Jika, mereka menunjukkan para pelindung, maka mereka dapat naik menjadi masyarakat Semi Rahasia tingkat atas.
Masyarakat Semi Rahasia dibagi menjadi 4 tingkat yaitu rendah, menengah, atas, dan puncak.
Raksasa seperti Black Mamba hanya menjadi masyarakat Semi Rahasia tingkat menengah.
Ye Mo juga menceritakan tentang masyarakat Semi Rahasia tingkat atas, Blood Axe. Besar kemungkinan mereka menjadi pendukung Zero Wing. Ia memberi tau ini karena ingin bekerja sama dengan Shen Zero ketika kerusuhan terjadi.
Kekuatan yang ditunjukkan Shen Zero sangat mengejutkan Ye Mo, jadi wajar jika ia ingin bergandengan tangan dengan Shen Zero ketika Wilayah Timur dalam bahaya.
Ye Mo bisa mengerti tindakan Aldi yang bersikeras tidak ingin disisinya.
Setelah berdiskusi dengan Ye Mo, akhirnya Aldi akan memberikan bantuan jika itu sudah semakin ricuh.
Ye Mo memberitahu bahwa Agung Sutjipto mengundang Aldi ke markas besar Dadly Blade.
Markas besar Dedly Blade terletah di bagian utara Wilayah Timur, atau area sekitar Negara Tuban.
"Baiklah, aku akan kesana setelah masalah disisiku selesai," kata Aldi pelan.
"Jika kau sudah selesai dengan urusanmu, beri kabar akun akan mendampingimu," kata Ye Mo dengan senyum ringan.
Aldi masih harus mengurus semua hasil rampasan dari Zero Wing. Ia juga harus melatih para pembuat pil dan senjata.
Ada 50 orang yang berminat belajar membuat pil, sedangkan sisanya 180 orang berniat menjadi pembuat senjata.
Di Dunia Buatan, sudah 2 tahun berlalu sejak perselisihan keluarga Sie dan Black Mamba.
Semua pasukan mempunyai kekuatan yang sangat mengejutkan, paling rendah diantara mereka mempunyai kekuatan tingkat Hitam Awal.
Shen Yi yang mempunyai bakat yang mencolok sekarang di tingkat Bumi tahap 9. Dia menyusul Sie Martine yang hanya di tingkat Bumi tahap 8.
Semua anggota keluarga Sie tidak pernah menyangka bahwa kekuatan mereka melambung tinggi dalam waktu singkat.
Aldi belum siap melepas mereka keluar Dunia Buatan, masih butuh beberapa persiapan.
Setelah beberapa bulan berlalu di Dunia Buatan, akhirnya Aldi siap melepas keluarga Sie kedunia luar.
Khusus pasukan Shadow Blade harus memiliki ketrampilan membuat pil dan senjata. Sedangakan, keluarga Sie bisa memilih salah satunya, tapi beberapa orang juga mempelajari kedua ketrampilan.
Untuk sekarang Aldi hanya menuliskan buku panduan dasar di dalam perpustakaan Dunia Buatan.
Hanya Ada 2 ketrampilan yaitu membuat Pil dan Senjata saja. Sedangkan, teknik beladiri dapat mereka dapatkan dari Aula Beladiri.
Aldi menunjuk Sie Rostov sebagai pemimpin, ia akan bertugas mengatur segala urusan keluarga Sie.
"Ye Mo, aku sekarang bisa pergi," kata Aldi di telepon.
"Baiklah, aku akan menjemputmu," jawab Ye Mo.
Aldi tidak menyebutnya sebagai kakek karena senioritas di bidang beladiri ditentukan oleh kekuatan.
Setelah Ye Mo sampai dia berkata, "Sesuai dugaanku keluarga Sie berada dalam naunganmu."
Aldi hanya tersenyum mendengar perkataan Ye Mo. Ia tidak mau memperpanjang pembicaraan itu.
Mereka berangkat menggunakan pesawat terbang pribadi.
Saat mereka turun sudah disambut oleh beberapa orang dengan kekuatan tingkat Langit. Mereka adalah pengawal Agung Sutjipto.
"Selamat datang, Shen Zero," sambut Agung Sutjipto.
Aldi memperhatikan semua orang yang menyambutnya, ia melihat bahwa ada satu Lelaki Tua yang memiliki kekuatan tingkat Setengah Mortal tahap 3.
Mereka dibawa ke sebuah bangunan besar dengan jamuan makan yang sangat besar.
Aldi diajak berkeliling markas besar. "Apa pendapatmu tentang tempat ini?" tanya Agung Sutjipto.
"Tempat yang bagus, sayangnya formasi pengumpul aura disini sangat rendah," jawab Aldi dengan senyum.
"Kurang ajar, kau meremehkan formasi luluhur," kata wanita muda berumur 18 tahun. Ia adalah Bella Horizon, ia juga merupakan cucu pelindung Dadly Blade.
"Nona, tolong jangan bersikap kasar dengan tamuku," kata Agung Sutjipto pelan.
Bella Horizon mencibir, "Tamu tidak punya adab." Ia kemudian berjalan menjauh.
"Tolong maafkan Nona muda kami, Shen Zero," kata Agung Sutjipto.
Aldi tetap tersenyum seperti tadi, ia berkata, "Aku tidak akan terprovokasi dengan anak berbakat sepertinya."
Aldi lansung menggunakan Mata Langit ketika bertemu Bella Horizon. Ia sangat terkejut ketika melihat Garis Darah Kaisar pada wanita muda itu.