7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Dunia Buatan



Aldi menghela nafas karena dia melihat Najenda sudah menghilang sepenuhnya. Sebenarnya dengan teknik yang dimiliki Aldi, ia bisa membuat Najenda hidup dengan tubuh manusia.


Aldi tidak melakukan itu karena ia tidak mengetahui sifat Najenda sebenarnya. Bagaimana jika sifatnya sama dengan Angelica, itu akan sangat merepotkan.


"Periksa semua ruangan bawah tanah," kata Aldi melihat semua orang dibelakangnya.


Setelah mengucapkan kata itu ia berteriak, "Mundur!"


"Ada apa, Aldi?," tanya Shie.


Aldi berkata, "Sudah kuduga Najenda tidak mempercayai kita, ia memasang jebakan mekanik yang mematikan."


Semua orang terkejut dengan perkataan Aldi. Shen Haise yang merupakan orang yang sangat kejam merasa aneh dengan sikap Najenda.


"Aku bisa memahami perasaannya," ucap Leo.


Leo juga pernah mengalami pengkhianatan oleh majikannya, ia ditinggal karena majikannya menemukan roh yang lebih kuat darinya.


"Wajar jika dia melakukannya, manusia merupakan musuhnya. Aku juga tidak berjanji melindungi Rasnya," jawab Aldi dengan senyum ringan khasnya.


"Tapi bukankah kau tadi menyetujuinya, Aldi," kata Shie bingung.


"Aku hanya tersenyum, aku tidak akan melindungi orang yang kejam seperti Najenda," jawab Aldi.


"Bukankah Najenda dikhianati oleh kekasihnya?" tanya Shie bingung.


Semua orang memandang Aldi menunggu jawaban.


Aldi berkata, "Cerita sepihak, semua yang diungkapkan Najenda hanya sudut pandang sepihak. Aku merasa Najenda dan Angelica memang saling mencintai. Tapi, kekejaman Monster Tangan Empat tidak bisa di abaikan."


Aldi menjelaskan ada kemungkinan bahwa Ras Tangan Empat merupakan orang yang menyandra keluarga Angelica.


Najenda melakukan itu agar mendapatkan restu dari orang tua Angelica. Disisi lain, Lee Yeon yang merupakan tunangan sah, merasa dikhianati.


Jadi, Aldi memberikan pemahaman yang mungkin menjadi kenyataannya. Najenda sebenarnya bukan orang yang terlalu baik.


Lee Yeon juga bukan orang baik, ia hanya merasa bahwa dirinya dikhianati.


Aldi merasa bahwa dalang dibalik peperangan mereka adalah Angelica.


"Kim Hoon, setelah ini, cari semua informasi tentang Lee Yeon dan Angelica," kata Aldi.


Aldi juga memberikan batu misterius lainnya, batu itu dapat dilacak di radius 10.000 km.


"Baik, Bos!" jawab Kim Hoon tegas.


Aldi menjarah semua benda berharap didalam Makam Mortal.


"Semua benda berharga di tempat ini sudah dijarah," kata Aldi dengan senyum puas.


Aura berwarna putih melayang di pengelihatan Mata Langit Aldi. Dia sangat terkejut setelah mengikuti arah aura itu.


"Air Mata Langit!" kata Aldi tercengang melihat genangan air.


"Jekpot!" kata Shen Haise senang melihat air.


Selain mereka berdua, tidak ada yang mengetahui apa Air Mata Langit. Jadi, ekspresi bingung terlihat di wajah mereka.


Air Mata Langit dapat meningkatkan bakat seseorang sampai tahap tertentu. Bahkan, jika seseorang mengkonsumsi satu tetes bakatnya akan melambung tinggi.


Dalam genangan air itu, ada sekitar 500 tetes air.


Ketika Shen Haise akan mengambil Air Mata Langit, Aldi menghentikannya.


"Aku mempunyai cara untuk melestarikan Air Mata Langit," kata Aldi senang melihat genangan air.


"Tidak mungkin ada orang yang dapat mengembangkan air ini," jawab Shen Haise.


Semua orang menatap Shen Haise. Mereka tau apa yang dikatakan Aldi bukan sekedar omong kosong.


"Coba lihat dinding yang menjatuhkan Air Mata Langit, itu adalah sumber yang dapat menghasilkan secara terus menerus," kata Aldi menunjuk dinding.


"Jadi, bagaimana melestarikannya?," tanya Shen Haise, ia segera menenangkan diri dan berfikir jernih. Aldi bukan orang biasa, ia sangat misterius.


"Aku akan membuat Dunia Buatan," ucap Aldi dengan percaya diri.


"Tidak Mu—" kata Shen Haise, ia tidak menyelesaikan perkataannya setelah melihat Benih Pohon Dunia.


"Aku dapat membuat Dunia Buatan dengan bantuan 2 bahan ini sebagai penyokong dunia," kata Aldi.


Shen Haise tidak mengetahui Benih Pohon apa yang ditunjukkan Aldi. Tapi, aura yang dipancarkan lebih padat dari pada saat Aldi membelinya.


