
Aldi memberikan pesan kepada Ares dan Lucifer melalui Shen Wu dan Kim Hoon. Dia membutuhkan energi yang sangat besar, bahkan membuat mereka kehilangan arah. Hal yang paling buruk adalah kematian mengerikan.
Ares dengan martabatnya sangat geram melihat kekuatan yang dibanggakan, kalah dengan sangat mudah.
Dia sudah mempersiapkan teknik khusus, tetapi tidak memiliki kepastian untuk mengalahkan pria di depannya. Akhirnya Ares setuju dengan rencana Aldi.
Senada dengannya, Lucifer yang membenci kekalahan dengan senang hati membantu Aldi mengalahkan pria misterius.
"Bolehkah aku mendengar nama kehormatan, Senior?" kata Aldi dengan nada sopan. Dia sedang mengulur waktu supaya Ares dan Lucifer sembuh.
"Sudah aku bilang, tidak perlu mengetahui namaku!" kata Pria Misterius dengan wajah datar.
"Baiklah, tetapi jangan pernah menyesal!" kata Aldi melihat Pria Misterius dengan tatapan tajam.
Kedua tangannya disilangkan, telapak tangan kanan menghadap keatas sedangkan telapak tangan kiri menghadap kebawah.
Aura berwarna ungu gelap keluar dari tubuh Aldi, suhu yang awalnya sangat panas turun drastis hingga mencapai 0 derajat celsius.
Simbol raksasa yang telah dipersiapkan Aldi sebelumnya keluar dari dalam tanah. Semua menara penyerap energi memancarkan cahaya merah.
Langit yang awalnya berwarna merah berubah menjadi warna ungu gelap, disertai sambaran petir yang sangat mengerikan.
Simbol raksasa yang awalnya terbang ke langit langsung mengarah ke Pria Misterius dengan sangat pelan.
Karena Pria Misterius tidak merasakan ancaman yang berarti, dia tidak melakukan tindakan apapun. Sebuah penghalang keluar di sekitar tubuhnya.
Ketika simbol yang berbentuk jaring mengenai pelindung, Pria Misterius terkejut karena pelindungnya tidak dapat menghalau jaring.
Pria Misterius ingin lari dengan kekuatan penuh. Namun semua sudah terlambat, karena jaring yang diciptakan Aldi terlalu besar.
Dengan terpaksa Pria Misterius menggunakan kekuatannya untuk menghancurkan jaring. Namun serangannya menembus jaring seperti tidak terdapat jaring yang menangkapnya.
"Apa yang terjadi?" kata Pria Misterius sambil mengerutkan kening.
"Bukankah kamu menolak untuk menyebutkan nama. Biarkan aku juga menolak memberitahu situasi ini!" kata Aldi turun dari langit dengan gerakan yang tetap.
Setelah kakinya menyentuh tanah, sushi Dunia Maha Tinggi semakin turun hingga minus 5 derajat celsius.
Aldi menghela nafas panjang. "Penjara pertama, Es Abadi!" katanya mengucapkan teknik yang sangat misterius.
"Es Abadi?" kata Pria Misterius nampak mengetahui teknik tersebut.
"Sepertinya kamu mengetahui teknik ini. Jadi kamu sudah mengetahui nasibmu selanjutnya!" kata Aldi tersenyum lebar.
"Bocah Gila, jika ingin mati jangan mengajak orang lain!" teriak Pria Misterius semakin panik mendengar teknik kuno yang dikeluarkan Aldi dengan sangat sempurna.
Teknik Es Abadi biasanya digunakan untuk menyegel mahluk yang tidka bisa mati. Dengan teknik tersebut, mahluk itu tidak akan bisa keluar selama Miliaran tahun.
Hanya jika mahluk yang di segel dapat mempertahankan energinya dengan baik. Dia dapat selamat dari penjara Es Abadi.
Kaki Pria Misterius mulai membuka menjadi Es. "Sial, tidak mungkin aku, Tian Feng akan kalah dengan dengan bocah sepertimu!"
