The World Emperor System

The World Emperor System
Kejutan Menyenangkan



Jangan lupa biasakan like sebelum baca, dan tinggalkan komentar setelah selesai membaca.


satu saja like dan komentar kalian, itu adalah penyemangat tambahan untuk author.


***


***


Kota Kabut Biru.


Sepuluh hari berlalu, setelah menyerap ratusan kristal jiwa dari binatang buas tingkat Abadi Bumi dan Abadi Langit, kekuatan Reinar akhirnya meningkat ke tingkat Abadi Langit menengah, dan hanya butuh sedikit usaha untuk mencapai puncak tingkat Abadi Langit.


Saat Reinar membuka mata setelah sepuluh hari berkonsentrasi menyerap energi di dalam kristal jiwa, dia merasa kekuatan besar keluar dari tubuhnya, dan aura berwarna merah kehitaman menbuat dia terlihat layaknya seorang Dewa Kematian.


“Dengan kekuatanku yang sekarang, aku dengan mudah bisa menghadapi kakek buyut dan mengalahkannya.” Batin Reinar yang merasakan kekuatannya telah meningkat dua kali lipat dari sebelumnya.


Reinar menarik kembali aura yang keluar dari tubuhnya, lalu dia menyuruh Lilia menunjukkan status kekuatannya.


[Nama] : [Reinar Alfonsius]


[Umur] : [18 Tahun]


[Ras] : [Imortal]


[Tingkatan : [Abadi Langit Menengah] Next Level [655.000/1.250.000 EXP]


[Teknik] : [Penciptaan]


[Koin Sistem] : [999.999.999.999+++]


Teknik Penciptaan : Bisa menciptakan semua teknik hanya dengan membayangkannya.


“Semakin tinggi tingkat kekuatan ku, semakin banyak exp yang aku butuhkan untuk menaikkannya ke tingkat yang lebih tinggi.” Batin Reinar lalu dia menutup tabel statusnya dan melangkahkan kakinya menuju arah luar kamar.


Wusshh... Wusshh... Satu persatu penghuni rumah Reinar muncul menyambutnya yang baru saja keluar dari latihan tertutup selama sepuluh hari.


Saat sudah berada di depan Reinar, mereka semakin takjub akan peningkatan kekuatannya yang sangat sulit untuk diikuti oleh siapapun. “Dari Abadi Bumi menengah, meningkat ke Abadi Langit menengah dalam sepuluh hari. Ras immortal memang layak dikatakan sebagai ras terkuat dan paling sempurna di seluruh alam semesta.” Batin Ling Long yang merasa tak akan lagi bisa bertarung seimbang dengan Reinar.


“Kakak ipar, kau sangat luar biasa.” Kata Ling Zhe yang berhasil meningkatkan kekuatannya sampai ke tingkat Kaisar Langit menengah dengan bantuan kristal jiwa yang dikumpulkan Ling Feng dan Ling Long.


Ling Feng sendiri dia baru saja pulih setelah tersambar petir naga surgawi, suatu petir berbentuk naga yang menjadi tanda jika kekuatannya telah mencapai tingkat Dewa Rendah Awal. Untuk Ling Long, dia tinggal selangkah lagi untuk mencapai tingkatan Dewa Langit, dan setelahnya dia akan berusaha meningkatkan kekuatannya ke tingkat Dewa Langit menengah agar dia bisa pergi ke dunia yang lebih tinggi.


Tak seperti ras manusia naga yang akan berpindah ke dunia yang lebih tinggi setelah mencapai tingkat Dewa Bumi, Lin Long yang merupakan ras naga murni, dia haruslah mencapai tingkatan Dewa Langit menengah untuk bisa pergi ke dunia yang lebih tinggi.


“Kalian semua sepertinya juga mendapat peningkatan besar selama sepuluh hari ini.” Kata Reinar yang menatap mereka semua dengan sorot mata tajamnya.


“Pastinya kami juga mendapat banyak peningkatan, karena kami tidak ingin tertinggal jauh dari kakak ipar.” Kata Ling Zhe.


Reinar tersenyum, tapi seketika dia terdiam saat mendengar suara Lilia.


[Tuan, pasukan gabungan dari Kekaisaran Han dan murid Sekte Gagak Merah hampir mencapai benteng Kekaisaran Ling yang ada di kota Daun. Jumlah mereka lebih dari empat juta, sedangkan di sisi Kekaisaran Ling hanya memiliki satu jutaan prajurit.]


[Biarpun ada lima rajawali perak yang membantu menjaga benteng, Sekte Gagak Merah punya ratusan Gagak Merah yang merupakan binatang buas tingkat Abadi Bumi, dan ada satu Gagak Merah yang kekuatannya telah mencapai tingkat Dewa Rendah Puncak.]


“Apa kalian sudah mendengar berita dari perbatasan?.” Tanya Reinar lalu dia melihat semua orang menganggukkan kepalanya.


“Bersiaplah, kita akan segera pergi ke sana.” Kata Reinar meminta semua orang untuk mempersiapkan dirinya.


Setelah ketiga orang yang bersamanya pergi untuk menyiapkan diri, Reinar menghubungi para binatang buas bawahannya dengan menggunakan kekuatan jiwanya yang telah terhubung dengan mereka.


“Semoga barisan belakang mereka kuat agar aku sedikit terhibur.” Batin Reinar lalu dia masuk ke dalam kamarnya untuk mengganti pakaian santainya dengan pakaian khusus untuk berperang.


***


Wilayah terdalam hutan kabut.


