
"Baiklah, jika anda tidak mau memberitahu. Namun aku sarankan anda tidak membuat masalah dengan rumah lelang," kata Andri.
Kekuatan Andri tidak rendah, dia setara tingkat Dewa Abadi tahap 2. Jika Aldi melawannya, ada kemungkinan Andri akan mengajarnya tanpa balas.
Kecepatan Aldi jelas dibawahnya, bahkan kekuatan tubuh Tahta Raja masih belum bisa bersaing dengan tingkat Dewa Abadi.
"Terima kasih atas saran yang anda berikan. Selama aku tidak terganggu, maka semua akan baik-baik saja," jawab Aldi dengan nada tenang.
Andri sedikit terkejut melihat ketenangan yang diperlihatkan Aldi. Setiap orang yang melihat dirinya melepaskan sedikit aura, pasti orang tersebut akan gemetar ketakutan.
Namun Aldi berdiri tegak seperti tidak merasakan sedikitpun tekanan aura yang dipancarkannya.
"Baiklah, aku tidak bisa memberikan uang kontan." Andri memberikan sebuah kertas berwarna putih dengan nominal 36,9 juta.
Kertas tersebut sering disebut sebagai cek atau kertas pembayaran yang bisa ditukar kepada bank tanpa diketahui identitas penerima maupun pengirimnya.
Setelah menerima kertas pembayaran, Aldi langsung pergi dari pasar gelap.
Dia merasakan ada seseorang yang sedang pengintainya. Dengan teknik kaki yang misterius, Aldi menghilang dari penglihatan orang tersebut.
"Sungguh pria yang misterius," kata Andri kehilangan jejak.
Aldi menukarkan uang ke Bank untuk diberikan kepada Indra dan Saputra.
"Segera lakukan rencana berikutnya. Jangan menunda lagi, aku akan mencari uang sebanyak mungkin."
Aldi menoleh kearah Indra dan Saputra sebelum pergi meninggalkan merek berdua.
Rencana yang dimaksud Aldi adalah membangun pasukan dan perusahaan yang memiliki jaringan yang sangat luas.
Namun untuk mewujudkan hal tersebut membutuhkan dana yang tidak sedikit. Sebelumnya Aldi membawa 50 juta, sekarang 36 juta.
Seharusnya uang sebanyak itu sudah cukup untuk mewujudkan rencana awal.
Aldi menuju tempat latihan Arifin dan anggotanya. Dia ingin memberikan senjata yang terbuat khusus dari bahan baja pilihan.
Dalam senjata sudah tertanam simbol khusus yang dapat melukai manusia maupun manusia hewan. Tetapi tidak dapat melukai seorang Dewa.
"Tina, bagaimana keadaan tubuhmu?" tanya Aldi melihat seorang wanita Elf yang di beli dengan harga 100 ribu rupiah.
"Semua sudah membaik, Bos," jawab Tina dengan menundukkan kepalanya.
"Jangan pernah menundukkan kepala jika aku bertanya!" kata Aldi tegas. Dia tidak ingin pasukannya menganggapnya terlalu tinggi, karena Seven Soul adalah organisasi kekeluargaan.
"Baik, Bos!" jawab Tina tegas sambil memandang wajah Aldi yang tampak sedikit marah.
Aldi memberikan sebuah pil yang dapat meningkatkan kekuatan tubuh.
"Pil tersebut biasa disebut pil kebugaran, selalu konsumsi setiap pagi setelah bangun tidur dan malam sebelum tidur."
Dengan pil kebugaran, pasukan kecik Seven Soul akan memiliki kekuatan tubuh yang semakin baik.
Tubuh Tina sedang dalam keadaan buruk, dia membutuhkan banyak asupan gizi untuk sembuh total.
Tina memiliki susunan tubuh yang hampir seperti Rina, sang ratu Elf di Dunia Utama. Jika dipupuk terus menerus, tubuhnya akan menjadi tubuh Peri Hijau yang sangat kuat.
