
Walaupun mereka sudah bersiap, tetapi mereka masih terlalu lemah. Kang Juun masih setara dengan pembudidaya tingkat Hitam.
Aldi memberikan sebuah liontin berbentuk lambang Seven Soul. Dalam liontin itu terdapat simbol yang dapat melindungi pengguna.
Liontin pelindung merupakan penemuan dari Shen Er dan tim pengembang simbol. Ia berwarna perak berbentuk angka tujuh, ditambah dengan tujuh lingkaran di angka tujuh.
Ia terbuat dari bahan khusus yang telah diberikan Lava dan Bima. Rocky secara khusus merancang simbol.
Menurut Aldi benda itu sangat tidak praktis, karena harus mengaktifkan secara manual.
Namun, setelah di terapkan pada pasukan Seven Soul. Mereka semakin menghargai hidup dan bertarung dengan sepenuh hati.
Sebelumnya mereka memakai simbol pelindung yang dibuat Aldi. Ketika mereka sekarat otomatis simbol pelindung akan memindahkan ke Dunia Buatan.
Dengan adanya liontin, mereka dapat memperkirakan kekuatan. Jika tidak mampu melawan mereka akan mengaktifkan liontin untuk kabur.
Karena Kang Juun dan Kang Eun Jung belum menjadi anggota inti, mereka hanya menerima liontin anggota dalam.
Artinya mereka hanya di pindahkan ke Dunia Rush All jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
2,4 juta anggota Seven Soul sudah bersiap menunggu pasukan Duke Haikal dan pendukungnya.
"Lee Yoen, bagaimana situasi Duke Haikal?" tanya Aldi di sebelah Lee Yoen yang sedang memandang peta wilayah Kalimantan.
Dengan menunjuk sebuah bukit Lee Yoen berkata, "Ada 1 juta pasukan di bukit ini. Menurut informasi Duke Haikal mengerahkan 3 ribu petualang kelas B dan diatasnya."
"Bagaimana dengan markas Ball Baster?" kata Aldi melihat Shen Haise yang duduk sambil menyeruput tehnya.
"Mereka sudah ketemu. Gerbang Dunia berada di wilayah Balikpapan, tepatnya di seberang lautan." Shen Haise menjawab dengan santai.
Dia sudah tidak sabar menanti pertempuran untuk menunjukkan latihan kerasnya. Sekarang kekuatannya setara dengan pembudidaya tingkat Pengakuan tahap 1.
Seven Soul memiliki 4 orang yang berhasil menembus tingkat pengakuan Aldi, Shie, Shen Haise, dan Rocky.
Sikong Yu sedikit tertinggal karena kekuatan tubuhnya sedikit mengalami masalah. Kekhawatiran dengan keluarganya menghambat perkembangan.
Namun Aldi tidak ingin memaksakan kehendaknya. Keluarga Sikong merupakan alasan Sikong Yu menjadi sekuat itu.
Keluarga Sikong telah bergabung dengan Seven Soul. Mereka menjadi anggota luar, karena belum ada yang berhasil menyelesaikan ujian.
"Tunggu, jangan bergerak sembarangan. Partikan seberapa kuat mereka," ucap Aldi.
Shen Haise meletakkan cangkir tehnya. "Pelindung mereka dirumorkan lebih kuat dari petualang kelas SS. Artinya dia memiliki kekuatan setara dengan tingkat Pangakuan."
"Tetap waspada. Untuk sekarang kita fokus ke Duke Haikal. Jangan bunuh dia, tapi lemahkan kekuatannya sampai tidak dapat melawan."
Aldi memerintahkan dengan wajah serius. Dia ingin Kerajaan Banjarmasin menjadi sekutu, atau bahkan menjadi rekan bisnisnya.
Dia sudah mengetahui kondisi istana kerajaan. 9 Duke telah mendukung Haikal, artinya hanya menunggu waktu sebelum Raja di kudeta.
