The World Emperor System

The World Emperor System
Memulai Pertunjukkan



Jangan lupa biasakan like sebelum baca, dan tinggalkan komentar setelah selesai membaca.


Satu saja like dan komentar kalian, itu adalah penyemangat tambahan untuk author.


***


***


Melihat istana Kekaisaran Qing yang begitu megah Reinar dan yang lainnya cukup kagum, tapi kekaguman mereka seketika lenyap begitu mengingat kekejaman orang-orang dari Kekaisaran Qing.


“Jadi ini istana Kekaisaran Qing?. Tempat pria kejam yang bertindak semena-mena pada ras Dark Elf, dan juga di dalam ada Ratu Sally, teman dari istriku, Bella.” Kata Reinar menatap keindahan istana Kekaisaran Qing.


Tak ingin berlama-lama di luar, Reinar membawa empat orang yang bersamanya menyelinap masuk ke dalam istana Kekaisaran, tapi ada seorang prajurit yang melihat keberadaan mereka.


Karena merasa ada yang aneh dari lima orang yang baru dia lihat, si prajurit menghampiri Reinar dan menghentikannya. Dengan tatapan menyelidik, si prajurit mengamati penampilan Reinar dan empat orang yang bersamanya.


“Apa yang kalian lakukan di tempat ini?. Pesta pernikahan Yang Mulia Kaisar diadakan di aula istana Kekaisaran, kalau kalian bagian dari tamu undangan, kenapa kalian berada di tempat ini?.” Kata si prajurit yang menganggap Reinar dan yang lainnya adalah bagian dari tamu undangan pesta pernikahan Kaisar Qing Qian.


“Ah itu, kami tersesat, dan kami lagi mencari prajurit istana untuk mengantarkan kami ke aula istana Kekaisaran.” Kata Reinar dengan ketenangannya.


Tanpa rasa curiga, si prajurit mengantarkan Reinar dan yang lainnya menuju aula istana Kekaisaran, tetapi saat mereka sampai di tempat tujuan, mereka dapat melihat ratusan prajurit berjaga di bagian luar aula dengan ekspresi wajah penuh ketegangan.


“Mereka sepertinya sudah memulai pertunjukkan tanpa menunggu kehadiranku.” Gumam Reinar sambil terus melangkahkan kakinya menuju aula istana Kekaisaran Qing.


Sampai di depan pintu aula, Reinar dapat melihat Qing Qian yang tengah bertarung dengan salah satu pria bertopeng, dan terlihat kekuatan mereka berimbang.


Tanpa diketahui oleh orang-orang yang ada di aula istana Kekaisaran, Reinar dan empat orang yang bersamanya duduk di kursi yang ada di pojok aula, dan dengan santainya mereka melihat pertunjukkan yang tengah tersaji di tengah-tengah aula istana. “Mereka cukup memberi kita hiburan.” Kata Reinar yang disambut senyum dingin empat orang yang bersamanya.


***


Aula istana Kekaisaran Qing.


Qing Qian terus menyerang pria bertopeng yang telah melukai Permaisurinya, dan dia juga sangat ingin mencabik-cabik tubuh pria bertopeng setelah dia melihat sepasang tangan milik Selir Agung Kekaisarannya yang kini tergeletak di lantai aula istana Kekaisaran.


Beberapa Jenderal hanya bisa melihat pertarungan Qing Qian dengan salah satu pria bertopeng karena pergerakan mereka ditahan empat pria bertopeng lainnya.


BOOMMM...


Tubuh Qing Qian dan pria bertopeng sama-sama terpental setelah mereka beradu pukulan, tapi dari jarak mereka terpental, terlihat jika kekuatan pria bertopeng lebih unggul dari kekuatan Kaisar Qing Qian.


Di aula istana Kekaisaran, wajah para Jenderal dan para Menteri Kekaisaran memburuk melihat apa yang ada di depan mereka. Kaisar mereka yang kekuatannya telah berada di tingkat Abadi Langit awal ternyata tak mampu mengalahkan seorang pria bertopeng dengan aura misterius yang keluar dari tubuhnya.


