7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Pelindung Kuat



Aldi segera menuju ruangan berikutnya, ruangan 4 sampe 9 hanya herbal yang tidak perlu disebutkan. Semua sudah ada di dalam Dunia Buatan.


Namun masih bermanfaat untuk pelatihan anggota pembuat pil.


Hingga akhirnya Aldi sampai di ruangan terakhir. Dia melihat patung Lembuswana dengan bola jiwa dikakinya.


"Siapa kau?" tanya seseorang didalam bola jiwa.


"Shen Zero, orang yang berhasil melewati semua ujian!" kata Aldi percaya diri. Dia merasa bahwa jiwa di dalam bola merupakan Lembuswana itu sendiri.


"Tidak mungkin manusia lemah seperti i berhasil. Pergilah, aku tidak mau melihat manusia hina seperti kalian."


Lembuswana telah dikhianati oleh Raja Mulawarman, hal itu membuat dia tida percaya dengan manusia.


Khasusnya hampir sama seperti Leo, tetapi lebih ringan. Leo kala itu di buang dan diganti oleh roh yang lebih baik.


Sedangkan Lembuswana disegel karena sudah cukup tua dan dia tidak menolak untuk pergi dari pemiliknya.


Aldi menyentuh patung di atas bola jiwa, dia merasakan bahwa tubuh Lembuswana masih hidup. Hanya saja jiwanya telah di cabut dari tubuhnya secara paksa.


Dapat disimpulkan bahwa Lembuswana dipaksa mati oleh Raja Mulawarman saat itu. Alasannya pasti karena ingin menyelamatkan Lembuswana.


Tidak mungkin bagi Raja Mulawarman meninggalkan banyak harta kepada pemenang ujian tanpa maksud yang pasti.


Dinding belakang patung Lembuswana terdapat sebuah tulisan. "Jangan percaya Iblis dan Dewa!"


Aldi menyentuh dinding karena ada sebuah simbol yang mengunci ruangan rahasia dibelakang tembok.


Dalam waktu singkat Aldi berhasil memecahkan simbol, dia langsung masuk untuk melihat apa yang di rahasiakan Raja Mulawarman.


Ada banyak barang berharga di dalam ruangan khusus. Dia menemukan banyak pedang yang setara dengan produksi massal pasukan Seven Soul.


Terdapat dua buku di dalam ruangan. Buku pertama merupakan teknik rahasia yang telah di kembangkan Raja Mulawarman, yang kedua buku catatan harian Raja Mulawarman.


Aldi membaca semua informasi yang berada di dalam kedua buku.


"Menarik, Raja Mulawarman memiliki kekuatan Dewa Sejati tahap 9." Aldi bergumam, tetapi masih melanjutkan membaca.


Setelah melihat komposisi teknik rahasia, Raja Mulawarman hanya dapat berkembang sampai tingkat Dewa Sejati tahap 9.


Beredar rumor untuk menembus Dewa Sejati mereka harus menyiksa orang yang menurutnya paling penting.


Seperti halnya Adam yang menyiksa Lena untuk menjadikannya sebagai Dewa Abadi.


Dia mencoba hal itu kepada Lembuswana, hingga akhirnya rumor tentang menyiksa orang terpenting baginya merupakan sebuah kebohongan Iblis.


Dia sangat menyesali perbuatannya kepada Lembuswana, Raja Mulawarman tidak memiliki kemampuan untuk menghidupkan Lembuswana.


Hingga akhirnya dia berjalan ke Neraka untuk merebut kembali jiwa Lembuswana. Raja Mulawarman berhasil merebut jiwa Lembuswana, tetapi dia terluka parah ketika melawan penjaga Neraka.


Pertempuran dahsyat kala itu di tulis lengkap dalam buku harian Raja Mulawarman.


Raja Neraka memiliki kekuatan yang lebih lemah darinya. Namun, kemampuan apinya sangat merepotkan.


Setiap serangan Raja Mulawarman hanya dapat menggores kulit Raja Neraka. Pertarungan mereka membuat Neraka berguncang, hingga beberapa jiwa berhasil lolos dari Neraka.


Namun semua jiwa yang lolos akan segera mati setelah meninggalkan Neraka. Ada beberapa orang hebat yang berhasil mencari tubuh pengganti hanya dalam beberapa detik waktu hidupnya sebagai sebuah jiwa.


Jika tidak ada Beelzebub, Sang Iblis Kehancuran. Pertempuran mereka akan berakhir dengan kekalahan Raja Neraka.


Karena tidak merasa bisa menang melawan Beelzebub, Raja Mulawarman kabur untuk mencari jiwa Lembuswana.


Beelzebub tidak mengejar Raja Mulawarman, karena dia sedang memakan tubuh seorang Dewa Semu.


Hingga akhirnya Raja Mulawarman berhasil mendapatkan jiwa Lembuswana. Dia berlari menuju sebuah gua untuk menyegel jiwa Lembuswana.


Dia berpesan agar menjinakkan Lembuswana dan menjadikannya hewan tunggangan yang hebat.


Singkat cerita Raja Mulawarman meninggal karena lukanya menghadang serangan Beelzebub yang menghancurkan organ dalam.


Serangan itu mengandung racun pembuatan, tubuh dan jiwa Raja Mulawarman tidak akan pernah berenkarnasi.


"Sangat disayangkan orang kuat sepertinya berakhir dengan penyesalan." Aldi melihat sebuah gelang yang tergeletak di lantai.


Matanya tiba-tiba terbuka lebar. Dalam gelang terdapat jiwa Raja Mulawarman yang berhasil selamat dari racun pembubaran.


