
Aldi tidak menanggapi pernyataan Zhou Yang, dia hanya tersenyum kemudian kembali ke pedesaan.
Mata uang di wilayah Sumatera menggunakan emas seperti tiga wilayah. Emas tida dibatasi oleh kerajaan, jadi peredaran emas sangat banyak.
Biaya hidup di wilayah Sumatera jauh lebih tinggi dari tiga wilayah. Mereka tidak mempunyai mata uang Tembaga, yang ada hanya Perak dan Emas.
Aldi dan Carlos menyewa tempat penginapan yang sederhana, mereka menghabiskan 50 perang untuk satu malam.
Emas yang sedang dipegang Aldi tidak dapat dihitung dengan mata telanjang, di Dunia Buatan Emas yang belum di murnikan sekitar 1 miliar emas.
Koin emas di Dunia Buatan hanya untuk latihan menempa benda. Bahkan banyak pedang terbuat dari emas.
Para Anggota Inti lebih memilih emas karena lebih mudah dibentuk daripada berlian. Persediaan Berlian Dunia Buatan hampir tidak bisa habis.
Berkat Bima, berlian bisa didapatkan dengan kemampuan khususnya. Setiap hari Bima dapat menghasilkan 100 kilogram Berlian.
Jika tidak bermain dengan Lava dia dapat menghasilkan 10 ton berlian dalam satu hari. Namun, hari itu tidak akan pernah terjadi.
Lava dan Bima sudah seperti adik dan kakak yang tidak bisa terpisahkan. Hanya kedatangan Aldi yang dapat memisahkan mereka berdua.
Leo yang telah menyelesaikan simpul hatinya, menerobos tingkat Setengah Leluhur dalam waktu singkat.
Tubuh Rohnya sangat kuat, bahkan hampir setara dengan Roh Dunia Asura, Shen Haise.
Gurkha terkejut ketika melihat Putri Asura menjadi bawahan Aldi. Dia sudah membuatkan tekad untuk melayani Kim Hoon sepenuh hati. Aldi merupakan alasan kenapa dia membuatkan tekad.
Putri Asura merupakan perempuan yang sangat terkenal dengan keras kepalanya, bahkan dia pernah menantang Dewa Cahaya.
Namun, Dewa Cahaya tidak menanggapi tantangan. Dia malah terbang menjauh karena risi dengan kelakuan Shen Haise.
Kim Hoon dan Kim William berlatih bersama, mereka bersaudara sedang mempelajari teknik gabungan yang tertulis di perpustakaan Dunia Buatan.
Aldi telah menulis banyak teknik beladiri, semua Anggota Inti dapat mempelajari. Anggota Dalam hanya dapat menerima bimbingan dari para senior Anggota Inti.
Sinar matahari menyinari wilayah Sumatera, daun yang meneteskan air embun tampak sangat bahagia.
Aldi duduk didepan jendela melihat pemandangan gunung yang sangat menyejukkan hati. "Hidup singkat, dunia berputar, dan makhluk merusak."
Filsafat itu tertulis di sebuah buku berjudul Filsafat Hidup karangan Niko Sang Ilmuwan Iblis.
Carlos mendengar dan mencatat dalam pikirannya, setiap kali Aldi mengucapkan kalimat yang sangat dalam.
Dia merasa kalimat itu akan membantunya untuk mencapai terobosan dikemudian hari. Sudah terbukti dengan satu kalimatnya ketika masuk kedalam gerbang wilayah Sumatera.
Dia telah menerobos ke tingkat Leluhur tahap 7, bahkan pemimpin Black Flame tidak akan bisa menandinginya.
Sejak awal Carlos merupakan ketua terhormat di Black Flame. Namun, karena permasalahan internal, banyak yang memusuhinya.
Diisi lain Anisa dan sepuluh pengawal, kewalahan melawan setiap Anggota Inti pasukan Seven Soul.
"Seperti kata rumor, mereka semua merupakan mayat hidup yang selalu sembuh setelah satu hari beristirahat."
Misi lain Anisa adalah mencari informasi tentang pasukan Seven Soul, dia mencoba menggali lebih dalam rumor bahwa mereka adalah mayat hidup.
"Kau terlalu memuji, Nona," kata Sikong Yu di belakang Anisa. Ketrampilan bayangan miliknya sudah hampir sama seperti Kim Hoon.
Sifat Sikong Yu berubah setelah membuka garis darahnya. Dia sekarang lebih terbuka dan lebih banyak bicara.
Bahkan dia cenderung lebih usil dibanding dengan anggota lainnya. Kadang kala dia mengganggu latihan anggota Luar.
Keluarga Sikong sudah tidak perlu dia pikirkan, meningkatkan kekuatannya menjadi tujuan utamanya sekarang. Dia telah berjanji mengabdikan dirinya kepada Aldi.
Anisa sudah terbiasa dengan kelakuan Sikong Yu yang selalu mengagetkan. Dia bahkan tidak terkejut sedikitpun, setelah Sikong Yu muncul di belakangnya.
Semua Pasukan Seven Soul mengembangkan teknik kaki yang membuat langkah kaki mereka tidak terdengar.
Namun, Anisa masih tidak mengerti dengan konsep beladiri itu. Dia sudah sering melihat, tetapi hasilnya masih belum terlihat.
