
Kemenangan berturut membuat pamor Harimau Putih meningkat, sehingga mereka menuju seperempat final dengan sangat lancar.
Pasukan khusus yang ditugaskan untuk kompetisi, bukanlah pasukan terkuat suatu negara. Jadi kekuatan negara tidak ditentukan oleh kemenangan kompetisi ini.
Banyak penonton yang mulai merevisi ulang kekuatan Negara Kediri.
Pertandingan selanjutnya antara Harimau Putih dan Singa Langit akan dilakukan dua hari lagi.
Sementara di penginapan Harimau Putih, Aldi mengintruksikan kepada pasukannya agar tidak terlalu sombong karena kemenangan mudah sebelumnya.
Aldi juga memberikan obat penyembuhan agar luka mereka cepat sembuh.
"Li Saha, sepertinya pengalamanmu kurang dalam pertarungan," tanya Aldi melihat Li Saha yang sangat meremehkan pasukan khusus negara lain.
"Instruktur, kamu lihat sendiri pasukan lain tidak dapat melawan kita," jawab Li Saha dengan sedikit arogan.
Hal semacam itu wajar bagi anak remaja yang belum matang. Jadi banyak orang yang tidak memperdulikannya, tapi Aldi berbeda.
Lawan mereka selanjutnya adalah Singa Langit dari Negara Malang. Pasukan itu menempati posisi kedua kompetisi sebelumnya.
Dalam kompetisi sebelumnya mereka tidak mengeluarkan kekuatan sebenarnya ketika melawan Pasukan Sura.
Pada kompetisi ini mereka menurunkan Maksim Gorky, dia merupakan pemimpin pasukan Singa Langit yang terkenal karena kekejamannya.
Ketika dia menjalankan misinya semua musuhnya akan merinding melihat pembantaian nya melawan ******* di negaranya.
Karena hal itu yang membuat Aldi sedikit khawatir, dia tau bahwa dalam segi kekuatan mereka lebih unggul tapi pengalaman mereka jauh tertinggal.
Dalam pertarungan sesungguhnya kekuatan merupakan penentu kemenangan nomor 1, tapi di samping itu pengalaman dapat merobohkan kekuatan yang sedikit lebih tinggi.
Dua hari berlalu dengan cepat, pertandingan Harimau Putih dengan Singa Langit akan segera dilaksanakan.
Cara hari ini mendung cukup gelap sehingga pandangan orang terbatas, tapi bagi Aldi hanyalah sepotong kue untuk melihat beberapa ratus meter dengan jelas.
"Penonton yang terhormat, hari ini kita akan menjadi saksi pertarungan akbar antara Harimau Putih yang baru naik daun melawan juara bertahan nomor dua Singa Langit!" ucap Su Loying dengan lantang.
Babak pertama akan diwakili Li Wuling seperti biasa, dia akan melawan Maksim Rooky.
Maksim Rooky adalah adik dari Maksim Gorky yang memiliki kekuatan tingkat Hijau awal.
Penampilannya biasa saja, tidak terlihat mencolok karena kakaknya yang sangat menonjol.
"Li Wulong, sebuah kejutan karena kau bisa sampai disini," kata Maksim Rooky dengan senyum ringan.
"Sungguh pujian yang sangat berarti, Tuan Muda Maksim." Li Wulong membalas dengan senyum ringan.
Wasit memukul gong pertanda pertandingan dimulai.
Li Wulong mengambil sikap dan langsung menerjang dengan pukulan bertubi-tubi.
Tanpa diduga Maksim Rooky menghindarinya dengan sangat elegan.
"Bodoh, adikku memang tidak mencolok tapi kekuatan aslinya di atasku. Serangan konyolnya tidak akan bisa melukainya," kata Maksim Gorky dengan wajah sombong.
"Benar!" seorang lelaki disebelah Maksim Gorky menjawab dengan menganggukkan kepalanya.
Pertukaran pukulan berlangsung 5 menit tanpa sedikitpun jeda pukulan.
"Mengesankan, sepertinya kau mempunyai ketrampilan lebih."
Maksim Rooky melepaskan auranya, seluruh penonton kaget dengan apa yang mereka lihat.
"Hijau, auranya berwarna hijau. Maksim Rooky pembudidaya tingkat Hijau."
Banyak penonton berspekulasi bahwa pertandingan akan selesai dengan cepat, karena Singa Langit mempunyai tingkat Hijau.
Tidak mau kalah Li Wulong melepas auranya yang berwarna hijau.
Penonton dibuat kaget, ternyata Li Wulong juga pembudidaya tingkat Hijau.
"Menarik, para udik itu mempunyai pembudidaya tingkat Hijau!" ucap Maksim Gorky dengan mata yang aneh.
Pukulan Harimau Putih.
Pukulan Li Wulong melesat dengan sangat kuat, kali ini dia tidak bisa menahan kekuatannya lagi.
Aura disekitar tubuh Maksim Rooky tiba-tiba semakin padat matanya berubah berwarna hijau.
"Gerbang Pertama : Pukulan Pembuka!" Maksim Rooky meneriakkan tekniknya.