Aldi menyuntikkan energi jiwa untuk memperbaiki Jiwa Raja Mulawarman yang terluka parah.


Tidak berasa kekuatan Aldi menurun hingga tingkat 15 Akhir. Namun usahanya tidak mengkhianati hasil.


Jiwa Mulawarman berhasil sembuh, namun kesadarannya belum kembali. Tinggal menunggu waktu sebelum kesadaran Mulawarman dan menjadi jiwa yang seutuhnya.


Aldi menyerahkan gelang Jiwa Raja Mulawarman kepada Rocky untuk menempatkan di wilayah kaya Energi Murni.


Dia membawa buku catatan kepada bola jiwa Lembuswana, sedangkan teknik rahasianya di simpan di perpustakaan Dunia Buatan.


"Apa sekarang kau mengerti betapa menyesal ya Raja Mulawarman setelah membunuhmu?" tanya Aldi dengan ekspresi datar.


Dia tidak merasakan sedikitpun simpati kepada Lembuswana yang menilai seseorang hanya karena Rasnya manusia.


"Apa catatan ini asli?" tanya Jiwa Lembuswana dengan nada pelan. Dia tersentuh dengan penyesalan Raja Mulawarman.


Dia tidak pernah menyangka bahwa membunuhnya merupakan langkah untuk menghentikan serangan dari para Dewa.


Lembuswana dianggap sebagai iblis yang menyamar sebagai hewan tunggangan. Hingga akhirnya Dewa Abadi turun untuk memusnahkan Lembuswana.


Catatan itu ada di akhir bab penyesalan Raja Mulawarman. Dia menulis dengan tinta darah, untuk mengungkapkan permintaan maaf.


Aldi juga terkejut, setelah membaca seluruh informasi dalam buku harian Raja Mulawarman.


"Semua sudah terlambat." Lembuswana hanya dapat mengingat seluruh kenangan bersama Raja Mulawarman.


"Aku dapat menghidupkan Raja Mulawarman," kata Aldi dengan santai.


"Apa?" teriak Lembuswana sangat antusias.


"Persyaratan sangat ketat. Kau harus mengikuti aku dan pasukan Seven Soul. Juga semua tergantung Jiwa Raja Mulawarman, jika dia mau melayaniku, maka akan aku hidupkan."


Aldi melipat tangannya dengan tangan kanan diatas. Dia menunjukkan posisi percaya diri tanpa ada sedikitpun keraguan.


Melihat mata Aldi yang penuh percaya diri, Lembuswana tidak dapat melihat kebohongan di matanya.


Diskusi singkat antara Aldi dan Lembuswana berakhir dengan kesepakatan yang memuaskan untuk Aldi dan pasukan Seven Soul.


Lembuswana bersedia bergabung dengan Seven Soul menjadi Anggota Inti. Namun dia tidak mau di suruh seenaknya.


Aldi tidak ingin melakukan kesalahan dia menyegel tubuh dan jiwa Lembuswana sama seperti Leo. Kekuatannya tidak akan bisa melebihi tuanya.


Membutuhkan beberapa puluh tahun untuk membangkitkan kesadaran jiwa Raja Mulawarman.


Sekarang Seven Soul mempunyai pelindung yang sangat kuat. Bahkan melebihi Grock teman Aldi yang berada di Dunia Alternatif.


Aldi keluar mengendarai Lembuswana untuk bertemu dengan Sano Yuji yang ada di depan ruang pengujian.


"Lembuswana?" tanya Sano Yuji terkejut melihat hewan yang memiliki aura yang sangat mengerikan.


"Sepertinya aku tidak perlu menjelaskan," kata Aldi dengan senyum tipis di bibirnya.


"Sesuai janjiku. Aku akan melayanimu tapi tidak untuk selamanya. 100 tahun, aku akan melayani Seven Soul selama itu."


"Baiklah, aku harap setelah seratus tahun kau dapat bergabung secara penuh menjadi pelindung Seven Soul."


Aldi tidak ingin membuat Sano Yuji terpaksa melayani Seven Soul. Dia membuat tubuh buatan dengan bantuan simbol dan energi jiwa.


Sano Yuji mendapatkan segel Ketulusan dengan tingkat kesulitan yang sangat tinggi. Bahkan para Dewa Abadi tidak akan bisa memecahkan.


Setelah mendapatkan segel ketulusan, Sano Yuji terkejut. Dengan pengetahuannya tentang formasi, harusnya dia mengetahui komposisi segel padanya.


"Bocah mengerikan," pikir Sano Yuji yang baru saja mendapat tubuh manusia. Kekuatannya akan perlahan bertumbuh menjadi puncaknya dalam 100 tahun.


"Jangan bertindak bodo, aku bisa mendengarmu," kata Aldi menggunakan pikiran.


Sano Yuji kali ini sangat terkejut, pikiran manusia adalah sebuah privasi yang bahkan Dewa Abadi tidak mengetahui.


Namun segel miliknya dapat menerjemahkan pikiran seseorang. Sano Yuji hanya menggelengkan kepala.


Dia tidak ingin memikirkan hal konyol, seperti mengkhianati Seven Soul. Dia sudah diperingatkan, bahwa jiwanya akan hancur, jika Aldi menghendaki.


Mereka semua dibawa ke Pulau Nemo untuk melindungi tempat. Tidak ada yang boleh memberitahu kedua makhluk itu tentang rahasia Seven Soul.


Sano Yuji berfokus untuk mengembalikan kekuatan, sedangkan Lembuswana hanya duduk di atas batu untuk menunggu kekuatannya kembali.


Aldi menuju Dunia Buatan untuk memulihkan energi jiwa yang telah hilang.