The World Emperor System

The World Emperor System
Catatan Pemicu Perang Antar Penguasa Dunia



Hanya orang-orang tertentu yang tahu akan catatan sejarah yang mencantumkan tentang keberadaan Ras Iblis Legendaris. Sekalipun dia Dewa Penguasa di Dunia Surgawi, belum tentu dia mengetahui tentang keberadaan Ras yang konon katanya hanya sedikit lebih lemah dari Ras Immortal.


Satu-satunya tempat yang memiliki banyak informasi tentang keberadaan Ras Iblis Legendaris adalah Istana Surgawi, jadi tidak heran kalau Chu Zhia ataupun Chu Zhu tahu akan informasi tentang Ras yang sepenuhnya telah dianggap musnah.


Dalam buku sejarah trilyunan tahun di masa lalu, Ras Iblis Legendaris adalah sahabat dari Ras Immortal, tetapi kedua Ras itu terus bersaing secara adil dalam hal siapa yang terkuat diantara mereka.


Tetapi karena adanya perang saudara perebutan kekuasaan yang terjadi di Kekaisaran Ras Iblis Legendaris. Perang terus berlangsung selama jutaan tahun, dan telah menyeret Ras Iblis Legendaris ke masa terburuk sebelum akhirnya satu juta tahun kemudiam, mereka semua dinyatakan telah musnah.


Sejak dinyatakan musnah, banyak kekuatan asing mencari sisa-sisa peninggalan Ras Iblis Legendaris, tetapi tak satupun dari mereka mendapatkan apa yang mereka cari. Bahkan tak sedikit dari mereka yang begitu saja menghilang setelah memasuki wilayah Ras Iblis Legendaris.


Di dalam kediaman yang kembali tenang setelah matinya seluruh penyusup yang mencoba menerobos masuk ke dalam kediaman. Chu Zhia masih melihat inti kehidupan Ras Iblis Legendaris yang berada di genggaman tangannya.


Chu Zhu yang penasaran dengan bola kristal inti kehidupan yang ada di tangan Chu Zhia, dia akhirnya mengajukan sebuah pertanyaan. “Kakak Zhia, kenapa dari tadi kamu terus memperhatikan bola kristal inti kehidupan yang ada di genggaman tangan mu?... Apa ada sesuatu yang istimewa dengan benda itu?...”


Chu Zhu memanggil Chu Zhia kakak karena dia lahir setelah Chu Zhia dilahirkan. Walau hanya berjarak beberapa detik, Chu Zhia tetap saja lebih tua dari dirinya, dan wajib baginya memanggil Chu Zhia dengan panggilan kakak.


Chu Zhia tidak menjawab pertanyaan Chu Zhu, melainkan dia justru memberikan bola kristal inti kehidupan itu kepada adiknya. Dengan pengetahuan yang dimiliki adiknya, Chu Zhia yakin dia akan langsung mengetahui inti jiwa Ras apa yang kini ada di tangannya.


Chu Zhia tidak tahu sekuat apa jiwa yang ada di inti kehidupan yang kini ada di tangan adiknya, tetapi dirinya yakin kalau Chu Zhu akan dengan mudah mengetahui seberapa kuat jiwa inti kehidupan yang kini sedang dia bolak-balik didepan kedua matanya.


Bagi ketua peneliti keberadaan Ras Iblis Legendaris saat masih berada di Istana Surgawi, tentu Chu Zhu tidak akan kesulitan menyadari kalau inti jiwa di tangannya adalah inti jiwa dari Ras yang selama ini menjadi bahan penelitiannya, dan dengan bantuan kekuatan mata khusus yang dimiliki olehnya, dengan mudah dia menentukan tingkat kekuatan jiwa inti kehidupan yang ada di tangannya.


Dengan tingkat kekuatan yang jauh di atasnya, Chu Zhu yakin kalau jiwa inti kehidupan di tangannya adalah jiwa inti kehidupan dari sosok penting di masa hidupnya.


Di tambah dengan warna jiwa emas kehitamannya, selain sosok penting, sepertinya sosok itu juga bagian dari anggota keluarga Kekaisaran, tetapi Chu Zhu belum bisa memastikannya sebelum menemukan wadah yang tepat untuk menanamkan jiwa inti kehidupan yang masih berada di genggaman tangannya.


Chu Zhu kembali melihat kearah Chu Zhia setelah tahu keistimewaan dari jiwa inti kehidupan yang tadinya ada di tangan Chu Zhia. “Kakak Zhia, darimana kakak menemukan jiwa inti kehidupan milik Ras Iblis Legendaris?... Jiwa inti kehidupan ini juga bukan milik sembarangan orang, setidaknya jiwa inti kehidupan ini adalah milik salah satu anggota Kekaisaran yang kekuatannya hanya empat atau lima tingkat di bawah Ayahanda...”