Tian Feng mengeluarkan energi asal yang sangat kuat hingga membuat es yang membelenggu kakinya retak.
Aldi memuntahkan seteguk darah segar. "Seperti yang diharapkan dari orang dari alam semesta. Namun itu tidak akan cukup!"
Ares dan Lucifer muncul di belakang Aldi menyentuh pundaknya untuk memberikan semua energinya.
Sebuah sayap hitam muncul di punggung kiri Aldi dan sayap putih muncul di punggung kanannya.
"Teknik Pembalikan Jiwa!" kata Aldi dengan mengeratkan giginya. Matanya berubah warna menjadi merah serta mengeluarkan darah hitam.
"Sial!" teriak Tian Feng sangat keras.
Es yang membelenggunya semakin cepat berkembang hingga ke perutnya. Sekarang dia hanya dapat menggerakkan tangannya.
"Mahesa, aku butuh energi lebih banyak." Aldi menggunakan telepati untuk memberikan pesan kepada Mahesa.
Semua anggota Seven Soul yang berada di Dunia Buatan langsung mengirimkan energi jiwa mereka untuk membantu Aldi.
Sekarang Tian Feng hanya bersisa wajahnya yang belum terbungkus es abadi.
"Sepertinya aku tidak bisa bermain lagi!" kata Tian Feng sambil tersenyum lebar.
Teriakan Tian Feng membuat auranya semakin tumbuh besar hingga menutupi seluruh Dunia Maha Tinggi.
Es abadi yang sebelumnya membungkus tubuhnya sekarang mengusut kembali sampai ke kakinya.
Ares dan Lucifer sudah kehabisan energi, tetapi mereka memaksakan kekuatannya hingga mencapai batasnya.
Aldi, Ares, dan Lucifer berteriak sambil mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Es abadi berhasil membungkus Tian Feng sampai ke lehernya.
"Semut yang menjengkelkan!" kata Tian Feng sambil mengeluarkan teknik khusus keluarganya. Seekor harimau petir keluar di atas kepalanya.
Pasukan Iblis dan pasukan Dewa yang melihat Lucifer dan Ares mengorbankan kekuatan hidupnya tidak bisa duduk diam.
Mereka menyalurkan semua energinya untuk membantu. Seiring berjalannya waktu satu demi satu pasukan Iblis dan Dewa mati tanpa penyesalan.
Harimau petir dibelakang Tian Feng juga terkena teknik Es Abadi.
Tidak mau kalah, pasukan manusia yang siap gugur di medan perang menyalurkan semua energi kehidupannya untuk mengusir Tian Feng yang mengancam Dunia Maha Tinggi.
"Kamu lihat, seekor semut dapat mengalahkan gajah dengan jumlah dan kerjasama yang sangat baik," kata Aldi sambil tersenyum.
"Sial, seharusnya tidak seperti ini. Aku Raja Tian Feng tidak bisa kalah dengan mahluk rendahan sepertimu!" kata Tian Feng sambil mengeratkan gigi.
Semua tubuhnya telah menjadi es abadi, bahkan harimau petir sudah sepenuhnya menjadi es.
"Teknik terlarang, Pembalikan Jiwa!" kata Tian Feng mengucapkan tekniknya.
Walaupun namanya sama, efeknya sangat berbeda dengan teknik Aldi. Energi kehidupan Tian Feng ditukar dengan energi asal.
Dunia Maha Tinggi berguncang hingga membuat para gunung berapi menyembuhkan magma dan laut menumpahkan airnya ke daratan.
Tubuh Ares mulai terlihat transparan. Dia sudah tidka mempunyai energi kehidupan. "Shen Zero, jangan sampai gagal!" katanya sambil tersenyum puas.
Tubuhnya jatuh ketanah sebuah cahaya putih menutupi tubuhnya hingga menghilang sepenuhnya.
