The World Emperor System

The World Emperor System
Berdirinya Kekaisaran Naga (Dragon Emperor)



Dua hari berlalu begitu saja.


Pagi hari di kota Sky Dragon terlihat keramaian para penduduk kota mempersiapkan acara menyambut berdirinya Kekaisaran yang akan menjadi tempat mereka tinggal.


“Ini jauh lebih ramai dari yang aku kira.” Kata Reinar yang mengawasi kota Sky Dragon dari atas punggung seekor Naga Langit.


[Tuan, tamu dari Kekaisaran Gloria dan Kekaisaran Demones telah tiba, para petinggi kota juga telah datang, dan mereka tengah menuju ke istana.]


“Apa aku perlu menyambut kedatangan mereka?.”


Lilia keluar dari tubuh Reinar dengan penampilannya yang terlihat mirip ras peri ukuran mini. “Tuan tidak perlu menyambut mereka, karena para bawahan tuan telah menyambut mereka.” Balas Lilia.


Reinar mengangguk. “Lilia, apa kau tahu siapa yang mewakili kedua Kekaisaran yang aku undang?.”


Lilia terdiam sejenak lalu tersenyum kearah Reinar. “Kekaisaran Gloria diwakili Putra Mahkota baru mereka, dan seorang putri Kekaisaran. Sedangkan Kekaisaran Demones, sang Ratu sendiri yang menghadiri undangan tuan, selain itu ada Ratu Roh yang ikut bersama Ratu Kekaisaran Demones.”


Reinar menganggukkan kepalanya, dan entah kenapa dia senang mendengar kabar kedatangan Ratu Roh, Luna.


Karena tidak mengetahui lokasi Kekaisaran roh, Reinar menitipkan undangan untuk Luna pada Kekaisaran Demones, dan ternyata keputusannya adalah suatu kebenaran.


“Lebih baik tuan bersiap, karena tak lama lagi pesta akan di mulai.” Kata Lilia mengajak Reinar kembali ke istana untuk mempersiapkan diri.


***


Halaman istana kota Sky Dragon.


Ribuan penduduk kota Sky Dragon telah berkumpul di halaman istana kota Sky Dragon. Di tempat tamu undangan semua undangan telah duduk di tempat yang disediakan khusus untuk mereka. Semakin lama, semakin banyak penduduk kota yang datang, bahkan ada beberapa penduduk dari kota lainnya yang datang, termasuk dari kota Kekaisaran Caracal.


Setelah beberapa saat menunggu akhirnya orang yang ditunggu-tunggu datang dan berdiri di panggung khusus yang di sediakan untuknya.


Di belakang pemuda yang kini berdiri tegap diatas panggung, ada empat wanita dan dua pria yang berbaris rapi di belakang pemuda yang tak lain adalah Reinar.


Di tempat duduk para tamu undangan, Ratu Vexia dan Ratu Roh, Luna, mereka berdua menghilang dari tempatnya dan berdiri sejajar dengan empat wanita yang berada di belakang Reinar.


Seorang wanita tamu undangan yang berasal dari Kekaisaran Gloria juga ikut berjalan ke dekat Reinar dan berdiri dengan para wanita yang lain.


“Kaisar kita sudah memiliki Harem yang akan membuat iri semua Kekaisaran.” Kata Serena yang duduk di samping Scarla.


“Apa menurutmu tuan akan menikahi mereka semua?.” Tanya Scarla.


“Aku yakin tuan akan menikahi mereka semu.” Jawab Serena percaya diri.


“Kali ini aku setuju dengan jawaban mu.” Balas Scarla.


Saat Serena dan Scarla asik dengan obrolan mereka, ribuan penduduk kota terlihat bahagia melihat sosok Kaisar yang akan menjadi penguasa di Kekaisaran tempat mereka tinggal.


Bagi mereka, Reinar adalah sosok yang baik dan juga bijaksana. Selain itu Kaisar mereka itu masihlah sangat muda dan bagi para wanita, Kaisar mereka adalah sosok yang sangat mereka idolakan.


Saat matahari mulai meninggi, Ibu dan Kakek Reinar muncul bersama tiga pelayan yang berjalan mengikuti di belakang mereka. Dari tiga pelayan, salah satu pelayan membawa nampan terbuat dari emas yang terdapat sebuah mahkota indah di atas nampan yang juga terlihat indah.


Prajurit kota Sky Dragon yang kini menyandang nama prajurit Kekaisaran Naga, mereka semakin memperketat penjagaan saat melihat mahkota sang Kaisar telah dibawa keluar.


“Hormat pada Yang Mulia Kaisar.” Kata Kakek dan Ibunda Reinar memberi hormat, dan semua orang mengikuti apa yang mereka berdua lakukan.


Reinar menyuruh mereka semua menghentikan penghormatan yang diberikan padanya, dan kini giliran dia berlutut di depan Kakek dan Ibundanya.