Aldi akan turun tangan untuk melihat seberapa kuat kekuatan Duke Haikal. Dia sudah menerobos tingkat 15, energi di dalam simbol Stikmata sudah kosong.
Waktunya untuk mencari keributan dan merebut semua energi para musuhnya.
Semua pasukan menjadi bersemangat ketika Aldi mengatakan dia akan menjadi pemimpin perang kali ini.
"Untuk permulaan, bagaimana jika kita menyambut tamu terhormat kita di bukit. Satu juta pasukan sudah cukup untuk menjadi pemanasan."
Mahesa menyarankan untuk mengepung pasukan yang berada di bukit.
"Menarik, mari lakukan. Aku akan meregangkan tulang, jadi jangan mengganggu," ucap Aldi pelan.
Dia segera terbang menuju kamp yang ada di bukit. Dengan kekuatannya, dia dapat meratakan satu juta orang dengan mudah.
Namun, dia berencana menggunakan tangan kosong untuk melatih reflek dan kemampuan bertarung tangan kosong.
Setelah sampai di kamp pasukan Duke Haikal, Aldi tersenyum kepada seorang penjaga kamp. Seketika penjaga itu berteriak, "Penyusup!"
Semua pasukan segera bangun dari tidurnya dan mengangkat senjata. Mereka bersiap untuk berperang.
Seorang pemimpin kamp mendatangi Aldi.Dengan Nada tinggi dia bertanya, "Siapa kau?"
"Aku orang yang kalian cari!" jawab Aldi dengan santai.
Dia sudah mengamati setiap orang di dalam pasukan. Ada lebih dari 100 ribu merupakan petualang kelas S.
Sebagian besar menggunakan tato khusus di punggung tangan. Tato itu merupakan lambang dari masyarakat Rahasia Ball Baster.
"Serang!" kata pemimpin itu tidak memberikan Aldi kesempatan untuk kabur.
Aldi tersenyum lebar melihat prajurit yang berlari kearahnya dengan pelan. Mata Dunia sedang diaktifkan, pergerakan mereka selambar keong yang sedang merangkak.
Dengan lembut Aldi menghindar dan menyerang bergantian. Dai tanpak sedang menari dalam pasukan Ball Baster.
Pasukan Seven Soul sudah mengepung bukit, mereka akan bertugas untuk membereskan orang yang kabur dari bukit.
"Ini pertama kalinya aku melihat Bos bertarung," kata seroang anggota Seven Soul.
"Inilah Bos kita. Jangan berpikir untuk berkhianat, jika tidak ingin jiwaku terbakar sampai tidak bisa berenkarnasi."
Semua pasukan Seven Soul terkejut. Mereka baru pertama kali melihat pertarungan satu melawan satu juta orang.
Hal gila seperti ini tidak akan pernah dilihat dimanapun.
Pertempuran sudah berjalan 1 jam, tetapi Aldi masih belum menunjukkan kelelahan. Dia bisa bertarung beberapa bulan dengan teknik Baguazhang.
Pemimpin pasukan Duke Haikal mulai panik, dia tidak menyangka satu orang dapat membunuh 100 ribu orang dalam satu jam. Terlebih lagi lawannya tidak menggunakan senjata.
Seorang pria perwakilan dari Ball Baster menepuk pundaknya. "Sekarang waktunya aku dan pasukan turun tangan. Jangan mengganggu, orang ini cukup menarik."
Aura pasukan Ball Baster meningkat, mereka memberikan tekanan pada Aldi. Namun berakhir dengan kegagalan.
"Menarik, kekuatan yang kau tunjukkan pasti dari sebuah perguruan yang sangat hebat. Namun kau telah salah memprovokasi Ball Baster," ucap seorang pria dengan pakaian berwarna biru tua.
"Ball Baster, masyarakat Rahasia ikut campur dalam pertempuran semu. Sungguh memalukan." Aldi mencibir dengan muka datar.
"Jadi kau sudah mengetahui Ball Baster. Jadi kita tidak perlu memperkenalkan diri, Serang!" katanya dengan tenang.
