
Setelah Raja Qin Huang kembali ke istananya, Aldi menuju pertarungan bawah tanah. Dia masih ingin mendapatkan orang yang berbakat.
Akhirnya Aldi menemukan seorang wanita dengan tubuh kecil kurus. Dia adalah seorang manusia kelinci.
Dalam arena dia akan bertarung dengan seorang manusia bertubuh kekar besar serta membawa pedang besar di punggungnya.
"Adik kecil, sebaiknya kamu segera menyerah atau nyawamu akan melayang!" kata pria dengan tubuh kekar.
"Aku akan berusaha sekuat tenaga!" kata manusia kelinci tegas.
Dia melakukan pertarungan bawah tanah untuk menghidupi keluarga manusia kelincinya. Walaupun tubuhnya kecil, dia adalah petarung terkuat dalam keluarga.
Seorang pembawa acara berteriak dengan penuh semangat, "Tamu yang terhormat, sebelum mulai pertarungan antara Amelia si Manusia Kelinci dan Reza si Petarung terkuat, mari tetapkan taruhan kalian!"
Aldi menatap manusia kelinci dengan mata dunia, dia merasakan segel yang membungkus kekuatan aslinya.
Tanpa pertimbangan lebih lanjut, Aldi memberikan' 25 ribu Rupiah untuk kemenangan Amelia si Manusia Kelinci.
Karena sedikitnya taruhan yang untuk kenangan Amelia, perbandingan pendapatan 2 : 8.
Dalam taruhan wilayah manusia sangat menguntungkan pemilih arena pertarungan, karena pemenang hanya mendapatkan 20% dari jumlah taruhannya jika Reza menang.
Pertarungan dimulai dengan serangan cepat Amelia, tetapi di tangkis dengan telapak tangan lawannya.
"Sudah aku katakan, kamu tidak akan bisa menang melawanku!" kata Reza.
Amelia tidak memperdulikan perkataannya, dia masih berjuang sekuat tenaga. Namun hasilnya tetap sama, dia terpental dengan penuh luka di tubuhnya.
Aldi mengerutkan kening. "Jadi itu rencananya," gumamnya setelah melihat semua orang yang ada di bangku penonton.
20 manusia kelinci sedang menonton pertarungan Amelia dan Reza. Wajah mereka tampak cemas, karena Amelia sedang dipukuli.
Namun tampak harapan pada mata mereka semua. Rencananya sangat sederhana yaitu semua anggota lainnya bertaruh kepada lawannya.
Sedangkan Amelia akan bertarung dengan sekuat tenaga supaya tidak terlihat bahwa dia sedang mengalah.
Padahal Aldi yakin Amelia memiliki kekuatan tersembunyi untuk mengalahkan Reza.
Pertarungan dihentikan, Reza keluar sebagai pemenang. Sedangkan Amelia tergeletak di tanah dengan penuh luka di tubuhnya.
"Jadi kemampuan khususnya hanya bisa digunakan setelah sekarat." Aldi menggunakan mata dunia untuk memeriksa keadaan tubuh Amelia.
Kondisi Amelia segera membaik setelah beberapa saat dia terluka. Bahkan lukanya mulai sembuh dengan cepat.
20 anak yang menaruh taruhan berhasil mendapatkan 2000 dari 10 ribu rupiah modal mereka.
Aldi mendatangi 20 anak yang sedang mengantri mengambil hadiah mereka. "Dimana kakak kalian Amelia?" tanya Aldi kepada salah satu manusia kelinci.
Mereka terkejut, padahal mereka sudah menggunakan sebuah peralatan penyamaran tingkat tinggi.
Namun masih di temukan oleh pria yang bertanya kepada mereka.
"Tenanglah, aku tidak memiliki niat buruk. Malahan aku mempunyai pekerjaan bagus untuk kakak kalian," kata Aldi meyakinkan mereka.
