
Revi yang menganggap Seven Soul adalah kelompok iblis yang keluar dari Neraka, mengirim laporan kepada Raja Neraka.
Siapa yang menduga bahwa pergerakan Seven Soul menarik perhatian Raja Neraka yang tidak pernah tertarik dengan dunia. Dia adalah Heraklius, sang Raja Neraka sebenarnya.
Revi yang mendapat perintah untuk melakukan kekacauan di Kerajaan Bima Sakti sangat senang. Tanpa menunggu keluarga Ling, dia terbang menuju Istana Kerajaan Bima Sakti.
Aldi yang merasakan kekuatan besar terbang ke istana Kerajaan Bima Sakti tersenyum. "Sekarang waktunya kita memperlihatkan taring Seven Soul!"
100 ribu Immortal Kapten mengeluarkan pedangnya, mereka menyerang seperti sebuah anak panah yang baru lepas dari busurnya.
Revi yang melihat pasukan musuh menuju arahnya menembakkan bola energi berwarna hitam dari mulutnya.
"Black Ball!" teriak Revi menyebutkan nama skillnya.
Tepat ketika Revi menyebutkan skillnya, bola hitam menerjang pasukan Seven Soul. Namun Shen Er dan Aldi melepaskan sebuah simbol pemantul.
Energi hitam diserap kedalam simbol dan dipantulkan kembali kearah Revi yang masih terbang dengan kecepatan tinggi.
Ledakan besar membuat tanah disekitarnya hancur. Tubuh Revi terluka parah, tetapi dia tersenyum lebar.
"Tidak salah Raja memandang tinggi kalian!" kata Revi. Sekujur tubuhnya yang terluka langsung kembali seperti semua.
"Serang!" teriak Aldi melihat Revi yang sedang menyembuhkan tubuhnya.
Setiap pedang yang di pegang pasukan Seven Soul dapat melukai jiwa seseorang. Jadi Revi akan sangat kesakitan walaupun tubuhnya dapat sembuh.
Awalnya Aldi berpikir bahwa regenerasi tubuh sangat penting untuk pembudidaya tingkat Immortal Perang.
Namun anggapannya salah ketika melihat kekuatan para Immortal Perang dari Organisasi Perompak Galaksi.
Dia lebih mementingkan menyerang Jiwa daripada menyerang fisik musuhnya. Karena Jiwa jauh lebih sulit disembuhkan daripada fisik.
Beda cerita dengan para pasukan Seven Soul yang mempunyai kemampuan untuk menyembuhkan kekuatan Jiwa dengan tekniknya.
100 ribu prajurit mengepung Revi yang masih menyembuhkan dirinya. Ribuan sayatan menyerangnya setiap detiknya.
Hingga akhirnya dia berteriak melepaskan energi kematiannya. Karena Seven Soul sudah kebal terhadap energi kematian, mereka tidak melambat sedikitpun.
Serangan gabungan Seven Soul sangat menyusahkan Revi yang ada di tingkat Immortal Jendral.
Sekuat apapun satu orang melawan 100 ribu semut maka mereka akan sangat kesusahan. Masalahnya prajurit Seven Soul bukan seekor semut melainkan tikus yang berlari sangat cepat.
"Sialan, kalian mulai membuatku marah!" teriak Revi mulai merasakan kesakitan di jiwanya.
Energi kematian semakin menyebar, pasukan Keluarga Ling yang mengikuti dari belakang merasakan ketakutan. Kaki mereka bergetar hebat, tidak ada yang berani melangkah ke depan.
Berbeda dengan pasukan Seven Soul yang tidka terpengaruh, mereka tetap menyerang dengan seluruh kemampuannya.
"Mundur!" teriak Aldi karena sudah menyiapkan senjata mematikan di langit. Sebuah bom berukuran dua meter jatuh ke tubuh Revi yang jiwanya sudah terluka.
Seperti seekor iguana dengan kecepatan lari yang sangat cepat.
Pasukan Keluarga Ling hanya melihat 100 ribu pasukan musuh berlari. Mereka tidak melakukan apapun.
"Bodoh, Mundur!" teriak Ling Yu melihat sebuah benda jatuh dari langit.
Benda itu jatuh dengan kecepatan tinggi, tetapi untuk para pembudidaya Immortal Perang kecepatan tersebut masih tergolong pelan.
Revi melihat benda yang jatuh, dia tidak merasakan ancaman apapun dari benda tersebut. Namun dia tetap mengerutkan kening.
"Tidak mungkin, aku tidak bisa melihat apapun!" kata Revi tidak dapat melihat ancaman dari benda yang jatuh dari langit.
Bukan karena Revi lemah, tetapi karena jiwanya sudah terluka cukup parah karena pedang prajurit Seven Soul.
Bom Nuklir dengan modifikasi perusak jiwa menghantam Revi tanpa hambatan apapun. Ledakan sejauh 10 kilometer membuat tanah disekitarnya hancur.
Setelah ledakan, angin akibat ledakan menghempas hingga ratusan kilometer jauhnya. Bom Nuklir yang digunakannya sama seperti ketika melawan Hida.
Bedanya adalah Bom Nuklir Hida hanya menyerang jiwanya. Sedangkan yang digunakan untuk menyerang Revi terdapat racun perusak tubuh.
Aldi yang menggunakan Mata Dunia terkejut dengan apa yang dilihatnya. Revi masih berdiri kokoh dengan jiwa terluka parah.
Anehnya tubuhnya tidak terluka sama sekali. Dia seperti seorang abadi sesungguhnya. Tangan Hayalan langsung digunakan untuk membatasi pergerakannya.