Aldi merubah Tekniknya manejadi gaya bertarung petinju. Setiap pukulannya menghancurkan kepala pasukan Ball Baster.
Ketika pasukan Ball Baster tumbang 100, pemimpin mereka masih tenang. Dia beranggapan bahwa Aldi sedang beruntung.
Pasukan Ball Baster semakin berkurang 10 ribu dalam sekecap, karena Aldi meningkatkan kecepatan pukulannya. Dia mulai panik melihat rekannya tumbang seperti kertas.
Dalam 10 menit Aldi berhasil menyumbangkan semua orang dari Ball Baster kecuali sang pemimpin.
"Bukankah sudah waktunya, kau turun tangan?" tanya Aldi dengan senyum tipis di bibirnya.
"Siapa kau?"
"Sudah aku bilang, aku adalah orang yang kalian cari. Berapa kali aku harus mengatakan itu." Aldi mengangkat bajunya seperti tidak mengetahui apapun.
Aldi mengangkat tangan dan mengepalkan, dia memberikan isyarat kepada Pasukan Seven Soul. Sekejap mata pasukan Seven Soul membantah satu juta orang dengan sangat mudah.
Tidak mau membuang energi Jiwa secara percuma, Aldi menyerap satu juta orang untuk meningkatkan kekuatan dengan cepat.
Akhirnya dia berhasil menerobos tingkat 15 tahap Atas. Energi Jiwa yang dibutuhkan jauh lebih besar daripada sebelumnya.
Dia sekarang setara dengan pembudidaya beladiri tingkat Pengakuan tahap 7. Kekuatannya melambung cepat karena tubuh Yin Yang miliknya.
"Dengan orang lemah seperti mereka, aku tidak akan berhasil menerobos dalam waktu singkat," gumam Aldi pelan.
Informasi tentang runtuhnya kamp bukit belum sampai ke Duke Haikal. Dia masih bersantai dengan ketua Ball Baster di istana.
"Apa rahasia minuman konsentrasi dari bocah di pasar?" tanya Ketua Ball Baster. Dia sedang mengincar resepnya untuk di produksi masalah oleh pasukannya.
"Aku belum melihatnya. Pasti dia sedang kencing dicelana melihat Kerajaan Banjarmasin sedang memburunya."
Suara tawa mereka terdengar sampai keluar ruangan. Bahkan penjaga pintu ruangan mendengar.
Matahari mulai menerangi bumi, kabut masih tersisa dengan tetesan air yang membasahi daun. Suara burung yang berkicau dengan nada semangat.
Aldi melihat istana Duke Haikal dengan jarak pandang ratusan kilo meter. Dia melihat di bukit bekas kamp pasukan Duka Haikal.
"Sudah waktunya menjalankan rencana kedua. Haise, aku akan menyerahkan sisanya kepadamu."
Dia berjalan menuju istana kerajaan dengan membawa catatan khusus yang telah dilakukan Duke Haikal.
Catatan itu berisi tentang kekejaman Duke Haikal. Seven Soul telah menemukan sebuah ruang penyiksaan wanita.
Setiap wanita yang disiksa pasti mempunyai hubungan dengan Kerajaan. Sebagai contoh selir Raja yang telah menghilang beberapa bulan yang lalu.
Serta dia juga menculik banyak gadis perawan untuk dijadikan tumbal penyembuhan kepada Ball Baster.
Masyarakat Ball Baster menggunakan gadis perawan untuk dijadikan persembahan kepada sang Leluhur.
Menurut rumor Leluhur mereka adalah sebuah patung yang dapat menyerap darah. Informasi itulah yang menghambat rencana Aldi selama ini.
Dia tidak mengetahui mahluk apa yang berada dalam patung itu. Namun, menurut pasukan yang sudah menyusup kedalam Ball Baster, ia mengakatan bahwa patung itu merupakan Leluhur tingkat Pengakuan.