The World Emperor System

The World Emperor System
Undangan Dari Kekaisaran Wei



Jangan lupa berikan like sebagai penyemangat author serta komentar untuk saling berinteraksi 😊😊😊...


Selamat membaca...


***


Kaisar Ling Mou dan Permaisuri Qin Xia datang ke kediaman yang ditempati Reinar beserta para istrinya. Delapan penjaga yang bertugas menjaga kediaman yang ditempati Reinar langsung memberi hormat saat melihat kedatangan Kaisar dan Permaisuri junjungan mereka.


“Salam Kaisar, salam Permaisuri...” Kata kedelapan penjaga memberi penghormatan


Kaisar Ling Mou dan Permaisuri Qin Xia menganggukkan kepalanya tersenyum. “Apa keponakanku dan seluruh istrinya ada di dalam?...” Tanya Kaisar Ling Mou.


“Tuan Reinar dan seluruh istrinya baru kembali, kemungkinan saat ini mereka sedang membersihkan diri...” Kata salah satu prajurit penjaga menjawab pertanyaan Kaisar Ling Mou.


Kaisar Ling Mou mengangguk lalu dia dan Permaisurinya mendekat ke pintu kediama yang di tempati Reinar dan seluruh istrinya.


Mendengar suara sedikit gaduh di dalam ruangan, Kaisar Ling Mou bisa tahu jika Reinar dan para istrinya telah selesai membersihkan diri, dan saat ini mereka tengah berkumpul menikmati waktu bersantai.


“Paman dan Bibi masuklah, tidak baik mendengar dari balik pintu...” Suara Reinar terdengar dari balik pintu.


Kaisar Ling Mou dan Permaisuri Qin Xia sedikit malu saat mendengar suara Reinar, tapi itu tak menghentikan niat mereka untuk bertemu dengan Reinar dan para istrinya.


Reinar yang melihat kedatangan Kaisar dan Permaisuri Kekaisaran Ling, dia segera mempersilahkan mereka duduk, dan beberapa istrinya langsung menyiapkan minuman serta cemilan untuk disuguhkan pada sang Kaisar dan Permaisuri.


“Apa ada sesuatu yang mendesak sampai Paman dan Bibi mendatangi tempat ku?...” Tanya Reinar setelah melihat Kaisar Ling Mou dan Permaisuri Qin Xia sedikit meminum teh yang di suguhkan para istrinya.


“Keponakan ku, maaf jika kedatangan Paman dan Bibi mengganggu waktu mu. Paman hanya ingin menyerahkan undangan ini, undangan dari Kekaisaran Wei untuk seluruh Kekaisaran dan Sekte besar yang berada di Benua Zhongjian...” Kata Kaisar Ling Mou sambil menyerahkan undangan yang diberikan Kekaisaran Wei.


Reinar menerima undangan itu, tapi dia tidak tahu apa tujuan dari Kaisar Ling Mou menyerahkan undangan itu padanya. Dia bukan salah satu Kaisar di Benua Zhongjian, dan dia juga bukan Patriak Sekte dari salah satu Sekte besar. Saat Reinar kebingungan, terdengar suara Kaisar Ling Mou yang menjelaskan tujuan dia memberikan undangan itu pada Reinar.


“Setiap Kekaisaran dan Sekte di harapkan membawa orang kuat yang ada di tempatnya untuk menjadi pengawal, karena itu aku memohon kesediaan mu untuk menemani orang tua ini!...”


“Itu sepertinya akan menarik. Baiklah, aku akan menemani Paman, dan ini juga sebuah kesempatan untuk melihat kekuatan Kekaisaran terkuat di Benua Zhongjian...” Kata Reinar dengan senyuman yang menghiasi wajahnya.


Mendengar itu Kaisar Ling Mou dan Permaisuri Qin Xia tak bisa menyembunyikan rasa senangnya. Dengan adanya Reinar dan keponakan mereka yang lain, tak akan ada lagi yang berani merendahkan kekuatan Kekaisaran Ling.


“Kalau begitu Paman dan Bibi akan kembali ke istana dan melanjutkan pekerjaannya...” Kata Kaisar Ling Mou dan akhirnya dia beserta Permaisurinya pergi meninggalkan kediaman Reinar.


Setelah Kaisar Ling Mou dan Permaisuri Qin Xia pergi, Reinar menatap lembut kearah sembilan istrinya, dan dia segera melakukan apa yang sudah di rencanakan oleh para istrinya.


“Apa kalian sudah selesai bersiap?...” Tanya Reinar.


Tujuh dari sembilan istrinya mengangguk, sementara itu Shania dan Ling Yue melangkah ke belakang Reinar.


