The World Emperor System

The World Emperor System
Undangan Pertemuan Antar Kekaisaran



Istana Kota Arkana


Reinar melihat dua wanita yang ada di depannya. “Kalian yakin tidak akan ikut bersamaku menuju kota Sky Dragon?.” Tanya Reinar.


Luna dan Vexia mengangguk. “Kami harus pulang terlebih dahulu, karena kami berdua sudah terlalu lama pergi meninggalkan Kekaisaran kami.” Kata Luna.


“Kamu tenang saja, sebentar lagi kita juga akan bertemu.” Imbuh Vexia.


Reinar mengangguk dan membiarkan mereka berdua pergi.


Setelah kepergian Luna dan Vexia, Reinar pergi menemui Kakek dan Ibunya untuk mengajak mereka secepatnya pergi ke kota Sky Dragon.


Dengan membayangkan skill Divine Eye, Reinar dapat menemukan keberadaan mereka berdua yang kebetulan sedang berada di tempat yang sama.


“Kakek, Ibunda....” Kata Reinar saat bertemu dengan dua orang yang tengah dia cari.


Kedua orang yang Reinar panggil menoleh dan tersenyum melihat siapa yang memanggil mereka.


Tak lama setelah kedatangan Reinar, kelima pemimpin pelindung kota Arkana datang dan menyapa dengan hormat Reinar beserta dua orang yang bersamanya.


“Kebetulan kalian datang, jadi aku tidak perlu repot-repot mencari kalian.” Kata Reinar dengan serius.


Mendengar apa yang Reinar katakan mereka berlima tersenyum dan menunggu apa yang akan Reinar katakan ke mereka.


Reinar melihat mereka berlima kemudian beralih melihat Kakek dan Ibundanya. Reinar tersenyum melihat orang-orang yang dia lihat terlihat begitu penasaran dengan apa yang akan dia katakan.


“Aku, Kakek, dan Ibunda akan segera meninggalkan kota ini.” Kata Reinar dan tentu semua sudah tahu akan itu. “Kalian jaga istana dan kota ini, dan jangan lupa menghubungiku jika ada sesuatu yang tidak bisa kalian selesaikan.” Imbuh Reinar.


Selesai Reinar berkata, dia melihat Argust datang membawa dua kantong penyimpanan yang berisi barang-barang milik Kakek dan Ibundanya.


Merasa semua persiapan sudah selesai, Reinar dengan cepat membuat portal yang akan membawanya langsung ke kota Sky Dragon. Dengan di pimpin Reinar, Kakek dan Ibundanya mulai memasuki portal, dan terakhir Argus masuk kedalam portal setelah dia berpesan pada lima orang pemimpin pelindung kota Arkana untuk selalu berhati-hati.


Dalam satu kedipan mats setelah melewati portal, Reinar dan tiga orang yang bersamanya akhirnya sampai di istana kota Sky Dragon, dan kedatangan mereka langsung disambut empat wanita cantik dan seorang pria tampan.


Mereka berlima adalah Freya, Helena, Rhea, Ling Yue, dan Ling Feng. Melihat orang-orang yang menyambutnya, Reinar tersenyum dan membalas sambutan mereka. Sedangkan Kakek dan Ibundanya, mereka kaget melihat keindahan dan kemegahan istana kota Sky Dragon.


“Ada apa?. Kenapa Kakek dan Ibunda masih terdiam di tempat ini?.” Tanya Reinar bingung melihat Kakek dan Ibundanya masih terdiam di tempat mereka sejak sampai di istana kota Sky Dragon.


“Putraku, istana ini sangat luar biasa.” Kata Ibunda Reinar.


Reinar tersenyum. “Istana ini memang sangat luar biasa, tapi Ibunda dan Kakek belum melihat sesuatu yang lebih luar biasa dari istana ini.” Kata Reinar, dan dia mulai menceritakan apa saja yang ada di kota dan istananya.


Saat Reinar menceritakan keberadaan ribuan ras naga langit, Ibu dan Kakeknya terkejut dan mereka sangat ingin melihatnya. Sosok ras naga dikatakan sudah punah di benua Nebula sejak ribuan tahun lalu, mendengar ada ribuan ras naga langit di kota yang mereka tempati, tentu mereka berdua ingin melihatnya.


Saat mereka bertiga masih membicarakan soal ras naga, diatas langit kota Sky Dragon terlihat dua naga tengah terbang dan mengawasi keadaan kota. Ibunda dan Kakek Reinar yang baru pertamakali melihat sosok naga, mereka sangat kagum akan sosok naga yang begitu besar dan gagah.


