7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Mengerikan



Shen Haise sudah lama tidak berperang, dia mengeluarkan 10 ribu bayangan setara dengan tingkat Pemahaman tingkat 8.


Semua langsung menyerang para malaikat bersayap putih. Setiap serangan bayangannya dapat menghancurkan salah satu sayap musuhnya.


Shen Qiu sebagai Ratu Senjata mengeluarkan jutaan peluru dalam waktu singkat. Setiap peluru dapat menyebabkan luka serius pada musuhnya.


Shen Wu dan timnya seperti bayangan hitam yang tidak pernah berhenti menebas para musuh. Setiap detik, dia dapat melepaskan puluhan serangan.


Shen Yi tidak perlu diragukan dengan kedua senjata ditangannya, dia menjatuhkan setiap lawannya.


Shen San bersama Shie menggunakan tangan kosong menerobos barusan musuh dengan pukulan mereka.


Tawa keras Shie mendengung di telinga musuh, senyum jahat Shen San membuat pasukan musuh ketakutan.


Bojong dan timnya menyerbu dari selatan, Park Jimin menyerbu dari timur. Kombinasi perang ini sangat mengesankan, tidak ada cacat dalam formasi perang.


Semua warga sipil di evakuasi oleh tim Ye Mo dan Silvia Horizon. Karena mereka yang paling berpengalaman untuk mempengaruhi orang banyak.


Aldi berdiri di depan Dewa Eris dan Liu Feng membentangkan tangan. "Apa kau sekarang menyesal?"


Dewa Eris mengeratkan kening, dia tidak pernah menyangka manusia mempunyai kekuatan seperti sekarang.


"Tidak, kau masih terlihat lemah!" kata Dewa Eris dengan nada yang sombong.


Aldi tersenyum dan menunjuk Dewa Eris. "Tembak!"


10 ribu senapan laser yang dapat melukai tubuh Dewa keluar dari segala arah. Dalam sekejap tembakan senapan mengenai tubuh Dewa Eris.


Teriakan Dewa Eris terdengar sangat keras. Pasalnya serangan laser di rancang untuk menyiksa lawannya. Bahkan tubuh Dewa tidak akan membantu.


"Sial, pengecut!" teriak Dewa Eris menunjuk Aldi dengan mengeratkan giginya. Dia menyembuhkan tubuhnya dalam sekejap, tetapi darah keluar dari mulutnya.


"Apa kalian tahu, senjata Seven Soul di rancang untuk membunuh musuh kami tanpa memandang itu Dewa atau Iblis?" tanya Aldi dengan senyum aneh.


Dewa Eris langsung menyerang setelah menyembuhkan dirinya, tembakan senapan menyerangnya kembali.


Kali ini laser yang di tembak lebih banyak yaitu 20 ribu tembakan secara bersamaan menyerang tubuhnya hingga hancur tidak bersisa.


Namun Dewa Eris dapat mengembalikan tubuhnya dalam sekejap, darah lebih banyak keluar dari mulutnya.


"Pengecut!" katanya dengan keras.


Sudah pasti Aldi tidak dapat menang melawan orang dengan kekuatan tingkat Dewa Semu. Bahkan Rocky akan kalah melawannya.


"Manusia selalu berhasil berevolusi karena mereka pengecut. Kalian tahu, sejak dahulu kala manusia selalu menggunakan otaknya untuk menciptakan sesuatu yang mustahil!" kata Aldi dengan wajah serius.


"Semua dilakukan karena mereka sangat lemah dibandingkan oleh para bangsawan seperti Dewa dan para darah hitam seperti ibis ..."


"Inilah hasil dari sifat pengecut kita, bahkan Dewa akan jatuh di depan manusia." Aldi menatap tajam kearah Dewa Eris yang masih mengembalikan setengah tubuhnya.


Sebelumnya berhasil menyembuhkan tubuhnya, Dewa Eris terkena tembakan senapan laser lebih banyak.