Melihat anggukan kepala ketujuh istrinya, Reinar segera membuat portal teleportasi yang terhubung dengan Istana Kekaisaran Naga.


“Tolong sampaikan salam ku pada Ibunda, Kakek, Bibi, dan kedua kakakku. Katakan juga ke mereka kalau aku akan berkunjung satu atau dua bulan lagi!...” Kata Reinar sebelum melihat ketujuh istrinya berjalan memasuki portal.


Reinar dan kesembilan istrinya sepakat jika hanya akan ada dua istrinya yang menemaninya saat di Benua Zhongjian, dan untuk tujuh istrinya yang lain, mereka akan tinggal di Kekaisaran Naga yang ada di Benua Nebula.


Namun setiap satu minggu sekali Reinar akan ada pergantian siapa-siapa yang menemani Reinar, dan beruntung bagi Freya, dia hanya akan seorang diri saat tiba gilirannya menemani Reinar.


Setelah ketujuh istrinya memasuki portal dan kembali ke Benua Nebula, Reinar tersenyum melihat kecantikan dua wanita yang saat ini menemaninya, lalu dia segera mengajak mereka berdua untuk membuat berantakan tempat tidur yang baru dirapikan pelayan yang bertugas di kediaman yang ditempati Reinar.


Shania dan Ling Yue yang tau keinginan suaminya, mereka segera menyingkirkan kain yang menutupi tubuh mereka, dan membiarkan Reinar melihat perut mereka yang mulai membuncit. Tak mau kalah dengan kedua istrinya, Reinar juga membuang kain berlapis penutup tubuhnya, lalu dia menunjukkan benda besar miliknya yang siap dia gunakan untuk menaklukkan dua wanita yang terlihat begitu menggoda.


“Apa suamiku menginginkan ini, atau yang ini?...” Kata Ling Yue dengan dua tangan masing-masing berada di dua area sensitif yang ada di tubuhnya.


“Aku menginginkan semua yang kalian miliki...” Kata Reinar lalu dia memulai pertarungan panas dengan kedua istrinya.


Sebuah pelindung telah Reinar ciptakan untuk membuat ruang kamarnya menjadi kedap suara, jadi sekeras apapun suara yang ada di kamarnya, orang-orang di luar tak akan mendengarnya.


Hari sudah berganti malam saat Reinar mengakhiri pertarungan dengan kedua istrinya yang begitu liar. Reinar melihat wajah istrinya yang begitu puas, lalu dia melihat milik kedua istrinya yang masih menyisakan bekas dari puncak kenikmatan yang baru Reinar rasakan.


“Hah, dua lebih baik daripada langsung bersembilan...” Kata Reinar lalu dia merebahkan tubuhnya di tengah-tengah kedua istrinya.


Reinar mencium kening mereka berdua secara bergantian sebelum dia terlelap dalam tidur dengan dua wanita yang membuatnya selalu merasa hangat.


***


Setelah semalaman tidur dengan nyenyak dan menikmati permainan singkat di kamar mandi, Reinar dan kedua istrinya telah siap menemani Kaisar Ling Mou dan Permaisuri Qin Xia berkunjung ke Kekaisaran Wei.


Reinar melihat Kaisar Ling Mou dan Permaisuri Qin Xia sudah berdiri di depan altar teleportasi yang akan membawa mereka ke altar teleportasi lainnya yang ada di Kekaisaran Wei.


Di sekitar Kaisar dan Permaisurinya, Raka juga melihat Ling Feng dan Ling Zhe, sedangkan Argust dan Alice, mereka berdua ada di belakang Reinar memberi pengawalan.


Ada juga empat Jenderal di awal Dewa Bumi yang akan menjadi pengawal Kaisar Ling Mou selama di Kekaisaran Wei. Untuk pengawalan Permaisuri, Kaisar Ling Mou menempatkan enam pelayan wanita dengan kekuatan di tingkat Dewa Rendah menengah.


Semua orang melihat ke arah Reinar saat dia datang, tapi semuanya merasa heran dengan Reinar yang hanya mengajak kedua istrinya, dan lagi kedua istrinya menggunakan cadar untuk menutupi sebagian wajah mereka.


“Keponakanku, apa kamu meninggalkan istrimu yang lainnya di kediaman mu?...” Kata Kaisar Ling Mou bertanya pada Reinar.


Reinar menggelengkan kepalanya. “Maaf Paman dan Bibi karena mereka tidak sempat berpamitan, ketujuh istriku saat ini sudah berada di Benua Nebula, dan mereka berdua lah yang akan ikut denganku...” Balas Reinar sambil menaiki altar dengan diikuti kedua istrinya, dan terakhir ada Argust dan Alice yang mengekor di belakang mereka.