Reinar membiarkan dua orang itu memuaskan diri melihat apa yang ingin mereka lihat. Reinar hanya tersenyum dan menyuruh dua orang prajurit untuk nantinya mengantarkan Kakek dan Ibundanya ke aula istana kota Sky Dragon, karena dia dan yang lainnya akan berkumpul di tempat itu.


“Sepertinya ada banyak hal yang terjadi sebelum aku datang.” Kata Reinar menatap wajah semua orang.


“Jadi, apa yang sudah terjadi selama aku pergi dari kota ini?.” Tanya Reinar penasaran.


Freya yang sudah mendengar cerita dari Ling Feng, dia menjawab apa yang Reinar tanyakan. “Tuan, saudara Ling Feng dan prajurit kota Sky Dragon telah mengambil alih Kekaisaran Caracal. Tidak ada korban jiwa dalam proses pengambilan alih kekuasaan, karena penjaga Kekaisaran Caracal memilih menyerah daripada berperang.”


Mendengar jawaban Freya, Reinar tersenyum dan memuji apa yang Ling Feng lakukan, dan itu sudah mempermudah apa yang ingin dia lakukan. Sekarang ini dia tinggal menunggu kedatangan seseorang yang akan dia tunjuk sebagai Kaisar baru Kekaisaran Caracal.


“Semoga dia segera datang.” Gumam Reinar lirih.


“Apa tuan tidak ingin menjadikan Kekaisaran Caracal selayaknya Kekaisaran Arkana?.” Tanya Freya yang sejak tadi menatap Reinar tanpa berkedip.


Reinar mengatakan dia tidak akan melakukan hal yang sama pada Kekaisaran Caracal, bagaimanapun Kekaisaran manusia harus tetap berjumlah tiga. Kalau saja Kakeknya tidak menyetujui rencana Reinar menjadikan Kekaisaran Arkana sebagai kota besar dan menjadikannya salah satu kota besar di Kekaisarannya yang akan dia dirikan, mungkin dia akan benar-benar mengambil alih Kekaisaran Caracal, dan menjadikan Kekaisaran itu menjadi salah satu kota besar di Kekaisarannya.


Semua orang mengangguk mendengar jawaban Reinar, bagi mereka keputusan Reinar sangatlah baik, dan keputusan itu akan menbawa kebaikan di masa depan.


Tak lama Kakek dan Ibunda Reinar datang ke aula, dan mereka duduk di tempat yang sudah di siapkan oleh para pelayan.


“Apa Kakek dan Ibunda sudah puas melihat pars naga di kota ini?.” Tanya Reinar melihat Kakek dan Ibundanya yang baru duduk.


“Urusan naga bisa kita bahas nanti, sekarang aku ingin menyerahkan ini padamu. Bagaimanapun juga Kekaisaran Arkana sudah berakhir, dan telah melebur menjadi satu dengan Kekaisaran yang akan kamu dirikan.” Kakek Reinar menyerahkan sebuah gulungan pada Reinar.


Reinar melihat gulungan kertas di tangannya, dan perlahan membuka dan membaca tulisan yang ada dalam gulungan.


“Sebuah undangan pertemuan antar Kekaisaran seluruh Benua Nebula dan pertemuan akan diadakan di Kekaisaran ras Elf.” Kata Reinar setelah membaca isi gulungan kertas pemberian Kakeknya.


Kakek Reinar mengangguk, mengiyakan apa yang akan ditanyakan Reinar pada dirinya. “Huh, sebelum pertemuan itu terjadi, aku harus mendirikan Kekaisaran ku, dan aku butuh nama untuk Kekaisaran ku.” Kata Reinar sambil memikirkan nama untuk Kekaisaran yang akan dia dirikan.


“Tuan sudah memiliki lebih dari sepuluh kota, itu sudah lebih dari cukup untuk tuan mendirikan sebuah Kekaisaran. Soal nama, kami akan bantu memikirkannya.” Kata Argust dengan keseriusannya.


“Kalau begitu, kalian bantu memikirkan nama Kekaisaran yang akan aku dirikan, dan besok kita akan mendiskusikan nama terbaik, dari yang paling baik.” Kata Reinar penuh harap pada seluruh bawahannya, beserta Kakek dan Ibundanya.


Semua orang mengangguk dan mereka sangat bersemangat mencari sebuah nama yang tepat untuk Kekaisaran yang akan Reinar dirikan. Kesenangan Reinar adalah segalanya bagi mereka.


***


***Bersambung...***


Jangan lupa kasih like dan komentarnya walau hanya satu kata 😊😊😊....


Kasih kado dan vote seikhlasnya 😊😊😊😊....


Terimakasih....