"Sikong Yu, jika aku memintamu untuk mengajarkan teknik kakimu. Apa kau mau?" tanya Anisa.
Sebelum Anisa mengucapkan pembelaan, Sikong Yu melanjutkan perkataannya. "Kami, tidak diijinkan mengajarkan teknik apapun kepada orang luar, bahkan menulis tidak diperbolehkan." Penjelasan Sikong Yu dapat menjawab semua keraguan Anisa.
Melindungi teknik khusus sebuah perguruan menjadi kewajiban setiap murid. Jadi Anisa memaklumi sikap Sikong Yu.
Seiring berjalannya waktu, Sikong Yu dan Anisa lebih dekat.
Perang antara Orc dan Ras manusia di wilayah Sumatera masih terus berlanjut. Kapten Yonimaru gelisah karena trik kotornya telah gagal.
Jika berita, Yonimaru menggunakan cara licik untuk mengalahkan Jendral Zhou. Maka dia akan mendapat cemooh dari segala arah.
Seorang pria berambut kuning memasuki kamp Kapten Yonimaru. "Aku dapat membantu, tetapi bayarannya sangat tinggi."
"Siapa kau?" tanya Yonimaru sambil mengarahkan senjata kepadanya.
"Kau tidak perlu tau siapa aku. Namun, pil ini dapat membantu mengalahkan Jendral Zhou." Pria itu mengeluarkan sebuah pil.
Pil itu dapat meningkatkan kekuatan para Orc. Jika Kapten Yonimaru memakan pil, maka dapat dipastikan Jendral Zhou akan kalah.
Kebetulan Aldi sedang melihat pria itu memberikan pil, dia tidak dapat membantu Jendral Zhou secara langsung.
Seperti yang terlihat, masyarakat Rahasia sudah menampakkan dirinya. Kekuatan pria berambut kuning merupakan tingkat Leluhur tahap 5.
Jika bukan masyarakat Rahasia, tidak mungkin orang sekuat itu akan membantu seorang Orc yang tidak memiliki kedudukan.
Setelah memperhatikan dengan teliti, Aldi melihat bahwa pria berambut kuning itu bukan Ras manusia melainkan Orc yang sudah berevolusi.
Menurut buku sejarah, Orc dapat berevolusi menjadi Demon Orc kemudian menjadi Lord Orc. Sedangkan pria berambut kuning diperkirakan merupakan Lord Orc.
Kapten Yonimaru tidak memiliki pilihan. Jika dia pulang dengan tangan kosong, maka keluarga dan dirinya akan dibunuh.
Siang telah tiba, pasukan Ras Orc kembali menyerang perbatasan. Namun Aldi tidak akan ikut campur untuk kedua kalinya.
Dia menyelidiki wilayah Utara tang selalu berdiam diri melihat Manusia dan Orc sedang berperang.
Carlos mempunyai misi untuk membangun kerjasama dengan para petinggi Wilayah Sumatera Selatan.
Aldi membutuhkan waktu 2 hari untuk sampai di pusat pasukan Ras Peri. Dia melihat banyak mahkluk hidup yang bukan peri di wilayah Utara.
Dia mendapatkan informasi yang mencengangkan. Lena merupakan leluhur para peri di wilayah Sumatera Utara.
Menurut cerita penduduk wilayah Utara, Adam telah menghancurkan tempat tinggal mereka dan menyegel Lena untuk menjadi budak.
Aldi sedang menyamar sebagai Elf dengan telinga yang runcing. Penyamaran merupakan keahlian khususnya.
Bahkan pemimpin Elf tidak akan mengetahui penyamarannya. Pemimpin Elf sering disebut dengan Julukan Sang Ratu.
Kekuatannya setara dengan Leluhur tahap 9, Aldi hanya melihat menggunakan Mata Langit. Sayangnya ketrampilan beladiri tidak dilihat oleh Mata Langit.
Jika kemampuan bertarungnya sangat tinggi, Aldi tidak akan bisa menandinginya. Namun, jika sedang atau bahkan rendah, Aldi dapat meringkusnya dengan mudah.
Mereka sedang mendiskusikan tentang tenaman yang dapat meningkatkan harapan hidup mereka. Ras Elf hanya memakan bunga khusus.
Bunga itu sedang dalam keadaan kurang menguntungkan, jadi Ratu Elf mengorbankan mereka yang sudah terlalu tua.
Jika Elf tidak makan bunga khusus kekuatan roh mereka akan semakin mrmudar. Bahkan jika dibiarkan berlanjut, kematian menunggu mereka.
"Aku setuju, Peri yang sudah tua seharusnya mengalah kepada kita para pemuda."
"Aku tidak setuju, lebih baik kita mencari jalan keluar masalah makanan kita."
Karena banyak pendapat keluar dari para petinggi kerajaan Sulawesi Utara. Namun Snag Ratu masih berdiam diri mendengar setiap pendapat rekannya.
"Aku yang akan berkorban, jangan biarkan semua penduduk kita kelaparan." Sang Ratu mengucapkan perkataannya dengan tegas.
"Tidak Ratu!" banyak orang menolak gagasan Sang Ratu. Namun keputusan Sang Ratu sudah bulat
Tidak akan ada yang bisa merubah keputusannya, bahkan para jendral wilayah Sumatera Utara.