7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Telur Burung Mitos



Setelah selesai acara akhirnya Alex memutuskan untuk meninggalkan Song Yoo Jung. Aldi memberinya saran untuk tidak menyakiti hatinya terlalu dalam.


Menurutnya sebuah dendam dapat menghambat kesuksesan seseorang.


Aldi melihat Silva Andre, Sugeng dan temannya. "Paman Andre, Paman Sugeng, lama tidak bertemu." ucapnya sopan.


"Aldi, aku tidak menyangka kau ada disini. Perkenalkan ini Abimanyu dia adalah pengusaha terkenal di bidang tambang," jawab Sugeng dengan semangat seperti biasanya.


"Salam Paman," ucap Aldi sambil menyodorkan tangan untuk berjabat tangan.


"Aku sudah mendengar banyak tentangmu, Aldi," jawab Abimanyu dengan menjabat tangannya.


Mereka berbicara sebentar lalu berpisah. Aldi menunggu Shie dan Kim Hoon kembali ke pesawat, sedangkan Sie Angle dan Lee Yoon sudah duduk didalam.


Saat Kim Hoon dan Shie datang. "Aldi, sepertinya ada yang salah dengan kapal pesiar yang barusan kita tumpangi."


"Aku sudah tahu, banyak pembunuh bayaran disekitar pelabuhan. Aku sudah memperingatkan Alex dan James Cameron."


"Kenapa kita tidak mengurus masalah ini?"


"Aku tidak bisa ikut campur dalam bisnis orang lain, sepertinya para pembunuh mengincar seseorang yang mengikuti pelelangan minggu depan."


Mereka tidak ikut campur dalam masalah ini, Aldi dan teman-temannya pulang menggunakan pesawat terbang.


Aldi mempersiapkan dana untuk pelelangan minggu depan. Ia juga mempunyai janji dengan Abimanyu di pelelangan minggu depan.


Penjualan Minuman Konsentrasi semakin laris, membuat pemasukan perusahaan sangat besar. Ia berencana untuk memasarkan di wilayah Tengah dan Barat.


Sie Angle juga berpikir begitu, akhirnya Lee Yoon dan Sie Angle akan pergi menemukan rekan bisnis di wilayah Tengah dan Barat.


Dengan informasi dari Ye Mo tentang beberapa pengusaha wilayah Tengah dan Timur, mereka dapat menentukan rekan yang terbaik.


Penghasilan bersih dari penjualan 3 bulan terkahir mencapai 700 ribu emas. Hal ini dipengaruhi oleh berkembangnya banyak mesin pembuat minuman.


Menurut perkiraan awal perusahaan hanya dapat menghasilkan 300 ribu emas per kuartal. Jika kondisi sekarang dipertahankan makan perusahaan bisa meraih keuntungan 1 juta emas pada kuartal pertama.


Pabrik pembuat minuman konsentrasi sudah memilki 100 mesin pembuat minuman konsentrasi. Setiap mesin dapat menghasilkan 1 botol per jam.


Aldi belum mempublikasikan mesin pembuat minuman konsentrasi kelas D. Ia berencana akan memproduksi minuman konsentrasi kelas D tahun depan.


Waktu memberikan minuman konsentrasi kelas C kepada Dedly Blade semakin dekat, 3 bulan lagi ia harus memberikan setoran sebanyak 10 ribu botol.


Satu minggu terlah berlalu dengan cepat. Aldi berencana berangkat sendiri ketempat pelelangan.


Shie sedang fokus meningkatkan kekuatan menjadi tingkat 8, sedangkan Kim Hoon juga dalam pengasingan untuk menembus tingkat 7.


Aldi masih menstabilkan kekuatannya, jadi ia tidak terburu-buru untuk meningkatkan kekuatan. Simbol Stikmata juga belum terisi cukup banyak.


Setelah berpikir beberapa saat, akhirnya Aldi mengajak Shen Yi dan Mahesha ikut dengannya untuk memperluas wawasan.