Saat semua orang di aula istana terdiam, dari arah pintu aula Kekaisaran tiba-tiba sebuah cahaya melesat dan langsung menghantam tubuh pria bertopeng yang tengah bertarung dengan Kaisar Qing Qian.


BOOMMM...


Tubuh pria bertopeng terpental menghantam dinding aula istana Kekaisaran bersamaan dengan munculnya pria tua di tengah-tengah aula istana Kekaisaran Qing.


“Akhirnya dia menunjukkan dirinya.” Kata Reinar melihat pria tua dengan kekuatan di tingkat Dewa Rendah puncak.


“Apa pria tua itu leluhur tua yang di miliki Kekaisaran Qing?. Kalau benar, betapa dia sangat lemah.” Kata Ling Feng merendahkan pria tua yang membuat semua orang berlutut mengagungkannya.


Reinar yang melihat kekuatan leluhur Kekaisaran Qing, dia tetap duduk santai di tempat duduknya. Baginya, kekuatan pria tua itu masih terlalu lemah untuk bisa mengalahkan kelima tubuh bayangannya. Jangankan mengalahkan, menahan imbang mereka adalah sebuah keajaiban baginya.


“Leluhur Qing Chao, lima pria bertopeng telah membuat kekacauan di aula istana yang begitu di sakral kan.” Kata Qing Qian pada leluhur Qing Chao.


Mendengar yang di katakan Qing Qian, leluhur Qing Chao menatap lima pria bertopeng yang tak sedikitpun gentar saat merasakan aura yang dia keluarkan. Qing Chao meresa jika pria bertopeng itu bukanlah orang biasa, dan satu yang dia tahu, kelima pria bertopeng yang ada di aula istana Kekaisaran tak satupun dari mereka yang memiliki jiwa.


“Mereka bukan manusia.” Bstin Qing Chao, lalu dia bersikap waspada saat melihat kelima pria bertopeng menghilang dari tempat mereka, termasuk pria bertopeng yang tadi menghantam dinding aula istana.


Wusshh... Wusshh... Lima pria bertopeng tiba-tiba muncul tepat di hadapan Qing Chao, lalu dengan gerakan yang tidak bisa diikuti pergerakan mata, mereka mulai menyerang Qing Chao secara bersamaan.


Plak...


Plak...


Tuk...


Beberapa pukulan dan tendangan berhasil di hindari Qing Chao, tapi sebuah tendangan lolos dari pertahanannya dan menghantam langsung ke arah tubuhnya.


BOOMMM...


Tubuh Qing Chao terpental ke belakang beberapa langkah, tapi dia tak sedikitpun mengalami luka.


“Lumayan, tapi kalian masih butuh seribu tahun lagi untuk bisa mengalahkan ku.” Kata Qing Chao penuh kesombongan.


Tapi di sisi lain Reinar tahu jika apa yang dikatakan Qing Chao hanya gertak sambal belaka. Dari ekspresi wajah yang di tunjukkan Qing Chao, Reinar sangat tahu jika pria tua itu sangat kesulitan menghadapi serangan cepat lima pria bertopeng.


“Kau terlalu sombong untuk orang yang sudah terlalu tua. Kau tahu, barusan kami hanya menggunakan sedikit kekuatan, dan sekarang kami akan lebih serius.” Kata salah satu pria bertopeng.


Wusshh.... Aura yang sangat kuat keluar dari tubuh pria bertopeng, dan aura mereka berhasil memberi tekanan balik pada aura yang di keluarkan Qing Chao.


“Aura tingkat Abadi Langit menengah, tapi aura mereka terasa lebih kuat dari tingkat kekuatannya.” Batin Qing Chao yang akhirnya tahu tingkat kekuatan lawannya.