"Apa yang terjadi?" kata Liu Feng kebingungan dengan situasi yang terjadi.


"Sungguh bodoh, kamu memilih lawan yang salah," kata Sano Yuji, dia muncul dari belakang Liu Feng dan menodongkan pisau khusus ke lehernya.


Setelah menerima semua perawatan yang dilakukan pasukan Seven Soul, akhirnya hati Sano Yuji tergerak untuk menjadi anggota inti.


Kekuatannya cepat pulih karena berlatih di Dunia Buatan, dia sekarang setara dengan tingkat Penguasaan tahap 4.


Liu Feng mengayunkan pukulannya ke arah belakang. Namun di hindari Sano Yuji dengan sangat mudah.


Liu Feng tidak memiliki keyakinan bahwa Dewa Eris akan membalikkan keadaan. Kesempatan satu-satunya adalah melarikan diri.


Namun Sano Yuji mengejar dengan mudah. "12 sayatan belati," ucapnya pelan. Teknik 12 sayatan belati adalah ketrampilan andalan dari Sano Yuji.


Setelah bergabung dengan Seven Soul, dia mencari di perpustakaan Dunia Buatan. Sano Yuji sangat terkejut menemukan bahwa tekniknya dapat dikembangkan menjadi tingkat yang lebih tinggi.


Setiap serangan mengandung racun pelumpuh. Karena Liu Feng tidak berpikir untuk menghindari, racunnya akan segera efektif.


Sano Yuji menyerang dengan 24 sayatan belati, tetapi Liu Feng masih berlari tanpa memperdulikan serangan musuh.


48 sayatan belati di lepaskan. Dalam waktu singkat 48 sayatan melukai tubuh Liu Feng. Hingga akhirnya Liu Feng terjatuh dengan darah di sekujur tubuhnya.


Sano Yuji melempar tubuh Liu Feng ke depan Dewa Eris dan Aldi.


Ibu Liu Feng merupakan manusia biasa. Kala itu sebelum Dewa Eris berhasil menembus tingkat Dewa, dia menikah dengan seorang wanita desa.


Mereka saling mencintai, hingga akhirnya wanita di bunuh oleh bandit yang merampok desa. Ketika itu dia masih mengandung, hanya menunggu hari sebelum Liu Feng lahir.


Dewa Eris sebagai seorang petualang belum kembali karena misi dari perkumpulan petualang. Tepat saat dia kembali, para bandit masih belum kembali. Dia melihat semua keluarga dan tetangganya di bunuh depan matanya.


Amarah Dewa Eris tidak terbendung, dia menebas semua bandit. Untuknya anaknya masih selamat. Karena itu dia memberikan sebuah jimat sebelum naik ke alam yang lebih tinggi.


Setelah 20 tahun berlalu, akhirnya Dewa Eris menemukan keberadaan anaknya. Namun sekarang mati tepat di depan matanya.


Amarah yang sebelumnya padam kembali berkobar. Wajah Dewa Eris menjadi sangat merah, rambutnya berubah warna menjadi kuning terang.


"Aku akan membalas anakku!" ucap Dewa Eris yang masih memulihkan kepalanya.


Senapan laser tidak menggores tubuh Dewa Eris yang mulai sembuh. Aldi sedikit bingung, tetapi dia tersenyum karena senang.


"Menarik, akhirnya aku bisa mencoba teknik khusus yang telah di tinggalkan Adam."


Teknik peninggalan Adam telah dimodifikasi menjadi serangan khas miliknya. Aldi mengeluarkan Pedang berwarna biru cerah.


Tepat setelah tubuh Dewa Eris sembuh. Aldi berkata, "Maju!"


Teriakan amarah Dewa Eris terdengar sangat mengerikan. Bahkan warga sipil sangat ketakutan melihat guntur yang turun.


Aldi tidak mau lengah, dia mengeluarkan teknik tebasan dunia. Dia mendapatkannya dari warisan. Adam dan memodifikasi tekniknya menjadi cocok untuk semua pasukan Seven Soul.