Disusul oleh Lucifer yang kehabisan energi kehidupan. "Shen Zero, aku percayakan masyarakat Iblis padamu!" ucapnya diselimuti cahaya hitam.
Ares dan Lucifer sudah gugur dalam medan pertempuran. Semua pasukan yang masih berdiri tidak menyimpan semua kekuatan meraka.
Aldi yang menampung semua kekuatan gabungan pasukan Dunia Maha Tinggi, memuntahkan darah cukup banyak.
"Penjara kedua, Gerbang Dimensi!" kata Aldi sebuah lingkaran hitam keluar di atas Aldi dan Tuan Feng yang semakin berdekatan karena kekuatan mereka saling menarik.
Pesawat dimensi yang digunakan organisasi Odin keluar dari gerbang dimensi, pesawat yang awalnya berukuran ratusan meter mengusut hingga setinggi Tuan Feng.
"Bocah Gila, apa kamu berniat melempar kita ke celah dimensi?" kata Tian Feng yang hanya bisa wajahnya.
"Sepertinya kamu tahu banyak tentang celah dimensi, Tian Feng. Lebih baik aku mempertaruhkan semuanya di pertarungan berikutnya, aku atau kamu yang akan membunuh terlebih dahulu."
Setelah mahluk hidup terlempar ke celah dimensi hanya ada dua kemungkinan yaitu kematian atau selamat tapi semua basis kekuatan akan menghilang.
Karena Aldi memiliki tubuh Tahta Raja, dia sangat yakin bahwa bisa selamat dari Celah Dimensi. Dia berharap Tian Feng tidak bisa selamat.
Karena Aldi yakin pasukan di belakangnya bukan sembarangan. Bahkan mungkin sangat kuat hingga membuat para alam semesta ketakutan.
Tian Feng tertawa keras. "Aku sudah sering melewati celah dimensi, apa kamu pikir aku tidak bisa selamat?" ejek Tuan Feng.
Aldi tersenyum lebar, dia mengetahui bahwa Tian Feng memiliki kekuatan yang sangat luar biasa. Jadi dia sudah menyiapkan teknik khusus untuk menghambatnya keluar dari celah dimensi.
"Penjara ketiga, Segel Jiwa!" kata Aldi mengatakan nama tekniknya.
Tian Feng sangat terkejut melihat Aldi menggunakan teknik yang tidak pernah bisa digunakan.
"Bocah Gila, darimana kamu mendapatkan teknik kuno peninggalan Chu Feng!" teriak Tian Feng.
"Sepertinya kamu juga mengenal Chu Feng dengan baik." Aldi tersenyum lebar dengan darah segar di bibirnya.
Sebuah rantai menusuk perut Tian Feng sehingga dia berteriak keras karena kesakitan.
Tian Feng adalah seorang yang sangat memusuhi Chu Feng karena telah membantah seluruh keluarganya.
Hingga akhirnya dia memberantas semua peninggalan Chu Feng di seluruh dimensi yang pernah di kunjungi.
"Sial, aku akan kembali menemukanmu!" teriak Tian Feng kehabisan tenaga untuk menolak kekuatan es abadi.
Akhirnya seluruh tubuhnya menjadi es abadi yang tidak mungkin di cairkan dengan teknik sederhana.
Aldi dan Tiang Feng sudah terhubung dengan segel Jiwa. Jadi Aldi dapat merasakan kemanapun Tian Feng pergi.
Selama Aldi bisa membunuh Tian Feng dengan kekuatan yang lemah, maka segel Jiwa akan secara otomatis terputus.
Gerbang dimensi menyerap tubuh Aldi dan Tian Feng. Aldi masuk kedalam pesawat dimensi untuk mencegah kematian.
Sedangkan Tian Feng tidak menggunakan peralatan apapun. Jika dalam es abadi Tian Feng tidak bisa menahan tekanan, dia akan mati di celah dimensi dan tidak akan bisa ditemukan dengan mudah.