Melihat kejadian itu Aldi langsung mengerutkan alisnya.
"Apa itu, Aldi?" tanya Li Sogun sedikit cemas.
"Teknik ini sangat jahat, jika aku tidak salah, untuk mengembangkan teknik ini harus membunuh perawan untuk dimurnikan darahnya."
"Tercela!" umpat Li Sogun.
Aldi tidak terlalu peduli dengan sarana untuk menjadi kuat, tapi dia tidak mengira bahwa teknik seperti ini ada di dunia ini.
Pertandingan berlangsung sangat sengit, tapi Li Wulong tampak sangat tertekan.
"Hah ...." Li Wulong menghela nafas.
Teknik Terlarang : Pembalikan Aura
Li Wulong mengucapkan nama tekniknya dengan lirih sambil memejamkan matanya.
Aura disekitar Li Wulong mulai berubah aneh warnanya tetap hijau, tapi tekanannya sangat berbeda. Tubuhnya mengembang sampai baju yang dia kenakan robek.
Tanpa menunggu waktu berlalu, Li Wulong menyerang dengan kekuatan penuhnya.
Pukulan itu mengenai Maksim Rooky dengan sangat menyedihkan, membuat luka yang sangat banyak.
"Aku meremehkan mu," kata Maksim Rooky.
Gerbang Kedua : Pelepasan Kekuatan.
Maksim Rooky meneriakkan tekniknya dengan lantang, membuat para menonton merinding.
Li Wulong tidak memberikan kesempatan dia langsung melepaskan teknik Pukulan Kura-Kura Hitam andalannya dengan kekuatan penuh tanpa menyisakan sedikitpun.
Menyikapinya itu Maksim Rooky tidak mau lengah seperti sebelumnya, dia melepaskan teknik andalannya, Pukulan Tanda Singa.
Suara ledakan terdengar ketika kedua teknik berbenturan. Lantai arena pertandingan terbang ke segala arah, membuat penonton menundukkan kepalanya menghindari debu yang terbang.
Setelah debu yang berhamburan mulai mereda, penonton melihat arena pertandingan. Ketika Li Wulong terlihat berdiri di atas arena, membuat penonton menjadi lebih berdebar.
Teriakan histeris dari penonton memecah kesunyian yang terjadi.
Li Wulong masih berdiri di arena, sedangkan Maksim Rooky tergeletak tak sadarkan diri dengan luka serius di sekujur tubuhnya.
"Apa?" ucap Maksim Gorky tidak percaya apa yang dia lihat.
"Mengejutkan, Harimau Putih benar-benar menyembunyikan kekuatannya ... " kata orang tua disebelah Maksim Gorky.
Li Wulong berjalan keluar arena dengan sangat tenang. Luka di sekujur tubuhnya buka masalah ringan.
Teknik itu membuat fisik dan auranya akan mendapatkan serangan balik yang sangat serius. Aldi ada di pihak mereka, jadi luka seperti itu adalah luka ringan baginya.
"Akan ku hancurkan sampah Harimau Putih itu!" ucap Maksim Gorky dengan mengeratkan giginya.
Babak kedua dimulai seperti biasa Li Saha akan memimpin pasukan. Tanpa terduga Maksim Gorky memimpin pasukannya.
"Bersiaplah, Sampah! aku akan menghancurkan mu!" kata Maksimal Gorky dengan mata yang sangat mengerikan.
Pertandingan dimulai dengan sangat baik Li Saha memimpin alur pertandingan.
Tiba-tiba cuaca menjadi buruh, hujan mulai turun. Akibat cuaca yang buruk pengelihatan semua penonton lebih terbatas, tapi berbeda dengan Maksim Gorky yang malah tersenyum di situasi ini.
Serangan menyelinap dari Maksim Gorky dan pasukannya membuat Li Saha dan pasukannya kewalahan.
Sampai Akhirnya Li Saha kehabisan stamina dan pasukannya tidak jauh berbeda dengannya.
"Pengecut, keluar Kau!" teriak Li Saha dengan marah.
Medan pertandingan 5 lawan 5 merupakan tempat yang mempunyai banyak bebatuan dan pepohonan, sehingga bersembunyi ditempat itu sangatlah menguntungkan.
Li Saha benar-benar dipukuli sampai dia tidak terlihat seperti manusia, jika di arena diperbolehkan untuk membunuh Maksim Gorky akan membunuhnya.
Akhirnya semua pasukan Harimau Putih tumbang tanpa perlawanan yang berarti.
Enam orang Pasukan Harimau Putih tidak dapat bertanding di babak final membuat kerugian bagi mereka.
Sudah dapat dipastikan tiket ke final akan diambil oleh pasukan Singa Langit.
Harimau Putih sangat menderita 15 orang kritis tidak sadarkan diri, 10 orang luka berat, dan 15 orang luka sedang.
Patah kaki atau patah tangan di hitung sebagai luka sedang luka berat bahkan lebih buruk.
Li Wulong yang masih sadarkan diri, tapi sayangnya dia tidak bisa bergerak sedikitpun, "Akan ku balas penghinaan ini!" geramnya.