Setelah itu Reinar mengucapkan janji seorang Kaisar yang akan selalu menjaga dan melindungi kehidupan tiap orang yang tinggal di wilayahnya. Selesai mengucapkan janji, acara di lanjutkan dengan pemasangan mahkota di kepala Reinar.


Mahkota yang dikenakan Reinar adalah mahkota turun temurun milik Kekaisaran Arkana, yang telah di sempurnakan oleh seluruh pengikut Reinar.


“Hormat pada Yang Mulia Kaisar Reinar Alfonsius.” Kata Kakek Reinar dan semua orang segera berlutut memberi penghormatan.


“Berdirilah, hormat kalian aku terima.” Kata Reinar sambil tersenyum.


Suasana pengangkatan seorang Kaisar berjalan dengan khidmat, dan kini Kekaisaran Naga telah resmi berdiri, dan dapat dipastikan jika Kekaisaran Naga adalah Kekaisaran terkuat milik ras manusia yang ada di Benua Nebula.


Seluruh tamu bergantian memberi selamat pada Reinar sebelum mereka menikmati jamuan yang telah di sediakan pihak Kekaisaran Naga.


“Akhirnya selesai juga.” Kata Reinar yang kini sedang berkumpul dengan para bawahannya dan ada tiga wanita yang sedang mengakrabkan diri dengan para wanita lainnya.


“Kapan tuan mengangkat seorang Permaisuri?.” Tanya Argus yang membuat para wanita menatap tajam kearah Reinar.


Reinar mengerutkan keningnya melihat tatapan tajam para wanita yang mengarah padanya, dan setelahnya dia melotot kearah Argust.


Ling Feng yang melihat ekspresi Reinar, dia hampir saja tak bisa menahan tawa. “Mereka bertujuh sudah di takdir kan menjadi pendamping hidup tuan.” Ungkap Ling Feng tentunya di dalam hati.


“Aku akan menyetabilkan kondisi Kekaisarnku, baru aku akan memikirkan seorang Permaisuri.” Jawab Reinar.


[Tuan, di dunia ini anda bebas memiliki lebih dari 5 orang Permaisuri.]


Reinar mendengar perkataan Lilia di pikirannya, lalu dia melihat kearah tujuh wanita yang saat ini tengah tersenyum kearahnya.


Reinar mulai menghubungkan antara perkataan Lilia dan senyuman tujuh wanita yang ditujukan padanya. “Apa menurutmu mereka semua adalah calon permaisuri Kekaisaran ku?.” Tanya Reinar dalam pikirannya.


[Aku tidak mengatakan itu, tapi kalau tuan akhirnya sadar, itu akan jauh lebih baik.]


Reinar tersenyum canggung. Dia benar-benar tidak bisa membayangkan jika harus memiliki tujuh orang istri, dan rata-rata sifat mereka saling berlawanan.


“Hah, itu akan menjadi sesuatu yang angat merepotkan." Gumam Reinar yang tak terdengar oleh siapapun.


***


Kekaisaran Dark Demones.


BRAK...


Sang Kaisar menggebrak meja dengan amarah yang meluap saat dia mendengar kabar kedekatan Ratu Vexia dengan seorang Kaisar dari Kekaisaran yang baru berdiri di wilayah ras manusia.


“Aku akan membunuh siapapun yang mencoba merebutnya dariku.” Teriak sang Kaisar. “Ratu Vexia hanya milikku, dan sampai kapanpun dia hanya akan menjadi milikku.” sang Kaisar melihat pria tua yang selalu menemaninya.


“Siapkan seluruh prajurit, aku akan memimpin penyerang ke Kekaisaran itu, dan membunuh orang yang berani menggoda calon Permaisuri ku. Aku juga akan pastikan membunuh seluruh penduduk Kekaisarannya.” Kata sang Kaisar yang sudah termakan emosi.


Pria tua hanya mengangguk dan melakukan tugas yang diberikan sang Kaisar.


Walaupun dia masih sangat ragu untuk menyerang sebuah Kekaisaran dengan kekuatan yang begitu misterius, pria tua hanya melakukan tugasnya, dan dia hanya percaya jika Kaisar nya mampu mengalahkan semua musuhnya.


“Kalian terlalu bodoh dan hanya mencari kehancuran kalian sendiri....” Kata seorang pria berambut putih yang mendengar semua rencana Kaisar Kekaisaran Dark Demones.


Tak lama pria itu menghilang setelah memastikan tak akan ada yang mengusik kehidupan seseorang yang sangat dia jaga, baik di dunia ini atau di dunia sebelumnya.


***


***Bersambung...***


>> Jangan lupa kasih like dan komentarnya walau hanya satu kata 😊😊😊...


>> Silahkan memberi kado dan vote seikhlasnya 😊😊😊...