Reinar yang melihat wajah Qing Chao tiba-tiba saja dia tertawa lirih sambil menggelengkan kepalanya. Dia melihat kalau pertarungan mereka akan segera berakhir, tapi dia sama sekali tidak puas dengan apa yang dia lihat.


Mengalihkan pandangannya ke arah lain, Reinar melihat Sally yang menunjukkan wajah penuh harap pada pria bertopeng yang mungkin bisa membalaskan dendam ras nya.


“Ratu Sally..." Kata lirih Reinar yang tiba-tiba muncul di belakang Sally tanpa ada yang mengetahuinya.


Sally langsung menoleh ke sumber suara, dan saat melihat ke sumber suara, yang dia temukan hanyalah sosok pria tampan yang tengah menunjukkan senyuman lembut kearahnya.


“Ada yang ingin bertemu denganmu.” Kata Reinar lalu dia menghilang bersama dengan hilangnya sosok sang Ratu yang malam ini akan menjadi Selir dari seorang Kaisar yang telah menghancurkan Kerajaannya.


Ling Feng dan yang lainnya melihat kepergian Reinar, tapi mereka sama sekali tidak mempedulikannya karena mereka masih penasaran dengan hasil pertarungan yang tengah berlangsung di aula istana Kekaisaran Qing.


“Kekaisaran mu sungguh berani karena telah membantai ras yang berada dibawah perlindunganku.” Kata kelima pria bertopeng bersamaan lalu dengan kecepatan yang melebihi kecepatan suara, mereka kembali menyerang Qing Chao yang gerakannya sedikit melambat akibat dari aura yang menekannya.


Melihat kumpulan lima cahaya yang melesat kearahnya, Qing Chao dengan cepat mengeluarkan semua energi Qi yang dia miliki untuk membuat sebuah pelindung yang mampu melindungi tubuhnya dari serangan yang mendatanginya.


Tapi energi Qi yang Qing Chao keluarkan masih terlalu lemah, dan tubuhnya terpental dengan luka di seluruh bagian tubuhnya.


BOOMMM...


BOOMMM...


BOOMMM...


Tubuh Qing Chao yang sudah tak berdaya bagaikan mainan bagi lima pria bertopeng. Mereka bergantian menendang dan memukul tubuh pria tua yang kini penampilannya terlihat sangat menyedihkan.


BOOMMM...


“Uhug...” Tubuh Qing Chao menghantam dinding aula istana dan membuat dinding yang begitu tebal runtuh.


Tubuh tua itu tak lagi sanggup bangkit untuk memberi perlawanan, dan karena telah kehabisan seluruh energi Qi nya, Qing Chao tak lagi mampu bertahan dan tak lama dia kehilangan kesadarannya.


“Leluhur Qing Chao!.” Teriak semua orang memanggil leluhur Kekaisaran Qing yang tak lagi mampu melindungi mereka.


“I... Ini!. Leluhur berhasil mereka kalahkan.” Kata Qing Qian dengan kaki dan tubuh gemetaran.


“Itu terlalu cepat, ehm mungkin karena dia sudah terlalu tua.” Kata Ling Feng yang tiba-tiba muncul di dekat lima pria bertopeng bersama tiga wanita yang kini menjadi tanggungjawabnya.


Keadaan semakin buruk bagi Kekaisaran Qing saat muncul empat orang lainnya yang sepertinya bagian dari komplotan pria bertopeng.


Qing Qian yang melihat dua wanita ras Dark Elf diantara komplotan pria bertopeng, dia berencana menggunakan Ratu Sally untuk mengancam mereka, tapi alangkah terkejutnya saat dia melihat Ratu Sally tak lagi ada di tempatnya.


“Sialan, siapa yang menyembunyikan calon Selir ku.” Teriak Qing Qian yang tak sadar jika nyawanya telah berada di ujung tanduk.


Wusshh... Angin lembut menerpa wajah Qing Qian saat Ling Feng muncul di sampingnya dan memukul lembut punggungnya. “Jangan berteriak untuk saat ini!. Berteriak lah saat sudah di mulai.”


***


Bersambung...