Namun siapa sangka Revi dengan kekuatan lebih lemah dari Hida melancarkan serangan bunuh diri. Dia berlari kearah pasukan Seven Soul.
"Simbol pengurungan!" teriak Aldi dan Shen Er secara bersamaan. Mereka membuat simbol untuk mencegah ledakan meluas.
Melihat Aldi dan Shen Er berusaha keras, semua orang yang pandai membuat simbol langsung membantu mereka.
Ledakan Revi bukan main-main. Setelah segel pengurungan berhasil dibuat, ledakan besar dari tubuh Revi membuat simbol pengurangan pecah.
Semua orang yang membantu membuat simbol pengurungan memuntahkan seteguk darah segar. Tidak terkecuali Aldi dan Shen Er yang menjadi pondasi simbol.
"Mundur!" teriak Aldi sambil mengusap sisa darah di pipinya. Sebagian orang telah terluka, bahkan beberapa telah masuk kedalam Dunia Buatan karena terluka parah.
Ling Yu yang melihat kesempatan tidak membiarkan pasukan Seven Soul melarikan diri. Dia sangat yakin pasukan musuh sedang terluka parah akibat pengorbanan Revi.
Namun siapa sangka setelah Ling Yu menyerang, burung burung raksasa muncul di atas langit. Dia adalah Rocky yang menggunakan wujud aslinya.
Sebuah bola api ditempatkan dari mulutnya, Keluarga Ling yang melihat ancaman dari serangan musuh tidak bisa bergerak.
Mereka ketakutan, bahkan membuat kakinya bergetar hebat.
Serangan Rocky menghantam pasukan musuh, sebuah ledakan api membuat cekungan di tanah. Bahkan puluh ribu orang meninggal tanpa sedikitpun tubuhnya.
Rocky adalah pembudidaya tingkat Immortal Perang tahap 7. Satu serangannya dapat membuat dimensi bergetar.
Tindakan Rocky yang menyerang dengan kekuatannya memancing para Leluhur kuat. Dia ingin menunjukan bahwa Seven Soul bukan pasukan yang mudah dikalahkan.
Salah satu Leluhur yang membuka matanya ada di Galaksi Mata Hitam, dia adalah salah satu utusan Neraka yang tersenyum lebar merasakan energi yang sangat kuat.
Dia adalah Delta seorang wanita suram dengan kantung mata berwarna hitam pekat. Dia sering disebut sebagai penyihir terkuat di Neraka.
"Menarik, musuh dapat membunuh Revi dengan mudah!" katanya pelan.
Opik yang berada di Galaksi Mata Hitam juga merasakan ledakan energi Rocky. Dia tersenyum lebar karena musuhnya tidak selemah yang diperkirakan.
Jiwa yang mengendalikan Abraham tersenyum lebar. Dia merasa ledakan energi yang dapat membunuhnya.
Namun karena lawannya tidak mudah mati dan kuat, dia harus bertambah kuat untuk menunjukkan dirinya yang terkuat.
Salah satu Leluhur dari Galaksi Galaksi Bunga Matahari langsung bergerak mengumpulkan pasukannya.
Dia ingin melihat orang yang melepaskan energi dahsyat adalah kawan atau lawan. Jika mereka adalah kawan, maka Jordan akan membantunya menghalau musuh.
Namun jika dia adalah karakter yang membuatnya marah, maka kekuatannya akan menghancurkan seluruh Galaksinya.
Dia adalah salah salah satu pembudidaya celah dimensi yang lari dari hukum Langit. Bisa dibilang dia adalah Utusan Langit yang telah jatuh.
Yang paling menakutkan, Tian Feng telah berhasil keluar dari Celah Dimensi karena seorang wanita cantik menyelamatkannya.
Dia adalah ibu dari Tian Feng, Tian Lian. Kekuatannya setara dengan Immortal Perang tahap 9. Tidak dapat dipungkiri dia adalah entitas yang sangat di takut di Galaksi Cerutu.
"Aku akan membalas perbuatan para semua yang membuat putraku seperti ini!" kata Tian Lian mengeratkan giginya.
Kekuatannya belum cukup untuk mencairkan teknik Es Abadi dalam waktu dekat. Jadi memerlukan waktu yang cukup lama untuk mencairkan tubuh Tian Feng.
Semua pasukan Keluarga Ling langsung berlari ke segala arah ketika melihat kematian rekannya seperti seekor semut yang terinjak.
Ling Yu yang melihat burung raksasa menembakkan kekuatan berlari paling depan. Dia tidak ingin nyawanya melayang karena melawan seorang monster.
Seven Soul telah berhasil membuat semua musuhnya mengevaluasi ulang kekuatannya. Tidak ada yang boleh meremehkan Seven Soul yang melawan karena langit yang ingin menghancurkan semua alam semesta.
Tanpa Aldi sadari, tindakannya akan mempercepat proses penghapusan semua umat manusia di alam semesta.
Walaupun dia berniat untuk melawan Langit dan Neraka, tindakannya menimbulkan akibat sebaliknya.
Leluhur Chu Feng tidak pernah ikut campur dalam penghancuran alam semesta. Dia hanya melihat skenario terburuk alam semesta yang dihancurkan.
Jadi wawasannya tentang kehendak Langit dan Neraka masih kurang.
"Semua masuk ke dalam Dunia Buatan," kata Aldi melalui telepati kepada setiap anggota Seven Soul yang mengikuti perang.
Bukan tanpa alasan, dia merasakan energi yang kuat sedang menuju kearah medan perang. Pilih satu-satunya pasukan Seven Soul adalah menjadi kuat secepat mungkin.
Aldi yang mendapatkan ingatan Revi mulai mengerti kenapa Langit dan Neraka melakukan pembersihan para manusia dan pembudidaya kuat.