7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Undangan



Hari pelelangan terakhir telah tiba, Aldi tidak menghadiri lelang untuk berfokus menetaskan telur burung Curik.


"Sudah dua hari aku menyalurkan energi ke setiap telur, tetapi mereka belum ada rekasi. Mungkinkah aku salah?"


Rocky terbang keatas kepalanya, suara siulan burung terdengar. Dia mencoba memberitahu Aldi tentang cara menetaskan telur.


Entah bagaimana, Aldi dapat memahami siulan Rocky yang tidak jelas. Setelah mendengar itu, Aldi merubah caranya menyalurkan energi.


Dia membuat sebuah simbol yang dapat memancarkan sedikit kehangatan didalam. Aldi memasukkan telur itu kedalam simbol dan menyalurkan energi ke setiap telur.


Hanya dalam beberapa menit energi kehidupan didalam telur semakin meningkat, beberapa telur bahkan telah bergoyang-goyang.


"Rocky, sepertinya cara ini efektif." Aldi memuji Rocky yang telah memberikan saran kepadanya untuk melakukan cara penetasan yang berbeda.


Suara kicauan burung terdengar, itu adalah suara Rocky. Kicauannya menandakan bahwa Rocky sedang dalam keadaan senang.


21 hari telah berlalu di Dunia Buatan. Aldi dengan sabar menyalurkan energi murni kedalam telur burung Curik.


Satu telur bergoyang-goyang, retakan di cangkang telur terlihat, suara bayi burung terdengar.


Aldi senang dengan menetasnya satu burung Curik. Setelah beberapa saat 50 burung Curik menetas dengan selamat.


Rocky akan mengasuh para burung Curik, agar dapat beradaptasi di Dunia Buatan. Suara kicauan burung terdengar sampai ke kamp pelatihan pasukan Seven Soul.


"Suara apa itu?"


"Jelas itu adalah burung. Mungkinkah Tuan Muda Rocky mempunyai anak?"


"Tidak mungkin, Bodoh, diakan buru g jantan."


Diskusi antar prajurit berhenti ketika melihat Aldi terbang di langit. Tidak ada satu orangpun yang mengeluarkan suara pada saat ini.


"Saudaraku, 50 burung ini akan menjadi pendamping Dunia Buatan. Mereka dapat membuat energi menjadi lebih stabil, artinya energi di dunia ini akan lebih mudah untuk diserap."


Aldi mengatakan itu dengan lantang. Dia juga melarang untuk menyakiti burung Curik.


50 bayi burung Curik akan dilatih Rocky yang masih berumur puluhan tahun. Jika membandingkan dengan batas umur Rocky, dia masih termasuk burung yang masih bayi.


Ketika Aldi melihat Rocky bermain dengan para bayi burung Curik, dia merasa sangat senang. Hal itu mengingatkan Hadi Sang Jiwa keempat tentang masa lalunya.


Aldi kembali ke Dunia Utama untuk mengambil hasil dari barang yang telah dilelang. Namun, dia tidak menyangka bahwa pelelangan akan diundur satu hari lagi, sehingga hasil lelang akan keluar besok.


"Aku yakin dapat meraup untung besar kali ini."


Dia menghubungi Shen Liu yang masih berada di lautan lepas. "Liu, bagaimana keadaanmu?"


"Bos, banyak monster laut tingkat Hitam yang telah kita kalahkan. Jalur menuju wilayah Dewata sangat berbahaya jika dilalui oleh kapal biasa." Shen Lui menjawab dengan lantang.


Aldi telah memodifikasi kapal pesiar yang telah dibeli. Ingatan seorang insinyur sangat membantunya dalam menentukan bentuk dan kerangka yang tepat.


Kapal yang sudah dimodifikasi mempunyai kecepatan mencapai 77 knot. Kecepatan itu tiga kali lebih cepat dari kapal militer pasukan laut wilayah Timur.


Dengan teknologi saat ini, Aldi belum bisa menciptakan kapal yang lebih cepat daripada kapal itu.


Seiring berjalannya waktu, dia akan membuat kapal laut yang dapat melaju dengan kecepatan 350 knot. Menurut ingatan jiwa keenamnya yang bernama Alexander, kecepatan itu adalah batas yang dapat dicapai manusia waktu masih punya larutan.


Aldi memberi perintah untuk menyimpan beberapa tulang monster laut. Hal itu dia lakukan untuk mencari bahan yang lebih baim untum membuat obat.


Hanya dengan beberapa hari di wilayah Dewata, dia sudah menemukan beberapa bahan herbal yang dapat meningkatkan efek dari pil yang dibuat.


Pelelangan berjalan dengan ricuh, banyak orang terkenal ingin membeli pil penambah umur. Orang yang tidak mempunyai banyak uang memberontak dan menyebabkan situasi memburuk.


