7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Galaksi Cerutu Menyerang



Tian Lian yang yang berada di Kota Sukabumi menyiapkan pasukannya. Dia ingin menggunakan serangan skala penuh.


Akan ada 20 miliar pasukan yang akan menyerbu Kerajaan Bima Sakti.


Andreas melihat surat yang di kirim pengintai mengerutkan kening. Dia tidak percaya Tian Lian akan menggunakan kekuatan terbesarnya hanya untuk membalaskan dendam anaknya.


Banyak prajurit Kerajaan Bima Sakti yang melarikan diri, mereka tidak percaya dengan kepemimpinan Andreas.


Sekarang mereka hanya memiliki 1 miliar pasukan, itu juga termasuk koki perang yang menyediakan makanan.


Koki perang biasanya tidak ikut berperang, tugas mereka hanya menyediakan makanan. Namun memiliki ketrampilan untuk perang.


"Galaksi Cerutu sudah membuatkan tekad, panggil semua prajurit, kita akan mempertahankan Kerajaan Bima Sakti sampai titik darah penghabisan!" kata Andreas penuh semangat.


Josua merasakan semangat Andreas, dia langsung mengirim pesan kepada semua prajurit untuk berkumpul di istana Kerajaan Bima Sakti.


Butuh satu minggu untuk mengumpulkan semua pasukan di sekitar istana Bima Sakti. Semua prajurit sudah mendapat surat yang menerangkan bahwa perang kali ini sangat berbahaya.


Mereka semua sudah berpamitan kepada keluarganya. Kecil kemungkinan mereka akan selamat dalam perang, tetapi tekad memperjuangkan Kerajaan tidak pernah goyah.


Walaupun perpisahan mereka di iringi tangis keluarga. Ketika menghadapai Andreas, semua orang merubah ekspresinya menjadi sangat serius.


Aldi yang terbang di atas melihat tekad para pasukan Kerajaan Bima Sakti tersenyum puas. "Seperti itulah seharusnya seorang pemimpin," katanya.


"Julukan Sang Raja Agung pantas untuknya,"kaya Nur Andi memberikan tanggapannya. Dia juga merupakan mantan seorang Jendral Keluarga Nur, tetapi tidak pernah bisa membuat tekadnya sekuat sekarang.


"Aku heran kenapa kalian berdua selalu membahas kekuatan pasukan, tekad pasukan, dan peperangan. Padahal tidur dan makan adalah hobi yang sangat menyenangkan," kata Alice yang berdiri di sebelah Nur Andi.


Aldi dan Nur Andi hanya bisa tersenyum kecut, mereka tidak mempunyai tubuh aneh yang dapat menjadi kuat hanya dengan tidur dan makan.


Dalam istana Kerajaan Bima Sakti, Andreas bersama dengan 7 Jendral yang masih setia kepadanya berkumpul.


Mereka semua adalah penjaga arah mata angin yang dipimpin oleh Tirta.


"Tuan, kenapa tidak menghubungi dua jendral lainnya?" tanya Tirta kebingungan.


"Mereka sudah bergabung dengan Keluarga Ling, aku tidak mungkin mengundangnya," jawab Andreas.


Awalnya Penjaga Arah Mata angin ada 9 orang, dengan 8 penjaga dan satu pemimpin di tengah. Tirta adalah Jendral yang menjaga istana Kerajaan Bima Sakti.


Walaupun kekuatannya hanya sebatas Immortal Jendral, sama seperti Andreas. Namun ketrampilan perangnya tidak kalah dengan seorang Immortal Perang.


Mereka membahas tentang strategi yang mungkin dilakukan untuk melawan 20 miliar pasukan Galaksi Cerutu.


Banyak ide muncul dari Josua dan Tirta, tidak sedikit pula ide yang muncul dari Jendral lainnya.


Akhirnya mereka memanfaatkan simbol kubah untuk menurunkan kecepatan pasukan musuh. Sampai akhirnya Alice mengetuk pintu meminta izin untuk masuk.


