
Di seluruh Dunia, pasukan Seven Soul bergerak secara diam-diam.
Pergerakan mereka sudah diketahui oleh Holy Soul karena ada mata-mata di Dunia Alternatif. Namun Aldi sudah memperkirakan hal tersebut.
Dia menugaskan beberapa anggota inti untuk mengawasi pergerakan setiap anggota luar. Hal itu dilakukan supaya mengetahui penyusup.
Namun tidak ada perintah khusus untuk menangkap mereka. Aldi hanya menyuruh untuk mencatat semua orang yang berpotensi sebagai pengkhianat.
Mahesa menyetujui usulan Aldi, dia juga berpikir untuk menyingkirkan Holy Soul dari akarnya. Jika mereka bertindak sekarang, maka akar dari Holy Soul tidak akan pernah keluar.
Wanita cantik mendatangi Mahesa untuk menyerahkan sebuah alat pengintaian khusus. Dia adalah Shen Qiu tanpa memakai senjata tubuhnya.
"Ada 10 ribu alat pengintai yang ada dalam kalung penyimpanan. Aku pikir jumlah itu sudah cukup untuk mengelilingi Dunia Utama."
Shen Qiu memberikan kalung penyimpanan kepada Mahesa menggunakan tangan hayalan. Bukan karena tidak sopan, Shen Qiu sedang melatih tekniknya di setiap waktu.
Mahesa yang mengetahui hal tersebut tidak memiliki perasaan tidak enak. Bahkan jika Shen Qiu memberikannya tanpa ada unsur latihan, dia tidak ada tersinggung.
Shen Qiu sudah di anggap sebagai kakak perempuannya, jadi hal tersebut tidak akan menjadi maslaah besar.
Namun tidak ada yang berani melakukan hal tersebut kepada Aldi. Bahkan Shen Haise yang paling mahir menggunakan tangan hayalan tidak berani.
Anehnya setelah Rocky, Lava, dan Bima memanggil Aldi sebagai ayah. Sekarang ketujuh anak ajaib dan Mahesa memanggilnya ayah.
Walaupun umur mereka tidak terpaut jauh, mereka telah diselamatkan Aldi dari jurang ketidak adilan dunia.
"Aku tidak melihat Shen Wu bersamamu, dimana dia?" tanya Mahesa.
"Dia sedang mendapat misi khusus untuk melindungi Alen, jadi kakak Kim bersaudara akan menggantikan tugasnya."
Kim Hoon dan Kim William keluar dari belakang pintu. Mereka tersenyum melihat Shen Qiu menyadari keberadaannya.
"Putri kecil kita sudah tumbuh dewasa," kata Kim William dengan nada bercanda.
Mereka berdua berusaha bersembunyi sebaik mungkin, tetapi Shen Qiu menemukan mereka dengan mudah.
Shen Qiu mengangkat jari telunjuk kanannya. Sebuah pesawat kecil berukuran seperti debu membesar.
"Aku hanya beruntung melihat bayangan kalian berdua," kata Shen Qiu sambil tersenyum manis.
"Aku harus lebih berhati-hati dengan setiap benda di sekitarku," kata Kim Hoon dengan senyum tipis.
Dia merasa bahwa perkembangan pasukan Seven Soul sangat pesat. Bahkan keahliannya bersembunyi kalah dengan Shen Wu.
Gurkha yang ada di dalam tubuhnya tidak dapat berbuat banyak, dia hanya memberikan saran untuk mengambil keputusan.
Kekuatannya tidak pernah menyentuh Dewa Abadi tahap 9 seperti Kim Hoon sekarang.
Mereka membahas penempatan alat pengintai khusus. Kim Hoon dan Kim William akan memasangnya sesuai titik yang ditentukan.
Di sisi lain, pertarungan persahabatan antara Shen Haise dan Leo akan segera dimulai. Karena seluruh anggota inti yang mendapat berkah Dewa dan Iblis sudah terbangun sepenuhnya.
Shen Haise berdiri di sebelah kanan Aldi, sedangkan Leo berada di sebelah kirinya. "Ingat, pertarungan kali ini hanya menggunakan energi Dewa dan Iblis. Dilarang menggunakan energi jiwa murni."
"Baik," jawab keduanya bersamaan.
"Mulai!" kata Aldi lantang sambil mengangkat kedua tangannya.
Leo melanggar pertama dia mengeluarkan laser cahaya dari jari tangannya. Karena Leo sedang menggunakan perubahan wujud manusia, dia lebih leluasa menghadapi Shen Haise.
Laser yang mengerang sangat kuat, bahkan tanah disekitarnya hancur. Jika bukan karena kubah pelindung, tanah Mutiara Hitam akan kembali seperti perang Ragnarok.
Shen Haise menggunakan menghindar Azazel. Seekor burung gagak terbang berpencar setelah serangan Leo mengenai tubuhnya.
Kemudian gagak itu membentuk tubuh Shen Haise tanpa cedera sedikitpun. "Menarik, teknik ini hanya memakan sedikit energi iblis."
Leo tidak berhenti serangan dilancarkan terus menerus, tetapi Shen terus menghindar dengan sangat elegan.
"Api gagak hitam!" kata Shen Haise pelan. Teknik ini sama seperti Azazel yang mengeluarkan api hitam yang memberikan kerusakan terus menerus.
Tangan kanan Leo terkena apinya, dengan energi Dewa miliknya tidak akan bisa memadamkan. Tanpa sengaja dia menggunakan energi jiwa murni untuk memadamkannya.
Shen Haise tersenyum. "Aku menang!" katanya sambil menunjuk Leo yang kebingungan.
"Baiklah pertandingan dimenangkan Shen Haise," kata Aldi tegas.