Setelah bertanya, Aldi menuju hutan tempat Amelia menyembuhkan lukanya. Setelah pertarungan bawah tanah selesai, Amelia akan mendapatkan 300 rupiah untuk mengobati tubuhnya.
Dia dapat menyembuhkan tubuhnya dengan cepat, jadi 300 rupiah dapat digunakan untuk keperluan lainnya.
"Amelia?" sapa Aldi.
"Siapa kau?" tanya balik Amelia.
"Shen Zero, anggota Seven Soul. Aku ingin memberikan pekerjaan kepadamu di perusahaan Danau Putih," kata Aldi tidak ingin basa basi.
Amelia tidak yakin pada awalnya, tetapi setelah berhasil di yakinkan Aldi dia mau bergabung dengan perusahaan Danau Putih.
Lee Yoon sedang membutuhkan pekerja yang memiliki etos kerja yang tinggi dan kondisi tubuh yang tidak mudah lelah.
Amelia adalah pilihan terbaik untuknya. Serta kemampuan khususnya masih belum bangkit sepenuhnya.
Jika tebakan Aldi benar, Amelia dapat menyembuhkan dirinya dan orang lain dengan energinya.
Di sisi lain Shen Haise yang mulai bosan dengan istananya menerobos paksa dunia bawah. Dia mempunyai keyakinan yang cukup setelah berhasil setara dengan tingkat Immortal Jingga tahap 1.
Karena tubuh istimewa yang diciptakan Aldi dapat menyerap energi asal lebih baik, kekuatan Shen Haise bertambah kuat dengan cepat.
Karena portal menuju gerbang Dunia Buatan ada di dekatnya, jadi Shen Haise dapat masuk kedalam Dunia Buatan setiap saat.
Marmo yang selalu kehilangan jejaknya merasa bahwa kekuatan Shen Haise bertambah kuat dengan sangat cepat.
"Wanita Gila, apa yang kamu lakukan di gerbang Dunia bawah?" tanya Marmo melihat Shen Haise memegang gerbang Dunia bawah.
"Tidak mungkin iblis rendahan sepertimu bisa menerobos paksa gerbang Dunia bawah," ejek Marmo sambil menggelengkan kepalan.
Kejadian yang tidak pernah dia sangka terlihat di depan kedua matanya. Gerbang Dunia bawah bereaksi dengan kekuatan Shen Haise.
Karena aura iblis Shen Haise gabungan dari Azazel, Beelzebub, Loki, dan Satan. Sehingga dikenali gerbang Dunia Bawah sebagai iblis tingkat tinggi.
Mata Marmo terbuka lebar tidak percaya dengan apa yang sedang dilihatnya. "Tidak mungkin!" katanya.
"Guruku berkata, tidak ada yang mustahil di dunia ini," kata Shen Haise mengutip perkataan yang selalu Aldi ucapkan.
Karena Marmo sudah di tendang dari Dunia Bawah, dia tidak dapat mengikuti Shen Haise ke Dunia Bawah.
Shen Haise dengan santai menuju Dunia Bawah yang sangat panas serta energi iblis yang sangat melimpah.
Prinsip jiwa dapat menetap semua energi, sehingga Shen Haise duduk di depan gerbang masuk untuk menyerap energi iblis.
Setelah beberapa waktu, sebuah monster mendatangi Shen Haise sambil mengucapkan salam.
"Tuanku, apa yang anda lakukan disini?" tanya monster dengan nada sopan.
Karena aura Shen Haise hampir sama seperti Satan, dia dianggap sebagai Pangeran Satan oleh para monster yang ada di Dunia Bawah.
"Sepertinya rencana datang ke Dunia Bawah merupakan pilihan yang tepat," pikir Shen Haise.
Monster memimpin jalan menuju istana Satan yang telah ditinggalkan selama beberapa tahun terakhir karena tubuh fisiknya telah mati.
Shen Haise tidak bisa mengetahui perbedaan waktu, jadi dia tidak bisa melihat aliran waktu Dunia Bawah.