“Aku tidak menemukannya, tetapi benda itu sebenarnya adalah milik adik kecil kita. Asal kau tahu, sebelumnya inti kehidupan itu adalah inti kehidupan milik Ras Iblis Kuno. Tetapi setelah terbelah menjadi dua dan diperbaiki oleh adik kita, inti kehidupan itu memiliki jiwa baru dan entah bagaimana inti kehidupan itu bisa menyimpan jiwa dari Ras Iblis Legendaris...” Kata Chu Zhia yang membuat Chu Zhu mengerutkan keningnya.


Chu Zhu menatap tajam kearah Chu Zhia. “Aku tahu kalau kakak tidak ingin memberitahuku dimana kakak menemukan jiwa inti kehidupan ini, tetapi kakak tidak perlu berbohong dengan mengarang cerita yang sangat tidak masuk akan. Bagaimanapun juga inti kehidupan yang yang sudah rusak, tidak akan pernah bisa diperbaiki, sekalipun itu Ayahanda sendiri yang melakukannya!...”


Chu Zhia menganggukkan kepalanya menyetujui apa yang dikatakan Chu Zhu. Ayahandanya sendiri memang pernah mencoba memperbaiki sebuah inti kehidupan yang hanya mengalami sedikit kerusakan, tetapi sekeras apapun usahanya, dia tetap gagal. Ya, Ayahandanya memang gagal, tetapi dengan mata kepalanya sendiri, dia melihat sang adik memperbaiki inti kehidupan yang telah rusak, dan dia berhasil.


Chu Zhia akhirnya membalas perkataan Chu Zhu. “Tapi kenyatanya kristal itu memang milik adik kecil kita, dan lagi aku melihatnya secara langsung bagaimana dia memperbaiki inti kehidupan yang sebelumnya terbelah menjadi dua, dan hasil dari apa yang dia perbaiki kini tengah berada di tangan mu. Kalau kamu masih tidak percaya, mari aku temani untuk bertanya langsung kepadanya..."


Chu Zhu tidak menemukan tanda-tanda kebohongan di wajah Chu Zhia, dan itu membuktikan kalau dia tidak sedang berbohong. “Kamu benar, lebih baik aku menanyakannya langsung kepada adik kecil kita tentang kebenaran dari perkataan mu...” Ujar Chu Zhu.


Mendengar itu Chu Zhia tersenyum lalu menganggukkan kepalanya. “Tetapi aku sarankan untuk besok pagi saja kita menemuinya!... Ingat, adik kita tengah bersama istrinya, dan saat ini mereka mungkin sedang melakukan itu...”


Wajah Chu Zhia dan Chu Zhu seketika memerah saat membayangkan apa yang tengah dilakukan adik kecil mereka bersama dengan kedua istrinya. “Aku sepertinya harua segera menemukan pasangan hidup!...” Pikir keduanya.


°°°


Pagi hari setelah membersihkan diri, Reinar tengah menikmati teh hangat di pagi hari yang masih cukup dingin karena di Dunia Immortal sedang memasuki awal musim dingin. Reinar hanya seorang diri menyesap teh nya, sedangkan kedua istrinya, mereka sedang menyiapkan makanan bersama dengan kedua kakaknya.


Dia terus menyesap teh nya sampai empat wanita datang mendekat ke arahnya dengan membawa berbagai makanan yang akan menjadi menu sarapan mereka.


“Akhirnya kalian selesai juga!... Tadinya aku ingin pergi ke dapur untuk membantu kalian, tetapi ternyata kalian sudah menyelesaikan semuanya...” Kata Reinar sambil melihat banyaknya makanan yang tersaji di atas meja tepat di hadapannya.


Keempat wanita itu sengaja memasang makanan yang cukup banyak karena mereka ingin mengadakan pesta kecil untuk merayakan pertemuan mereka. Tetapi sepertinya mereka sedikit berlebihan saat keempatnya melihat tumpukan makanan yang berada di hadapan mereka.


Reinar hanya mengernyitkan keningnya saat melihat ekspresi empat wanita yang ada di depannya sesaat mereka berempat melihat berbagai jenis makanan yang tersaji di atas meja.


“Selesai makan, aku ingin berbicara berdua saja dengan mu adik kecil!... Ada sesuatu yang penting, dan aku cuma ingin membahasnya dengan mu...” Kata Chu Zhu sebelum acara sarapan pagi dan pesta kecil-kecilan mereka mulai.


Reinar hanya menganggukkan kepalanya. Dia tidak tahu apa yang akan dikatakan Chu Zhu kepadanya, tetapi saat melihat ekspresi wajah Chu Zhu yang terlihat cukup serius, dia memiliki keyakinan kalau apa yang ingin dibicarakan Chu Zhu dengannya adalah sesuatu yang penting.