Ketika serangan bertemu, sebuah guntur besar menyambar bumi. Langit mengutuk pertarungan antara Dewa Eris dan Aldi.


Dewa Eris hanya terpental beberapa meter sedangkan Aldi terpental hampir 1 kilometer. Dewa Eris hanya terluka sedikit, tetapi tidak bisa disembuhkan.


Aldi terluka parah, tetapi langsung sembuh setelah memakan pil penyembuhan. Seven Soul terkenal dengan pil penyembuhan yang sangat ajaib.


Luka separah apapun masih bisa di sembuhkan dalam sekejap, tetapi syaratnya harus memiliki segel ketulusan.


Pertarungan mereka menghancurkan setiap gunung dan pohon disekitarnya. Aldi tidak bisa menang, tapi bisa bertahan, akhirnya dia mengirim telepati kepada anggota Seven Soul yang selesai dengan tugasnya.


"Segera bantu aku setelah tugas kalian selesai!" kata Aldi menggunakan telepati kepada setiap anggota inti yang ikut dalam perang.


Setelah mendengar perkataan Aldi, semua pasukan mengerahkan kekuatan yang lebih besar. Mereka merasakan ancaman dari Dewa Eris yang telah kehilangan kendali tubuhnya.


Dalam sekejap semua pasukan malaikat bersayap putih telah berhasil di musnahkan. Semua pasukan membawa senjata mereka menuju istana Negara Achin yang telah hancur.


"Seperti yang kamu lihat, kami manusia tidak mudah di gertak!" kata Aldi tegas. Namun tidak mendapatkan respon dari Dewa Eris.


Seorang pria tua dan pria muda terbang menonton pertarungan Seven Soul melawan prajurit malaikat. Mereka adalah Diablo dan Anabel sang iblis Boneka.


"Seperti yang aku perkiraan, Seven Soul memiliki kekuatan yang sangat mengerikan. Dengan kekuatan pasukan iblis tidak mungkin melawan mereka." kata Diablo memandang pertarungan Aldi melawan Dewa Eris.


"Walaupun bocah bernama Eris itu cukup lemah. Aku tidak bisa mengabaikan kekuatan tempur Seven Soul. Segera tunda penyerangan Kerajaan Kanz, kita menunggu Iblis sejati bangkit."


Mereka berdua pergi meninggalkan Medan perang. Namun ini akan menjadi penyesalan mereka seumur hidup.


Aldi tersenyum setelah merasakan kehadiran mereka berdua hilang. "Sepertinya aku tidak bisa bermain lain."


10 juta orang mengirimkan energi kedalam simbol kubah. Bahkan Dewa Sejati tidak akan bisa keluar dari dalam simbol buatan Aldi.


Ditambah dengan energi dari setiap anggota Seven Soul, tubuh Dewa Eris semakin melemah. Aldi berjalan masuk dengan langkah santai.


"Apa yang terjadi, aku tidak bisa bergerak!" teriak Dewa Eris.


"Tenanglah, ini tidak akan lama." Senyum aneh tampak di bibir Aldi. Dia menaruh tangan kanan di kepala Dewa Eris.


"Teknik penyerapan jiwa," ucap Aldi pelan.


Teriakan Dewa Eris semakin kencang, tetapi suaranya tidak dapat menembus simbol kubah. Jika menggunakan kekuatannya saja, tidak mungkin untuk mempertahankan simbol kubah.


Semua ingatan Dewa Eris masuk kedalam kepala Aldi. Semua informasi yang penting sampai yang tidak penting masuk dengan sempurna.


Sisa energi jiwa di pindahkan kedalam Simbol Stikmata untuk menjadi energi cadangan Aldi.


Dalam sekejap seluruh jiwa dan raga Dewa Eris lenyap dari dunia. Bahkan jiwanya tidak akan pernah bereinkarnasi.