
Dalam satu minggu Reinar benar-benar menjadi pria perkasa setelah setiap malam dirinya selalu membuat takluk kesembilan wanitanya. Untuk Qinyu dan Yang Yifei, Reinar hanya sesekali melakukan dengan mereka, bagaimanapun mereka sedang mengandung, jadi mereka tak bisa terlalu sering melakukan itu dengannya.
Setelah waktu selama satu minggu dia habiskan bersama para istri dan keluarganya, hari ini dengan hanya ditemani Yang Zi dan Rose, Reinar tengah berkeliling Kota Bulu Angsa untuk melihat proses pembangunan Kota yang akan menjadi Ibukota dari Kekaisaran Yang.
Saat Reinar dan kedua wanita yang mengikutinya kembali ke wilayah Istana Kerajaan Yang, mereka tiba-tiba dikejutkan dengan suara teriakan lantang dari langit, yang terdengar menggema di seluruh wilayah Kota Bulu Angsa.
“Hari ini kalian semua akan mati di tangan seluruh prajurit Kekaisaran Bintang!....”
Dengan membawa seratus Jenderal dan ratusan ribu prajurit utama Kekaisarannya. Xiao Luo, Kaisar Kekaisaran Bintang datang untuk membunuh orang yang merusak masa depan kedua putranya, dan sekalian dia ingin memusnahkan keberadaan Kerajaan Yang.
“Aku memberi dua pilihan pada kalian semua. Memilih mati bunuh diri, atau mati di tangan para prajurit ku?....” Teriak Xiao Luo dengan menunjukkan wajah garangnya.
Xiao Luo menatap prajurit penjaga Kerajaan Yang, namun dia segera mengerutkan keningnya saat melihat para prajurit itu masih bisa bersikap tenang walau mereka tengah berada di bawah ancamannya.
Sementara itu, para istri serta Ibu dan Kakek Reinar hanya menatap iba pada ratusan ribu prajurit yang tengah melayang di atas ketinggian Istana Kerajaan Yang, maupun yang berada di atas Kota Bulu Angsa.
“Aku menyayangkan orang kuat sebanyak ituitu, hanya akan menjadi hidangan pembuka bagi suami kita....” Ujar Luna sambil menjaga putri kecilnya.
Para saudarinya menganggukkan kepalanya setuju dengannya. “Mereka terlalu meremehkan apa yang tak seharusnya mereka remehkan. Sebenarnya apa yang akan menimpa mereka adalah akibat dari ulah mereka sendiri....” Kata Freya dengan penuh ketenangan.
Ibu dan Kakek Reinar hanya diam sambil mendengarkan pembicaraan para wanita Reinar, tetapi mereka berdua sangat setuju dengan apa yang mereka dengar dari pembicaraan mereka. Bagi keduanya, Reinar adalah sosok yang akan melenyapkan orang yang memang pantas di lenyapkan.
Di sisi Reinar, saat ini dia tengah berdiri dengan tenang di atas benteng istananya sambil menatap keberadaan Xiao Luo dan ratusan ribu prajuritnya.
Satu juta prajurit yang merupakan prajurit khusus milik Reinar muncul dari kekosongan dan langsung mengepung keberadaan Xiao Luo dan para prajuritnya.
Sepuluh bawahan Reinar juga muncul dan langsung berdiri di depan prajurit yang mereka pimpinan. Kesepuluh bawahan Reinar mengeluarkan aura kekuatan mereka, dan aura itu mampu memberi tekanan kuat kepada Xiao Luo dan para prajuritnya.
“Darimana datangnya aura kekuatan sekuat ini?.... Aura ini sangat kuat, aku bahkan tak mampu menahan tekanannya yang begitu menindas....” Guma Xiao Luo yang perlahan tubuhnya melayang jatuh ke arah tanah yang ada di bawahnya.
BOOMM... BOOMM... BOOMM...
Suara jatuhnya ratusan ribu prajurit Kekaisaran Bintang terdengar saat mereka tak mampu menahan aura kekuatan tak terlihat yang terus memberi tekanan kepada mereka.
Bahkan Kaisar mereka juga ikut terjatuh di tempat yang tak jauh dari mereka karena tak kuat menahan aura kekuatan yang terus menekannya.
“Kau bahkan tidak bisa bertahan dari aura kekuatan bawahanku, tetapi kau berkata besar ingin memusnahkan Kerajaan ku!.... Bukannya itu hanya omong kosong yang sangat mustahil untuk terwujud?....” Ujar Reinar yang tiba-tiba memperlihatkan dirinya tak jauh dari tempat jatuhnya Xiao Luo.
Mendengar ada yang meremehkannya, Xiao Luo merasa kesal dan marah, namun dia tahu kalau dengan kekuatannya yang sekarang, dia tak akan mampu mengalahkan sosok pria yang berdiri tak jauh dari tempatnya. “Kau jangan terlalu sombong, di saat kita belum menentukan siapa pemenangnya!....”
“Sombong?.... Apa kamu tidak salah mengatakan diriku sombong, sedangkan dari awal kamulah yang terlihat sombong?.... Setelah terjatuh, sekarang kamu justru mengatakan akulah yang sombong....” Ujar Reinar sambil menggelengkan kepala pelan.
Xiao Luo tiba-tiba tertawa keras setelah mendengar perkataan Reinar. “Aku Xiao Luo, dan sangat wajar kalau aku sombong, karena aku memang pantas menunjukkan kesombongan ku kepada orang lemah seperti mu....”
Xiao Luo perlahan memejamkan matanya, dan tak lama setelah itu aura berwarna gelap yang penuh dengan niat jahat perlahan keluar dari dalam tubuhnya bersama dengan sepasang tanding besar yang tumbuh di kepalanya.