Walaupun situasi ricuh, rumah lelah telah menyewa pembudidaya tingkat Mortal. Setelah pria yang mempunyai kekuatan tingkat Mortal keluar, setiap orang menjadi lebih tenang.


Sepuluh minuman konsentrasi telah terjual dengan harga 49 ribu emas. Sedangkan pil penambah umur terjual dengan 25 ribu emas.


Dibelakang panggung lelang, pemilik rumah lelang merasa lega dengan situasi yang berakhir dengan baik.


Pemilik rumah lelang itu bernama Putro, dia mempunyai kekuatan tingkat Langit.


Seorang pria muda menghampirinya, "Putro, dimana pria tua yang menjual barang itu?"


"Wayan, bersabarlah. Aku yakin dia akan datang mengambil uangnya."


Wayah merupakan pria muda yang mempunyai paras yang menarik dan tinggi badan 187 centimeter.


Rambut pendek yang menggunakan udeng membuatnya tampak sangat gagah. Dengan kekuatan tingkat Mortal, dia dapat merubah parasnya sesuai keinginan.


Dia dan organisasinya ingin mengundang pria yang menjual pil penambah umur dan minuman konsentrasi.


Organisasinya adalah Pagar Raja. Organisasi itu mempunyai wilayah kekuasaan yang lebih besar dibandingkan dengan Militer Barat.


Pagar Raja tidak berada dibawah pemerintahan Istana Dewata, tetapi mereka harus mengikuti aturan dasar seperti menggunakan koin resmi dan lain sebagainya.


Putro juga membawa 15 pengawal yang mempunyai kekuatan tingkat Langit.


Karena adanya rumor bahwa 50 orang tingkat Langit menghilang tanpa jejak, semua organisasi menjadi waspada.


Aldi yang tidak mengetahui pembicaraan mereka berdua, menuju rumah lelang dengan polosnya.


"Aku ingin mengambil hasil dari penjual barang milikku," kata Aldi kepada penjaga rumah lelang.


Sebelum penjaga itu berbicara, Wayan dan Putro telah keluar untuk menyambut Aldi.


"Lansia, aku adalah Putro pemilik rumah lelang kecil ini." Putro dengan cepat memperkenalkan diri dengan sopan.


"Aku sudah mendengar banyak tentangmu dari berita yang beredar. Aku sangat heran bagaimana setiap berita selalu memujimu." Aldi mengatakan itu dengan nada bercanda sambil tertawa kecil.


"Lansia, perkenalkan dia adalah Wayan perwakilan organisasi Pagar Raja." Putro memperkenalkan Wayan dengan mengarahkan jempolnya.


Mereka bertiga berdiskusi tentang asal minuman konsentrasi dan pil penambah umur. Aldi tidak menyembunyikan kebenaran.


"Pil penambah umur dan minuman konsentrasi aku dapatkan sari seseorang bernama Shen Zero. Sayangnya, orang itu sangat susah untuk ditemukan. Jika dia sendiri tidak mencari ku, maka aku tidak akan bisa menemukannya."


Mereka juga mendiskusikan kehebatan Aldi tentang meramu pil obat dan sebagainya.


"Lansia Aldi, aku dan Pagar Raja ingin mengundangmu ke markas besar Organisasi. Apa bisa?" tanya Wayan dengan ekspresi serius. Jika Aldi menolak, dia akan menyuruh prajuritnya menyerang.


Misi yang telah diberikan organisasi kepada Wayan adalah membawa pulang orang yang menjual minuman konsentrasi dan pil penambah umur.


Jika gagal, maka akan ada hukuman yang sangat berat menimpanya. Lebih baik dia membunuh target kemudian melaporkan kematian Sang Penjual.


Aldi dapat melihat kebohongan dengan memperhatikan ekspresi wajah seseorang. Dia mengetahui bahwa Wayan sedang menunggu jawaban positif, dia tidak akan menerima jawaban negatif.


"Baiklah, aku akan mengunjungi markas kalian. Namun, aku masih mempunyai beberapa masalah sepele yang harus diselesaikan."


"Berapa lama waktu yang kamu butuhkan?"


"Mungkin sekitar 1 bulan, aku membutuhkan waktu itu untuk membuat pil kebugaran tingkat tinggi. Aku telah mendapat petunjuk dari Shen Zero beberapa waktu lalu."


"Baiklah, aku akan menunggu ditempat ini sampai kamu selesai dengan masalahmu."


Setelah menerima uang, Aldi langsung menuju ketempat Gung Koster. Ia mendapatkan undangan dari Raja wilayah Dewata.


Aldi berencana mendatangi pesta bersama Gung Jendra dan Gung Koster.