Tentu saja itu adalah sesuatu yang penting, tetapi itu hanya penting bagi Chu Zhu, tidak bagi Reinar.


Selesai sarapan pagi bersama, Chu Zhu mengajak Reinar pergi ke ruangan khusus yang ada di kediamannya. “Sekarang kakak Zhu bisa mulai mengatakan apa yang ingin kakak katakan!...” Kata Reinar memulai pembicaraan diantara mereka berdua.


Chu Zhu menganggukkan kepalanya lalu dia mengeluarkan jiwa inti kehidupan yang semalam diberikan oleh Chu Zhia. “Sebenarnya aku belum mempercayainya, tetapi aku ingin bertanya pada mu, bagaimana bisa kamu memperbaiki inti kehidupan yang sudah rusak, bahkan membuat inti kehidupan itu memiliki jiwa inti kehidupan yang jauh lebih kuat dari sebelumnya?... Bahkan Ayah kita yang seorang Penguasa tiga Dunia tidak mampu memperbaiki inti kehidupan yang sudah rusak...”


Reinar mengerutkan keningnya setelah mendengar apa yang dikatakan oleh kakaknya. “Tua bangka itu sangat bod*h, karena itu dia tidak bisa melakukannya. Sedangkan aku jauh lebih pintar pintar darinya, karena itu aku bisa melakukannya...” Reinar lalu menunjukkan bagaimana cara dia memperbaiki inti kehidupan yang telah terbelah menjadi dua bagian.


“I.. itu, bagaimana bisa kamu memiliki energi kehidupan sebanyak itu?... Seorang Dewa Kehidupan sekalipun tidak akan memiliki energi kehidupan sebanyak yang kamu miliki, dan lagi energi itu begitu murni...” Chu Zhu tidak ingin percaya dengan apa yang dia lihat, tetapi itulah kenyataannya, dan semua itu terjadi di depan kedua matanya.


Reinar telah menyelesaikan perbaikan inti kehidupan yang sebelumnya telah terbelah menjadi dua bagian. “Intinya, kita harus memiliki energi kehidupan yang melimpah untuk memperbaiki inti kehidupan yang telah rusak. Dengan energi kehidupan yang dalam sehari dapat aku kumpulkan, setidaknya aku bisa memperbaiki sepuluh inti kehidupan yang rusak sebelum aku kehabisan sebagian besar energi kehidupan ku, dan aku butuh sepuluh pil pemulih energi kehidupan untuk memulihkan energi kehidupan yang aku miliki...” Kata Reinar lalu dia menunjukkan pil pemulih energi kehidupan yang dia beli dari toko sistem.


“Pil yang dipenuhi energi kehidupan. Bagaimana kamu bisa memiliki pil yang sangat luar biasa?...” Tanya Chu Zhu yang sangat penasaran dengan asal muasal pil pemulih energi kehidupan yang kini berada di genggaman tangannya.


“Aku membuatnya sendiri, tetapi kalau kakak ingin tahu bahan-bahan dan cara pembuatannya, dengan senang hati aku akan membagikan informasi itu kepada kakak...” Ujar Reinar.


“Membuatnya sendiri?... Informasi bahan dan cara membuatnya?... A.. apa kamu yakin bisa membuatnya?.., dan bukannya informasi itu sangatlah berharga, lalu kenapa kamu ingin membagi informasi itu kepadaku?...” Tanya Chu Zhu keheranan.


Informasi yang akan diberikan Reinar kepadanya adalah informasi yang sangat berharga, bahkan seluruh Penguasa Dunia lainnya rela berperang untuk memperebutkan informasi yang akan diberikannya. Tetapi dia melihat kalau adiknya itu begitu acuh dengan informasi yang bisa membuat perang antar Penguasa Dunia, kalau saja ada Penguasa dari Dunia lainnya yang mengetahui adanya informasi tentang bahan dan cara pembuatan pil pemulih energi kehidupan.


Reinar menyodorkan selembar kertas kepada Chu Zhu. “Seluruh bahan dan tata cara mengolahnya telah aku tuliskan di kertas itu, dengan mengikutinya, kakak akan dengan mudah membuat pil pemulih energi kehidupan...” Kata Reinar sambil memakan satu butir pil pemulih energi kehidupan layaknya memakan sebuah cemilan yang dijual di pasar-pasar.


Chu Zhu menggelengkan kepalanya melihat apa yang dilakukan adik kecilnya, lalu dia mulai membaca tulisan di kertas yang ada di tangannya.


Mata Chu Zhu melotot lebar dan tangannya bergetar sesaat setelah selesai membaca catatan yang dituliskan oleh Reinar. “Ini!... Catatan ini benar-benar akan memancing peperangan antar Penguasa Dunia...”


°°°


Jangan lupa like, dan komentarnya walau hanya satu kata, setelah teman-teman selesai membaca, terimakasih...