7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Prajurit Dewa Datang



Raja Qin Huang langsung kehilangan koneksinya dengan burung pengintai. "Menarik, siapa dia sebenarnya?" gumamnya pelan.


Setelah sekian lama mengamati Qin Huang dari Dunia Utama, Raja Qin Huang yakin bahwa orang itu adalah keturunan asli keluarga Qin.


Setelah koneksinya dengan burung pengintai terputus, Raja Qin Huang mengirim pembunuh bayaran untuk pria yang memutuskan koneksinya.


Bukan karena kebencian, dia menyewa pembunuh untuk menyampaikan pesannya kepada pria tersebut.


Jika Qin Huang menyuruh orang kerajaan manusia, keluarga Nur akan mengetahui kejanggalan yang dia lakukan.


Dalam sekejap mereka akan mencari tahu keberadaan keluarga Qin yang lainnya. Ada kemungkinan mereka akan di binasakan seperti Nur Andi yang memiliki bakat terlalu tinggi.


Keluarga Nur mempunyai 5 Leluhur tingkat Immortal Hijau tahap 9.


Rumor mengatakan bahwa salah satu dari Leluhur mereka telah berhasil menerobos tingkat Immortal Hijau.


"Aku harus lebih berhati-hati dalam bertindak. Pasti orang itu telah bergabung dengan pria muda yang keluar dari formasi!" kata Qin Huang pelan.


Walaupun perkataannya pelan, setiap manusia di dalam istana merupakan pengintai dari keluarga Nur.


Hingga akhirnya berita tentang keluarga Qin yang masih selamat sampai ke telinga Nur Andik, dia menyuruh Nur Bayu untuk memeriksa daratan rendah.


Nur Bayu memiliki kekuatan tingkat Maha Dewa tahap 1. Seharusnya dia tidak terkalahkan di daratan rendah.


Namun dia tidak mengetahui daratan rendah merupakan berkumpulnya para monster Seven Soul yang siap memakan siapapun.


Shen Haise ada di istana Kerajaan Kodam, dia menyandang bangsawan Baron.


Pangeran Incubus meminta maaf kepada Shen Haise yang tampak sangat dingin.


Namun dia tidak mendapat jawaban dari Shen Haise. Bukan karena sombong, tetapi Aldi menyuruh Shen Haise tidak banyak bicara.


Hal itu dilakukan untuk melatih energi iblis yang ada di dalam tubuhnya. Karena kapasitas energi jiwa yang bisa dirubah menjadi energi iblis, makanya Shen Haise mendapatkan tugas melatihnya setiap hari.


Seluruh petinggi istana tidak marah dengan perlakuan Shen Haise. Mereka malah senang bahwa Shen Haise bergabung dengan Kerajaan Kodam.


Situasi di wilayah iblis jauh lebih rumit daripada situasi di wilayah manusia. Iblis menerapkan sebuah kerajaan serikat, artinya daratan rendah memiliki beberapa kerjaan.


Sedangkan di wilayah manusia, hanya ada satu kerajaan yang memimpin seluruh daratan. Mereka menerapkan sistem kepemimpinan terpusat.


Jadi seluruh kebijakan harus melalui kerajaan yang ada di daratan tinggi.


Sehari setelah Shen Haise bergabung, pasukan Kerajaan tetangga menyatakan perang dengan Kerajaan Kodam.


Dalam perang Shen Haise sebagai Baron membantah banyak prajurit musuh dengan bayangan yang diciptakan dari energi iblis.


Sedangkan 499 prajurit Seven Soul tidak terlihat dalam perang. Mereka mengambil keuntungan dengan mencari informasi dari para korban.


Mereka tersebar di seluruh wilayah Iblis, sehingga akan sangat susah menyatukan mereka bersama dalam waktu dekat.


Walaupun mereka merupakan seorang Maha Dewa, dalam beberapa bulan mereka semua akan tertinggal oleh pasukan inti lainnya.