“Dia, kekuatannya sama persis dengan kekuatan yang dimiliki oleh Yuan Jin. Aku dapat merasakan kalau dia memiliki darah murni ras Iblis Kuno yang mengalir di dalam tubuhnya, namun aku juga merasa kalau dia hanyalah ras manusia pada umumnya....” Kata Reinar dalam hati saat melihat perubahan wujun Xiao Luo.
Perubahan itu bukan hanya dilakukan oleh Xiao Luo, namun seluruh Jenderal Kekaisaran Bintang juga mengalami perubahan, dan kini mereka memiliki penampilan yang sama dengan Kaisar mereka.
“Dengan seluruh kekuatan ku dan kekuatan para Jenderal ku, aku pastikan kalian semua akan musnah dari dunia ini untuk selamanya....” Teriak Xiao Luo setelah dia kembali membuka kedua matanya.
“Kesombongan itulah yang akan membinasakan kalian....”
Sepuluh bawahan Reinar dan parujit yang mereka pimpin langsung melesat dan menyerang para Jenderal Kekaisaran Bintang yang berhasil membebaskan diri dari aura kuat yang menekankan tubuh mereka.
BOOMM... BOOMM...
Pertempuran segera terjadi, tetapi yang terlihat dalam pertempuran itu adalah pembantaian sebelah pihak yang tengah dilakukan para bawahan Reinar terhadap para Jenderal Kekaisaran Bintang.
Dalam waktu singkat para Jenderal Kekaisaran Bintang musnah tak tersisa, dan itu membuat Xiao Luo serta para prajuritnya terkejut dengan begitu mudahnya para Jenderal itu dapat dimusnahkan, sekalipun mereka telah berhasil meningkatkan kekuatannya.
“Lihatlah, bahkan setelah wujud kalian menjadi jelek dan cocok digunakan untuk menakut-nakuti anak kecil, kalianlah yang tetap akan di musnahkan dari dunia ini, karena dunia ini memang tidak pantas untuk ditempati makhluk rendahan seperti kalian!....” Kata Reinar dengan senyum sinis yang menghiasi wajahnya.
Kaga-kata Reinar benar-benar membuat lenyap semangat para prajurit Kekaisaran Bintang, bahkan banyak dari mereka yang sudah melemparkan senjata dan mengaku kalah. “Yang Mulia, lebih baik kita menyerah dan mengakui kekalahan kita!....”
Xiao Luo langsung memenggal kepada prajurit yang baru saja menyarankan dirinya untuk menyerah. “Siapapun yang tak mengangkat senjatanya, maka aku sendirilah yang akan melenyapkan nama kalian!....”
Mata Xiao Luo yang semula berwarna hitam pekat tiba-tiba berubah warna menjadi merah darah saat kemarahannya telah mencapai puncaknya.
“Kalian semua, angkat senjata kalian dan hancurkan musuh yang ada di depan kalian!....” Teriak Xiao Luo setelah dia berhasil membuat seluruh prajuritnya terbebas dari aura kekuatan yang menekan mereka.
Pertempuran kembali terjadi, dan kali ini pertempuran yang lebih besar terjadi di berbagai sudut Istana Kerajaan Yang. Reinar sendiri hanya berdiam diri di tempatnya dan melihat pertempuran yang tengah terjadi di setiap penjuru Istana Kerajaannya, tetapi dia sudah memastikan keamanan para keluarganya.
Dengan sorot mata tajamnya, Reinar mengamati apa yang selanjutnya akan dilakukan Xiao Luo disaat para prajuritnya tengah bertempur melawan prajuritnya. “Benar-benar pemimpin yang hanya mementingkan dirinya sendiri. Di saat para prajurit yang membelanya tengah melakukan perintahnya, dia justru mencari celah untuk melarikan diri dari tempat ini....”
Reinar terus menatap ke arah Xiao Luo, sedangkan orang yang dia tatap masih saja sibuk mencari celah untuk melarikan diri.
“Kenapa kau masih berpikir bisa meninggalkan tempat ini disaat para prajurit mu rela mati untuk membelamu?....”
Xiao Luo menoleh kebelakang dan betapa terkejutnya dia saat melihat keberadaan Reinar yang tepat berada di belakangnya.
“Kau, sejak kapan kau berada di belakang ku?.... Bukannya kau tadi berada di sana?....”
Xiao Luo melihat ketempat sebelumnya Reinar berdiri, dan alangkah terkejutnya saat dia melihat sosok yang sama masih berdiri di tempat itu dengan tenang, bahkan dia bisa melihat senyuman yang ditunjukkan kepadanya.
“Sialan!.... Lebih baik kau ikut mati bersamaku!....”
Dengan gerakan kilat nya Xiao Luo bergerak dan langsung menyerang sosok Reinar yang ada di belakangnya, dan senyum lebar segera menghiasi wajahnya saat serangan cepatnya dengan telak mengenai sosok yang dia serang.
“Kenapa kau terlihat begitu senang hanya dengan berhasil memukul salah satu tubuh bayanganku, sedangkan masih ada banyak tubuh bayanganku yang berada di dekat mu?....” Kata sosok Reinar yang sejak tadi tetap berdiri di tempatnya.
Xiao Luo yang mendengar itu segera mengedarkan pandangannya ke area sekitarnya, dan alangkah terkejutnya saat dia melihat belasan sosok Reinar yang tengah mengelilinginya.
“Kau, bagaimana bisa kau menggunakan teknik menggandakan diri yang begitu menguras energi Qi?....”
Reinar mengangkat kedua ujung bibirnya. “Makhluk rendahan sepertimu tak pantas mengajukan pertanyaan apapun kepadaku!....”
°°°
Jangan lupa live, vote, dan komentarnya setelah selesai membaca, terimakasih....