"Untuk membuat Dunia Buatan memerlukan banyak waktu, jika kalian ingin keluar menggunakan pintu masuk tadi," kata Aldi serius.


Tidak ada satu orangpun yang akan meninggalkan tempat ini, mereka sangat menantikan proses p buatan Dunia.


Simbol aneh mulai dirangkai oleh Aldi. Cahaya transparan mulai mengurung mereka semua.


Aldi menambahkan banyak simbol aneh yang bahkan Shen Haise tidak mengetahuinya.


Waktu berjalan dengan tenang tidak ada yang berbicara sedikitpun.


Aldi yang terus merangkai simbol merasa kelelahan.


"Sepertinya aku berlubang lebih banyak waktu," kata Aldi sambil menghela nafas karena kehabisan energi.


Ia bermeditasi untuk mempercepat pengumpulan energinya.


Semua orang masih setia menunggu Aldi menyelesaikan Dunia Buatannya.


Tidak berasa 6 bulan berlalu dengan cepat.


Shie dan Kim Hoon mencari makanan disekitar Makam Mortal, sedangkan Shen Haise dan Leo tidak memerlukan makanan.


"Selesai!" kata Aldi yang jatuh, ia terlalu kelelahan.


Saat Aldi jatuh Shen Haise membantunya duduk.


Aldi langsung mengedarkan tekniknya untuk memulihkan diri.


Beberapa saat setelah Aldi memulihkan diri. "Lepaskan!" ucap Aldi pelan.


Cahaya yang menyilaukan menembus mata semua orang.


Mereka tiba di Dunia Buatan yang Aldi ciptakan.


"Selamat datang di markas masa depan kita," kata Aldi dengan sangat percaya diri.


Dunia ini tidak lebih besar dari rumah Aldi. Ditambah tidak ada jenis aura bahkan energi yang terkandung disini.


Hanya ada Pohon dan danau kecil ditengah Dunia Buatan.


"Maha Karyaku akhirnya selesai," kata Aldi sangat senang.


Berbeda dengan Aldi, semua orang yang hadir mengerutkan keningnya.


"Aldi, disini tidak ada sedikitpun aura?" tanya Shie.


"Tentu tidak ada, dunia ini berbeda dengan tatanan langit. Disini aku adalah penguasa sejati, kalau aura aku tinggal mencari Keanehan Alam untuk menciptakannya," jawab Aldi tersenyum puas.


Air Mata Langit dan Pohon Dunia merupakan penghasil energi yang sangat baik jika tumbuh matang.


Air Mata Langit mempunyai inti yang sangat rapuh, karena itu Aldi menempatkannya di sekitar Pohon Dunia yang sangat kokoh.


"Aku telah mengatur waktu Dunia ini lebih cepat 10 kali dari dunia tempat kita tinggal," kata Aldi.


Shie dan Kim Hoon melatih teknik beladiri nya, sedangkan Leo dan Shen Haise bersantai seperti biasa.


Aldi yang mengatur formasi di setiap sudut Dunia hanya menggelengkan kepalanya.


Aldi hanya menanam tumbuhan yang mempunyai energi alam.


Tidak berasa satu bulan berjalan di Dunia ini. Mereka semua merasakan aura tipis tercipta di sini.


"Aldi apa yang terjadi, aku merasakan ada energi yang dapat aku serap," tanya Shie bingung.


"Sudah kukatakan, aku akan menciptakan Energi Alam. Semua orang bisa menyerap Energi Alam yang aku ciptakan bahkan para Roh. Jika aku mempunyai waktu 1 juta tahun, energi Dunia ini akan setara dengan dunia tempat kita tinggal," jelas Aldi.


Semua yang Aldi katakan ada benarnya, tapi syaratnya tidak ada satu orangpun yang menyerap Energi Alam.


Jika ada 1 orang saja yang menyerapnya makan Waktu yang dibutuhkan berlipat ganda.


"Sudah waktunya kita kembali, Tapi sebelum itu aku akan menggunakan simbol penanda agar kalian bisa memasuki dunia ini," kata Aldi.


Setelah menempelkan tanda pada tubuh mereka Aldi menoleh kearah Kim Hoon.


"Aku mempunyai kesempatan untukmu, Apa kau mau mengambilnya?" tanya Aldi.


Kim Hoon tidak perlu mendengar kesempatan apa yang diberikan Aldi.


"Aku setuju, apapun konsekuensinya," jawab Kim Hoon


Aldi memberikan Segel Penyerahan dan memberikan teknik Prinsip Jiwa.


"Selamat datang saudara," kata Shie menoleh kearah Kim Hoon.


"Tolong bantuannya, Senior," ucap Kim Hoon. Ia sekarang dapat melihat seberapa kuat Shie.


Hanya dengan tingkat Hitam Awal tidak akan cukup untuk menggores kulit Shie.


Setiap kali pertandingan persahabatan Shie hanya menampilkan kekuatan semuanya.


Sekarang Kim Hoon berada pada tingkat 5 awal.