Aldi sudah memperhitungkan hal tersebut. Makanya setiap orang mempunyai 10 batu khusus untuk secara langsung memasuki Dunia Buatan.


Batu khusu itu sudah di segel menggunakan jiwa, bahkan jika mereka mati batu tersebut tidak akan bisa digunakan.


Leo yang berhasil mendapatkan akses menuju daratan menengah melihat prajurit Dewa yang sangat banyak sedang berpatroli.


"Apa yang sedang terjadi?" katanya kepada salah seorang penjaga gerbang kota.


"Dewa Zeus mendapatkan kabar buruk dari langit. Makanya para prajurit Dewa diperintahkan untuk mencari orang yang menyebabkan kemarahan langit."


Leo sedikit mengeratkan kening. Dia menduga bahwa kemarahan langit terjadi karena Aldi telah menciptakan ulang Dunia Buatan.


Para Dewa tidak mempermasalahkan setiap rakyatnya memilih tinggal di daratan rendah maupun daratan menengah.


Namun untuk daratan tinggi hanya khusus untuk para prajurit dan pasukan Kerajaan Dewa, tidak diperbolehkan orang lain masuk.


Tanpa menunggu lama, Leo melaporkan kejadian ini kepada Aldi yang sedang duduk di kursi pertarungan bawah tanah.


"Baiklah, tetap awasi pergerakan mereka. Jangan sampai prajurit Dewa mengetahui keberadaan gerbang Dunia," kata Aldi melewati telepati.


Pertarungan bawah tanah merupakan salah satu tempat yang paling ramai dikunjungi manusia dari jauh.


Sehingga menurut Aldi tempat ini merupakan surga informasi. Dia menggunakan indera pendengaran ya yang kuat untuk menguping segala pembicaraan orang yang hadir.


Seorang pria yang mempunyai perut buncit mendatangi Aldi dengan wajah sangat percaya diri. Dia adalah Malin seorang pedagang sukses dari ujung selatan wilayah manusia.


"Sejujurnya aku tidak melakukan taruhan pada pertandingan berikutnya. Jika disuruh memilih, Pria kurus di sebelah kanan yang akan menang!" kata Aldi.


"Kamu sangat percaya diri, Nak. Pria besar di sebelah kiri merupakan petarung yang telah menang 9 kali beruntun." Malin menggelengkan kepalanya.


Seorang pelayan petarung bawah tanah mendatangi mereka. Dia menawarkan tiket taruhan kepada Aldi dan Malin.


Tanpa berpikir panjang Malin membeli 10 tiket taruhan. Sedangkan Aldi membeli 2 tiket untuk menghormati pelayan.


Harga setiap tiket taruhan adalah 1000 rupiah. Karena uang Aldi terbatas, dia hanya bisa membeli 2 tiket.


Perbandingan kemenangan yaitu 1:3 untuk pria kurus sebelah kanan. Artinya jika Aldi menang dia akan mendapatkan tiga kali lipat dari jumlah tiket.


Bukan tanpa alasan, Aldi melihat ada sebuah kekuatan tersembunyi dari pria kurus itu.


Sebelumnya dia tidak pernah membeli tiket taruhan karena uangnya terbatas dan tidak ada kesempatan yang bagus.


Pertempuran akhirnya dimulai, pria berbadan besar segera menyerang lawannya dengan sekuat tenaga. Namun dapat dihindari dengan gerakan kakinya yang cukup bagus.


Pertandingan berjalan cukup lama, hingga akhirnya orang berbadan besar kehilangan stamina cukup banyak.


Tidak berbeda dengan pria berbadan kurus, tetapi dia berhasil mengontrol nafasnya untuk pertempuran jangka panjang.


Serangan pria kurus mengenai tenggorokan lawannya. Membuat lawannya tergeletak di tanah karena pingsan.


Pertarungan bawah tanah menantang keras membunuh lawannya. Namun jika kecelakaan terjadi, semua tergantung kepada pengadilan.