Aldi akan menuju gua rahasia untuk menyiapkan terobosan ke peringkat 15 dan membuat GERBANG Dunia Buatan.
Namun sebelum Aldi pergi, 20 orang mengepung dengan senjata khusus. Mereka adalah pasukan dari kerjaan Padang.
"Shen Zero, aku akan membalas kekalahan sebelumnya," kata Jerry dengan tubuh setengah robot.
Aldi sedikit terkejut dengan perkataan Jerry yang memanggilnya Shen Zero, padahal dia sedang menggunakan wujud aslinya.
"Jangan berpura-pura bodoh, teknologi kita dapat melacak seseorang dengan ketepatan 97%. Jadi tidak mungkin bagimu menawarkan wajah dengan trik sederhana seperti itu!" teriak Jerry.
Arifin langsung mengeluarkan pedangnya untuk membela diri, tetapi Aldi menghentikan gerakannya.
"Jerry, sepertinya kamu sangat membenciku. Masalah diantara kita tidak separah itu, jadi biarkan mereka pergi!" kata Aldi sambil menunjuk pasukan Arifin dan pasukannya.
Jerry melirik Arifin dan pasukannya dengan senyum aneh. Tanpa peringatan, Jerry menembakkan serangan laser kearah Arifin.
Aldi yang sudah mengetahui hal tersebut segera mengirim telepati kepada semua anggota Seven Soul untuk meninggalkan tempat.
Arifin yang terkena tembakan laser tidak terluka sedikitpun, tetapi kalungnya pemberian Aldi hancur untuk membuat sebuah pelindung.
Tidak memberikan kesempatan Jerry menyerang lagi, Aldi menyerang menggunakan pedangnya.
Jerry yang sudah menjadi manusia setengah robot mempunyai kecepatan yang jauh lebih baik daripada sebelumnya.
Aldi yang menggunakan serangan mendadak tidak dapat melukainya dengan mudah.
Aldi hanya tersenyum tanpa menjawab. Misinya sekarang adalah menghambat pergerakan pasukan Kerajaan Padang.
Untuk menghambat 20 orang, Aldi menggunakan tangan hayalan untuk menghisap Jiwa para pasukan Kerajaan Padang.
Jerry yang mempunyai teknologi untuk mendeteksi tangan hayalan, dia dapat dengan mudah menghindarinya dengan kecepatan yang dimiliki.
Tidak hanya menghisap semua semua Jiwa pasukan Kerajaan Padang, tangan hayalan memukul tanah supaya debu berterbangan.
Setelah semua pasukan tidka bernyawa, Aldi menghentikan tangan hayalan.
Dia mengetahui bahwa ada seseorang yang sangat mengerikan berdiri di belakang Jerry. Jika Aldi membunuhnya sekarang, maka orang tersebut akan ikut campur.
Akhirnya Aldi memilih untuk melarikan diri. Dengan kecepatannya sekarang, Jerry dapat mengejarnya dengan mudah.
Namun dia tidak kehabisan akal. Setiap beberapa langkah, Aldi menyiapkan sebuah jebakan untuk menghambat pergerakan musuhnya.
Jerry yang sadar bahwa dia sedang dipermainkan berteriak keras, "Sialan kau Shen Zero!"
Seketika Jerry kehilangan jejak Aldi yang berlalu dengan sekuat tenaga. Namun orang dibelakangnya tidak melepaskan Aldi dengan mudah.
Dia terbang di atas langit dan menyamarkan wujud ya untuk memantau setiap pergerakan Aldi dengan teliti.
Aldi tidak bisa berbuat banyak. Setelah berlari cukup jauh, dia menemukan sebuah gua yang mempunyai susunan formasi aneh.
Tanpa berpikir panjang, Aldi langsung masuk kedalam gua untuk bersembunyi.