"Alice, apa yang kamu lakukan disini. Biarkan kami yang mengurus semua masalah," kata Andreas dengan nada lembut. Begitulah sikap seorang ayah kepada anak kesayangannya.


"Tenanglah ayah, Seven Soul adalah penyebab musibah ini. Jadi Aldi dan Suamiku akan mengurus sebagian besar pasukan musuh," kata Alice dengan tegas.


Semua Jendral mengerutkan kening, mereka tahu bahwa Seven Soul memiliki pembudidaya kuat. Namun menghadapi 20 miliar bukan perkara mudah.


"Tenanglah, pasukan Seven Soul sudah berada di posisi mereka. Nyalakan," kata Aldi sambil mengangkat tangannya mengisyaratkan penggunaan simbol raksasa.


Semua orang langsung tertekan bahkan kekuatan mereka tidak bisa digunakan. Hanya para pembudidaya Immortal yang bisa bertahan di dalam kubah simbol.


Shen Er telah mencapai Immortal Perang tahap 9, jadi kekuatan jiwanya sangat kuat. Hingga bisa membuat kubah raksasa yang sangat mengerikan.


Aldi memberikan semua kalung yang dapat mengkonfirmasi identitas. Jika mereka menggunakan kalung tersebut, tekanan dalam simbol akan menghilang.


Andreas adalah orang yang pertama kali mencoba, kalung tersebut langsung menghilang setelah dipakai. Satu kalung hanya bisa digunakan satu orang.


Tidak lupa semua pasukan Kerajaan Bima Sakti juga mendapatkan kalung serupa.


Sebelum Galaksi Cerutu sampai, banyak penonton perang muncul di sekitar istana kerajaan. Mereka ingin melihat perkembangan terkini persiapan Kerajaan Bima Sakti.


Namun hal yang paling aneh adalah tidak ada persiapan khusus dari Bima Sakti, mereka hanya makan dan latihan seperti biasa.


"Apa yang terjadi, bukankah pasukan Galaksi Cerutu sedang menuju kemari?" kata seorang pengamat perang yang kebingungan.


"Aku juga bingung, mungkinkah mereka sudah menyerah?" kata seorang pengamat lainnya.


"Tidak mungkin, ekspresi mereka tidak mencerminkan ketakutan."


Ketika Galaksi Cerutu menyerang, tidak pernah pasukan yang bersantai. Pasti mereka akan mempersiapkan segala cara untuk menang.


Tindakan Kerajaan Bima Sakti sangat mencoreng nama peperangan. Mereka menyerah sebelum bertarung.


"Tian Mo, pimpin 200 pasukan pembunuh. Buat mereka merasakan ketakutan yang sebenarnya!" kata Tian Lian sambil mengeratkan giginya.


Tian Mo adalah pengintai terhebat di Galaksi Cerutu, dia memiliki kekuatan tingkat Immortal Jendral tahap 9.


Walaupun tidak terlalu kuat jika berhadapan langsung, ketrampilan bersembunyi miliknya sangat hebat.


Busa dibilang Tian Mo dapat menghadapai Immortal Perang tahap 4 atau 5.


Dua ratus orang berjalan menuju istana Kerajaan Bima Sakti, tetapi ketika melewati hutan mereka mengalami sedikit hambatan.


Ada puluhan serigala sedang menyerangnya, mereka adalah Serigala Mutan yang telah berhasil mencapai tingkat Immortal Jendral.


Raul sebagai pemimpin tidak memperbolehkan pasukannya untuk berubah wujud. Sehingga mereka bisa menyembunyikan identitas.


"Sial, sejak kapan ada serigala yang kuat di hutan ini!" kata Tian Mo kesulitan bersembunyi.


Kecepatan Serigala Mutan jauh lebih cepat. Bahkan ketrampilan bersembunyi mereka lebih mengerikan darinya.


Karena tidak bisa bersembunyi, Tian Mo menggunakan aura kekuatannya untuk menghancurkan semua pepohonan di sekitarnya.