Mereka menggunakan pesawat pribadi untuk ketempat pelelangan. Tempat itu merupakan restoran termegah di Negara Madura.


"Aldi, akhirnya kau datang," sapa Abimanyu.


"Paman, maaf menunggu lama, ada beberapa masalah sepele yang harus aku selesaikan."


"Tentu tidak masalah, siapa kedua anak ini? mungkinkan anakmu?"


"Aku belum menikah, Paman. Bisa di bilang mereka adalah murid," ucap Aldi sopan.


Mereka mendiskusikan tentang beberapa barang yang akan dilelang hari ini. Pelelangan akan dilaksanakan selama 3 hari.


Hari pertama adalah pelelangan jenis aset seperti pulau, tanah, gedung, dan lain sebagainya. Aldi tidak ingin melelang sesuatu dihari pertama.


"Paman, apa pelelangan ini menyediakan tempat untuk seseorang melelang barangnya?" tanya Aldi dengan muka polos.


Abimanyu yang mendengar cerita dari Sugeng dan Andre Silva tidak akan tertipu dengan wajah polosnya.


"Tentu, kamu bisa pergi ke bagian administrasi pelelangan, di sana kamu bisa memberikan barang yang ingin dilelang."


Aldi mendatangi bagian administrasi untuk mendaftarkan barangnya. Barang yang dia lelang kali ini adalah minuman konsentrasi kelas D.


Ia memberikan 10 botol minuman konsentrasi untuk di periksa, setelah lulus makan akan dilelang di hari kedua.


"Nak, dari mana kau mendapatkan barang ini?" tanya orang di bagian administrasi.


"Aku mendapatkan dari saluran khusus yang aku punya. Apa bisa di lelang?" tanya Aldi dengan senyum ringan.


"Tentu, Nak, tapi aku berharap ini bukan benda curian. Jika itu benda curian maka pelelangan ini akan mendapat masalah besar."


"Tenanglah, Paman ... ku jamin benda ini sangat aman."


Aldi menuju tempat duduk yang sudah disediakan, Abimanyu, Shen Yi, dan Mahesha sudah menunggunya.


Mahesha adalah anak paling santai diantara pasukan Shadow Blade. Ia sering berbicara dibandingkan Shen Yi.


"Itu sudah kepastian mutlak," kata Shen Yi pelan.


"Ingat ini, tidak mungkin ada orang terkuat didunia. Kekuatan ditentukan bukan dari tingkatan tapi dari kemampuan, pasti akan ada orang jenius yang lebih kuat dariku."


Mereka berdua hanya terdiam, perkataan yang dilepaskan Aldi selalu membawa berkah tersendiri bagi yang mendengarnya.


Bahkan Abimanyu yang mendengar kerendahan hatinya ikut tersentuh.


"Hadiri yang terhormat, saya Park Gyuri akan memandu dalam pelelangan kali ini. Langsung saja pulau Nemo yang terkenal kesunyiannya telah di jual oleh pemiliknya."


Pulau Nemo memiliki luas 10000 kilometer persegi itu hampir setara dengan Dunia Buatan. Pulau itu terletak di utara wilayah Timur.


Letaknya 2500 kilometer dari wilayah Timur, di pulau tidak terdapat beberapa hewan buas pemangsa daging.


Semua hewan di sana cenderung memiliki tubuh yang kecil dan tidak mengandung racun yang dapat membahayakan manusia.


Harga dibuka mulai dari 7000 emas.


"7000!" Aldi adalah orang pertama yang menawar.


Hadiri yang datang tampak sunyi, mereka mengetahui rumor aneh tentang pulau Nemo. Rumor itu adalah adanya monster laut disekitarnya.


Mendengar itu, Aldi bukannya ketakutan ia malah tersenyum lebar. Monster laut adalah bahan utama untuk pil obat yang lebih baik.