"Anak itu mempunyai banyak trik ditangannya. Namun berani memasuki gua kematian sungguh sesuatu," kata pria yang mengikuti Aldi.
Dia berdiri di depan mulut gua karena tidak berani masuk.
Aldi yang berada di dalam gua melihat susunan simbol yang sangat banyak.
"Sungguh banyak misteri di hutan Kerinci Seblat ini!" kata Aldi melihat dinding.
Dia memeriksa dengan teliti semua simbol yang terdapat dalam gua tersebut. Setelah beberapa saat, Aldi menyimpulkan bahwa gua ini adalah tempat pelatihan tubuh.
Setiap simbol memiliki kemampuan untuk mengeluarkan gas racun yang dapat membuat tubuh mati rasa.
Namun setelah berhasil menyelesaikan tantangan pertama, gua akan memberikan simbol Penyembuh yang cukup kuat untuk penyembuhan.
Siklus itu akan berulang sampai 10 kali sebelum gua menyatakan bahwa individu yang masuk kedalam gua lulus ujian.
Tanpa berpikir panjang, Aldi langsung memicu simbol supaya segera mengaktifkan kemampuannya.
Tubuh Tahta Raja sedang menanti energi kekuatan yang dikumpulkan simbol. Racun yang keluar dari dinding gua akan menjadi makan siang tubuhnya.
Untuk menyelesaikan ujian gua, Aldi membutuhkan waktu selama 20 hari. Ketika dalam ujian, Aldi mengirim telepati kepada Arifin siapa bersembunyi di bawah tanah perusahaan Danau Putih.
Dia ingin Arifin dan semua anggota Seven Soul mengembangkan diri di bawah tanah untuk sementara.
Waktu berlalu dengan cepat, Aldi yang telah menyelesaikan ujian gua merasa tubuhnya semakin membaik.
"Bagus, sekarang aku dapat menghadapi seorang Maha Dewa," kata Aldi sambil tersenyum. Sebelum keluar dari gua, Aldi mengedarkan energi jiwanya untuk melihat keadaan sekitar.
Setelah memastikan bawah tidak ada pengintai, Aldi berjalan menuju keluar gua. Ketika berjalan keluar, Aldi menemukan mayat Jerry yang tergeletak di tanah.
"Sungguh pria malang," ucap Aldi sambil menggelengkan kelapanya.
Aldi langsung terbang menuju gua persembunyiannya untuk melakukan terobosan ke peringkat 15.
Butuh 4 bulan untuk Aldi melakukan terobosan ke tingkat 15. Jadi Arifin akan bersembunyi cukup lama di bawah tanah.
Sedangkan Indra dan Saputra akan mengembangkan perusahaan Danau Putih dengan uang yang cukup banyak.
Budi akan melindunginya dari bayang-bayang karena sudah mendapat kesempatan hidup dari Aldi.
Dia tidak ingin berada di pihak yang salah. Makanya dia tidka ingin mengkhianati Aldi apapun yang terjadi.
Selama Aldi melakukan terobosan ke peringkat 15, organisasi pembunuh dan organisasi VOC selalu bentrok.
Namun Aldi tidak dapat menunjukkan dirinya karena sedang melakukan terobosan. Sampai akhirnya rumor yang mengatakan bahwa Shen Zero sudah mati di dalam gua kematian.
Tanpa peringatan organisasi VOC memulai perang dengan perusahaan Danau Putih yang sudah memiliki pasukan militer kecil.
Pasukan Seven Soul menggunakan topeng khusus untuk membantu perusahaan Danau Putih. Budi yang bekerja di balik layar juga menyewa organisasi pembunuh untuk melawan organisasi VOC.
Tiada hari tanpa peperangan, Indra yang kurang pengalaman langsung jatuh sakit akibat tekanan yang selalu dia terima.
"Bos, kemana kamu pergi," gumam Indra yang sedang terbaring di kasurnya.