Namun tidak ada satupun prajuritnya yang tampak utuh. Mereka semua telah dimakan oleh segerombolan serigala.


"Sial, aku akan membalas kalian!" kata Tian Mo berlari kembali ke markas Galaksi Cerutu.


Raul yang melihat kejadian tersebut tersenyum dan melaporkan kepada Aldi bahwa pasukan yang dikirim Galaksi Cerutu telah berhasil dilumpuhkan. Sesuai rencana, mereka membuatkan satu orang lolos untuk membuat psikologi Tian Lian tidak stabil.


Karena jiwa seorang kaisar dan ilmuwan, Aldi dapat memanfaatkan kelemahan manusia untuk mendapat kemenangan.


Psikologi atau sering disebut perasaan sangat aneh, kadang bisa bagus dan penuh semangat kadang sedih tanpa mengetahui penyebabnya.


Tian Mo kembali ke markas dengan penuh luka. Walaupun dia cukup kuat untuk membunuh para Serigala Mutan, kekuatannya tidak dapat dikeluarkan secara maksimal karena racun yang disebar.


Semua pasukan Seven Soul selalu menggunakan cara terbaik untuk mendapat kemenangan. Mereka bukan seorang yang berjiwa pahlawan dengan menggunakan cara yang bersih.


Jika menggunakan cara kotor dapat memetik kemenangan, mereka akan memilih untuk menggunakan cara kotor.


Aldi selalu menyebutkan bahwa perang akan dikenang jika mereka berhasil merebut kemenangan. Sedangkan yang kalah hanya akan menjadi pecundang.


"Tian Mo, apa yang terjadi?" tanya Tian Lian sambil mengerutkan kening melihat Tian Mo penuh luka di sekujur tubuhnya.


"Ada serigala aneh yang menyerang kita, mereka adalah serigala yang mengerikan. Tidka hanya kecepatan, ketrampilan bersembunyi miliknya sangat baik."


Tian Long langsung memberikan pil penyembuhan untuk membantu Tian Mo. Dia mengerutkan kening setelah melihat cakaran di sekujur tubuhnya.


"Mereka dari Seven Soul, aku pernah menerima serangan yang tidak dapat disembuhkan. Aku yakin teknik ini adalah milik Seven Soul!" kata Tian Ling sambil mengepalkan tangannya.


Dia tidak menyangka pasukan Seven Soul memiliki penjaga yang kuat di Kerajaan Bima Sakti.


Seorang pria berbadan kekar dengan tinggi 2,9 meter masuk kedalam ruangan. Dia adalah Tiang Kong yang menjadi pemimpin prajurit lapis pertama.


"Biarkan aku yang mengurus mereka," katanya dengan ekspresi tegas. Kekuatannya setara tingkat Immortal Perang tahap 1.


"Tian Kong, jangan membawa banyak pasukan. Kita tidak boleh membuat musuh berpikir bahwa Galaksi Cerutu sedang gelisah!" kata Tian Lian memberikan peringatan.


Karena perang masih belum pecah, orang pertama yang membuat pergerakan akan di cap sebagai pasukan yang sedang gelisah.


Hal ini sangat wajar di Galaksi Cerutu. Etika perang sangat di junjung tinggi di sana, berbeda dengan Seven Soul yang selalu menggunakan cara kotor.


Tian Kong membawa 100 prajurit bersamanya, dia sudah berada di tempat yang telah dikatakan Tian Mo. Namun tidak ada satupun serigala yang menyerangnya.


"Mungkinkah dia berbohong?" gumam Tian Kong pelan.


Akhirnya mereka kembali ke markas dan melaporkan kejadian yang dilihatnya. Tian Mo langsung menyela, "Tidak mungkin. Aku melihat sarang dan gua tempat serigala beristirahat!"


Perdebatan singkat antara mereka berdua berujung duel maut, siapa yang menang akan dipercaya oleh prajurit.


Namun Tian Lian menghentikan mereka dan berkata, "Sungguh strategi yang Licik!"