Malin segera melihat Aldi ketika pria berbadan besar tumbang. "Mungkinkah kamu sudah mengetahuinya sejak awal?" katanya.


"Tidak, aku hanya melihat bahwa pria berbadan besar tidak dalam kondisi terbaiknya. Jadi sudah sewajarnya dia kalah," jawab Aldi segera berdiri.


Dia menuju pengambilan tiker serta menukarnya dengan uang 6000 Rupiah. Dia segera menghilang setelah menukas uang karena ada seorang Dewa yang mencurigakan.


Dia adalah pembunuh yang diperintahkan Raja Qin Huang untuk mencari keberadaan Aldi. Ketika Aldi di dalam hutan, para membunuh itu mengikutinya dari belakang.


"Apa yang kalian inginkan?" tanya Aldi yang dalam sekejap di belakang para pembunuh.


"Senior, kami tidak bermaksud mengganggu. Kami hanya menjalankan misi dari Raja Qin Huang untuk menyampaikan pesan."


Salah seorang dari pembunuh memberikan sebuah surat dengan simbol khusus.


"Baiklah, kalian bisa pergi," kata Aldi sambil mengambil surat. Setelah tangannya menyentuh surat, Aldi dan surat menghilang dari pandangan para pembunuh.


Aldi membaca isi surat Raja Qin Huang. Ternyata dalam surat, dia ingin bertemu dengan orang yang bermarga Qin di tempat rahasia.


Sedangkan tempatnya di tentukan olehnya. Untuk membalas suratnya hanya tinggal sobek kertasnya kemudian berbicara.


Secara otomatis telepati akan dikirim kepada Raja Qin Huang.


Memanfaatkan situasi, Aldi dapat mengirim sambil menghafal energi jiwa Raja Qin Huang. Sehingga dia bisa melakukan telepati kapanpun dia mau.


Aldi merobek kertasnya. "Temui aku di tempat kamu kehilangan koneksi dengan burung pengintai milikmu dua minggu lagi."


Dua minggu di daratan tinggi sangatlah lama. Sehingga Qin Huang harus menunggu dengan sabar.


Aldi menuju wilayah Dewa, dia mendapat laporan bahwa terdapat banyak batu aneh serta tanaman yang tidak dapat di identifikasi para anggota.


Wilayah Manusia di daratan rendah sangat kecil dibandingkan daratan menengah atau daratan tinggi.


Jadi Aldi hanya membutuhkan 4 hari dari kota wilayah Dewa yang sangat luas.


Setelah sampai di depan gerbang wilayah Dewa, Aldi melihat para prajurit yang sedang memeriksa identitas Dewa.


Karena Aldi tidak mempunyai identitas, dia hanya di tanya tentang Dewa yang telah mengangkatnya. Karena Aldi sudah mempunyai banyak informasi, dia dapat memanipulasi energinya untuk bisa di kenali sebagai Dewa.


Tidak lama setelah melewati gerbang penjaga, 30 orang Dewa Datang menghadangnya. Mereka mendapat tugas untuk membunuh Aldi karena mencurigakan.


Perintah Zeus adalah membunuh setiap Dewa yang mencurigakan. Aldi dinilai mencurigakan karena tidak mempunyai kartu identitas.


Tanpa berkata apapun. Pasukan musuh langsung menyerang Aldi dengan kecepatan tinggi. Namun Aldi menghindar dan menyerang balik dengan sangat lancar.


Karena lawannya hanya Dewa Semu, satu pukulannya dapat membunuh prajurit Dewa dengan mudah.


Dalam sekejap 30 prajurit jatuh ke tanah tidak bernyawa. Segera kemudian Aldi menyerap setiap jiwanya.


Aldi berani melakukan hal tersebut karena sedang menyamarkan wajahnya. Sehingga dia dapat berbuat seenaknya di daratan Rendah wilayah Dewa.