Bahkan monster laut dapat dipelihara sebagai penjaga rumah, agar para perampok tidak memasuki pulau.


"10000 emas." kata seorang pemuda tanpa ekspresi. Pemuda itu adalah Danil Ananta dari masyarakat Semi Rahasia Sepuluh Pedang.


Aldi menaikkan harga sampai 20000 emas. Tapi pemuda itu hanya menaikkan harga tanpa niat untuk membeli.


Harga mencapai 200 ribu emas, itu adalah tawaran dari Danil Ananta. Aldi hanya tersenyum ketika melihat Danil Ananta mulai panik.


"Selamat Tuan Muda, pulau ini dimenangkan olehmu," ucap Aldi dengan nada mengejek.


"Juru lelang, biarkan dia mendapatkannya dengan harga sebelumnya, aku kasian dengannya."


"Haha, apakah Tuan Muda sangat miskin hingga tidak bisa membeli 200 ribu emas?" kata Mahesha ikut memperpanas suasana.


Muka Danil Ananta tidak sedap dipandang, ia sangat marah karena diejek oleh orang rendahan seperti Aldi dan Mahesha.


"Baiklah semoga kau tidak menyesal."


Aldi masih tersenyum dengan keadaan saat ini,ia mengetahui bahwa Danil Ananta hanya menggunakan kartu berwarna hitam rendah.


Artinya dia hanya mempunyai uang tabungan antara 100 ribu sampai 200 ribu.


Keringat dingin mulai membasahi dahinya, uang yang dia pegang diberikan ketua untuk membeli pil penambah umur atau pil berharga lainnya.


"Sial, bagaimana aku bisa membayar 200 ribu koin emas?" gumam Danil Ananta kebingungan.


Para pengawalnya juga tidak memberikan komentar apapun tentang kejadian ini.


"Juru lelang aku menyerah mendapatkan Pulau Nemo, maaf telah membuat kerusuhan di pelelangan."


Pernyataan itu membuat semua mata menatap tajam padanya. Ia hanya berniat meningkatkan harganya agar pelelangan lebih menarik.


Tetapi hasilnya berbeda dengan apa yang ia bayangkan, bahkan sekarang semua orang tampak memusuhinya.


"Jika begitu harga awal yang aku tawar masih diangkat 7000 koin emas." Aldi berkata dengan tegas membuat semua orang di pelelangan memperhatikannya.


"Tuan Muda Danil, aku harap kamu tidak membuat masalah untuk kedua kalinya. Kami memberikan wajah karena gurumu sangat bijaksana."


Guru Danil Ananta merupakan pemimpin masyarakat Semi Rahasia Sepuluh Pedang. Ia terkenal dengan ilmu pedangnya yang mengagumkan.


Akhirnya pulau Nemo dimenangkan oleh Aldi tanpa perlawanan sedikitpun dari tamu lainnya.


Barang selanjutnya yang dilelang adalah sebuah telur misterius yang ditemukan oleh seorang pendaki gunung, Dmitri.


Ketika melihat telur itu, Shen Haise langsung berkata, "Telur kuno burung garuda."


Aldi juga mengetahui jenis telur itu, tapi berbeda dengan yang dikatakan Shen Haise. Telur itu adalah telur mistis Burung Roc.


Burung Roc adalah nenek moyang burung garuda, Mereka biasa hidup di pegunungan dengan suhu yang tinggi.


Kemampuan istimewanya adalah mengeluarkan api dari sayapnya, serta burung itu setara dengan burung kuno seperti Phoenix dan Naga.


Burung Roc adalah burung yang paling menyendiri dibandingkan dengan Naga dan Phoenix. Mereka bisa tidak keluar sarang sampai puluhan tahun.


Aldi tidak percaya bahwa burung Roc masih hidup di dunia ini, ia memikirkan segala kemungkinan. Ia berpikir bahwa Burung Roc tersesat dalam dimensi setelah rasnya di musnahkan oleh para Mayat Hidup.