Nama resmi Dunia Bawah dikenal sebagai Neraka, tetapi bukan neraka yang dimaksud Hantu Tua. Melainkan hanya tempatnya yang dijuluki Neraka.
Setelah sampai di istana,. Shen Haise di sambut beberapa monster kuat tingkat Immortal Putih dan Kuning.
"Akhirnya tuan kembali. Karena pemberontakan Astaroth banyak pasukan kami yang kehilangan nyawa di neraka tanpa ujung."
Salah satu monster menjelaskan bahwa Lucifer sedang dikejar Astaroth sampai Neraka tanpa ujung. Namun dia percaya bahwa Lucifer tidak akan mati dengan semua itu.
Ketika Shen Haise duduk di kursi Satan. Astaroth mengunjungi istana untuk mencari keberadaan serpihan Beelzebub dan lainnya.
"Sial," kata Shen Haise melihat Astaroth.
Bukan tanpa alasan kekuatan Astaroth melebihi Shen Haise. Jika mereka bertarung, Shen Haise hanya memiliki sedikit peluang kemenangan.
"Siapa kau?" tanya Astaroth dengan nada tinggi.
"Sungguh tidak sopan bertanya nama tanpa memperkenalkan diri. Ingat namaku Shen Haise!" jawab Shen Haise dengan percaya diri.
Walaupun tidak bisa menang, Shen Haise memiliki teknik untuk melarikan diri dengan baik. Setiap anggota Seven Soul harus memiliki teknik rahasia untuk melarikan diri.
Hal itu dilakukan untuk keadaan paling genting. Bukan masalah setia kawan, tetapi mengirim pesan dapat menyelamatkan pasukan lebih banyak.
Pada saat yang sama, Shen Haise mengirim pesan kepada Aldi tentang masalah yang dia hadapi di istana Dunia Bawah.
"Astaroth, ingat nama itu. Sekarang waktunya kamu mati!" kata Astaroth sambil menyerang dengan kuku tajamnya.
Shen Haise berhasil membelokkan serangannya, dia langsung kabur dari istana. Karena Astaroth bukan lawannya.
Walaupun berhasil memblokir, Shen Haise masih terluka parah. Butuh beberapa hari untuk sembuh.
Setelah sampai di gunung berapi, Shen Haise masuk kedalam magma untuk menyembunyikan dirinya.
Latihan bersama Lava mengharuskan anggota inti Seven Soul bisa bertahan di bawah magma selama 30 hari.
Dalam waktu itu, Shen Haise berharap Aldi dana pasukan Seven Soul lainnya sampai di Dunia Bawah.
Aldi yang menerima pesan segera menuju Dunia bawah dengan membawa 10 juta pasukan Immortal Kuning atau diatasnya.
Hantu Tua yang melihat Pasukan Seven Soul bergerak. "Apa yang sedang terjadi?" katanya kebingungan.
Dia mengikuti Aldi sampai di gerbang Dunia Bawah. "Tidak mungkin dia akan menghancurkan gerbangnya, Kan?" kata Hantu Tua.
Seorang wanita cantik membongkar simbol gerbang Dunia Bawah tanah dan menciptakan gerbang lainnya di sebelah, dia adalah Shen Er.
Tidak percaya dengan matanya, Hantu Tua langsung mendatangi Aldi. "Apa yang kamu lakukan?" tanya Hantu Tua.
"Tidak ada, aku hanya berkunjung ke Dunia Bawah untuk menyelamatkan seorang teman!" jawab Aldi dengan santai.
Setelah berhasil membuat tiruan gerbang Dunia Bawah, semua pasukan Seven Soul segera masuk kedalam dengan di pimpin Shen Yi.
Shen Er, Shen Liu, Shen Yi, Shen Qiu, dan Shen San akan bergabung dengan misi penjajahan Dunia Bawah. Tidak ketinggalan para anggota Shadow Blade lainnya kecuali Purnomo dan Shen Wu yang sedang menjalankan tugas.