Setelah menyimpan artefak rumah miliknya ke kantong penyimpanan, Reinar membawa tiga orang yang bersamanya pergi menuju wilayah terdalam hutan kabut dimana di sana sudah menunggu ratusan elang hitam yang semuanya berada di tingkat Abadi Langit puncak.


“Dengan bantuan mereka, aku yakin Kekaisaran Han dan Sekte Gagak Merah akan banyak mengalami kerugian.” Kata Reinar.


“Adik ipar, dimana binatang buas yang lain?. Kenapa hanya mereka yang ada di tempat ini?.” Tanya Ling Feng.


“Mungkin tak lama lagi mereka akan sampai ke Sekte Gagak Merah dan membuat kekacauan di tempat itu.” Jawab Reinar santai.


Jawaban dari Reinar langsung disambut senyuman oleh tiga orang yang ada di dekatnya.


“Memanfaatkan kekosongan dengan memberi serangan kejutan yang mematikan.” Kata Ling Long.


“Kakak ipar, ternyata kamu sangat cerdik dalam memanfaatkan situasi.” Puji Ling Zhe.


Ling Zhe semakin mengagumi sosok Reinar, dan dia merasa beruntung memiliki kakak ipar yang sangat kuat dan pintar dalam waktu bersamaan.


“Kakek buyut, kakak Feng dan adik Zhe, mari kita langsung menuju perbatasan dan memberi kejutan untuk Kaisar Han Liong dan Patriak Sekte Gagak Merah.” Kata Reinar lalu dia naik ke punggung pemimpin elang hitam.


“Mari kita beri mereka kejutan yang menyenangkan.” Kata Ling Feng yang telah menaiki salah satu elang hitam, di sebelah Ling Feng ada Ling Zhe yang juga telah berada di atas punggung elang hitam tunggangannya.


Wusshh.... Ling Long berubah ke wujud naganya. “Aku akan memakan seluruh gagak merah yang muncul di dekatku.” Kata Ling Long yang sudah melayang di udara.


“Kita berangkat...." Kata Reinar.


“Baik...” Jawab Ling Feng, Ling Long dan Ling Zhe bersemangat.


“Kaisar Han Liong dan Patriak Sekte Gagak Merah, semoga kalian menyukai kejutan dariku.” Batin Reinar lalu dia menyuruh elang hitam tunggangannya untuk menambah kecepatan terbangnya.


Wusshh... Wusshh... Wusshh...


Ratusan elang hitam dan seekor Naga Bumi terbang melintasi wilayah langit kota Gunung Batu, dan membuat ketakutan semua orang yang melihatnya.


“Dia kembali, dan ini kabar buruk bagi Kaisar dan yang lainnya.” Gumam pria tua menatap Ling Long dalam wujud Naga Bumi.


***


Kota Daun


Di atas benteng Kekaisaran Ling yang ada di kota daun, Ling Mou dan Ling Duan tak tahu lagi harus melakukan apa melihat jumlah prajurit Kekaisaran Han yang tak ada habisnya.


“Ayah, apa perlu kita memanggil leluhur naga untuk membantu kita?.” Tanya Ling Mou melihat lima rajawali perak cukup kesulitan menghadapi ratusan gagak merah yang menjadi lawan mereka.


Bukannya cemas, Ling Duan justru tersenyum lebar. “Putraku tenanglah, bantuan akan segera datang dan membawa kemenangan untuk Kekaisaran kita.” Kata Ling Duan menjawab pertanyaan Ling Mou.


Ling Mou terlihat sedikit tenang, lalu dia menganggukkan kepalanya karena yakin dengan apa yang di katakan Ayahnya.


Di medan perang.


Bantuan Sekte Gagak Merah membuat kekuatan Kekaisa Han meningkat jauh, bahkan mereka dapat di setarakan dengan kekuatan Kekaisaran terkuat di Benua Zhongjian.


Tanpa menurunkan leluhur Sekte Gagak Merah yang ikut datang bersama Patriak sekte mereka, Han Liong bisa melihat kemenangan sudah ada di depan mata saat benteng Kekaisaran Ling sudah hampir runtuh.


Namun tiba-tiba tekanan aneh membuat pertarungan terhenti dan semua orang mencari sumber dari tekanan yang mereka rasakan.


“Aura ini?. Ini sangat buruk.” Kata salah satu leluhur Sekte Gagak Merah menatap langit yang memancarkan aura keemasan.


Suara ribut peperangan seketika menghilang saat tubuh besar Ling Long muncul dari atas langit dan langsung menelan gagak merah yang ada di depan matanya.


Lalu dari arah lain, semua orang dapat melihat ratusan elang hitam datang dan langsung menyerang kawanan gagak merah dengan brutal.


“I.. itu, Na.. Naga Bumi, leluhur keluarga Ling!.” Teriak leluhur Sekte Gagak Merah yang dulu pernah bertemu dengan Ling Long, tapi pertemuan itu berakhir buruk dengan dirinya yang hampir mati hanya dengan satu kibasan tang Ling Long.


Di sisi lain Han Liong wajahnya memucat melihat Naga Bumi yang ternyata merupakan leluhur keluarga Ling. “Orang tua itu tidak berbohong, aura ini, aura ini bukanlah milik seorang Abadi ataupun seorang Dewa Rendah. Aura ini milik mereka yang kekuatannya telah mencapai tingkatan diatas tingkat Dewa Rendah.” Gumam Han Liong dengan seluruh tubuh gemetaran.


Rooaaaarrrrr....


“Siapapun yang mengusik ketenangan Kekaisaran ku, dia harus mati.” Teriak Ling Long menggema dan membuat gemetaran siapapun yang mendengarnya.


***


Bersambung...