Kaisar Ling Mou mengaktifkan portal teleportasi, dan akhirnya dia pergi ke Kekaisaran Wei hanya dengan belasan orang yang mendampinginya.


Tak butuh waktu lama Kaisar Ling Mou dan orang-orang yang mengikutinya telah sampai di altar teleportasi yang ada di Kekaisaran Wei, dan kedatangan mereka sudah disambut dua Jenderal Kekaisaran Wei yang ditugaskan menyambut kedatangan tamu agung yang datang ke Kekaisaran Wei.


Reinar dan kedua istrinya yang baru pertama kali berkunjung ke Kekaisaran Wei, mereka tak menemukan hal istimewa di Kekaisaran yang konon katanya merupakan Kekaisaran terkuat di Benua Zhongjian.


Mereka hanya merasakan jika energi Qi bumi dan langit di Kekaisaran sedikit lebih padat dari yang ada di Kekaisaran Ling, tapi hanya sebatas itu perbedaan yang mereka rasakan di Kekaisaran Wei.


Dua Jenderal Kekaisaran Wei dengan ramah dan sopan mengantarkan rombongan Kaisar Ling Mou menuju kediaman khusus yang telah di siapkan Kekaisaran Wei untuk tempat tinggal rombongan Kekaisaran Ling selama mereka berada di Kekaisaran Wei.


Setelah mengantar rombongan Kaisar Ling Mou, kedua Jenderal Kekaisaran Wei hanya bisa menggelengkan kepalanya saat melihat kekuatan orang-orang yang ada di sekitar Kaisar Ling Mou.


“Empat Jenderal di tingkat Dewa Bumi menengah, enam pelayan di tingkat Dewa Rendah puncak. Apa itu kekuatan utama Kekaisarannya Ling?...”


“Sepertinya bukan, di rombongan itu tidak ada Tetua Agung dan Leluhur keluarga Ling, sepertinya Kaisar Ling Mou hanya ingin sedikit menunjukkan kekuatan Kekaisarannya.”


“Apanya yang sedikit, setidaknya ada seorang Dewa Langit awal diantara mereka, dan masih ada lima Dewa Bumi puncak. Selain itu aku sangat penasaran dengan kekuatan pemuda yang terlihat begitu dihormati oleh Kaisar Ling Mou...”


“Aku setuju denganmu, kekuatan pemuda itu sangat misterius, tapi aku merasa kematian akan menghampiriku jika aku menyinggungnya...”


“Sepertinya aku juga harus percaya dengan rumor Kekaisaran Ling yang berhasil menaklukkan Kekaisaran Han...”


Kedua Jenderal itu terus berbicara sambil mengerahkan prajurit penjaga untuk menjaga kediaman yang ditempati rombongan Kekaisaran Ling.


Di dalam kediaman yang di khususkan untuk rombongan Kekaisarannya, Kaisar Ling Mou membiarkan semua orang memilih kamar yang ingin mereka tempati setelah dia menempati kamar utama yang memang diperuntukkan bagi dirinya.


Tak lama berkeliling dan mencari kamar yang pas untuknya, Reinar akhirnya menemukan kamar yang begitu nyaman dengan bagian belakang kamar yang langsung mengarah pada danau buatan yang menambah indah suasana kamar Reinar.


Selain menambah keindahan, danau buatan itu juga berfungsi sebagai pemisah kediaman khusus rombongan Kekaisaran Ling dengan kediaman lainnya.


“Tempat ini terasa lebih nyaman dari kediaman kita yang ada di Kekaisaran Ling...” Kata Reinar sambil duduk dengan kedua matanya terus mengamati kedua istrinya yang bermain air di pinggiran danau.


“Apa aku perlu membuatkan danau di belakang kediaman tuan?...” Tanya Argust yang berdiri sedikit di belakang Reinar.


Reinar tersenyum. “Kamu tidak perlu melakukan itu. Kediaman itu tidak dirancang untuk adanya sebuah danau di belakangnya, kalaupun dipaksa membuat danau, itu justru akan merusak keindahan yang sudah ada...” Kata Reinar lalu dia kembali mengawasi kedua istrinya walau di sana sudah ada Alice yang mengawasi mereka.


Saat mengawasi kedua istrinya, Reinar bisa melihat seorang pria tanpa berkedip terus melihat apa yang dilakukan kedua istrinya.


“Aku tidak tahu siapa dia, tapi kalau dia punya niat buruk pada kedua istriku, aku pastikan hidupnya berakhir dengan mengenaskan...” Kata Reinar membatin sambil menghubungi Lilia untuk mencari tahu identitas pria yang ada di seberang danau.


***


Bersambung...