Setelah Aldi menyatakan kekalahannya, Leo baru sadar bahwa telah menggunakan energi jiwa murni.
Oleh karena itu, Aldi telah menyiapkan pelatihan khusus untuk meningkatkan kapasitas energi yang bisa dikeluarkan.
Penguasaan teknik Leo memang lebih tinggi dari Shen Haise. Namun pandangan tentang jumlah energi Shen Haise lebih tepat.
Sehingga dia dapat memperhitungkan jumlah energi yang dimiliki. Berbeda dengan Leo yang secara boros menggunakan energi Dewa.
1000 orang melakukan pelatihan tertutup dalam sebuah gedung di Dunia Buatan. Gedung itu telah Aldi buat menggunakan Simbol penguji.
Ada 100 lantai yang harus mereka lewati. Setiap lantai mempunyai tingkat kesulitan yang berbeda, jika belum berhasil melewati 100 lantai mereka semua tidak akan pergi ke Dunia Maha Tinggi.
Peran mereka dalam memberikan informasi akan sangat bermanfaat bagi Seven Soul. Jadi tidak boleh ada kesalahan.
Jika mereka mati, tidak hanya kekuatan mereka hilang, tetapi juga menunda rencana berikutnya untuk mendirikan kompi khusus campuran.
Aldi yakin bahwa Iblis dan Dewa memiliki seseorang yang baik dan dapat dipercaya. Dia berencana mengundang mereka menjadi bala bantuan SEVEN Soul di Dunia Maha Tinggi.
Ingatan Eris sangat bermanfaat dalam menentukan langkah selanjutnya untuk Seven Soul.
Tangan Aldi bergetar mengepalkan tangannya. Dia mendapatkan informasi bahwa ayahnya sedang di penjara di suatu tempat yang sangat terpencil.
Sebelum Bishamoten pergi, dia mengirim telepati kepada Aldi tentang seorang anak bernama Andi berakhir dipenjara keluarga.
Dia juga memperingatkan jika Aldi mengikuti jekan Andi, dia akan menghapuskan Dunia Utama menjadi debu.
Untungnya Bishamoten tidak mengetahui bahwa Aldi merupakan anak dadi Andi. Jika dia tahu, maka Bishamoten akan mengerahkan kekuatan terbaiknya.
Ketika itu Seven Soul dalam keadaan sangat buruk, mereka mempunyai kesempatan yang kecil untuk bisa menang melawan Bishamoten.
"Dendam ini tidak akan bisa padam dengan mudah," kata Aldi lirih. Namun dia segera menenangkan pikirannya, sebagai seorang praktis beladiri dia harus selalu bersikap tenang.
Aldi meningkat kedua orang yang menggunakan sebuah senjata khusus untuk meledakkan mobil Andi dan Alice.
Walaupun tidak melihat, dia bisa mengingat jenis energinya. Aldi sangat terkejut ketika melihat energi Dewa milik Bishamoten.
Energinya sama persis seperti salah satu orang yang mencelakakan kedua orang tuanya.
Namun anehnya satu orang lagi adalah seorang iblis vampir yang legendaris. Vampir bukan termasuk iblis, dia hanya sekelompok pembudidaya keliling di Dunia Maha Tinggi.
Untungnya mereka berdua tidak terlalu peduli dengan Aldi kecil. Karena energi jiwanya tidak bisa dilihat oleh Bishamoten dan sang vampir.
Sehingga Aldi selamat dari malapetaka. Namun harus kehilangan semua hal yang dia miliki.
Aldi tersenyum aneh menghadap ke laut wilayah Mutiara Hitam. "Dunia berjalan sesuai perintah yang kuat, yang lemah hanya menjalani hidup dengan penuh peraturan," katanya dengan mata tertutup.
Kata itu pernah di katakan salah satu ingatan Aldi, Kaisar Cyrus yang memimpin miliaran orang di bawah kakinya.
Karena jiwa Hadi yang sangat dominan, maka sikap kejam semua ingatannya dapat dikontrol. Chu Feng yang menjadi jiwa dominan, maka seluruh manusia akan mati tanpa mendapat bantuannya.
Jika Cyrus menjadi yang dominan, seluruh manusia di Dunia Utama akan menjadi budaknya. Bahkan ketika Dewa dan Iblis menyerang, para bukan akan dikorbankan di garis depan.
Di sisi lain Lee Yoon telah sampai di kerajaan Java, dia segera menemui Alen yang menjual barangnya dengan harga yang tinggi.
"Alen?" kata Lee Yoon memandang Alen yang duduk di kursi direktur perusahan Aldi.
Dengan nada tinggi Alen berkata, "Siapa kau?"
"Lee Yoon, sekretaris yang ditempatkan bos langsung untuk mengawasi kebodohanmu!"
"Apa maksudmu?" kata Alen mulai tenang. Dia tahu siapa yang di sebut dengan bos oleh Lee Yoon.
Lee Yoon menjelaskan beberapa kesalahan yang di lakukan Alen ketika menjual barang dagangan ke Kerajaan Sulaiman.
Pertama Alen membiarkan pengawal mati begitu saja, kedua Alen tidak mencari informasi lengkap tentang keadaan kerajaan Sulaiman.
Ketiga memberikan semua bahan kepada Kukuh sang bangsawan tamak. Keempat dia tidak mendapatkan jaringan untuk perusahaan Aldi.
Semua dikatakan dengan sangat lancar. Hingga membuat Alen terdiam di kursi tanpa mengatakan satu katapun.
Semua yang di katakan Lee Yoon merupakan kebenaran. Dia tidak mempunyai alasan untuk membantahnya.
"Jadi apa kamu sudah paham?" tanya Lee Yoon dengan wajah serius.
"Terima kasih," ucap Alen menundukkan kepalanya. Dia merasa berhala dengan perbuatannya.